Pengelolaan Sampah Partisipatif Berbasis Budaya Lokal: Studi Kasus Desa Sumberagung Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo

Authors

  • Juniam Roselina Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Indonesia
  • Sri Murwanti Martaningsih Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Indonesia
  • Dyah Rembulansari Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Indonesia
  • Devi Wahyuningsih Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Indonesia
  • Anita Putri Rahayu Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Indonesia
  • Lilik Sri Hariani Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Indonesia
  • Yuli Ifana Sari Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1252

Keywords:

pengelolaan sampah, budaya lokal, pemberdayaan masyarakat, partisipasi warga, bank sampah, gotong royong

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan sampah di pedesaan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga terkait dengan kebiasaan dan norma budaya yang mengakar. Di Desa Sumberagung, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, kebiasaan membuang sampah ke sungai masih menjadi praktik yang diwariskan turun-temurun dan sulit diubah melalui pendekatan struktural semata. Kegiatan Kajian dan Praktik Lapangan (KPL) ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi faktor sosial-budaya, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta merumuskan strategi pemberdayaan berbasis budaya lokal dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan transformatif selama dua bulan (Oktober–November 2025). Metode pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, kuesioner pre-test dan post-test, dokumentasi, serta pelaksanaan program edukasi, simulasi pemilahan sampah, pendirian bank sampah, dan gotong royong rutin. Analisis data dilakukan secara deskriptif-tematik. Hasil: Terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman dan partisipasi warga. Jumlah rumah tangga yang konsisten memilah sampah meningkat dari 9 menjadi 18 rumah. Partisipasi dalam gotong royong mencapai lebih dari 40 warga per kegiatan. Bank sampah berhasil menarik minat 37 warga aktif dengan transaksi rutin. Tokoh masyarakat dan kader PKK berperan sebagai agen perubahan.

References

Adama, O., & Smith, M. (2019). Community perspectives on waste management practices. Journal of Environmental Planning, 14(2), 122–135.

Arifin, Z. (2022). Efektivitas pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui internalisasi nilai-nilai ekologis dan partisipasi masyarakat. Jurnal Ilmu Lingkungan dan Pembangunan, 9(2), 101–110. https://doi.org/10.32529/jilp.v9i2.2145

Arifin, Z. (2022). Pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui pendekatan pendidikan lingkungan dan perubahan perilaku. Jurnal Pengelolaan Lingkungan dan Sumberdaya Alam, 11(1), 55–66. https://doi.org/10.36764/jplsa.v11i1.2147

Bonnet, S., & Hénaux, V. (2020). Cultural approaches to environmental behavior change. Journal of Environmental Psychology, 72, 101–118.

Dangi, M. B., & Glass, T. (2013). Community participation in waste management initiatives. Resources, Conservation and Recycling, 73, 24–32.

Detik.com. (2024, Februari 21). Menteri KLHK: Jumlah timbunan sampah nasional 69,9 juta ton di 2023. Detik News. https://news.detik.com/berita/d-7441226/

Fuhrmann-Riebel, H., Caird, S., & Roy, R. (2024). Social norms and environmental behavior: A systematic review. Sustainability, 16(1), 100–115.

Hara, Y., & Yoshida, H. (2017). The potential of community-based waste management for improving environmental sustainability. Waste Management, 65, 11–21.

Hidayat, R., & Rahmawati, D. (2022). Peran kader PKK dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program bank sampah di Desa Sukamaju. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 134–142. https://doi.org/10.31004/jpkm.v5i2.1845

Kaiser, F. G., Byrka, K., & Hartig, T. (2021). The Campbell paradigm: Behavior change and environmental protection. Journal of Environmental Psychology, 76, 101–115.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2024, Februari 22). KLHK ajak masyarakat gaya hidup minim sampah dalam Festival LIKE 2. https://www.menlhk.go.id/news/

Kontan.co.id. (2024, Februari 21). Menteri LHK: Jumlah timbunan sampah nasional tahun 2023 capai 69,9 juta ton. Kontan Nasional. https://nasional.kontan.co.id/news/

Kurniawan, A., Putra, S., & Santoso, A. (2021). Circular economy practices in rural solid waste management. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(14), 7332.

McLeod, S. (2023). Social learning theory by Albert Bandura. Simply Psychology. Meijers, M. H., Steg, L., & Keizer, K. (2021). Pro-environmental norms and behavioral spillovers. Environment and Behavior, 53(2), 151–180.

Mukti, A. J. (2021). Masyarakat dan tindakan menyimpang: Studi tempat pembuangan sampah ke sungai di Dusun Sumobito. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 6(2), 115–124.

Nursanti, E., Fauziah, L., & Rahayu, N. (2023). Peran norma sosial dan kesadaran lingkungan terhadap partisipasi warga dalam program bank sampah. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(3), 210– 220.

Nursanti, E., Wibowo, A., & Hartini, S. (2023). Implementasi bank sampah dan komposter rumah tangga dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.32529/jplb.v7i1.2354

Pradana, R., & Haryanto, J. T. (2022). Pengaruh norma sosial terhadap efektivitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 45–54.

Sari, Y. I., Meviana, I., & Indawati, N. (2025). Penguatan Kompetensi Guru MGMP Geografi Kabupaten Malang dalam Pengembangan Bahan Ajar yang Efektif dan Inovatif. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari, 1(9), 346-353.

Sutirto, H., & Purnomo, A. (2022). Peran tokoh lokal dalam pengelolaan sampah desa. Jurnal Pembangunan Daerah, 7(1), 55–66.

Sutrisna, A., & Santoso, A. (2020). Model pengelolaan sampah berbasis masyarakat rural. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Desa, 3(1), 33–45.

Troschinetz, A. M., & Mihelcic, J. R. (2009). Sustainable recycling strategies in developing countries. Waste Management, 29(2), 915–923.

Zurbrügg, C., Caniato, M., & Vaccari, M. (2012). Solid waste management in developing countries: Status, perspectives and capacity building. Waste Management, 32(9), 166–174

Downloads

Published

2026-04-25

How to Cite

Roselina, J., Martaningsih, S. M., Rembulansari, D., Wahyuningsih, D., Rahayu, A. P., Hariani, L. S., & Sari, Y. I. (2026). Pengelolaan Sampah Partisipatif Berbasis Budaya Lokal: Studi Kasus Desa Sumberagung Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(4), 4681–4688. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1252

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times