Inovasi CERIA (Cerdas, Edukatif, dan Aktif ) Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Edukasi Kelompok Tentang Keluarga Berencana Bagi Pasangan Usia Subur (PUS) Di Puskesmas Lembo
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1078Keywords:
kader Posyandu, keluarga berencana, edukasi, PUS, CERIAAbstract
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader Posyandu dalam memberikan edukasi tentang Keluarga Berencana (KB) bagi Pasangan Usia Subur (PUS) di wilayah kerja Puskesmas Lembo. Kegiatan dilaksanakan melalui program Inovasi CERIA (Cerdas, Edukatif, dan Aktif) yang berfokus pada pemberdayaan kader sebagai agen perubahan dalam promosi KB di masyarakat. Metode pelaksanaan mencakup edukasi kelompok interaktif, pelatihan komunikasi dan konseling KB, serta pendampingan kader Posyandu dalam melaksanakan kegiatan edukasi kepada PUS. Melalui pendekatan partisipatif ini, kader diharapkan mampu menyampaikan informasi tentang manfaat KB secara menarik, akurat, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam memberikan penyuluhan KB, meningkatnya partisipasi PUS dalam kegiatan edukasi, serta terbangunnya jejaring kader aktif yang berperan dalam mendukung program KB di wilayah kerja Puskesmas Lembo. Edukasi kelompok berbasis diskusi dan pemanfaatan media leaflet mampu mengoreksi mitos-mitos KB yang selama ini berkembang, serta memperkuat kepercayaan diri kader dalam memberikan penyuluhan dan konseling. Program ini juga meningkatkan responsivitas posyandu dalam menyediakan informasi KB secara berkelanjutan.
References
ANTARA Sultra. (2025). Capaian peserta KB aktif dan peserta KB baru di Sulawesi Tenggara semester I tahun 2025. ANTARA Sultra.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2024). Laporan program keluarga berencana dan perkembangan kependudukan Indonesia. BKKBN.
Dewi, R. K., & Lestari, P. (2022). Peran kader posyandu dalam peningkatan partisipasi pasangan usia subur pada program keluarga berencana. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(3), 189–197.
Hidayat, A., & Pratiwi, N. L. (2021). Faktor yang memengaruhi keberhasilan edukasi keluarga berencana berbasis komunitas. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 16(2), 112–120.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Petunjuk teknis pelayanan keluarga berencana. Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelaksanaan Posyandu. Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Petunjuk teknis pelatihan kader kesehatan dalam promosi kesehatan reproduksi. Pusat Pelatihan Tenaga Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pelaksanaan program keluarga berencana dan kesehatan reproduksi di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pelayanan kesehatan reproduksi di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Direktorat Kesehatan Keluarga, Kementerian Kesehatan RI.
Lestari, W., & Handayani, S. (2022). Edukasi kelompok sebagai strategi peningkatan pengetahuan keluarga berencana pada pasangan usia subur. Jurnal Kebidanan, 11(1), 45–53.
Mardiyah, U., & Prasetyo, B. (2021). Efektivitas pendidikan kesehatan berbasis diskusi terhadap perubahan pengetahuan dan sikap akseptor KB. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 89–97.
Nadhiroh, S. R. (2024). Peningkatan pengetahuan dan self-efficacy kader posyandu melalui pelatihan kesehatan. MGK Journal: Media Gizi dan Kesehatan, 4(1), 12–20.
Nurhayati, E., & Sari, D. K. (2023). Pengaruh pelatihan kader terhadap kemampuan komunikasi edukasi keluarga berencana. Jurnal Ilmu Kebidanan, 9(2), 87–95.
Puskesmas Lembo. (2025). Profil kesehatan Puskesmas Lembo tahun 2025. Puskesmas Lembo, Kabupaten Konawe Utara.
Rahmawati, I., & Dewi, M. (2021). Pengaruh media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan pasangan usia subur tentang kontrasepsi. Jurnal Kebidanan Indonesia, 10(1), 22–29.
Sari, P. R., & Utami, F. S. (2023). Peran media edukasi dalam promosi keluarga berencana berbasis posyandu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 17(3), 201–209.
Susilowati, D. (2024). The effectiveness of counseling using leaflet media in increasing knowledge in couples of fertilizing age about long-term contraception methods (MKJP). Jurnal Ilmiah Bidan, 8(2), 101–108.
Widyaningsih, T., & Laksmi, N. (2022). Community-based family planning education and its impact on contraceptive uptake. International Journal of Public Health Science, 11(4), 1023–1030.
World Health Organization. (2022). Family planning: A global handbook for providers. WHO Press.
World Health Organization. (2025). Family planning/contraception methods. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arinda Wulandari, Sitti Maimunah, Indah Purnamasari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















