Edukasi Masyarakat Pulau Lembeh Melalui Pemasangan Baliho Mitigasi Bencana: Membangun Kesadaran dan Ketahanan Terhadap Gempa Bumi dan Tsunami
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1293Keywords:
pengabdian kepada masyarakat, mitigasi bencana, baliho edukasi, kesiapsiagaan masyarakat, gempa bumi dan tsunamiAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Pulau Lembeh yang merupakan wilayah dengan potensi bencana gempa bumi dan tsunami. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat melalui media edukasi visual berupa baliho mitigasi bencana. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan di kawasan perbukitan dan kawasan permukiman yang berada dekat dengan pantai untuk menentukan lokasi yang sesuai. Selanjutnya dilakukan perancangan baliho dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan tampilan visual yang mudah dipahami. Baliho kemudian ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat, seperti sekolah, kantor kelurahan, serta lingkungan RT/RW. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa baliho dapat dilihat dengan jelas dan menarik perhatian masyarakat. Informasi yang disampaikan juga mudah dipahami, sehingga membantu meningkatkan pengetahuan, kesiapsiagaan, dan partisipasi masyarakat dalam menghadapi bencana. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini memberikan manfaat dalam meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat melalui pendekatan edukasi yang sederhana dan sesuai dengan kondisi lokal.
References
Altasya, M., Virtriana, R., & Windupranata, W. (2025). Analysis of damage and losses to education and health facilities caused by tsunamis in coastal areas of North Sulawesi. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1472(1), 012022. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1472/1/012022
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2014). Pedoman perencanaan jalur dan rambu evakuasi tsunami.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2017). Buku saku tanggap tangkas tangguh menghadapi bencana.
Fujaya, F., Sembel, A., & Rondonuwu, D. (2024). Analisis karakteristik kawasan rawan bencana tsunami di wilayah pesisir Kota Bitung. Sabua: Jurnal Lingkungan Binaan dan Arsitektur. https://doi.org/10.35793/sabua.v13i1.59210
Hall, S., et al. (2017). Awareness of tsunami natural warning signs and intended evacuation behaviors in Java, Indonesia. Natural Hazards, 89, 473–496. https://doi.org/10.1007/s11069-017-2975-3
Harnantyari, A., et al. (2020). Tsunami awareness and evacuation behaviour during the 2018 Sulawesi earthquake tsunami. International Journal of Disaster Risk Reduction, 43, 101389. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2019.101389
Irwan, I., et al. (2025). Social resilience of north coastal communities of Sumbawa Island in mitigating earthquake and tsunami disaster. Journal of Sustainability Science and Management. https://doi.org/10.46754/jssm.2025.04.014
Irwanti, M., et al. (2023). Risk communication strategy in dealing with the tsunami disaster. Sibatik Journal, 2(2). https://doi.org/10.54443/sibatik.v2i2.639
Krisnawati, E. (2022). Communication strategy for tsunami disaster mitigation in tourist areas on the south coast of Java Island. Proceedings of International Conference on Communication Science. https://doi.org/10.29303/iccsproceeding.v2i1.40
Lundgren, R. E., & McMakin, A. H. (2018). Risk communication: A handbook for communicating environmental, safety, and health risks (6th ed.). Wiley.
Mileti, D. S., & Sorensen, J. H. (2019). Communication of emergency public warnings: A social science perspective and state-of-the-art assessment. Oak Ridge National Laboratory.
Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2012). Pedoman umum pengkajian risiko bencana.
Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2014). Peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.
Peraturan Presiden Republik Indonesia. (2018). Peraturan Presiden Nomor 23 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Prestianta, A., et al. (2023). Kemandirian komunikasi warga desa Panggarangan dalam lingkup kebencanaan. Jurnal Sinergitas PKM & CSR, 7(1). https://doi.org/10.19166/jspc.v7i1.6150
Rafliana, I., et al. (2022). Tsunami risk communication and management: Contemporary gaps and challenges. International Journal of Disaster Risk Reduction, 70, 102771. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2021.102771
Retnowati, E., et al. (2019). Vulnerability analysis to climate change in Lembeh Island, North Sulawesi. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 363, 012011. https://doi.org/10.1088/1755-1315/363/1/012011
Samad, M., et al. (2024). Knowledge mapping and trend analysis of disaster mitigation research in the Sulawesi Islands of Indonesia. e-Bangi Journal of Social Science and Humanities. https://doi.org/10.17576/ebangi.2024.2104.31
Sriyanto, S., et al. (2022). Optimal tide gauge location for tsunami validation in Lembeh Island, North Sulawesi. Indonesian Journal on Geoscience, 9(3), 315–327. https://doi.org/10.17014/ijog.9.3.315-327
Tamuntuan, G., et al. (2021). Propagation and characteristic of tsunami wave in Lembeh Strait, North Sulawesi. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 1115, 012090. https://doi.org/10.1088/1757-899X/1115/1/012090
Ulus, F., et al. (2025). Analysis of tsunami hazard potential on the coast of Bitung City, North Sulawesi. Jurnal Ilmiah Platax. https://doi.org/10.35800/jip.v13i1.60969
Yulianto, E., et al. (2020). Communication technology support in disaster-prone areas. International Journal of Disaster Risk Reduction, 45, 101457. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2019.101457
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mariati Indah Lestari, Jumiati Bandu, Christy Agata Makupiola, Rizky Aprianti Azis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















