Pengabdian Mahaswa Berdampak: Sanitasi Dasar Sebagai Upaya Pencegahan Stunting pada Anak Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Sikapak Kota Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1025Keywords:
Stunting, Edukasi, Sanitasi Dasar, Sekolah DasarAbstract
Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia, salah satunya dipengaruhi oleh kondisi sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat. Anak usia sekolah dasar merupakan kelompok strategis dalam pembentukan perilaku sanitasi sejak dini. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Mahasiswa Berdampak ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran murid sekolah dasar mengenai sanitasi dasar sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Sikapak Kota Pariaman. Metode yang digunakan adalah intervensi edukasi sanitasi dasar melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan penggunaan media edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik anak. Evaluasi dilakukan menggunakan desain Pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan murid sebelum dan sesudah intervensi. Hasil pelaksanaan program menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan murid secara signifikan setelah diberikan edukasi sanitasi dasar. Murid menunjukkan pemahaman yang lebih baik terkait praktik mencuci tangan pakai sabun, serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi sanitasi berbasis sekolah efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan murid terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Program PKM Mahasiswa Berdampak ini diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif kesehatan serta mendukung percepatan penurunan stunting melalui pembentukan perilaku sanitasi yang baik sejak usia dini.
References
Aisyah, S. (2023). Peran Edukasi Sanitasi Sekolah Dalam Pembentukan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(2), 112–120
Aisyah, M. (2023). Edukasi sanitasi dan perilaku hidup sehat pada anak sekolah dasar. Jurnal Abdimas Kesehatan, 5(1), 45–53.
Dewi, R., Nugroho, A., & Putri, L. (2020). Sanitasi dan status gizi anak. Journal of Child Health, 12(1), 33–41.
Dewi, R. K., Lestari, P., & Wahyuni, S. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap perilaku kebersihan diri siswa sekolah dasar. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(1), 45–52.
Fadilah, N., & Santoso, B. (2022). Edukasi sanitasi sekolah dan pengaruhnya terhadap perilaku higiene anak usia sekolah. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(3), 201–209.
Fadilah, R., & Santoso, P. (2022). Sanitasi dasar di sekolah dasar. Journal of School Health, 6(2), 78–85.
Halim, A., Pranata, S., & Utami, D. (2021). Hubungan sanitasi lingkungan dan kejadian stunting pada anak usia balita. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(2), 89–97.Halim, F., Wardani, L., & Fadilah. (2021). Intervensi WASH untuk pencegahan stunting. Journal of Child Nutrition, 4(1), 22–30.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting 2021–2024. Kementerian Kesehatan RI.
Kusuma, H., Rahma, S., & Putri, I. (2020). Sanitasi total berbasis masyarakat dan stunting. Journal of Community Development, 9(2), 101–109.
Kusuma, R. A., Handayani, L., & Prasetyo, A. (2020). Implementasi program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(1), 33–41.
Nurhayati, E. (2019). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang sanitasi terhadap pengetahuan dan sikap siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 8(2), 98–105.
Nurhayati, T. (2019). Edukasi cuci tangan di sekolah dasar. Journal of Health Education, 7(1), 55–62.
Putra, A., Nugroho, R., & Santoso, B. (2021). Praktik hidup bersih dan pencegahan stunting. Journal of Public Health, 16(2), 88–96.
Putra, F. R., Sari, M., & Andika, D. (2021). Hubungan kejadian diare dengan status gizi anak usia sekolah. Jurnal Ilmu Kesehatan Anak, 6(1), 25–32.
Putri, I., & Handayani, L. (2022). Program edukasi sanitasi di sekolah dasar dan pencegahan stunting. Journal of Community Health, 10(3), 145–153.
Putri, N. A., & Handayani, S. (2022). Peran mahasiswa dalam edukasi sanitasi dasar di sekolah dasar sebagai upaya pencegahan stunting. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 187–195.
Rahma, S. (2021). Implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Indonesia. Journal of Public Policy, 14(2), 99–107.
Rahma, Y. (2021). Pendekatan perubahan perilaku dalam program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 20(2), 134–141.
Rahmawati, D. (2019). Faktor lingkungan dan stunting pada anak. Journal of Pediatric Health, 11(1), 40–48.
Rahmawati, I. (2019). Sanitasi lingkungan dan kejadian penyakit diare pada anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 55–62.
Ramadhani, N. (2023). Intervensi sanitasi dan pencegahan stunting di Puskesmas Sikapak. Jurnal Abdimas Masyarakat, 6(2), 120–128.
Saputra, A., Hidayat, R., & Lestari, P. (2022). Pengaruh edukasi sanitasi terhadap praktik kebersihan siswa. Journal of School Health, 7(2), 66–74.
Saputra, D., Hidayat, R., & Lestari, A. (2022). Edukasi WASH terintegrasi sekolah dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat siswa. Jurnal Kesehatan Sekolah, 4(2), 76–84.
Yuliana, M., & Hidayat, T. (2021). Kondisi sanitasi sekolah dasar di Indonesia. Journal of Pediatric Health, 12(2), 90–98.
Yuliana, R., & Hidayat, A. (2021). Efektivitas media pendidikan kesehatan terhadap perilaku kebersihan anak sekolah dasar. Jurnal Promosi dan Pendidikan Kesehatan, 16(1), 61–69
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syahrul Syahrul, Febria Syafyusari, Nofri Zayani, Alpices Alpices, Ridho Rizal Wahyuni, Ananda Tri Putra, Muhammad Rafi Asyura, Aiga Medi Saputra, Selvira Mesra, Dian Elmaisya Selsi, Yolanda Armoiza, Nabila Marsyila, Intan Rahma Putri, Safitri Cahyati, Alza Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















