Penerapan Akupresure Titik L14 Sebagai Alternatif Nonfarmakologis Mengatasi Dismenore Pada Remaja Di Desa Majungan Kacamatan Pademawu, Pamekasan
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1299Keywords:
Dismenore, Akupresure LI4, Remaja, Nonfarmakologis, Edukasi KesehatanAbstract
Dismenore merupakan masalah umum yang dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas serta menurunkan kualitas hidup. Remaja sering mengeluh nyeri saat haid dan khawatir hal ini merupakan penyakit yang serius. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mengelola nyeri menstruasi melalui metode nonfarmakologis, yaitu teknik akupresure titik LI4, tanpa bantuan obat-obatan kimia. Kegiatan dilaksanakan di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan dengan melibatkan 20 remaja putri usia 15–18 tahun. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta Sebelum penyuluhan, sebagian besar remaja berada pada kategori kurang paham (50%), sementara setelah penyuluhan, jumlah tersebut menurun menjadi 10%. Sebaliknya, kategori sangat paham meningkat dari 25% menjadi 50%.Peserta mampu melakukan teknik akupresure LI4 dengan benar dan melaporkan penurunan intensitas nyeri haid. Teknik akupresure LI4 terbukti efektif menstimulasi saraf perifer, memicu pelepasan endorfin, dan menurunkan transmisi nyeri ke otak. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat terapeutik, tetapi juga memberdayakan remaja untuk mengelola kesehatan reproduksinya secara mandiri. Oleh karena itu, pelatihan akupresure perlu diintegrasikan dalam program promosi kesehatan remaja.
References
Dwi Ainun Djafar. (2025). Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Dismenorea dan Cara Penanganannya pada Remaja Putri di SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(4), 1796. https://doi.org/10.56338/jks.v8i3.7182
Fithriani, I., Rohana, & Widyaningsih, A. (2023). Efektifitas Akupresur Terhadap Penurunan Nyeri Haid pada Remaja di SMP Muhammadiyah Sepaku Penajam Kalimantan Timur. Prosiding Seminar Nasional Dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo, 2(1), 81–86. https://callforpaper.unw.ac.id/index.php/semnasdancfpbidanunw/article/view/351
Galih Jatnika, Asep Badrujamaludin, & Yuswandi. (2022). Pengaruh terapi akupresur terhadap intensitas nyeri dismenore. Holistik Jurnal Kesehatan, 16(3), 263-269
Handayani, R., & Puspitasari, D. (2021). Pengaruh akupresur titik LI4 terhadap penurunan nyeri haid. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), 120–126. DOI: https://doi.org/10.31539/jks.v5i1.2231
Husnul Khotimah. (2021). Efektivitas Akupresur Terhadap Dismenore Pada Remaja. Jurnal Obstretika Scientia, 9(2), 2337-6120
Ida Dwi Revianti, & Arief Yanto, (2020). Teknik Akupresur Titik Hegu (LI4) Menurunkan Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja. Holistic Nursing Care Approach, 1(1), 2808-2095 https://doi.org/10.26714/hnca.v1i1.nomor artikel
Kurniawati, D., & Astuti, Y. (2018). Pengaruh akupresur terhadap intensitas nyeri dismenore primer. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 6(1), 33–39. DOI: https://doi.org/10.21927/jnki.2018.6(1).33-39
Lestari, D., & Wulandari, S. (2020). Pengaruh akupresur terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(2), 85–92. DOI: https://doi.org/10.36419/jki.v11i2.350
Martina Danta Sastriani,Oswati Hasanah, & Sri Wahyuni. (2022). Efektifitas Terapi Akupresur Terhadap Nyeri (Dismenore) Remaja Di Fakultas Keperawatan Universitas Riau. Health Care : Jurnal Kesehatan 11(2), 347-356
Maelong, (2019) Metode Penelitian Kualitatif, Jakarta. Pustaka Abadi.
Pratiwi, A., & Yuliana, R. (2020). Terapi komplementer dalam menurunkan nyeri haid pada remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 101–108. DOI: https://doi.org/10.32831/jik.v9i2.289
Rahmawati, A., K, M., & Adhila, N. (2023). literatur Review : Pengaruh Akupresur terhadap penurunan intensitas nyeri dismenorea. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 18(2), 203–207. https://doi.org/10.36911/pannmed.v18i2.1616
Risda Nuraini, Eka Oktavianto, & Aris Setyawan. (2025). Pengaruh terapi akupresur pada titik hegu (LI 4) terhadap dismenorea pada siswi putri di sekolah MA Mafaza Bantul Yogyakarta. Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Kesehatan, 2(1), 15-21
Saifuddin, A. B. (2016). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Saputra, K. (2013). Akupresur untuk Kesehatan. Jakarta: Penebar Plus.
Sari, N. P., & Fitriani, Y. (2019). Efektivitas terapi nonfarmakologi dalam mengatasi dismenore pada remaja. Jurnal Kesehatan Andalas, 8(3), 567–573. DOI: https://doi.org/10.25077/jka.v8i3.1035
Sumiatik, & Handayani, P. (2025). Pengaruh Terapi Akupresure Menggunakan Titik L14 Terhadap Disminore Pada Santriwati Di Pondok Pesantren Al-Uswah Sumatera Utara Tahun 2024 JURNAL MEDIA INFORMATIKA [ JUMIN ]. Jurnal Media Informatika, 6(2), 1142–1147.
Sugiyono, (2018) Metode penelitian kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Jakarta. Mitra Pustaka.
Wati, L., & Susanti, E. (2022). Hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang dismenore dengan perilaku penanganannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(1), 45–52. DOI: https://doi.org/10.37012/jik.v14i1.567
Widyastuti, Y., Rahmawati, A., & Purnamaningrum, Y. (2009). Kesehatan Reproduksi. Yogyakarta: Fitramaya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muslihah Muslihah, Qurratul A'yun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















