https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/issue/feedJurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka2026-03-30T09:22:07+00:00Mochamad Fariz Iriantoeditorjpmbhinneka@gmail.comOpen Journal Systems<p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753 Accredited Sinta 5</p>https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1270Sinergi Tiga Pilar (Sekolah, Keluarga, Kepolisian) dalam Upaya Pencegahan Kenakalan Remaja yang Tergabung dalam Geng di UPT SMP Negeri 2 Pasuruan2026-03-18T09:44:23+00:00Etik Wahyunietik.wahyuni40@admin.smp.belajar.idFitria Nilawatifitria.nilawati@gmail.comAny Widayatianiwidayati734@gmail.comYudha Andi Wibawayudhaandiwibawa59@gmail.comLilik Sri Harianililiksrihariani@unikama.ac.idYuli Ifana Sariifana@unikama.ac.id<p><em>Kenakalan remaja yang terorganisir dalam bentuk geng menjadi masalah serius di UPT SMP Negeri 2 Pasuruan. Sebanyak 50 siswa terindikasi tergabung dalam geng, didorong oleh lemahnya pengawasan keluarga, sekolah, dan kurangnya peran preventif kepolisian. Penanganan parsial oleh sekolah dinilai tidak efektif, sehingga diperlukan pendekatan kolaboratif antara sekolah, keluarga, dan kepolisian. </em><em> Kajian Praktik lapangan ini bertujuan : (1)</em> <em>Meningkatkan pengetahuan siswa dan orang tua tentang bahaya kenakalan remaja (2) Mengembangkan kerja sama sinergi dalam pembinaan peningkatan karakter siswa (3) Membentuk forum komunikasi 3 pilar dalam pemantauan berkelanjutan </em><em>Pengabdian dilaksanakan dalam bentuk kegiatan tatap muka meliputi: (1) sosialisasi dan pembinaan siswa oleh kepolisian dan penyuluh agama, (2) workshop pola asuh positif (parenting class) bagi orang tua, (3) pembuatan konten edukasi oleh siswa, serta (4) pembentukan forum komunikasi tiga pilar. Terjadi peningkatan pemahaman siswa tentang bahaya kenakalan remaja dari 77,3% (pretest) menjadi 82,2% (posttest). Orang tua menunjukkan peningkatan kesadaran mengenai pola asuh positif dan komunikasi efektif. Terbentuknya Tim Konseling Terpadu dan Forum Komunikasi Tiga Pilar sebagai wadah sinergi berkelanjutan. Sinergi tiga pilar (sekolah, keluarga, kepolisian) efektif dalam meningkatkan pemahaman, membangun kerja sama, dan menciptakan sistem pemantauan berkelanjutan untuk mencegah kenakalan remaja berbasis geng. </em></p>2026-04-14T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Etik Wahyuni, Fitria Nilawati, Any Widayati, Yudha Andi Wibawa, Lilik Sri Hariani, Yuli Ifana Sarihttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1255Budidaya Hidroponik Sebagai Strategi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Dalam Program Pemberdayaan Masyarakat2026-03-12T01:53:58+00:00Alifiyanti Muharammahyoladheafriska@gmail.comAdam Akram Abiyyiyoladheafriska@gmail.comKarisma Octa Sariyoladheafriska@gmail.comTiara Arifa Putriyoladheafriska@gmail.comYola Dea Priskayoladheafriska@gmail.comDwi Rahmasariyoladheafriska@gmail.comSanti Rahmadinayoladheafriska@gmail.comWealthy Sakinati Nufusyoladheafriska@gmail.comSerli Fernandayoladheafriska@gmail.com<p><em>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan melalui budidaya hidroponik sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama 1 bulan dengan metode sosialisasi, pelatihan praktik, serta pendampingan budidaya tanaman hidroponik. Sasaran kegiatan adalah masyarakat yang memiliki lahan pekarangan terbatas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tanaman selada yang dibudidayakan dengan sistem hidroponik mengalami pertumbuhan yang baik dengan rata-rata tinggi tanaman mencapai 22,8 cm pada minggu keempat. Tanaman dapat dipanen pada umur 28–30 hari dengan berat segar rata-rata sekitar 172 gram per tanaman serta tingkat keberhasilan tumbuh sebesar 92%. Kegiatan ini menunjukkan bahwa budidaya hidroponik sederhana dapat menjadi alternatif pemanfaatan lahan sempit sekaligus mendukung ketahanan pangan rumah tangga.</em></p>2026-04-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Alifiyanti Muharammah, Adam Akram Abiyyi, Karisma Octa Sari, Tiara Arifa Putri, Yola Dea Priska, Dwi Rahmasari, Santi Rahmadina, Wealthy Sakinati Nufus, Serli Fernandahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1268Edukasi Manajemen Stres dan Kesehatan Reproduksi di SMK Farmasi Cendekia Farma Husada Lampung 2026-03-18T09:44:12+00:00Mastuti Widianingsihmastutiresearch02@gmail.comNabila Putrinda Nur Zahramastutiresearch02@gmail.comSahra Cahya Aisyahmastutiresearch02@gmail.comSalsabila Mahgfira Tajdidahmastutiresearch02@gmail.comSarita Rahmamastutiresearch02@gmail.comSiti Adha Wulandarimastutiresearch02@gmail.com<p><em>Masa remaja merupakan periode transisi yang rentan terhadap stres akibat perubahan biologis, psikologis, dan faktor sosial yang berlangsung secara bersamaan. Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat mempengaruhi keseimbangan hormonal serta kesehatan reproduksi remaja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai manajemen stres dan kesehatan reproduksi melalui pendekatan edukasi partisipatif berbasis sekolah. Kegiatan dilaksanakan di SMK Farmasi Cendekia Farma Husada dan diikuti oleh 30 siswa usia 16-18 tahun. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, praktik teknik relaksasi sederhana, serta penggunaan media poster edukasi. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan dari 66,5% sebelum edukasi menjadi 88,25% setelah edukasi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja terkait hubungan antara stres, regulasi hormonal, dan kesehatan reproduksi. Program ini dapat menjadi strategi promotif dan preventif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah guna mendukung keseimbangan mental dan reproduksi remaja.</em></p>2026-04-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mastuti Widianingsih, Nabila Putrinda Nur Zahra, Sahra Cahya Aisyah, Salsabila Mahgfira Tajdidah, Sarita Rahma, Siti Adha Wulandarihttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1249Optimalisasi Daya Saing UMKM Melalui Peningkatan Branding, Promosi Pasar, dan Kualitas Produk2026-03-12T01:55:38+00:00Dasep Rizalalludindasep.rizalalludin_ti23@nusaputra.ac.idSholu Nabila Salameneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idSutisna Sutisnaeneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idYohan PAAeneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idRafly Lukmanul Hakimeneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idLilis Lilislilis_ti23@nusaputra.ac.idEneng Sapitrieneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idMarwa Nada Naqiyyahmarwa.nada_ti23@nusaputra.ac.idRima Maharanieneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idRiska Dwi Nabillaeneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idUlfa Nurlatifaheneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idFanisa Nur Agustinaeneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idBagya Pujia Anugraheneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idArya Fardan Prahasaeneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.idAdam Hasfhyeneng.sapitri_ti23@nusaputra.ac.id<p><em>Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusa Putra di Desa Cisolok, Kabupaten Sukabumi, dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 dengan fokus pada pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM di desa ini menghadapi kendala pada aspek branding, promosi pasar, serta pengelolaan kualitas produk. Kegiatan KKN diarahkan pada tiga strategi utama: (1) peningkatan branding melalui pembuatan logo, brosur, stiker, dan banner; (2) promosi pasar melalui media promosi serta sosialisasi digital marketing; dan (3) peningkatan kualitas produk melalui pengadaan alat vacuum untuk memperpanjang umur simpan makanan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan identitas usaha UMKM seperti Zikri Food, promosi yang lebih luas melalui pemasangan banner dan penyebaran brosur, serta perbaikan kualitas produk yang lebih higenis dan tahan lama. Kegiatan ini sejalan dengan penelitian terdahulu yang menekannkan bahwa branding, digital marketing, dan inovasi produk merupakan faktor penting dalam peningkatan daya saing UMKM.</em></p>2026-04-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dasep Rizalalludin, Sholu Nabila Salam, Sutisna Sutisna, Yohan PAA, Rafly Lukmanul Hakim, Lilis Lilis, Eneng Sapitri, Marwa Nada Naqiyyah, Rima Maharani, Riska Dwi Nabilla, Ulfa Nurlatifah, Fanisa Nur Agustina, Bagya Pujia Anugrah, Arya Fardan Prahasa, Adam Hasfhyhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1278Digitalisasi Evaluasi Pembelajaran: Transformasi Guru SDN Jatimekar I Melalui Optimalisasi AI Dalam Penyusunan Instrumen Soal2026-03-30T09:20:15+00:00Nunu Kustiankustiannunu@gmail.comSiti Julaehakustiannunu@gmail.comAkbar Muchbarakkustiannunu@gmail.com<p><em>Integrasi Artificial Intelligence (AI) dalam sektor pendidikan membuka peluang besar untuk mereduksi beban administrasi pendidik, khususnya dalam pengembangan instrumen evaluasi. Guru di SDN Jatimekar I Bekasi menghadapi tantangan berupa keterbatasan waktu dan variasi kreativitas dalam Menyusun bank soal yang adaptif. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini, dilakukan upaya penguatan literasi digital melalui pelatihan intensif pemanfaatan Generative AI (ChatGPT). Metode pelaksanaan meliputi empat tahapan utama: sosialisasi urgensi teknologi, workshop interaktif penggunaan prompt engineering, praktik mandiri penyusunan soal berbasis capaian pembelajaran, serta evaluasi dampak kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan pedagogis digital peserta, di mana guru mampu menghasilkan instrument penilaian yang lebih variatif secara efisien. Kegiatan ini tidak hanya membekali guru dengan keterampilan teknis, tetapi juga membantu guru belajar bagaimana menghadapi disrupsi teknologi di lingkungan sekolah dasar. </em></p>2026-04-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nunu Kustian, Siti Julaeha, Akbar Muchbarakhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1266Optimalisasi Kinerja BUMDes melalui Penguatan Perilaku Organisasi Pengurus dan Partisipasi Masyarakat di Desa Tambiluk Kabupaten Serang 2026-03-18T09:44:02+00:00Ilham Mustofadosen10021@unpam.ac.idDeby Maharani Putridosen10021@unpam.ac.idNadia Agustinadosen10021@unpam.ac.id<p><em>Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Tambiluk melalui penguatan perilaku organisasi pengurus dan peningkatan partisipasi masyarakat. Permasalahan utama yang dihadapi BUMDes Tambiluk meliputi lemahnya komunikasi internal, rendahnya motivasi kerja, belum terbentuknya budaya organisasi yang profesional, serta minimnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan usaha desa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan pengurus BUMDes, aparatur desa, dan masyarakat secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Kegiatan dilaksanakan melalui analisis situasi, pelatihan dan workshop perilaku organisasi, pendampingan penyusunan SOP dan kode etik kerja, serta evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengurus BUMDes terhadap pentingnya komunikasi efektif, kerja tim, dan akuntabilitas organisasi. Selain itu, telah dihasilkan dokumen SOP dan kode etik kerja sebagai pedoman operasional BUMDes. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan profesionalisme pengelolaan BUMDes dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi desa.</em></p>2026-04-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ilham Mustofa, Deby Maharani Putri, Nadia Agustinahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1274Edukasi Kesehatan Lingkungan Sebagai Upaya Pencegahan ISPA Pada Anak di SDN Inpres Bakan2026-03-25T07:05:59+00:00Fachry Rumaffachryrumaf5@gmail.comHairil Akbarhairil.akbarepid@gmail.comHenny Kasegerhennykaseger@iktgm.ac.idBesse Rismayanibesserismayani016@gmail.comMohammad Fauzi Pratama Putra Dadufauzidadu5@gmail.comTarissa Amelia Podomitarissaamelia@gmail.comRefalina Mamontorefalinamamonto@gmail.comTisa Marsa Lamalutatisamarsalamaluta@gmail.com<p><em>Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dengan prevalensi 9,3% di Indonesia dan tertinggi pada kelompok usia 1-4 tahun (13,7%). Di wilayah kerja Puskesmas Tanoyan, khususnya Desa Bakan Kecamatan Lolayan, ISPA tercatat sebagai salah satu dari 10 penyakit dengan angka kejadian tertinggi. Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok rentan terhadap ISPA karena sistem kekebalan tubuh yang belum optimal dan kesadaran terkait kesehatan lingkungan yang masih rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SDN Inpres Bakan tentang ISPA meliputi definisi, penyebab, gejala, dan cara pencegahan melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan di SDN Inpres Bakan selama 120 menit. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab dengan media presentasi PowerPoint dan poster. Siswa menunjukkan antusiasme tinggi dengan partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab mengenai cara penularan, perbedaan gejala, cara pencegahan, dan kapan harus memeriksakan diri.</em> <em>Penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab efektif meningkatkan pengetahuan siswa tentang ISPA. Keberhasilan didukung oleh dukungan sekolah, materi yang sesuai tingkat kognitif anak, dan metode interaktif-partisipatif. Disarankan mengintegrasikan materi kesehatan ke dalam kurikulum rutin, membentuk kader kesehatan sekolah, menyediakan sarana PHBS, serta melibatkan orang tua dalam mendukung edukasi kesehatan.</em></p>2026-04-14T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fachry Rumaf, Hairil Akbar, Henny Kaseger, Besse Rismayani, Mohammad Fauzi Pratama Putra Dadu, Tarissa Amelia Podomi, Refalina Mamonto, Tisa Marsa Lamalutahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1261Peningkatan Kapasitas Kelompok Wirausaha Muda melalui Bimbingan Teknis Pengadaan Induk Siap Pijah Ikan Gurami (Osphronemus gouramy) di Banjarbaru2026-03-15T01:05:39+00:00Siswanto Siswantosiswanto@ulm.ac.idAkhmad Murjanisiswanto@ulm.ac.idUntung Bijaksanasiswanto@ulm.ac.idMuhammad Adrianisiswanto@ulm.ac.idIndira Fitriliyanisiswanto@ulm.ac.idErmalia Herawatisiswanto@ulm.ac.idNathania Adzra Rusnitasiswanto@ulm.ac.id<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota Kelompok Wirausaha Muda di Kota Banjarbaru dalam pengadaan dan seleksi induk ikan gurami yang siap dipijahkan. Komoditas ikan gurami (Osphronemus gouramy) memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pengembangan usaha budidayanya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengetahuan pembudidaya dalam menentukan induk yang matang gonad sehingga ketersediaan benih belum optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui beberapa tahapan kegiatan, yaitu sosialisasi, diskusi dan tanya jawab, demonstrasi teknologi, praktik langsung seleksi induk jantan dan betina yang matang gonad, serta pendampingan dan evaluasi. Evaluasi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji-t untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melakukan seleksi induk ikan gurami, dimana tingkat pemahaman peserta meningkat dari sekitar 50% sebelum kegiatan menjadi 90% setelah pelaksanaan bimbingan teknis. Dengan meningkatnya kapasitas teknis tersebut, kelompok mitra diharapkan mampu melakukan pemijahan secara mandiri sehingga dapat meningkatkan produksi benih, mendukung keberlanjutan usaha budidaya, serta meningkatkan pendapatan kelompok.</em></p>2026-04-14T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Siswanto Siswanto, Akhmad Murjani, Untung Bijaksana, Muhammad Adriani, Indira Fitriliyani, Ermalia Herawati, Nathania Adzra Rusnitahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1272Sosialisasi Penerapan Produksi Aman dan Bersih pada UMKM Makanan Tradisional Berbasis Kearifan Lokal pada UMKM Lokal di Kelurahan Lawe – Lawe 2026-03-25T07:05:49+00:00Syarifah Rizka Amandasyarifahrizka2702@gmail.comRasidah Rasidahsyarifahrizka2702@gmail.comIwan Zulfikarsyarifahrizka2702@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) makanan tradisional mengenai penerapan produksi aman dan bersih di Kelurahan Lawe-Lawe. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif edukatif melalui sosialisasi tatap muka, diskusi interaktif, tanya jawab, serta evaluasi sebelum dan sesudah kegiatan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya higiene dan sanitasi produksi, keamanan pangan, serta peningkatan kualitas kemasan produk. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, dimana sebelum kegiatan hanya sekitar 40% peserta yang memahami konsep dasar produksi bersih, sedangkan setelah sosialisasi meningkat menjadi sekitar 85%. Selain itu, peserta menunjukkan partisipasi aktif dan kesiapan untuk menerapkan praktik produksi yang lebih higienis. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM terhadap pentingnya produksi aman dan bersih, serta berpotensi meningkatkan kualitas dan daya saing produk makanan tradisional.</em></p>2026-04-14T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Syarifah Rizka Amanda, Rasidah Rasidah, Iwan Zulfikarhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1269Edukasi Pencegahan Kehamilan Pada Remaja di Desa Kakara dan Tagalaya Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara 2026-03-18T09:44:18+00:00Febi Sukmanovitanamd.keb@gmail.comYuni Istiananingsihnovitanamd.keb@gmail.comNorftriana Tannovitanamd.keb@gmail.comRina Astutiasihnovitanamd.keb@gmail.comHastuti Hastutinovitanamd.keb@gmail.comLelyan Sadownovitanamd.keb@gmail.com<p><em>Kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja merupakan salah satu dampak dari perilaku seks bebas. Kehamilan remaja merupakan salah satu fenomena sosial yang belakangan ini semakin meningkat terjadi di lingkungan masyarakat. Faktor utama yang menyebabkan KTD adalah gaya hidup remaja yang semakin bebas. Gaya hidup remaja yang bebas ini menimbulkan banyak remaja terlibat dalam hubungan seks pranikah. Kehamilan yang tidak diinginkan pada usia remaja bukan hanya merupakan masalah biologis, tetapi juga merupakan isu sosial, ekonomi, dan kesehatan yang kompleks. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan fisik, mental, dan sosial remaja serta dapat memengaruhi masa depan mereka secara keseluruhan. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja antara lain kurangnya pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi. Edukasi Pencegahan Kehamilan Pada Remaja dalam bentuk pre-test dan post-test ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang kehamilan tidak diinginkan. Peserta edukasi adalah para remaja di Desa Kakara dan Tagalaya Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara. Setelah diberikan edukasi terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang kehamilan tidak diharapkan</em><em>. </em></p>2026-04-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Febi Sukma, Yuni Istiananingsih, Norftriana Tan, Rina Astutiasih, Hastuti Hastuti, Lelyan Sadowhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1253Manfaat Rebusan Daun Salam Bagi Lansia Dengan Tekanan Darah Tinggi 2026-03-12T01:53:43+00:00Komalasari Komalasari indazona3@gmail.comSwari Syarahindazona3@gmail.comInda Zonalenteraindazona3@gmail.comMira Winantiindazona3@gmail.comArintan Nirmalahindazona3@gmail.comIndah Sularsehindazona3@gmail.comDendi Noval Dioindazona3@gmail.comJuwita Angrainiindazona3@gmail.comNasihkhatul Rosidahindazona3@gmail.comAdel Fika Finandaindazona3@gmail.com<p><em>Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada kelompok lanjut usia dan berisiko menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan secara optimal. Pengendalian hipertensi dapat didukung melalui pendekatan nonfarmakologis, salah satunya edukasi kesehatan dan pemanfaatan tanaman herbal. Daun salam (Syzygium polyanthum) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi membantu pengendalian tekanan darah. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan kesehatan mengenai manfaat rebusan daun salam bagi lansia dengan tekanan darah tinggi. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Dusun 2 Bulurejo pada Januari 2026 dengan metode penyuluhan dan demonstrasi pengolahan rebusan daun salam yang benar dan aman. Peserta berjumlah 20 orang lansia. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan melalui tanya jawab terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia dari 45% kategori baik sebelum penyuluhan menjadi 85% setelah penyuluhan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis pemanfaatan sumber daya lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman lansia dan mendukung upaya promotif serta preventif pengendalian hipertensi di tingkat komunitas.</em></p>2026-04-04T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Komalasari Komalasari , Swari Syarah, Inda Zonalentera, Mira Winanti, Arintan Nirmalah, Indah Sularseh, Dendi Noval Dio, Juwita Angraini, Nasihkhatul Rosidah, Adel Fika Finandahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1282Penguatan Program Pencegahan dan Deteksi Dini Tuberkulosis bagi Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan Padangsidimpuan 2026-03-30T09:22:07+00:00Rohim Harahaphappy.sri@um-tapsel.ac.idWulan Febrianti Nasutionhappy.sri@um-tapsel.ac.idNur Ainun Panehappy.sri@um-tapsel.ac.idFuja Lestarihappy.sri@um-tapsel.ac.idSinta Rofiah Siregarhappy.sri@um-tapsel.ac.idAde Safriany Arabiah Simanjuntakhappy.sri@um-tapsel.ac.idWisal Khaber Juhdi Siregarhappy.sri@um-tapsel.ac.idAmanda Pratiwihappy.sri@um-tapsel.ac.idRamadhani Maulanahappy.sri@um-tapsel.ac.idAhmad Sahadi Ritongahappy.sri@um-tapsel.ac.idGilang Asmarahappy.sri@um-tapsel.ac.idFaisal Umar Nasutionhappy.sri@um-tapsel.ac.idHappy Sri Rezeki Purbahappy.sri@um-tapsel.ac.idAinun Mardiyahhappy.sri@um-tapsel.ac.idMelvariani Syari Batubarahappy.sri@um-tapsel.ac.idMukhlis Hasibuanhappy.sri@um-tapsel.ac.id<p><em>Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia. Lingkungan lembaga pemasyarakatan memiliki risiko tinggi terhadap penyebaran TB karena kondisi hunian yang padat, ventilasi yang terbatas, serta interaksi sosial yang intensif antar warga binaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga binaan mengenai pencegahan dan deteksi dini tuberkulosis. Kegiatan dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan melalui metode penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta penyebaran media edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga binaan mengenai penyebab TB, cara penularan, gejala penyakit, serta pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang teratur. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung program pengendalian tuberkulosis di lingkungan lembaga pemasyarakatan serta meningkatkan kesadaran kesehatan warga binaan.</em></p>2026-04-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rohim Harahap, Wulan Febrianti Nasution, Nur Ainun Pane, Fuja Lestari, Sinta Rofiah Siregar, Ade Safriany Arabiah Simanjuntak, Wisal Khaber Juhdi Siregar, Amanda Pratiwi, Ramadhani Maulana, Ahmad Sahadi Ritonga, Gilang Asmara, Faisal Umar Nasution, Happy Sri Rezeki Purba, Ainun Mardiyah, Melvariani Syari Batubara, Mukhlis Hasibuanhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1267Upaya Menumbuhkan Kesadaran Masyarakat Tentang Sampah Rumah Tangga Melalui Pengadaan Tempat Sampah Percontohan di Desa Ayong 2026-03-18T09:44:07+00:00Fachry Rumaffachryrumaf5@gmail.comHairil Akbarhairil.akbarepid@gmail.comBesse Rismayanibesserismayani016@gmail.comAbimayu Abudzar Alghfari Raupuabimanyuabudzar@gmail.comNadira Aulia Mokoagownadiraaulia@gmail.comAndini Nur Aisyah Rasjidandiniaisyah@gmail.com<p><em>Pengelolaan sampah rumah tangga merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan mencegah pencemaran, terutama di wilayah pesisir. Desa Ayong masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan sampah akibat keterbatasan sarana dan prasarana, seperti tidak tersedianya tempat sampah umum maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat membuang sampah di pesisir pantai atau membakarnya di sekitar rumah. Kebiasaan ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, merusak ekosistem pesisir, serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat polusi udara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pengadaan tempat sampah percontohan di Desa Ayong. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan yang dilakukan secara partisipatif bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat. Tempat sampah percontohan dibangun di area Kantor Desa Ayong sebagai lokasi strategis yang mudah diakses oleh masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberadaan tempat sampah percontohan dapat menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat serta mendorong perubahan perilaku dalam membuang dan mengelola sampah secara lebih tertib. Selain berfungsi sebagai fasilitas penampungan sampah, sarana ini juga menjadi contoh bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai titik di Desa Ayong guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.</em></p>2026-04-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Fachry Rumaf, Hairil Akbar, Besse Rismayani, Abimayu Abudzar Alghfari Raupu, Nadira Aulia Mokoagow, Andini Nur Aisyah Rasjidhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1245Pemberdayaan Pekerja Migran Indonesia melalui Inovasi Koperasi Merah Putih di Malaysia2026-03-12T01:55:19+00:00Ibrahim IbrahimIbrahimali@ummat.ac.idInka Nusamuda Pratamainka.nusamuda@ummat.ac.idIlham Zitriinka.nusamuda@ummat.ac.idHani Anggerainiinka.nusamuda@ummat.ac.id<p><em>Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia memainkan peran penting dalam mendukung perekonomian nasional, terutama melalui remitansi yang secara rutin dikirimkan kepada keluarga di daerah asal. Meski demikian, dalam praktiknya banyak PMI yang masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal, minimnya perlindungan sosial dan ekonomi, serta belum tersedianya wadah ekonomi kolektif yang mampu mengelola potensi ekonomi komunitas secara berkelanjutan. Melihat kondisi tersebut, program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memberdayakan PMI melalui inovasi Koperasi Merah Putih sebagai platform ekonomi kolektif berbasis komunitas. Kegiatan ini dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Bharu, Kuala Lumpur, dengan melibatkan 20 orang PMI sebagai peserta utama. Pelaksanaan program menggunakan pendekatan partisipatif, yang mencakup pelatihan manajemen koperasi, peningkatan literasi keuangan, pemanfaatan teknologi digital, serta pendampingan dalam proses pembentukan koperasi. Pendekatan ini bertujuan agar para peserta tidak hanya memahami konsep koperasi secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam pengelolaan ekonomi komunitas secara nyata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pengelolaan koperasi yang baik, penerapan sistem simpan-pinjam yang transparan, serta pemanfaatan platform digital untuk mendukung aktivitas ekonomi anggota. Selain itu, program ini juga berhasil menginisiasi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai wadah ekonomi kolektif bagi komunitas PMI. Ke depan, program ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi para Pekerja Migran Indonesia, meningkatkan solidaritas sosial diantara anggota komunitas, serta menjadi model pemberdayaan ekonomi bagi komunitas PMI lainnya diberbagai negara. </em></p>2026-04-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ibrahim Ibrahim, Inka Nusamuda Pratama, Ilham Zitri, Hani Anggerainihttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1275Edukasi Hubungan Sehat pada Remaja Panti Asuhan: Upaya Preventif Mengenali Grooming dan Ketimpangan Relasi Usia2026-03-25T07:06:05+00:00Maya Rahadian Septiningtyasrahadianmaya@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja mengenai hubungan yang sehat dan tidak sehat, khususnya dalam relasi dengan individu yang memiliki perbedaan usia signifikan. Kegiatan dilaksanakan di Panti Asuhan Pondok Diakonia Bawen dengan melibatkan remaja sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui layanan Bimbingan dan Konseling (BK) pribadi-sosial, yang meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi studi kasus, tanya jawab, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam membedakan hubungan sehat dan tidak sehat, meningkatnya kesadaran terhadap risiko power imbalance, serta kemampuan mengenali tanda-tanda grooming. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis dan keberanian dalam menetapkan batasan diri (personal boundaries). Kegiatan ini berkontribusi dalam membekali remaja dengan pengetahuan dan keterampilan untuk melindungi diri dari relasi yang berpotensi merugikan. Dengan demikian, layanan BK pribadi-sosial efektif sebagai upaya preventif dalam membangun hubungan interpersonal yang sehat dan aman.</em></p>2026-04-10T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Maya Rahadian Septiningtyashttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1264Peningkatan Kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Lingkungan Sekolah 2026-03-15T01:05:52+00:00Henny Kasegerhennykaseger@iktgm.ac.idHairil Akbarhairil.akbarepid@gmail.comAlfarezi Mudaalfarezimuda2026@gmail.comBimo Atinsa Mokodompitbimoatinsa@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa SDN 1 Bolangat terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 23 Februari 2026 dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi, praktik mencuci tangan, dan penggunaan media edukasi berupa poster, leaflet, dan presentasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi siswa, respons terhadap materi, serta penerapan praktik PHBS di lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan partisipasi siswa mencapai 90%, pemahaman materi 85%, penerapan praktik cuci tangan 80%, dan penerapan kebersihan lingkungan 75%, sedangkan respons terhadap media edukasi mencapai 95%. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan interaktif dan partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman dan membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.</em></p>2026-04-06T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Henny Kaseger, Hairil Akbar, Alfarezi Muda, Bimo Atinsa Mokodompithttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1273Edukasi Persiapan Laktasi Pada Ibu Hamil Remaja di Desa Kakara dan Tagalaya Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara2026-03-25T07:05:54+00:00Yuni Istiananingsihyourlyafiz@gmail.comFebi Sukmayourlyafiz@gmail.comYunirce Tanyourlyafiz@gmail.comAmanda Juliet Kaboyourlyafiz@gmail.comWati Tamojagayourlyafiz@gmail.com<p><em>Meningkatnya angka insiden seks pranikah pada remaja bisa dipahami telah menjadi sesuatu perilaku yang merupakan bentuk dorongan guna melepaskan energi yang semakin tinggi seiring bertumbuhnya seks pada remaja. </em><em>Insiden ini berhubungan erat dengan kehamilan di usia remaja. Persiapan menyusui selama periode kehamilan penting untuk keberhasilan menyusui dan kesehatan bayi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan pada ibu hamil usia remaja terkait persiapan laktasi. Edukasi ini dilakukan pada remaja di Desa Kakara dan Desa Tagalaya </em><em>Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara</em> <em>agar remaja mengetahui pentingnya persiapan menyusui pada ibu hamil usia remaja. Faktor yang mempengaruhi kesiapan menyusui diantaranya adalah ketidaktahuan dan ketidaksiapan ibu terkait proses menyusui dan dukungan suami / keluarga. Pengaruh ini sangatlah erat hubungannya dengan proses menyusui, karena seseorang dengan pengetahuan yang baik dan dukungan sekitar akan mempengaruhi kesiapan fisik maupun mental selama proses menyusui. </em><em>. Pengetahuan ibu hamil tentang persiapan laktasi diukur melalui kuesioner sebelum dan sesudah edukasi dilaksanakan dan skor pengetahuan gizi dianalisis dengan uji beda statistik Paired T-Test. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p ≤0,05) antara pengetahuan hamil sebelum dan sesudah edukasi diberikan. Terjadi peningkatan jumlah peserta yang memiliki skor pengetahuan baik sebesar 50,0% sebelum edukasi menjadi sebesar 75,0% sesudah edukasi persiapan laktasi pada ibu hamil remaja di Desa Kakara dan Desa Tagalaya </em><em>Kecamatan Tobelo Kabupaten Halmahera Utara</em><em>.</em></p>2026-04-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Febi Sukma, Yuni Istiananingsih, Yunirce Tan, Amanda Juliet Kabo, Wati Tamojagahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1260Sosialisasi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Di Sekitar Kawasan Hutan Oleh Balai Gakkum Maluku dan Papua2026-03-15T01:05:33+00:00Azis Maruapeyirnawatif@gmail.comIrnawati Irnawatiirnawatif@gmail.comMarthin Sabandarirnawatif@gmail.comFrando M C Bremerirnawatif@gmail.comAl Iman Islamirnawatif@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesadaran hukum masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan melalui kegiatan sosialisasi oleh Balai Gakkum Maluku dan Papua. Masyarakat sekitar kawasan hutan memiliki peran strategis dalam mendukung upaya perlindungan dan penegakan hukum kehutanan, namun masih dihadapkan pada keterbatasan pemahaman terhadap peraturan dan fungsi kawasan hutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, diskusi partisipatif, dan penyuluhan hukum kehutanan yang disesuaikan dengan kondisi sosial dan kearifan lokal masyarakat setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai aturan kehutanan, larangan pemanfaatan ilegal, serta sanksi hukum, disertai dengan tumbuhnya kesadaran dan partisipasi masyarakat sebagai pengawas sosial kawasan hutan. Kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara aparat penegak hukum dan masyarakat dalam upaya pencegahan pelanggaran kehutanan. Dengan demikian, sosialisasi peningkatan kapasitas masyarakat menjadi pendekatan yang efektif dalam mendukung penegakan hukum kehutanan serta pengelolaan hutan yang lestari dan berkelanjutan di wilayah Maluku dan Papua.</em><em> </em></p>2026-04-07T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Azis Maruapey, Irnawati Irnawati, Marthin Sabandar, Frando M C Bremer, Al Iman Islamhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1204Sosialisasi Love Bombing : Taktik Grooming yang Mengincar Anak dan Bagaimana Hukum Melindungi Kita2026-02-21T09:00:02+00:00Suriani Siagianarintatracymaria@gmail.comIsmail Ismailarintatracymaria@gmail.comArinta Tracy Maria Siahaanarintatracymaria@gmail.comNurul Fadilah Hasanarintatracymaria@gmail.comNisrina Syaharintatracymaria@gmail.comRiksa Renataarintatracymaria@gmail.comMuhammad Rizky Siagianarintatracymaria@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi hukum dan kesadaran siswa/i SMA Swasta Panti Budaya Kisaran terhadap praktik love bombing sebagai salah satu bentuk taktik dalam child grooming. Anak dan remaja merupakan kelompok rentan terhadap manipulatif, khususnya dalam interaksi digital yang minim pengawasan dan kontrol. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode sosialisasi hukum dan edukasi partisipatif yang mencakup penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab dengan peserta. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan tahapan child grooming, karakteristik love bombing, dampak psikologis dan sosial yang ditimbulkan terhadap korban, dasar perlindungan hukum anak di Indonesia, serta langkah-langkah pencegahan dan mekanisme pelaporan apabila terjadi indikasi praktik grooming. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, kewaspadaan, dan kesadaran hukum siswa/i terhadap pola relasi yang berpotensi membahayakan, yang tercermin dari tingginya antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama kegiatan berlangsung. Selain itu, sosialisasi ini mendorong siswa/i untuk memahami kedudukan anak sebagai subjek hukum yang dilindungi oleh negara serta pentingnya keberanian untuk melapor apabila menghadapi atau mengetahui indikasi praktik child grooming. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam membangun budaya sadar hukum di lingkungan sekolah serta memperkuat upaya pencegahan child grooming melalui pendekatan edukatif berbasis perlindungan anak.</em></p>2026-03-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Suriani Siagian, Ismail Ismail, Arinta Tracy Maria Siahaan, Nurul Fadilah Hasan, Nisrina Syah, Riksa Renata, Muhammad Rizky Siagianhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1208Edukasi Literasi Gizi Berbasis EthnoSTEM-Gamifikasi untuk Guru dan Siswa SMP dalam Mendukung Program Makan Bergizi Gratis2026-02-28T04:16:05+00:00Ina Ana Khoeriahinaana.khoeriah@gmail.comNadila Fetinainaana.khoeriah@gmail.comEka Andrayaniinaana.khoeriah@gmail.comYogi Yuliadainaana.khoeriah@gmail.com<p><em>Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program prioritas nasional pemerintahan Indonesia periode 2024-2029 yang menargetkan 82,9 juta peserta didik dengan anggaran 71 triliun rupiah. Namun, implementasinya menghadapi tantangan berupa minimnya edukasi literasi gizi yang menyertai pemberian makanan, sehingga siswa hanya menjadi penerima pasif. SMP Al Ijtihad Cimayang Kabupaten Bogor sebagai mitra pengabdian menghadapi permasalahan tersebut, meliputi: belum tersedianya media edukasi gizi yang kontekstual, guru IPA belum mampu mengintegrasikan pembelajaran gizi dengan kearifan lokal pangan, serta rendahnya literasi gizi siswa. Solusi yang ditawarkan adalah edukasi literasi gizi berbasis EthnoSTEM-Gamifikasi, mencakup: pelatihan guru IPA, sosialisasi literasi gizi melalui Card Game Edukatif berbasis EthnoSTEM, dan pendampingan penggunaan modul serta card game dalam mendukung program MBG. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory action melalui workshop sehari dengan peserta 5 guru IPA dan 20 siswa kelas VIII. Target luaran meliputi peningkatan pengetahuan guru minimal 80%, peningkatan literasi gizi siswa minimal 75%, tersedianya media edukasi di sekolah mitra, serta publikasi ilmiah. Kegiatan ini merupakan diseminasi hasil penelitian dosen yang telah menghasilkan Modul IPA dan Card Game Edukatif berbasis EthnoSTEM yang telah tervalidasi. Program ini diharapkan menjadi model edukasi gizi yang dapat direplikasi di sekolah pelaksana MBG lainnya.</em></p>2026-03-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ina Ana Khoeriah, Nadila Fetina, Eka Andrayani, Yogi Yuliadahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1215Pemeriksaan Kesehatan Gratis (Tekanan Darah, Gula Darah, Asam Urat, dan Kolesterol) di MAN 1 Kota Pariaman Tahun 20262026-02-28T04:19:21+00:00Sri Ameliatisriameliatijambak@gmail.comYesi Maifita28yesimaifita@gmail.comLinda Andrianilindaandriani1402@gmail.com<p><em>Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kesehatan siswa dan guru melalui deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular meliputi tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol di MAN 1 Kota Pariaman tahun 2026 Metode yang digunakan adalah skrining kesehatan dengan pemeriksaan tekanan darah menggunakan tensimeter digital serta pemeriksaan gula darah, asam urat, dan kolesterol menggunakan alat point of care testing. Sasaran kegiatan adalah siswa dan guru yang mengikuti pemeriksaan secara sukarela sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Data hasil pemeriksaan dicatat dan dianalisis secara deskriptif untuk melihat distribusi kategori normal dan tidak normal. Hasil menunjukkan sebagian besar siswa dan guru berada pada rentang normal, namun terdapat beberapa siswa dan guru dengan nilai borderline pada tekanan darah dan kolesterol. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pemeriksaan kesehatan gratis efektif sebagai upaya deteksi dini dan memberikan gambaran awal kondisi kesehatan sehingga dapat menjadi dasar tindak lanjut promotif dan preventif di lingkungan sekolah.</em></p>2026-03-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Sri Ameliati, Yesi Maifita, Linda Andrianihttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1211Pemanfaatan Minyak Jelantah sebagai Bahan Baku Pembuatan Sabun dan Lilin Aromatherapi2026-02-28T04:19:09+00:00Demi Dama Yantidemi.damayanti@ki.itera.ac.idIdra Herlinaidra.herlina@ki.itera.ac.idAbdul Ajiabdul.aji@km.itera.ac.idAhmad Anggraria Jaya Agungahmad.agung@ki.itera.ac.idAndika Setiawanandika.setiawan@if.itera.ac.idGabriel Vanes Sabat Tutagabriell.121270059@student.itera.ac.id<p><em>Minyak goreng bekas yang biasa disebut sebagai minyak jelantah merupakan minyak sisa penggorengan yang telah digunakan berulang kali. Penggunaan minyak secara berulang dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan. Selain itu, minyak jelantah yang dibuang secara langsung dapat mencemari tanah dan sumber perairan. Kabar baiknya, minyak jelantah dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat, yaitu sabun dan lilin aromaterapi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu PKK Desa Way Galih mengenai bahaya minyak jelantah bagi kesehatan manusia dan lingkungan, serta pemanfaatannya dalam pembuatan sabun dan lilin aromaterapi. Sebelum digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun dan lilin, minyak jelantah terlebih dahulu dijernihkan menggunakan arang aktif, kemudian disaring hingga diperoleh minyak yang lebih jernih. Sabun dibuat dengan mencampurkan minyak jelantah dengan NaOH dan bahan tambahan lainnya. Campuran tersebut diaduk hingga homogen, kemudian didiamkan hingga mengeras. Lilin dibuat dengan mencampurkan minyak jelantah dengan parafin, pewangi, dan pewarna. Campuran dipanaskan hingga homogen, lalu dituangkan ke dalam wadah lilin yang telah disiapkan. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan dapat mempraktikkan secara langsung proses pembuatan sabun dan lilin. Produk yang dihasilkan berupa sabun padat dan lilin aromaterapi beraroma serai. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, kegiatan ini memberikan dampak yang signifikan, yang ditunjukkan oleh peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta.</em></p> <p> </p>2026-03-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Demi Dama Yanti, Idra Herlina, Abdul Aji, Ahmad Anggraria Jaya Agung, Andika Setiawan, Gabriel Vanes Sabat Tutahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1231Sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam Mewujudkan Masyarakat Sehat dan Produktif di Desa Marisi2026-03-01T09:13:21+00:00Rezti Deawinda Parindurirezti@um-tapsel.ac.idNursahara Nursahararezti@um-tapsel.ac.idYusnita Wahyuni Silitongarezti@um-tapsel.ac.idMsy Nurhalimahrezti@um-tapsel.ac.id<p><em>Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak kegiatan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif di Desa Marisi. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai upaya pencegahan penyakit. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi praktik hidup bersih, serta pembagian media edukasi kepada masyarakat. Sasaran kegiatan meliputi ibu rumah tangga, remaja, dan tokoh masyarakat yang berperan dalam membentuk kebiasaan sehat di lingkungan desa. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan umpan balik peserta untuk mengetahui tingkat pemahaman setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, sosialisasi PHBS di Desa Marisi memberikan kontribusi positif dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan peduli terhadap lingkungan.</em></p>2026-03-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rezti Deawinda Parinduri, Nursahara Nursahara, Yusnita Wahyuni Silitonga, Msy Nurhalimahhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1209Pengembangan UI/UX Website Company Profile sebagai Upaya Digitalisasi UMKM Kreatif: Studi Kasus Line Studio2026-02-28T04:16:11+00:00M Fadya Amar Fadilahm.fadya_ti22@nusaputra.ac.idIndra Yustianaindra.yustiana@nusaputra.ac.id<p><em>Transformasi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai media promosi dan penguatan identitas usaha. Salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung digitalisasi UMKM adalah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dalam bentuk program magang mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan di Line Studio, sebuah UMKM yang bergerak di bidang jasa fotografi, dengan tujuan membantu mitra dalam merancang konsep UI/UX website company profile sebagai media promosi digital. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, analisis kebutuhan mitra, serta perancangan desain antarmuka website yang mencakup penyusunan user flow, pembuatan wireframe, dan pengembangan high-fidelity design. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rancangan website yang dihasilkan mampu menyajikan informasi usaha secara lebih terstruktur serta menampilkan portofolio fotografi secara lebih profesional. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi digital bagi mitra, tetapi juga memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan di bidang teknologi informasi untuk mendukung pengembangan UMKM.</em></p>2026-03-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 M Fady Amar Fadilah, Indra Yustianahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1221Edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) dalam Pencegahan Stunting di Posyandu Balita Bellyra di Wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua2026-02-28T04:19:38+00:00Febi Sukmanisarizky458@gmail.comYuni Istiananingsihnisarizky458@gmail.comDina Aulia Azzahranisarizky458@gmail.comNisa Rizky Putri Pahlawannisarizky458@gmail.comIntan Maurya Solemannisarizky458@gmail.comSusi Siswatinisarizky458@gmail.com<p><em>Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) merupakan salah satu program pemerintah untuk menurunkan angka stunting target 18,8% pada tahun 2025. Tujuan kegiatan edukasi PMBA ini yaitu diharapkan pada para ibu dan keluarga yang mempunyai balita dapat merubah perilaku dan pola pikir cara memberikan asupan makanan pada anak dengan melihat kebutuhan gizi yang seimbang untuk mencegah stunting sehingga pertumbuhan anak sesuai dengan usianya. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Posyandu Balita Bellyra di Wilayah Kelurahan Pegangsaan Dua berkolaborasi dengan Puskesmas Pembantu Pegangsaan Dua B. Metode edukasi yang digunakan di Posyandu Balita Bellyra, Presentasi, Leaflet, video, display menu. Pengetahuan gizi ibu balita diukur melalui kuesioner sebelum dan sesudah edukasi dilaksanakan dan skor pengetahuan gizi dianalisis dengan uji beda statistik Paired T-Test. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan (p ≤0,05) antara pengetahuan ibu balita sebelum dan sesudah edukasi PMBA diberikan. Terjadi peningkatan jumlah peserta yang memiliki skor pengetahuan gizi baik dan cukup sebesar 66,7% sebelum edukasi menjadi sebesar 88,9% sesudah edukasi PMBA. Edukasi PMBA ini perlu digalakkan lebih rutin di Posyandu sehingga dapat meningkatkan pengetahuan gizi ibu balita sebagai upaya pencegahan stunting anak.</em></p>2026-03-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Febi Sukma, Yuni Istiananingsih, Dina Aulia Azzahra, Nisa Rizky Putri Pahlawan, Intan Maurya Soleman, Susi Siswatihttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1219Pengolahan Limbah Dapur menjadi Pakan Ternak Berkelanjutan melalui Budidaya Maggot di Desa Pojok2026-02-28T04:19:44+00:00Rania Rahmasariraniasari2004@gmail.comAzahra Aulia Saputrizahralia2607@gmail.comDebby Wulan Purnamaraniasari2004@gmail.comFaris Nurrahmanraniasari2004@gmail.comSalma Indah Rahmawatiraniasari2004@gmail.comTyas Tiararaniasari2004@gmail.comMeiza Luthfia Majidraniasari2004@gmail.comMuhammad At-Thoriqraniasari2004@gmail.comAldiansyah Rahma Mahendra Putraraniasari2004@gmail.comBagus Hapsororaniasari2004@gmail.comDwi Priyo Ariyantoraniasari2004@gmail.com<p><em>Limbah dapur rumah tangga merupakan salah satu sumber pencemaran lingkungan akibat pengelolaan yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep EcoFeed Cycle melalui pengolahan limbah dapur menjadi pakan ternak berkelanjutan dengan memanfaatkan larva lalat Black Soldier Fly (BSF). Program dilaksanakan melalui kegiatan sosialisasi, demonstrasi, serta pendampingan budidaya maggot. Tahapan budidaya meliputi persiapan wadah, penetasan telur, pemberian pakan limbah organik, pengendalian kondisi lingkungan, pemeliharaan larva, hingga proses panen. Masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan sehingga tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat diterapkan secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa budidaya maggot mampu meningkatkan pemahaman dan kapasitas teknis masyarakat dalam pengelolaan limbah organik serta menghasilkan sumber pakan ternak alternatif yang bernilai ekonomi. Hasil kuesioner menunjukkan 69,58% responden menyatakan setuju dan 29,89% cukup setuju terhadap pelaksanaan program. Budidaya maggot terbukti efektif dalam mengurangi volume limbah organik, menghasilkan biomassa bernutrisi tinggi, serta memperkuat pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis masyarakat dan prinsip ekonomi sirkular.</em></p>2026-03-14T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rania Rahmasari, Azahra Aulia Saputri, Debby Wulan Purnama, Faris Nurrahman, Salma Indah Rahmawati, Tyas Tiara, Meiza Luthfia Majid, Muhammad At-Thoriq, Aldiansyah Rahma Mahendra Putra, Bagus Hapsoro, Dwi Priyo Ariyantohttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1217Edukasi Pemanfaatan Gula Aren Sebagai Pemanis Alami Sehat Berbasis Budaya Lokal untuk Meningkatkan Kesehatan Keluarga dan Anak Usia Dini2026-02-28T04:19:26+00:00Lucky Dewantiluckydewanti187@gmail.comAulia Maldiniluckydewanti187@gmail.comAi Nuryaniluckydewanti187@gmail.comSantika Santikaluckydewanti187@gmail.comSiva Silvialuckydewanti187@gmail.comSiti Wiwin Nurjanahluckydewanti187@gmail.comYeni Faridaluckydewanti187@gmail.com<p><em>Pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai alternatif sehat merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan keluarga dan anak usia dini serta mendukung pembangunan berkelanjutan. Salah satu produk pangan tradisional Indonesia yang memiliki potensi besar adalah gula aren (Arenga pinnata). Gula aren merupakan pemanis alami yang mengandung mineral seperti zat besi, kalium, dan magnesium, serta memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah dibandingkan gula rafinasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi pemanfaatan gula aren berbasis budaya lokal dalam meningkatkan literasi gizi keluarga dan praktik konsumsi sehat pada anak usia dini. Metode yang digunakan adalah pendekatan campuran (mixed methods) melalui kegiatan edukasi partisipatif berbasis keluarga yang dilaksanakan di Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor selama periode KKN-TMTK 14 Januari–14 Februari 2026. Subjek penelitian berjumlah 40 keluarga dengan anak usia 4–6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan tentang bahaya gula rafinasi, manfaat gula aren, pemahaman indeks glikemik, serta praktik penggunaan gula aren dalam konsumsi harian. Edukasi berbasis budaya lokal terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran keluarga terhadap pemilihan pemanis alami yang lebih sehat. Pemanfaatan gula aren secara bijak berkontribusi pada stabilitas energi anak, pencegahan konsumsi gula berlebih, serta pembentukan kebiasaan makan sehat sejak dini. Program ini juga relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan), SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi).</em></p>2026-03-16T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Lucky Dewanti, Aulia Maldini, Ai Nuryani, Santika Santika, Siva Silvia, Siti Wiwin Nurjanah, Yeni Faridahttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1228Edukasi PHBS Berbasis Pendekatan Epidemiologi Sosial pada Petani dan Nelayan di Desa Bolangat 2026-03-01T09:13:10+00:00Hairil Akbarhairil.akbarepid@gmail.comAhmad Faridsinshefarid@gmail.comBesse Rismayanihairil.akbarepid@gmail.comSarman Sarmanhairil.akbarepid@gmail.comRiti Azzahra Putri Damopoliiritiazzahra@gmail.comAlfarezi Mudaalfarezimuda@gmail.comStevania Pricilia Timbulengstevaniapricillia@gmail.comDio Alief Saputra Paputungandioaliefaputra@gmail.com<p><em>Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan strategi penting dalam upaya promotif dan preventif untuk menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan dan pekerjaan, khususnya pada kelompok petani dan nelayan yang memiliki paparan risiko tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran petani dan nelayan di Desa Bolangat Kecamatan Sang Tombolang melalui edukasi PHBS berbasis pendekatan epidemiologi sosial. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan tanya jawab dengan menekankan hubungan antara faktor individu, lingkungan kerja, dan determinan sosial sebagai faktor risiko kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi dan pengukuran perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan PHBS, kesadaran risiko penyakit akibat kerja, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, penggunaan alat pelindung diri, serta pengelolaan sanitasi rumah tangga. Pendekatan epidemiologi sosial terbukti efektif dalam membangun pemahaman komprehensif dan mendorong komitmen perubahan perilaku berbasis konteks sosial masyarakat. Kegiatan ini merekomendasikan perlunya pendampingan berkelanjutan serta kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat implementasi PHBS secara konsisten di lingkungan petani dan nelayan.</em></p>2026-03-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Hairil Akbar, Ahmad Farid, Besse Rismayani, Sarman Sarman, Riti Azzahra Putri Damopolii, Alfarezi Muda, Stevania Pricilia Timbuleng, Dio Alief Saputra Paputunganhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1239Edukasi Bahaya Merokok Dalam Memproteksi Diri Dari Risiko Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di SDN 1 Babo2026-03-07T03:52:11+00:00Besse Rismayanibesserismayani016@gmail.comHairil Akbarhairil.akbarepid@gmail.comRifqi Raji Potabugarifkipotabuga123@gmail.comNayu Fauza S Djakarianayudjakaria199@gmail.comCitra Adelia S Malanticitmlnti19@gmail.com<p><em>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan </em><em>memberikan ruang diskusi yang aman bagi anak-anak untuk memahami hak mereka dalam menghirup udara bersih tanpa paparan asap dari orang dewasa di sekitar mereka. Melalui pendekatan ini, para siswa didorong untuk berani berkata "tidak" pada rokok dan menjadi agen perubahan kecil di lingkungan keluarga mereka sendiri </em><em>dari risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di SDN 1 Babo</em><em>. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, demonstrasi, dan tanya jawab </em><em>kuis edukatif</em><em> yang melibatkan siswa dan guru. Materi mencakup pengertian ISPA, </em><em>praktik etika batuk yang benar serta pentingnya mencuci tangan secara rutin untuk memutus rantai penularan kuman di lingkungan sekolah dan zat-zat berbahaya dalam rokok menggunakan alat peraga sederhana agar para siswa dapat memvisualisasikan kerusakan organ tubuh akibat paparan asap rokok. </em><em>Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan </em><em>dan kesadaran siswa di Desa Babo akan bahaya merokok serta siswa SD lebih waspada akan paparan asap rokok di sekitar mereka</em><em>. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi dukungan pihak sekolah, antusiasme siswa, serta kerja sama tim pelaksana dan guru. Kegiatan ini berhasil menumbuhkan kepedulian pada siswa serta menjadi langkah awal dalam </em><em>memproteksi diri dari risiko penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Di SDN 1 Babo</em>.</p>2026-03-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Besse Rismayani, Hairil Akbar, Rifqi Raji Potabuga, Nayu Fauza S Djakaria, Citra Adelia S Malantihttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1242Manajemen PPDB Inklusif SMP Negeri Kota Pasuruan: Analisis Layanan dan Implemetasi Sistem2026-03-07T03:52:29+00:00Yuli Ifana Saritriopkm25@gmail.comNinik Indawatiifana@unikama.ac.idKhasan Basoriifana@unikama.ac.idNur Fadilahifana@unikama.ac.idYani Masyithahifana@unikama.ac.id<p><em>Pendidikan inklusif merupakan upaya memberikan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik, termasuk yang berkebutuhan khusus. Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan inklusif perlu memiliki sistem manajemen penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang mampu mengakomodasi keberagaman karakteristik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat manajemen PPDB inklusif di SMP Negeri Kota Pasuruan melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan penyusunan mekanisme layanan penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang melibatkan kepala sekolah, panitia PPDB, guru pendamping khusus, serta tim pengabdian. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan sekolah, sosialisasi konsep pendidikan inklusif, pendampingan penyusunan mekanisme PPDB inklusif, fasilitasi asesmen awal calon peserta didik, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman panitia PPDB mengenai prinsip-prinsip pendidikan inklusif serta pentingnya identifikasi kebutuhan layanan peserta didik sejak tahap penerimaan. Sekolah juga memperoleh rancangan prosedur penerimaan peserta didik berkebutuhan khusus yang lebih sistematis dan adaptif. Kegiatan ini berkontribusi memperkuat manajemen PPDB inklusif serta mendukung terwujudnya layanan pendidikan yang ramah dan inklusif.</em></p>2026-03-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yuli Ifana Sari, Ninik Indawati, Khasan Basori, Nur Fadilah, Yani Masyithahhttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1243Edukasi Manfaat Aromaterapi Lemon dan Akupresure untuk Mengatasi Mual Muntah pada Ibu Hamil2026-03-12T01:53:03+00:00Apriyanti Ainiapriyanti.aini90@gmail.comRinda Lamdayanirindalamdayani@gmail.com<p><em>Mual muntah pada kehamilan merupakan gejala yang sering terjadi pada trimester pertama. Keadaan ini dapat mengurangi kualitas hidup dan menganggu kemampuan perempuan untuk berfungsi sehari-hari. Karena kondisi demikian seorang perempuan hamil dapat Mengalami tekanan atau stress, salah satu alternatif untuk mengatasinya melalui terapi non farmakologi seperti pemberian aromaterapi lemon dan akupresure. Tujuan pengabdian ini untuk memberikan edukasi tentang manfaat aromaterapi lemon dan akupresure untuk mengurangi emesis gravidarum pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Sasaran responden pengabdian yaitu ibu hamil sejumlah 24 responden. Setelah diberikan materi kesimpulan dari pengabdian ini bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu hamil setelah mendapatkan penyuluhan.</em></p>2026-03-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Apriyanti Aini, Rinda Lamdayanihttps://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1256Edukasi Kesehatan dan Pemutaran Video Tentang Kesehatan Lingukangan sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan pada Istri Anggota DPRD Kabupaten Sampang2026-03-12T01:54:23+00:00Zainun Wahida Fithrianizainunwahida@gmail.comNur Jayantizainunwahida@gmail.comMurfi Hidamansyahzainunwahida@gmail.comImroatus Sholihahzainunwahida@gmail.comSuci Amaliazainunwahida@gmail.com<p><em>Kesehatan lingkungan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Permasalahan yang sering dihadapi di masyarakat meliputi keterbatasan akses air bersih serta pengelolaan sampah rumah tangga yang belum optimal. Artikel ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan melalui penyaringan air bersih menggunakan alat saring sederhana, pengolahan sampah organik dengan pembuatan kompos, serta pengolahan sampah anorganik melalui pembuatan insinerator sederhana. Metode yang digunakan adalah edukasi dan pemutaran video kepada masyarakat dalam kegiatan ini yaitu melibatkan paguyuban istri DPRD Kabupaten Sampang mengenai teknik pembuatan alat penyaring air sederhana menggunakan bahan yang mudah diperoleh, praktik pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga, serta pembuatan insinerator sederhana berbahan drum untuk mengolah sampah anorganik kering. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengolah sampah secara mandiri, serta memanfaatkan air bersih secara lebih aman. Kesimpulannya, penerapan teknologi sederhana dalam pengelolaan air bersih dan sampah rumah tangga dapat meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) tahun 2030.</em></p>2026-03-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Zainun Wahida Fithriani, Nur Jayanti, Murfi Hidamansyah, Imroatus Sholihah, Suci Amalia