Pencegahan Bullying Melalui Edukasi Pada Anak Sekolah Dasar kelas VI SD Negeri 1 Mopusi

Authors

  • Gita Sandy Patonengan Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika Kotamobagu, Indonesia
  • Nizam B Y Daun Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika Kotamobagu, Indonesia
  • Sarman Sarman Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika Kotamobagu, Indonesia
  • Aprilia Paputungan Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika Kotamobagu, Indonesia
  • Triditswi O Keni Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika Kotamobagu, Indonesia
  • Bonita W Naue Institut Kesehatan Dan Teknologi Graha Medika Kotamobagu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1142

Keywords:

Pencegahan Bullying, Edukasi, Anak Sekolah Dasar

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis serta prestasi belajar anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap siswa dalam upaya pencegahan bullying melalui edukasi pada siswa kelas VI SD Negeri 1 Mopusi. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi atau role play yang disesuaikan dengan karakteristik anak sekolah dasar. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan edukasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, serta dampak yang ditimbulkan. Selain itu, siswa menunjukkan sikap yang lebih empatik dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Kesimpulannya, edukasi pencegahan bullying efektif sebagai upaya preventif dalam menumbuhkan perilaku positif dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya saling menghargai di lingkungan sekolah dasar.

References

Arifin, Z., & Sari, D. P. (2021). Edukasi kesehatan sebagai upaya pencegahan bullying pada anak sekolah dasar. Jurnal Keperawatan Komunitas, 6(2), 85–92.

Arseneault, L. (2018). Annual research review: The persistent and pervasive impact of being bullied in childhood and adolescence. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 59(4), 405–421.

Astuti, Y., & Handayani, L. (2022). Peran perawat komunitas dalam pencegahan bullying di lingkungan sekolah dasar. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 45–53.

Dewi, R. K., & Lestari, A. (2021). Dampak bullying terhadap kesehatan mental anak usia sekolah. Jurnal Ilmu Keperawatan Anak, 4(2), 66–74.

Hidayat, A. A. A. (2021). Metodologi penelitian keperawatan dan kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Kemendikbudristek.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2022). Panduan pencegahan dan penanganan perundungan di satuan pendidikan. Jakarta:

Kurniawati, L., & Nurani, Y. (2020). Bullying behavior in elementary school students. Jurnal Pendidikan Anak, 9(2), 123–131.

Kurniawati, N., & Pratiwi, R. (2023). Efektivitas pendidikan kesehatan tentang bullying terhadap pengetahuan siswa sekolah dasar. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 21–29.

Lestari, S., & Wahyuni, T. (2022). Bullying dan implikasinya terhadap perkembangan psikososial anak sekolah dasar. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(3), 187–195.

Mardiyah, U., & Setiawan, H. (2021). Intervensi edukatif dalam menurunkan perilaku bullying pada anak. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 134–142.

Ningsih, F., & Ramadhan, A. (2024). Pendidikan karakter dan pencegahan bullying pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 7(1), 55–63.

Notoatmodjo, S. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Oktavia, D., & Yuliana, R. (2023). Hubungan pengetahuan dengan sikap siswa terhadap bullying di sekolah dasar. Jurnal Keperawatan Anak, 11(2), 98–106.

Olweus, D. (2013). School bullying: Development and some important challenges. Annual Review of Clinical Psychology, 9, 751–780.

Putri, A. R., & Wibowo, A. (2022). Peran sekolah dalam pencegahan bullying melalui edukasi kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(3), 201–208.

Rahayu, S., & Fitriani, E. (2024). Edukasi kesehatan sebagai strategi pencegahan bullying pada anak. Jurnal Keperawatan Holistik, 8(1), 14–22.

Rigby, K. (2020). How teachers deal with cases of bullying at school. Educational Psychology, 40(1), 1–17.

Safitri, L., & Anwar, M. (2021). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku bullying pada anak usia sekolah. Jurnal Psikologi dan Kesehatan, 5(2), 77–85.

Santrock, J. W. (2018). Educational psychology. New York: McGraw-Hill.

Sari, M., & Rahman, F. (2023). Pencegahan bullying berbasis sekolah melalui pendekatan promotif dan preventif. Jurnal Kesehatan Sekolah, 3(2), 109–117.

Setyowati, D., & Kusuma, A. (2022). Dampak bullying terhadap prestasi belajar dan kesehatan mental anak. Jurnal Keperawatan Pendidikan, 9(1), 41–49.

Smith, P. K., et al. (2019). Bullying in schools: Lessons from two decades of research. Aggressive Behavior, 45(1), 1–9.

Sulistiyani, E., & Hartono, B. (2024). Pendidikan kesehatan tentang bullying pada anak sekolah dasar. Jurnal Keperawatan Komunitas Indonesia, 12(1), 1–9.

Ttofi, M. M., & Farrington, D. P. (2011). Effectiveness of school-based programs to reduce bullying. Journal of Experimental Criminology, 7(1), 27–56.

UNICEF. (2023). Ending violence in schools: A global report on bullying and peer violence. New York: UNICEF.

Wiyani, N. A. (2017). Pendidikan karakter anti-bullying di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(2), 180–191.

World Health Organization. (2022). School-based violence and bullying prevention strategies. Geneva: WHO.

Yuniarti, T., & Mahendra, I. (2025). Peran tenaga kesehatan dalam promosi kesehatan mental anak sekolah. Jurnal Keperawatan Preventif, 6(1), 33–41.

Downloads

Published

2026-02-24

How to Cite

Patonengan, G. S., Daun, N. B. Y., Sarman, S., Paputungan, A., Keni, T. O., & Naue, B. W. (2026). Pencegahan Bullying Melalui Edukasi Pada Anak Sekolah Dasar kelas VI SD Negeri 1 Mopusi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 4127–4133. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1142
Abstract Views: 21 Times || PDF Download : 17 Times