Revitalisasi Musium Perjuangan Merah Putih Sanga-Sanga di Kabupaten Kutai kartanegara Kalimantan Timur
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1115Keywords:
revitalisasi museum, partisipasi mahasiswa, partisipasi masyarakat, pelestarian budaya, Museum Sanga-SangaAbstract
Museum Sanga-Sanga merupakan salah satu situs bersejarah yang memiliki peran penting dalam pelestarian nilai-nilai perjuangan dan identitas budaya lokal. Namun demikian, kondisi bangunan dan lingkungan museum yang mulai mengalami degradasi menyebabkan menurunnya fungsi edukatif dan daya tarik museum bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk merevitalisasi bangunan dan lingkungan Museum Sanga-Sanga agar lebih layak, tertata, dan berfungsi optimal sebagai ruang publik edukatif dan simbol nilai-nilai nasionalisme. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif dengan melibatkan pengelola museum dan masyarakat sekitar melalui tahapan identifikasi permasalahan, perencanaan, pelaksanaan revitalisasi, edukasi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas fisik dan lingkungan museum melalui pembuatan tiang bendera, penataan pot bunga dan taman, serta peningkatan kebersihan gedung museum. Selain menghasilkan perubahan fisik yang signifikan, kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan museum. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa revitalisasi museum berbasis partisipasi masyarakat efektif dalam memperkuat fungsi museum sebagai sarana pelestarian sejarah, pendidikan, dan penguatan identitas budaya lokal, sekaligus menegaskan peran strategis perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.
References
Arifin, Z. , & H. U. (2022). Pengabdian masyarakat berbasis pelestarian cagar budaya lokal. Jurnal Abdimas Sosial, 6(1), 55–64.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Direktorat Jenderal Kebudayaan. (2020). Pedoman pelestarian dan pengelolaan museum. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Fauzi, A. (2019). Pembangunan berkelanjutan dan kebijakan lingkungan. Gramedia Pustaka Utama.
Hidayat, M. , & K. E. (2020). Penataan lingkungan museum dalam mendukung pariwisata berbasis budaya. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 14(1), 15–26.
Irawan, D. , & S. P. (2021). Museum sebagai ruang pembelajaran sejarah publik. Jurnal Pendidikan Sejarah, 10(2), 101–112.
Laksana, R. (2019). Pariwisata budaya berbasis museum dan ekonomi lokal. Urnal Pariwisata Nusantara, 3(2), 77–86.
Lestari, E. (2020). Pelestarian budaya lokal melalui institusi museum. Jurnal Ilmu Sosial, 6(1), 23–34.
Miles, M. B. , H. A. M. , & S. J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Mulyani, S. , P. R. , & A. M. (2020). Implementasi Tri Dharma melalui pengabdian masyarakat berbasis budaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 120–129.
Nugraha, A. , & D. L. (2020). Museum sebagai ruang publik inklusif. Jurnal Humaniora, 8(1), 66–76.
Nurhadi, N. , P. A. , & L. D. (2021). Peran perguruan tinggi dalam revitalisasi kawasan bersejarah. Abdimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 44–52.
Pratama, R. , & N. A. (2020). Peran museum dalam pelestarian nilai sejarah dan budaya lokal. Jurnal Sejarah Dan Budaya, 14(2), 123–134.
Putra, Y. , H. & Sulastri. (2020). Revitalisasi museum sebagai destinasi wisata edukatif. Jurnal Destinasi Pariwisata. Jurnal Destinasi Pariwisata, 8(1), 90–99.
Putri, D. A. (2021). Revitalisasi museum sebagai penguatan identitas budaya lokal. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 10(1), 45–56.
Rahman, F. , & A. S. (2021). Museum dan pengembangan pariwisata berbasis budaya lokal. Jurnal Pariwisata Terapan, 5(1), 1–12.
Saputra, H. , W. & K. M. (2019). Penataan lingkungan cagar budaya berbasis masyarakat. Jurnal Lingkungan Dan Pembangunan, 7(2), 88–97.
Sari, M. , & K. D. (2021). Revitalisasi ruang publik berbasis sejarah lokal. Jurnal Perencanaan Wilayah, 5(2), 134–145.
Slamet, A. , & W. S. (2018). Pengabdian kepada masyarakat berbasis pelestarian budaya lokal. ..Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 95–103.
Soekanto, S. (2015). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Pers.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suryani, N. , & W. T. (2019). Museum sebagai media pendidikan sejarah berbasis masyarakat. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 24(3), 287–298.
Utami, L. R. (2020). Pariwisata edukatif berbasis museum. Jurnal Kepariwisataan, 12(2), 210–219.
Wicaksono, A. (2019). Tantangan pengelolaan museum daerah. Jurnal Administrasi Publik, 6(1), 50–61.
Yuliani, S. (2022). Revitalisasi fisik dan nonfisik museum sebagai ruang publik edukatifRevitalisasi fisik dan nonfisik museum sebagai ruang publik edukatif. Jurnal Arsitektur Dan Perencanaan, 5(1), 101–112.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jubaidi Jubaidi, Nur Fithriyanti Imamah, Arbansyah Arbansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















