Implementasi Edukasi Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini di SMK Taman Siswa Cabang Sukadamai Kabupaten Asahan

Authors

  • Virayudya Lahadhe Hasibuan STIKes Guna Bangsa Yogyakarta, Indonesia
  • Cipta Pramana STIKes Guna Bangsa Yogyakarta, Indonesia
  • Novita Puspita Dewi STIKes Guna Bangsa Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1069

Keywords:

kesehatan reproduksi, pengetahuan remaja, pencegahan pernikahan dini, edukasi, leaflet

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan pernikahan dini pada remaja. Sasaran kegiatan adalah remaja usia 16–17 tahun di SMK Taman Siswa Cabang Sukadamai Kabupaten Asahan. Edukasi diberikan menggunakan media leaflet yang disusun secara sederhana dan mudah dipahami agar pesan kesehatan dapat diterima dengan baik oleh peserta. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pemberian pretest menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan awal remaja terkait kesehatan reproduksi dan pernikahan dini. Setelah itu, peserta diberikan edukasi melalui penjelasan materi yang didukung dengan leaflet, kemudian kegiatan diakhiri dengan pemberian posttest menggunakan kuesioner yang sama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Nilai rata-rata pengetahuan pada saat pretest sebesar 1,41 yang berada pada kategori kurang. Setelah dilakukan edukasi, nilai rata-rata pengetahuan pada posttest meningkat menjadi 2,73 dengan kategori baik. Selain itu, secara proporsional jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat secara signifikan setelah intervensi diberikan. Peningkatan pengetahuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan reproduksi menggunakan media leaflet efektif dalam menambah pemahaman remaja mengenai risiko pernikahan dini. Diharapkan, peningkatan pengetahuan tersebut dapat menjadi dasar terbentuknya sikap dan perilaku remaja yang lebih bijak dalam menjaga kesehatan reproduksi dan menunda pernikahan hingga usia yang matang.

References

Ana Mariza, & Sunarsih. (2024). Asuhan Kebidanan Pranikah Dan Prakonsepsi. tahta media group.

Anwar, K. K., Saleh, K. S., Zulaikha, L. I., Resmi, D. C., Hutomo, C. S., & Purnama, Y. (2022). Asuhan Kebidanan Kehamilan. 1–126.

Arif, A., Hasriadi, P., Zuljalal, M., Hamdany, A., Yamin, M., Fakhrunnisaa, N., & Erwatul, M. (2024). Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini melalui Pendidikan Agama Islam. 5(2), 718–727.

Arisjulyanto, D., & Suweni, K. (2023). Pengaruh Empowerment Community Dalam Upaya Mencegah Pernikahan Dini Pada Remaja. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 01(04), 19–29.

Astutiningrum, D. A., Hapsari, El., & Purwanta, P. (2016). Pengaruh Konseling Terhadap Parenting Self Efficacy Pada Ibu Postpartum Dengan Sectio Caesarea. Jurnal NERS, 11(1), 134. https://doi.org/10.20473/jn.v11i12016.134-141

BKKBN, 2020. (2023). pernikahan dini. Bkkbn.

Dwihestie, L. K., & Ningsih, Y. (2025). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Pernikahan Dini Di SMPN 2 Selo Kabupaten Boyolali. Jurnal Kebidanan, XVII(02), 180–190.

Erfa Riana. (2024). Pengaruh Edukasi Video Animasi Dan Booklet Pernikahan Dini dalam Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di SMKN 2 Kota. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 1(2).

Hotnatalia Naibaho. (2019). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pernikahan Usia Muda (StudiKasus Di Dusun Ix Seroja Pasar Vii Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang).

Kemenkes RI. (2023). Pedoman Pemantauan Wilayah Setempat Kesehatan. Kementrian Kesehatan RI, Direktorat Jendral Bina Kesehatan Masyarakat, Direktorat Bina Kesehatan, 1 of 76.

Kementerian, B. dan. (2021). Data Badan Pusat Statistik.

Kurniawati, N., & Sari, K. I. P. (2020). Determinan Faktor Pemicu Terjadinya Pernikahan Dini Pada Usia Remaja. Jurnal Keperawatan, 13(1), 1–12.

Lubis, W. G., & Muktarruddin, M. (2023). Peran konseling pranikah dalam menurunkan angka perceraian di kota Tanjung Balai. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 995. https://doi.org/10.29210/1202323413

Munth, D. . (2022). Hubungan Teman Sebaya Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Dalam Pencegahan HIV/AIDS Di SMA Rakana Medan. MALAHAYATI NURSING JOURNAL, 4, Pp. 2172–2181.

Nisariati, & Kusumaningrum, T. A. I. (2022). HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN SELF EFFICACY DENGAN SEXUAL ABSTINENCE PADA REMAJA. Jurnal Kesehatan, 15(2), 214–223. https://doi.org/10.23917/jk.v15i2.14985

Nurdianna, F. (2022). Pengaruh Pengetahuan dan Efikasi Diri Terhadap Tindakan Pencegahan Perilaku Seks Pra-Nikah Pada Remaja Usia 15-18 Tahun Di Surabaya. Jurnal Penelitian Kesehatan (JPK), 21(1), 13–19.

San, N., Siregar, A., Arisjulyanto, D., & Mansur, T. N. (2025). Pengaruh Peer Education terhadap Sikap Remaja tentang Pernikahan di Kabupaten Mimika. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE), 000(April).

Shufiyah, F. (2018). Pernikahan Dini Menurut Hadis dan Dampaknya. Jurnal Living Hadis, 3(1), 47. https://doi.org/10.14421/livinghadis.2017.1362

Widyastutik, D. (2023). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Leaflet Hiv/Aids Terhadap Pengetahuan Remaja Tentang Hiv/Aids Di Smpn 1 Sukoharjo. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 020(Mi), 5–24.

Wulansari, I., Fatimah, S., & Arsad, M. (2025). E fektivitas Media Video Dalam Peningkatan Self- Efficacy Kesehatan Seksual Dan Reproduksi Remaja Di Gorontalo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi : Pharmacare Society, 4, 243–250.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Hasibuan, V. L., Pramana, C., & Dewi, N. P. (2026). Implementasi Edukasi Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Pernikahan Dini di SMK Taman Siswa Cabang Sukadamai Kabupaten Asahan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 3677–3682. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1069
Abstract Views: 54 Times || PDF Download : 27 Times