Peningkatan Pemahaman Orang Tua tentang Gaya Belajar dan Dominasi Otak Anak dalam Mendukung Proses Belajar Siswa Sekolah Dasar Tridaya Tunas Bangsa Cimahi
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1138Keywords:
parenting , gaya belajar, dominasi otak, siswa sekolah dasar, pengabdian masyarakatAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengena gaya belajar dan dominasi otak anak sebagai upaya mendukung proses belajar siswa sekolah dasar. Permasalahan yang sering ditemui adalah kurangnya pemahaman orang tua terhadap karakteristik belajar anak sehingga pendampingan belajar di rumah belum optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi parenting melalui penyampaian materi dan diskusi interaktif, disertai dengan pengukuran pre-test dan post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan dilaksanakan pada orang tua siswa kelas 1 Sekolah Dasar Tridaya Tunas Bangsa Cimahi dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua setelah diberikan materi, yang terlihat dari meningkatnya skor post-test dibandingkan pre-test pada hampir seluruh indikator pemahaman. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan parenting efektif dalam meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai gaya belajar dan dominasi otak anak. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu orang tua dalam menerapkan pola pendampingan belajar yang lebih sesuai dengan karakteristik anak di rumah.
References
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Dunn, R., & Dunn, K. (2015). Teaching students through their individual learning styles. Boston: Allyn & Bacon.
Epstein, J. L. (2018). School, family, and community partnerships. New York: Routledge.
Gardner, H. (2016). Multiple intelligences: New horizons in theory and practice. New York: Basic Books.
Hattie, J. (2018). Visible learning: Feedback. London: Routledge.
Jensen, E. (2017). Teaching with the brain in mind. Alexandria, VA: ASCD.
Kemendikbudristek. (2021). Profil pendidikan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Diakses dari https://kemendikbud.go.id
Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. New Jersey: Pearson Education.
Maslow, A. H. (2016). Motivation and personality. New York: Harper & Row.
Mulyadi, M. (2016). Penelitian kuantitatif dan kualitatif serta pemikiran dasar menggabungkannya. Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 20(1), 127–138.
OECD. (2019). Educating 21st century children. Paris: OECD Publishing. Diakses dari https://www.oecd.org
Rogers, C. R. (2015). A way of being. Boston: Houghton Mifflin.
Santrock, J. W. (2019). Educational psychology (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar metodologi penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.
Slavin, R. E. (2018). Educational psychology: Theory and practice (12th ed.). Boston: Pearson Education.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2017). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Tomlinson, C. A. (2017). How to differentiate instruction in academically diverse classrooms. Alexandria, VA: ASCD.
UNESCO. (2017). Education for sustainable development goals: Learning objectives. Paris: UNESCO Publishing. Diakses dari https://unesdoc.unesco.org
Woolfolk, A. (2019). Educational psychology (14th ed.). Boston: Pearson Education.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wina Julianingsih, Budiman Al Iman, Asma Farida Khaerunnisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















