Peningkatan Kemandirian Pembudidaya Ikan Nila Melalui Pendekatan Blue Economy di Kawasan Danau Toba
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1297Keywords:
Ikan Nila, Blue Economy, Kemandirian Pembudidaya, Penyuluhan MultidisiplinerAbstract
Kegiatan budidaya ikan nila di kawasan Danau Toba memiliki peran strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, namun masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti tingginya biaya produksi, rendahnya efisiensi usaha, serta terbatasnya kemampuan manajerial pembudidaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas melalui pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pembudidaya ikan nila melalui pendekatan blue economy berbasis penyuluhan multidisipliner. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan model penyuluhan yang mengintegrasikan aspek perikanan, akuntansi, ekonomi, dan matematis. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta, serta observasi kualitatif terhadap perubahan perilaku dan keterampilan mitra. Kegiatan melibatkan empat kelompok pembudidaya ikan nila di kawasan Danau Toba. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 38,38% antara pre-test dan post-test. Selain itu, terjadi perubahan positif pada aspek manajerial dan teknis, yang ditunjukkan melalui meningkatnya kemampuan peserta dalam melakukan pencatatan keuangan, analisis usaha, serta penerapan teknik budidaya yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan penyuluhan multidisipliner berbasis blue economy efektif dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian pembudidaya ikan nila. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku menuju praktik budidaya yang lebih efisien, berkelanjutan, dan berbasis analisis usaha.
References
Alinsari, N. (2021). Peningkatan literasi keuangan pada UMKM melalui pelatihan dan pendampingan pembukuan sederhana. Magistrorum et Scholarium: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 256–268. https://doi.org/10.24246/jms.v1i22020p256-268
Amrullah, A., Baiduri, M., & Wahidah, W. (2018). Produksi pakan mandiri untuk budidaya ikan nila. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.35334/jpmb.v2i1.406
Campbell, B., Cornhiel, M., Lyons, S., Savage, J., & Hicks, C. (2021). From blue economy to blue communities: Reorienting aquaculture expansion for community wellbeing. One Earth, 5(9), 959–972. https://doi.org/10.1016/j.oneear.2022.08.009
Fradina, I. T., & Latuconsina, H. (2022). Manajemen pemberian pakan pada induk dan benih ikan nila (Oreochromis niloticus) di Instalasi Perikanan Budidaya, Kepanjen – Kabupaten Malang. JUSTE (Journal of Science and Technology), 3(1), 39–45. https://doi.org/10.51135/justevol3issue1page39-45
Gaitian, W., Fitrinawati, H., & Utami, E. (2024). Pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan nila (Oreochromis niloticus) pada pakan yang berbeda. Jurnal Sains dan Teknologi Perikanan, 4(2), 161–171. https://doi.org/10.55678/jikan.v4i2.1623
Hadie, L. E., Kusnendar, E., Priono, B., Dewi, S., & Hadie, W. (2018). Strategi dan kebijakan produksi pada budidaya ikan nila berdaya saing. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 10(2), 75–85. https://doi.org/10.15578/jkpi.10.2.2018.75-85
Hamzah, A., Mofu, B. H., Kusuma, A. K., Wahyu, W. D., & Efriani, N. F. (2024). Pelatihan pembuatan pakan ikan mandiri untuk meningkatkan efisiensi biaya dan kemandirian usaha pembudidaya di Purwasari Village. Journal of Community Development, 5(1), 112–120. https://doi.org/10.47233/jcd.v5i1
Hamzah, S. N. (2020). Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir Danau Limboto melalui pengolahan ikan nila (Oreochromis niloticus) menjadi produk unggulan KKN-PPM. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 26(4). https://doi.org/10.24114/jpkm.v26i4.19559
Hermawan, A., Amanah, S., & Fatchiya, A. (2018). Analisis penyuluhan perikanan partisipatif dan kompetensi pembudidaya ikan di Kabupaten Sumedang. Jurnal Penyuluhan, 14(1), 1–14. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v14i1.17422
Hutajulu, C. P., & Harahap, R. H. (2023). The impact of floating craft cultivation on the ecosystem of Lake Toba. AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences, 2(1). https://doi.org/10.32734/jafs.v2i1.10126
Kartamihardja, E. S., Fahmi, Z., & Umar, C. (2015). Zonasi ekosistem perairan Danau Toba untuk pemanfaatan perikanan berkelanjutan. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.15578/jkpi.7.1.2015.1-8
Kartika, G. R., Dewi, A., Gde Sasmita J., P., Suryaningtyas, E., & Ernawati, N. (2018). Aplikasi probiotik sederhana pada budidaya ikan nila di Kabupaten Tabanan, Bali. Buletin Udayana Mengabdi, 17(4). https://doi.org/10.24843/BUM.2018.v17.i04.p05
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2020). Laporan kinerja sektor perikanan budidaya Indonesia. KKP RI.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.
Muda, L., Fikri, F., Situmorang, B., Sihaloho, C., & Eka, E. (2025). Analisis efektivitas penggunaan karamba jaring apung terhadap perekonomian dan budidaya ikan nila kawasan Danau Toba. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(5), 1286–1292. http://dx.doi.org/10.56799/jim.v4i5.8655
Muflihani, A. R., Romdhon, M. M., & Novanda, R. R. (2023). Analisis indikator dan strategi pengembangan Sustainable Development Goals: Studi kasus sentra ikan nila (Oreochromis niloticus) Kabupaten Bengkulu Utara. Jurnal Kebijakan Perikanan Indonesia, 16(1), 1–25. https://doi.org/10.15578/jkpi.16.1.2024.1-25
Nuryana, N., Hermawan, A., & Supenti, L. (2023). Pengaruh penggunaan pakan mandiri terhadap pertumbuhan ikan nila di Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Prosiding Seminar Nasional Perikanan Indonesia, 1(1), 53–64.
Panjaitan, P., & Manullang, M. (2022). Dampak budidaya ikan nila dengan sistem dan teknologi keramba jaring apung terhadap kualitas perairan Danau Toba. Jurnal Aquaculture Indonesia, 1(2), 111–119. https://doi.org/10.46576/jai.v1i2.2029
Putri, A. M., & Iryanti, E. (2026). Peningkatan literasi keuangan UMKM melalui pendampingan pencatatan keuangan terintegrasi di Kelurahan Kejawan Putih Tambak. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 7(1), 939–947. https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/8069
Setiawan, R., & Hamzah, S. (2020). Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui budidaya perikanan berbasis kelompok. Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 15(2), 123–135. https://doi.org/10.15578/jsekp.v15i2
Sunarno, M. T. D., Kusmini, I. I., & Prakoso, V. (2017). Pemanfaatan bahan baku lokal di Klungkung, Bali untuk pakan ikan nila best (Oreochromis niloticus). Media Akuakultur, 12(2), 105–112. https://doi.org/10.15578/ma.12.2.2017.105-112
Suryandari, R. (2024). Ekonomi biru. Pusat Studi Lingkungan Hidup, Universitas Gadjah Mada. https://pslh.ugm.ac.id/ekonomi-biru/
Tambunan, I. (2022). Pengembangan ekonomi rakyat petani ikan kolam darat sebagai pengganti kolam jaring apung di Danau Toba. TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM), 5(1), 106–117. https://doi.org/10.35335/abdimas.v5i1.2278
Utami, R. H., Nirmala, K., Rusmana, I., Djokosetiyanto, D., & Hastuti, Y. P. (2018). The application of phytoremediation Lemna perpusilla to increase the production performance of Nile tilapia Oreochromis niloticus in a recirculation system. Jurnal Akuakultur Indonesia, 17(1), 34–42. https://doi.org/10.19027/jai.17.1.34-42
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bambang Hendra Siswoyo, Aried Sumekar, Budi Antoro, Lukman Hakim Siregar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















