Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb
<p>Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka published 4 (Four) times a year (February, July, September, November), contains disseminates every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the public, including field of science; Mathematics and Natural Sciences, Applied, Social, Law, Culture, Economics, Health, Farm, Food, Agriculture, education, and information technology etc, which published by Bhinneka Publishing. ISSN Online 2963-3753 Accredited Sinta 4</p>Bhinneka Publishingen-USJurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka2963-3753Gebyar Kesehatan sebagai Upaya Peningkatan Akses Pelayanan Kesehatan Masyarakat melalui Kolaborasi Lintas Sektor
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1678
<p><em>Akses terhadap pelayanan kesehatan yang komprehensif masih menjadi tantangan di tingkat masyarakat, terutama dalam upaya deteksi dini penyakit tidak menular dan pemanfaatan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memfasilitasi akses pelayanan kesehatan melalui kolaborasi lintas sektor antara Universitas Primagraha, Puskesmas Walantaka, BPJS Kesehatan KCU Serang, dan Pemerintah Kelurahan Pengampelan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (Participatory approach) yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan, sosialisasi, edukasi Program JKN, skrining kesehatan, dan evaluasi. </em><em>Kegiatan diikuti oleh 59 peserta yang memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan sesuai indikasi, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu, profil lipid, konsultasi dokter, serta layanan administrasi BPJS Kesehatan KCU Serang</em><em>. </em><em>Hasil skrining menunjukkan bahwa 14 dari 59 peserta (23,7%) memiliki tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan 3 peserta (5,3%) memiliki kadar gula darah sewaktu ≥200 mg/dL. </em><em>Selain itu, layanan administrasi BPJS Kesehatan KCU Serang dimanfaatkan oleh peserta untuk pengecekan status kepesertaan dan konsultasi layanan JKN. T</em><em>emuan ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif dapat memfasilitasi akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan sekaligus mengidentifikasi faktor risiko penyakit tidak menular sehingga mendukung upaya promotif dan preventif di tingkat komunitas</em></p>Elis BadariahAhmad SolihinAbdul AzisSulistia AnggaraeniAhmad Murodhie
Copyright (c) 2026 Elis Badariah, Ahmad Solihin, Abdul Azis, Sulistia Anggaraeni, Ahmad Murodhie
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-242026-08-245115616510.58266/jpmb.v5i1.1678Pelatihan Pengemasan Produk sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing UMKM Kelurahan Bontoraya
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1655
<p><em>Kemasan merupakan bagian penting dalam pengembangan produk UMKM karena tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga mendukung identitas, penyampaian informasi, dan daya tarik produk. Di Kelurahan Bonto Raya, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, sebagian pelaku UMKM masih menggunakan kemasan sederhana yang belum sepenuhnya memperhatikan karakteristik produk, tampilan, dan informasi produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memilih dan memperbaiki kemasan sesuai kebutuhan usahanya. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi, pelatihan, dan pendampingan. Pelatihan diikuti oleh pelaku UMKM di Kelurahan Bonto Raya, sedangkan pendampingan dilakukan pada empat mitra, yaitu Rumah Baruasa, Gorengan Haslinda, Kios Sikembar, dan Toko Gogos. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui observasi, wawancara, pengamatan partisipasi, dan dokumentasi kondisi kemasan sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan adanya perubahan positif pada pemahaman dan keterampilan peserta dalam memilih kemasan, menata produk, serta memperhatikan identitas dan informasi produk. Perbaikan tersebut menjadi langkah awal yang berpotensi mendukung daya saing produk UMKM.</em></p>Yusra Irdan MaulanaNurul Fitria AnugrahDea Ananda SanRosliana RoslianaFirda SariMutmainna Ekawati
Copyright (c) 2026 Yusra Irdan Maulana, Nurul Fitria Anugrah, Dea Ananda San, Rosliana Rosliana, Firda Sari, Mutmainna Ekawati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-262026-08-265118319210.58266/jpmb.v5i1.1655Pelatihan dan Pendampingan Digitalisasi Arsip Kesenian Daerah Berbasis Google Sites pada Dewan Kesenian Kabupaten Bengkayang
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1675
<p><em>Kesenian daerah merupakan bagian penting dari identitas budaya yang perlu didokumentasikan dan dilestarikan secara berkelanjutan. Dewan Kesenian Kabupaten Bengkayang (DKKB) menghadapi permasalahan dalam pengelolaan dan penyimpanan dokumentasi kesenian daerah yang belum terorganisasi secara digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung digitalisasi arsip kesenian daerah melalui pemanfaatan Google Sites serta membekali pengurus dengan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan arsip digital. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi masalah dan analisis kebutuhan, pemetaan data, perancangan struktur arsip, manajemen konten, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi dan serah terima. Pelatihan dan pendampingan langsung diberikan kepada empat orang pengurus sebagai peserta inti yang selanjutnya meneruskan pengetahuan kepada pengurus dan anggota lainnya. Evaluasi dilakukan terhadap 26 responden yang terdiri atas peserta inti dan pengurus/anggota yang memperoleh pengetahuan melalui transfer pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan skor 1.088 dari skor maksimum 1.300 atau 83,69%, dengan rata-rata 4,18 dari skala 5, yang termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan Google Sites memperoleh penilaian yang sangat baik dalam mendukung pengelolaan dan penyajian arsip digital kesenian daerah Kabupaten Bengkayang. Kegiatan ini menghasilkan media arsip digital yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung dokumentasi, pengelolaan, dan akses informasi kesenian daerah secara lebih terstruktur dan berkelanjutan. </em></p>Noviyanti PFelisitas Victoria Melati
Copyright (c) 2026 Noviyanti P, Felisitas Victoria Melati
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-09-012026-09-01519210210.58266/jpmb.v5i1.1675Pendampingan Ibu Nifas dalam Penerapan Nutrisi dan Teknik Relaksasi untuk meningkatkan produksi ASI di Posyandu RW 1 Puskesmas Tamangapa
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1647
<p><em>Air Susu Ibu (ASI) adalah cairan atau makanan yang dikenal mengandung nutrisi yang sangat tinggi dan lengkap. Cakupan ASI Ekslusif yang rendah di sebabkan oleh tidak terpenuhinya asupan nutrisi ibu nifas yang lengkap dan nutrisi sebagai sumber energi kalori yang berperan dalam proses menyususi dan produksi ASI. Produksi ASI juga di pengaruhi oleh teknik relaksasi yang dapat membuat tubuh nyaman dan rileks untuk memproduksi hormon prolaktin dan oksitosin. Pendampingan terkait penerapan nutrisi dan teknik relaksasi ini bertujuan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan produksi ASI. Metode pelaksanaan pada pengabdian masyarakat ini di bagi menjadi tahap persiapan, pelaksanaan dan tahap evaluasi yang dilakukan selama 3 hari, 1 hari di Posyandu dan 2 hari di rumah responden. Hasil intervensi menunjukkan bahwa ada peningkatan produksi ASI setelah dii berikan pendampingan penerapan nutrisi dan teknik relaksasi pada ibu nifas, peningkatan produksi ASI di sebabkan karena ibu mau dan mampu mengikuti pendampingan dengan baik dan penuh semangat menerima materi pendampingan sehingga mendorong terjadinya perilaku positif ibu nifas untuk menerapkan pola nutrisi yang beragam dan seimbang serta upaya penerapan teknik relaksasi yang baik dan benar. </em></p>Juwita JuwitaSuriana Suriana
Copyright (c) 2026 Juwita Juwita, Suriana Suriana
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-262026-08-265119320010.58266/jpmb.v5i1.1647Peningkatan Pengetahuan Masyarakat tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta Pencegahan Penyakit Tidak Menular
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1629
<p><em>Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi dan diabetes melitus tipe 2 merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas secara global, yang erat kaitannya dengan gaya hidup tidak sehat. Hasil survei pada masyarakat RT 06 Kelurahan Melayu menunjukkan masih rendahnya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), ditandai dengan pola makan tinggi gula dan rendahnya aktivitas fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai PHBS dan pencegahan PTM melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan partisipatif, diskusi interaktif, serta demonstrasi senam hipertensi dan edukasi “Isi Piringku”. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test terhadap 28 responden. Hasil menunjukkan rerata nilai pre-test sebesar 42,50 meningkat menjadi 74,64 pada post-test. Uji statistik menggunakan Paired T-Test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai sebelum dan sesudah intervensi (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan PTM. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup sehat sebagai upaya preventif terhadap hipertensi dan diabetes melitus tipe 2.</em></p>Fitria Dewi PuspitaWidya NursantariDona Marisa
Copyright (c) 2026 Fitria Dewi Puspita, Widya Nursantari, Dona Marisa
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-242026-08-245114615510.58266/jpmb.v5i1.1629Transfer Teknologi Kesehatan Aplikasi Layanan Pengobatan Gratis MPKU Kapuas
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1665
<p>Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah Kapuas menghadapi hambatan operasional layanan kesehatan di daerah terpencil akibat pengelolaan data manual, seperti tingginya waktu tunggu antrean, risiko kesalahan data, dan inefisiensi manajemen logistik obat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas operasional program pengobatan gratis melalui modernisasi sistem pelayanan berbasis Sistem Informasi Manajemen (SIM) MPKU. Kegiatan ini menggunakan pendekatan <em data-start="538" data-end="569">Participatory Action Research</em> (PAR) melalui tahap persiapan, pelatihan (<em data-start="612" data-end="631">capacity building</em>), dan evaluasi. Sasaran program meliputi 15 staf medis dan administratif serta 70 pasien penerima manfaat. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi waktu, kuesioner <em data-start="801" data-end="825">System Usability Scale</em> (SUS), kuesioner kepuasan, dan analisis dokumen logistik. Analisis data memanfaatkan statistik komparatif (<em data-start="933" data-end="955">Paired Sample t-Test</em>), uji proporsi, dan analisis deskriptif.</p>Daipadli DaipadliLukman HarunSubhan Panji CiptaViony Tri BanowatiSiti RahmaniahNajwi HasaniNor LatifahJoko Priyanto Wibowo
Copyright (c) 2026 Daipadli Daipadli, Lukman Harun, Subhan Panji Cipta, Viony Tri Banowati, Siti Rahmaniah, Najwi Hasani, Nor Latifah, Joko Priyanto Wibowo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-182026-08-185111612710.58266/jpmb.v5i1.1665Konseling Manajemen Stres pada Santri Lembaga Tahfidz Qur’an Cahaya Mujahadah dengan Media Point of You
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1685
<p><em>Pendidikan tahfidz bertujuan untuk mendukung kegiatan menghafal Al-Qur’an, sehingga dapat menghasilkan penghafal Al-Qur’an yang berakhlak baik. Namun demikian, proses menghafal Al-Qur’an tidaklah mudah dan disertai kegiataan yang padat, serta target yang tinggi, berdampak pada kondisi para santri. Tekanan, konflik, dan tanggung jawab moral sebagai penghafal AL-Qur’an memicu munculnya stres di kalangan santri. Survei awal yang dilakukan pada Lembaga Tahfidz Qur’an Cahaya Mujahadah menunjukan bahwa terdapat 32% santri yang merasa sedang mengalami stres dalam tiga bulan terakhir. Apabila stres tidak ditanggulangi dengan baik, dapat berdampak pada pencapaian target hafalan yang telah ditentukan. Sementara masih terdapat 29% santri yang belum mengetahui manajemen stres dengan tepat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan bertujuan untuk memberikan konseling terkait manajemen stres bagi para santri tahfidz melalui pemanfaatan media Point of You. Selain penggunaan media, diberikan pemahaman secara teori mengenai stres dan cara mengelola stres. Dari hasil pengukuran umpan balik pelaksanaan kegiatan, para santri dapat memahami mengenai gejala mengenai stres dan mengetahui hal yang perlu dilakukan untuk coping stress. Mayoritas peserta memberikan umpan balik positif terhadap kesesuaian materi dan manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat memberikan gambaran kepada para santri maupun pengelola Lembaga Tahfidz dalam manajemen stres, sehingga dapat memberikan lingkungan dan kegiatan operasional yang nyaman sejalan dengan tujuan program tahfidz yang direncanakan. </em></p>Fida Nirmala NugrahaLitasari Widyastuti SuwarsonoAtya Nur AishaMelly Uswatun Hasanah
Copyright (c) 2026 Fida Nirmala Nugraha, Litasari Widyastuti Suwarsono, Atya Nur Aisha, Melly Uswatun Hasanah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-192026-08-195112813610.58266/jpmb.v5i1.1685Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan English for Entrepreneurship dan Pengelolaan Lingkungan Bersih Berbasis Ekonomi Kreatif di Kelurahan Sawah Luhur
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1676
<p><em>Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan English for Entrepreneurship dan pengelolaan lingkungan bersih berbasis ekonomi kreatif di Kelurahan Sawah Luhur. Program dilaksanakan dengan metode partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, praktik, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Materi pelatihan mencakup komunikasi bahasa Inggris untuk kegiatan kewirausahaan, edukasi mengenai bahaya sampah, penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R), serta pemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menggunakan bahasa Inggris sederhana untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk, meningkatnya pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan yang bersih, serta tumbuhnya kesadaran dalam mengolah limbah menjadi produk ekonomi kreatif. Program ini juga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengembangkan peluang usaha berbasis pemanfaatan limbah. Dengan demikian, kegiatan ini mampu mendukung pemberdayaan masyarakat melalui penguatan kompetensi kewirausahaan dan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.</em></p>Badri BadriAbdul Wahid AlfariziYusuf HekmatiarGifar IsmayaMiftah MaulanaSiska KusminarElis Badariah
Copyright (c) 2026 Badri Badri, Abdul Wahid Alfarizi, Yusuf Hekmatiar, Gifar Ismaya, Miftah Maulana, Siska Kusminar, Elis Badariah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-242026-08-245116618210.58266/jpmb.v5i1.1676Transformasi Pengelolaan Literasi Digital: Pemanfaatan NotebookLM Sebagai Asisten Riset Pintar Bagi Tenaga Pendidik
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1668
<p><em>Literasi digital tenaga pendidik menjadi prasyarat penting bagi perguruan tinggi dalam menghadapi tuntutan akses, pengelolaan, dan verifikasi sumber pengetahuan pada era digital. Namun, tata kelola sumber dan layanan TIK di FKIP Universitas Kristen Indonesia (UKI) Toraja masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain digital library dan e-learning yang belum terkelola optimal, aksesibilitas sistem informasi yang terbatas, serta keterbatasan sumber daya manusia teknologi informasi. Kondisi ini berdampak pada tercecernya dokumen akademik, lambatnya proses kurasi dan penelusuran ulang sumber, serta lemahnya akuntabilitas rujukan dalam penyusunan bahan ajar dan karya ilmiah. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasi pengelolaan literasi digital tenaga pendidik melalui pemanfaatan NotebookLM sebagai asisten riset pintar berbasis sumber. Kegiatan telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 melalui lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program, dengan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik (hands-on) yang diikuti oleh 25 tenaga pendidik FKIP UKI Toraja. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman kurasi sumber, pemanfaatan NotebookLM, dan verifikasi sitasi dari kategori cukup menjadi baik, dengan rata-rata skor meningkat dari 58,4 menjadi 85,6. Luaran yang dihasilkan meliputi template struktur folder dan penamaan dokumen, notebook tematik per peserta/kelompok, draf luaran terapan (bahan ajar/PTK/artikel ringkas) yang terverifikasi sitasinya, Standar Operasional Prosedur (SOP) "Alur Kerja Literasi Digital Berbasis Sumber", serta paket diseminasi dan fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Program ini terbukti meningkatkan efisiensi kerja akademik, memperkuat akuntabilitas rujukan, serta mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan luaran ilmiah tenaga pendidik di FKIP UKI Toraja.</em></p>Sitti HabibahBy Tri Agung Nusantara Kr J TompongIrmawati IrmawatiGita IrawandaNuraisah Nuraisah
Copyright (c) 2026 Sitti Habibah, By Tri Agung Nusantara Kr J Tompong, Irmawati Irmawati, Gita Irawanda, Nuraisah Nuraisah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-182026-08-185110311510.58266/jpmb.v5i1.1668Skrining Penyakit Hipertensi Pada Lansia di Kampung Sere, Kabupaten Jayapura
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1628
<p><em>Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak dialami oleh kelompok lanjut usia dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, stroke, serta gagal ginjal. Tingginya angka hipertensi sering kali tidak disadari karena sebagian besar penderita tidak mengalami gejala. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan skrining kesehatan sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah komplikasi yang lebih berat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi kejadian hipertensi pada lansia melalui pemeriksaan tekanan darah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Kasih Kampung Sereh, Kabupaten Jayapura pada tanggal 30 September 2025 dengan sasaran masyarakat usia dewasa dan lanjut usia. Metode yang digunakan meliputi registrasi peserta, anamnesis singkat, pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital, pemeriksaan indeks massa tubuh, edukasi kesehatan mengenai hipertensi, konsultasi kesehatan, serta rujukan bagi peserta yang memiliki tekanan darah tinggi. Sebanyak 59 masyarakat mengikuti kegiatan skrining kesehatan. Hasil pemeriksaan menunjukkan masih ditemukan sejumlah peserta dengan tekanan darah di atas nilai normal yang mengindikasikan risiko hipertensi sehingga memerlukan tindak lanjut di fasilitas pelayanan kesehatan. Selain itu, kegiatan edukasi meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai faktor risiko hipertensi, pentingnya pola makan sehat, aktivitas fisik, kepatuhan minum obat, serta pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Kegiatan ini membuktikan bahwa skrining hipertensi berbasis masyarakat mampu menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif dalam meningkatkan deteksi dini penyakit hipertensi pada lansia serta mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.</em></p>Viere Allaned SiautaNasrianti NasriantiAngela Librianty ThomeLisma Natalia Br SembiringFathia Inayati SaidFenska Narly MakualainaYestin Norita JoniYance Ronald RainunyCrystin Evangelin WatunglawarLuther Walilo
Copyright (c) 2026 Viere Allaned Siauta, Nasrianti Nasrianti, Angela Librianty Thome, Lisma Natalia Br Sembiring, Fathia Inayati Said, Fenska Narly Makualaina, Yestin Norita Joni, Yance Ronald Rainuny, Crystin Evangelin Watunglawar, Luther Walilo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-212026-08-215113714510.58266/jpmb.v5i1.1628Optimalisasi Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) melalui Skrining Penyakit Kulit dan Edukasi Personal Hygiene pada Warga Binaan di Rutan Kelas IIB Purbalingga
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1721
<p><em>Warga binaan di rumah tahanan merupakan kelompok yang rentan mengalami penyakit kulit akibat kepadatan hunian, keterbatasan fasilitas, dan rendahnya penerapan personal hygiene. Kondisi tersebut juga ditemukan di Rutan Kelas IIB Purbalingga sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif melalui optimalisasi Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu). Kegiatan diawali dengan skrining terhadap 158 warga binaan melalui pemeriksaan kondisi kulit dan wawancara terstruktur yang dilakukan oleh petugas kesehatan rutan dengan pendampingan dokter dalam interpretasi hasil pemeriksaan. Hasil skrining menunjukkan 92 warga binaan (58,23%) mengalami penyakit kulit, terdiri atas pruritus sebanyak 80 kasus, tinea 11 kasus, dan skabies 1 kasus. Selanjutnya, 30 warga binaan yang termasuk kelompok berisiko mengikuti edukasi personal hygiene menggunakan media slide presentasi, video, poster, dan banner. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan dari 14,7 pada pre-test menjadi 18,9 pada post-test, atau meningkat 4,2 poin (28,6% dari skor maksimal). Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga binaan dalam menerapkan personal hygiene serta mendorong tindak lanjut kasus penyakit kulit melalui pelayanan kesehatan rutan. Optimalisasi Posbindu diharapkan dapat menjadi sarana deteksi dini sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan warga binaan secara berkelanjutan.</em></p>Riska Dwi CahyaningsihMurniati MurniatiNoor Yunida Triana
Copyright (c) 2026 Riska Dwi Cahyaningsih, Murniati Murniati, Noor Yunida Triana
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-272026-08-275120121010.58266/jpmb.v5i1.1721Penguatan Kapasitas UMKM Batik Sengguruh Melalui Pelatihan Desain Digital dan E-Commerce: Model Sinergi Perguruan Tinggi dan Mitra Eksternal
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1601
<p><em>Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM Batik Sengguruh dalam pengembangan desain produk, pengemasan, dan pemasaran digital berbasis teknologi untuk memperkuat daya saing usaha. Kegiatan dilaksanakan pada lima UMKM Batik Sengguruh di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Materi pelatihan meliputi desain digital menggunakan Canva, pengembangan kemasan, fotografi produk, branding, pengelolaan media sosial, dan marketplace. Evaluasi dilakukan menggunakan profil mitra, pre-test dan post-test, angket kepuasan, serta angket evaluasi dampak. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi teknis, mendorong adopsi teknologi digital, dan memperkuat kesiapan UMKM dalam memperluas akses pasar secara berkelanjutan.</em></p>Affan AfianRita Indah MustikowatiSulistyo SulistyoArdhan Ardiansyah Kawakibi
Copyright (c) 2026 Affan Afian, Rita Indah Mustikowati, Sulistyo Sulistyo, Ardhan Ardiansyah Kawakibi
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-102026-08-105111210.58266/jpmb.v4i4.1601Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Cair Menggunakan Biokomposter di Pondok Pesantren Bait Qur'ani Bogor
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1651
<p><em>Sampah organik merupakan komponen terbesar sampah domestik di Indonesia dan berisiko mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Pondok Pesantren Bait Qur'ani telah memiliki fasilitas komposter, namun pemanfaatannya belum optimal karena pemilahan sampah belum konsisten dan pengetahuan peserta mengenai pengoperasian komposter serta proses fermentasi masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengolah sampah organik menjadi pupuk organik cair (POC) menggunakan biokomposter berbantuan bioaktivator Effective Microorganisms 4 (EM4). Metode yang digunakan adalah Participatory Learning and Action (PLA), meliputi koordinasi dengan mitra, penyuluhan, demonstrasi pengoperasian komposter, praktik langsung oleh peserta, dan evaluasi melalui kuesioner persepsi. Demonstrasi menggunakan campuran sampah organik basah dan kering dengan rasio sekitar 80:20 yang difermentasi untuk menghasilkan POC sebagai produk utama dan kompos padat sebagai produk samping. Hasil kegiatan menunjukkan peserta mampu memahami prinsip pemilahan sampah, tahapan pengoperasian biokomposter, penggunaan EM4, proses fermentasi, dan teknik pemanenan POC, dengan mayoritas peserta memberikan tanggapan Setuju hingga Sangat Setuju terhadap materi dan manfaat teknologi ini. Dengan potensi timbulan sampah organik 25–44 kg per hari, optimalisasi biokomposter berpotensi mengurangi beban sampah ke TPA sekaligus menghasilkan POC bermanfaat bagi pemeliharaan tanaman, mendukung konsep Green Pesantren dan ekonomi sirkular</em><em>.</em></p>Haris WahyudiNurato NuratoWiwit SuprihatiningsihNur IndahFajar AnggaraHenry CarlesAriosuko DharmajatiAndi F Sudarma
Copyright (c) 2026 Haris Wahyudi, Nurato Nurato, Wiwit Suprihatiningsih, Nur Indah, Fajar Anggara, Henry Carles, Ariosuko Dharmajati, Andi F Sudarma
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-102026-08-1051132510.58266/jpmb.v4i4.1651Psikoedukasi Art Therapy Melukis Bebas Sebagai Upaya Peningkatan Mood Pasien Rawat Inap Jiwa di Soerojo Hospital Magelang
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1597
<p><em>Gangguan jiwa merupakan permasalahan kesehatan global yang berdampak pada jutaan individu, termasuk pasien rawat inap di rumah sakit jiwa yang rentan mengalami penurunan mood dan keterbatasan dalam mengekspresikan emosi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan mood positif pasien rawat inap Bangsal Lily 11 Soerojo Hospital Magelang melalui psikoedukasi yang mengintegrasikan art therapy melukis bebas, sekaligus memfasilitasi ekspresi emosi dan memberikan pengalaman terapeutik yang relaksatif. Mitra pengabdian adalah empat pasien wanita dewasa (usia 18-50 tahun) yang berada dalam kondisi kooperatif. Kegiatan dilaksanakan pada 27 April 2026 selama ±50 menit, meliputi pembukaan, pre-test, psikoedukasi mengenai mood dan art therapy, praktik melukis bebas menggunakan kanvas dan cat air, post-test, serta penutupan. Perubahan mood diukur menggunakan alat ukur sederhana yang mengadaptasi dimensi dari Four Dimension Mood Scale (FDMS) dan diperkuat dengan observasi langsung. Hasil menunjukkan bahwa tiga dari empat peserta mengalami perubahan mood ke arah yang lebih positif setelah intervensi, antara lain peningkatan semangat, munculnya perasaan optimis, serta kemampuan mengekspresikan emosi secara nonverbal melalui lukisan. Satu peserta belum menunjukkan perubahan mood yang signifikan, namun mampu duduk fokus selama proses melukis. Temuan ini menegaskan bahwa psikoedukasi art therapy melukis bebas berpotensi menjadi modalitas pendukung yang efektif dalam rehabilitasi psikososial pasien rawat inap jiwa, sehingga disarankan untuk diterapkan secara rutin dengan jumlah sesi dan peserta yang lebih banyak</em></p>Annisa Mufti HapsariSabila Azka KhairaniWahyu Chandra UllifaSri Wahyu AndayaniFikrotul Hanifah
Copyright (c) 2026 Annisa Mufti Hapsari, Sabila Azka Khairani, Wahyu Chandra Ullifa, Sri Wahyu Andayani, Fikrotul Hanifah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-112026-08-1151263410.58266/jpmb.v4i4.1597Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat untuk Mengatasi Hipertensi di Kelurahan Pampang Kota Makassar
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1656
<p><em>Kelurahan Pampang, termasuk kelurahan di Kota Makassar dengan prevalensi hipertensi pada urutan ketiga. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya literasi hipertensi, ketidakpahaman dosis fitoterapi, serta anggapan keliru bahwa herbal dapat menggantikan obat dokter. </em><em>Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan warga terkait pemanfaatan tanaman obat secara tepat, aman, dan higienis sebagai terapi komplementer. Metode pelaksanaan dilakukan melalui intervensi edukatif door-to-door yang melibatkan 10 partisipan. Tahapan pelaksanaan terdiri dari 3 mancakup tahap pra kegiatan yaitu penyiapan materi leaflet dan pemetaan lokasi pengabdian, tahap edukasi meliputi sosialisasi, edukasi berupa ceramah interaktif menggunakan media leaflet hipertensi dan tanaman obat (seledri, daun salam, dan bawang putih) untuk hipertensi, dan diskusi, dan tahap monitoring dan evaluasi, mencakup wawancara awal (pra-interview), serta evaluasi wawancara akhir (post-interview). Hasil evaluasi deskriptif menunjukkan peningkatan pengetahuan yaitu: warga memahami bahaya hipertensi, mengetahui batas dosis dan pengolahan higienis, serta menyadari kedudukan fitoterapi sebagai pengobatan komplementer (pelengkap). Kesimpulannya, edukasi door-to-door berbasis media leaflet efektif merekonstruksi pemahaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat Pampang dalam memanfaatkan tanaman obat secara aman untuk membantu mengontrol hipertensi. </em></p>Asni AminAndi Amaliah DahliaRais RazakBesse Nurul FajriahRevalina HarunFahrani Apriliani IlyasMuhammad MultazamA Nur Wahdania
Copyright (c) 2026 Asni Amin, Andi Amaliah Dahlia, Rais Razak, Besse Nurul Fajriah, Revalina Harun, Fahrani Apriliani Ilyas, Muhammad Multazam, A Nur Wahdania
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-122026-08-1251354410.58266/jpmb.v4i4.1656 Sosialisasi HIV/AIDS sebagai Upaya Membangun Generasi Sehat, Peduli, dan Bebas Stigma di Kelurahan Panggungjati, Kota Serang
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1662
<p><em>Kasus HIV/AIDS di Kota Serang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang diperparah oleh rendahnya literasi kesehatan dan masih adanya stigma terhadap Orang dengan HIV (ODHIV). Kondisi tersebut mendorong pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui sosialisasi HIV/AIDS di Kelurahan Panggungjati, Kota Serang. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai HIV/AIDS, mekanisme penularan, upaya pencegahan, deteksi dini, pengobatan, serta pentingnya mengurangi stigma terhadap ODHIV. Metode yang digunakan adalah pendidikan kesehatan (health education) melalui ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui observasi, lembar evaluasi peserta, dan refleksi bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta (100%) mengikuti kegiatan hingga selesai. Sebanyak 8 peserta mengajukan pertanyaan dan 3 peserta memberikan tanggapan dalam sesi diskusi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 100% peserta menilai materi sangat sesuai dengan kebutuhan dan sangat bermanfaat, 75% menyatakan materi sangat jelas, 75% sangat paham, dan 75% sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa sosialisasi dengan pendekatan pendidikan kesehatan interaktif dapat diterima dengan baik sebagai media edukasi HIV/AIDS di tingkat komunitas. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan tenaga kesehatan dalam mendukung promosi kesehatan serta upaya pengurangan stigma terhadap ODHIV.</em></p>Lesi LesianiSurya AlamAndika Cahaya PurnamaKhaerun NufusSumyanah SumyanahFitriah FitriahM Esa ArdiansyahDini Fitriani PutriKhaerudin KhaerudinNova LestariPeni WandiraAdha AdhaDina LorensaBella SafitriRisma AmeliaM FerdiansyahMarisah Marisah
Copyright (c) 2026 Lesi Lesiani, Surya Alam, Andika Cahaya Purnama, Khaerun Nufus, Sumyanah Sumyanah, Fitriah Fitriah, M Esa Ardiansyah, Dini Fitriani Putri, Khaerudin Khaerudin, Nova Lestari, Peni Wandira, Adha Adha, Dina Lorensa, Bella Safitri, Risma Amelia, M Ferdiansyah, Marisah Marisah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-122026-08-1251455610.58266/jpmb.v5i1.1662Model Implementasi Serang Mengaji dan Serang Digital Menuju Smart Religius Community
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1673
<p><em>Transformasi digital dalam kehidupan masyarakat perlu diintegrasikan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan untuk membentuk masyarakat yang adaptif, partisipatif, dan religius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan integrasi Program Serang Mengaji dan Serang Digital menuju Smart Religius Community di Kelurahan Pabuaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui Participatory Learning and Action (PLA), yang meliputi identifikasi masalah, analisis kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan intervensi, pendampingan, monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut. Informan dipilih secara purposive sebanyak tujuh orang yang terdiri atas unsur pemerintah kelurahan, tokoh agama, pengurus kegiatan keagamaan, pemuda, dan masyarakat. Implementasi Serang Digital diarahkan pada penguatan komunikasi, penyebaran informasi, dokumentasi, pembelajaran, publikasi, keterampilan digital, dan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perubahan pada pola pemanfaatan teknologi digital. Jumlah pengguna/anggota meningkat dari 27 menjadi 107 orang, atau bertambah 80 pengguna (296,3%). Selain itu, penyebaran informasi menjadi lebih dinamis, dokumentasi lebih tersebar, pembelajaran lebih aktif, publikasi berkembang pada tingkat individu dan kelompok, serta keterampilan digital menjadi lebih variatif dan menarik. Partisipasi masyarakat juga menunjukkan respons yang lebih antusias. Integrasi Serang Mengaji dan Serang Digital memperluas ruang pembelajaran dan komunikasi keagamaan serta</em> memperkuat kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara positif dan berkelanjutan.</p>Benies HusaeniSurya AlamSastra WijayaReva Nur KhalifahMuhammad NajiullohNeng Silvi Miladiah
Copyright (c) 2026 Benies Husaeni, Surya Alam, Sastra Wijaya, Reva Nur Khalifah, Muhammad Najiulloh, Neng Silvi Miladiah
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-142026-08-1451577210.58266/jpmb.v5i1.1673Edukasi Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dengan Media Leaflet dan Video Animasi pada Remaja Putri
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1646
<p><em>Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker dengan jumlah kasus tertinggi pada perempuan di Indonesia. Deteksi dini melalui pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sangat penting dilakukan sejak masa remaja untuk menumbuhkan kebiasaan positif dan mencegah keterlambatan diagnosis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam melakukan SADARI menggunakan kombinasi media leaflet dan video animasi. Sasaran kegiatan adalah 52 siswi kelas VII-IX di SMP Negeri 5 Satu Atap Sintang, Provinsi Kalimantan Barat. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, pemutaran video animasi berdurasi 4 menit 29 detik, pembagian leaflet, demonstrasi menggunakan phantom payudara, serta praktik mandiri terbimbing. Hasil evaluasi psikomotorik menunjukkan tingkat keterampilan peserta pasca-edukasi sangat baik, di mana sebagian besar siswi berkategori sangat terampil dan sisanya berkategori terampil. Seluruh langkah visual dasar ditiru dengan tepat, sementara teknik rabaan palpasi melingkar dan area ketiak masih memerlukan latihan berkala. Kombinasi video animasi dan leaflet menunjukkan hasil yang baik dalam mendukung peningkatan keterampilan klinis mandiri bagi remaja putri.</em></p>Susar FarastyGunarmi GunarmiShandy Wigya Mahanani
Copyright (c) 2026 Susar Farasty, Gunarmi Gunarmi, Shandy Wigya Mahanani
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-142026-08-1451738010.58266/jpmb.v5i1.1646Collaborative Participatory Design (CPD) dalam Penyusunan Konsep Perancangan Fasilitas Ruang Serbaguna di Kantor Desa Sidetapa, Buleleng
https://bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/1674
<p><em>Desa Sidetapa, Kabupaten Buleleng, belum memiliki fasilitas ruang serbaguna yang memadai untuk mendukung kegiatan – kegiatan komunitas yang dapat memantik pengembangan SDM dan ekonomi lokal. Kondisi tersebut mendorong perlunya penyusunan konsep perancangan yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus mempertahankan karakter lokal desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun konsep perancangan fasilitas ruang serbaguna melalui pendekatan Collaborative Participatory Design (CPD), yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, akademisi, dan tenaga ahli dalam proses perencanaan secara kolaboratif. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan, focus group discussion (FGD), lokakarya partisipatif, penyusunan alternatif desain, serta validasi bersama pemangku kepentingan. Seluruh masukan kemudian disintesis menjadi konsep perancangan yang mempertimbangkan aspek fungsi, budaya lokal, kondisi tapak, dan kelayakan teknis. Hasil evaluasi terhadap 15 peserta menunjukkan bahwa penerapan Collaborative Participatory Design (CPD) memperoleh tingkat persetujuan tinggi, dengan hampir seluruh responden memberikan skor 4–5 pada 18 indikator terkait peningkatan pengetahuan, kapasitas perencanaan, dan manfaat bagi komunitas. Pendekatan CPD juga menghasilkan konsep ruang yang lebih kontekstual sekaligus meningkatkan literasi spasial masyarakat, terutama dalam memahami hubungan antara aktivitas, kebutuhan ruang, fleksibilitas, sirkulasi, aksesibilitas, dan kualitas lingkungan ruang.</em></p>Nyoman Ratih PrabandariI Wayan Gde Erick TriswandanaI Nengah Sinarta
Copyright (c) 2026 Nyoman Ratih Prabandari, I Wayan Gde Erick Triswandana, I Nengah Sinarta
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-08-142026-08-1451819110.58266/jpmb.v5i1.1674