Edukasi Kesehatan Tentang Pemeriksaan Triple Eliminasi pada Ibu Hamil di Puskesmas Bilalang Satu Kotamobagu

Authors

  • Siska N Sibua Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Gita S Patonengan Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Lidia L Agow Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Grace I V Watung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bethesda Tomohon, Indonesia
  • Nafisyah C K Sugeha Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Nabila F Darise Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1313

Keywords:

Edukasi, Pemeriksaan Triple Eliminasi, Ibu Hamil

Abstract

Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin, secara umum kehamilan berkembang secara fisiologis dan ibu hamil merupakan salah satu dari populasi yang beresiko tertular penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV), Hepatitis B, dan Sifilis yang dapat mengancam kelangsungan hidup, sehingga meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian bayi, anak dan balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pemeriksaan triple eliminasi di Puskesmas Bilalang Satu Kotamobagu. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif. Evaluasi edukasi pemeriksaan triple eliminasi pada Ibu hamil dilakukan melalui pemberian pre test dan post test. Hasil evaluasi edukasi menunjukkan bahwa, sebelum diberikan edukasi sebagian besar ibu (73.3%) belum memahami tentang pemeriksaanTriple Eliminasi, dan setelah diberikan edukasi sebagian besar pengetahuan dan pemahaman ibu meningkat (80.0%).  Dan berdasarkan hasil nilai rata-rata pre test adalah 2.90 dan nilai rata-rata post test adalah 3.30. Kegiatan dalam penyuluhan bukan hanya sekedar memberikan informasi, melainkan proses edukasi dan fasilitasi dengan tujuan ibu mampu mampu mengidentifikasi masalah kesehatan, memahami solusinya, dan menerapkan perilaku hidup sehat untuk dirinya dan bayinya.

References

Ayunda, N. Dela, Arso, S. P., & Nandini, N. (2023). Pelaksanaan Program Triple Elimination pada Ibu Hamil di Puskesmas Karanganyar Kota Semarang Menggunakan Model CIPP. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(3), 209–216. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.3.209-216

Kementerian PPN/Bappenas. (2021). Peta Jalan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Pilar Pembangunan Sosial. Jakarta: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas

Eriani Mustika Harahap, Rosmainun & Putri Gunawan. (2026). Penyuluhan Kesehatan Tentang Triple Eliminasi Pada Ibu Hamil Di Desa Pasar Huristak. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sentral (JPMS) 1 (2). https://stikessentral.ac.id/ojs/index.php/jpms/article/view/128

Hamidatul Yuni, Yeffi Masnarivan, Suci Maisyarah Nasution, Putri Aisyah Ramadhani & Inayah Nur YMS. (2023). increasing knowledge of pregnant mothers about triple elimination (hiv, sifilis, dan hepatitis b). Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat 7 (1). ISSN: 2579-6283 E-ISSN: 2655-951X. https://logista.fateta.unand.ac.id/index.php/logista/article/view/1158

Han Z, Yin Y, Zhang Y, Ehrhardt S, Thio CL, Nelson KE, et al. Knowledge of and attitudes towards hepatitis B and its transmission from mother to child among pregnant women in Guangdong Province, China. PLoS One. 2017 Jun;12(6):e0178671

Herlambang H, Kusdiyah E, Syauqy A, Harahap AH. Peningkatan Pengetahuan Tentang Triple Elimination di Pijoan, Muaro Jambi. Med Dedication J Pengabdi Kpd Masy FKIK UNJA. 2021 Nov;4(2):304–7.

Kemenkes RI. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2021. In Pusdatin.Kemenkes.Go.Id. Kementerian Kesehatan RI. https://www.kemkes.go.id/id/profilkesehatan-indonesia-2021

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2017 tentang eliminasi penularan Human Immunodeficiency Virus, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Lusia Asih Wulandari. (2023). faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan triple eliminasi (hiv/aids/sifilis dan hepatitis b) di wilayah kerja puskesmas way mili kabupaten lampung timur. Jurnal Bidan Mandira Cendikia 2 (1). https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/386/282

Mardiyanti, I., Handayani, N., Anggasari, Y., Andriani, R. A. D., & Karmila, H. N. (2024). Pemberdayaan Ibu Hamil Dalam Optimalisasi Deteksi Kehamilan Risiko Tinggi Melalui Pemeriksaan Triple Eliminasi. Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 1-17. https://doi.org/10.31943/abdi.v6i1.128

Miftah Chairunnisa, Arum Seftiani Lestari, Paskalia Tri Kurniati, Khairulisni Saniati & Atri Rudtitasari. (2025). Educational Program on Triple Elimination to Prevent Transmission of HIV, Hepatitis B, and Syphilis in Pregnant Women. Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat 3 (3). e-ISSN: 3031-0199; p-ISSN: 3031-0202. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/80_miftahchairunnisa-1.pdf

Nuraeni, & Maryani. (2023). Analisis Minat Ibu Hamil Dengan Pemeriksaan Triple Eliminasi Di Puskesmas Panongan. Dohara Publisher Open Access Journal, 2(11), 949–960

Rachmadyanti, D., Utami, T., & Novhriyanthi, D. (2025). Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang triple eliminasi terhadap pemeriksaan triple eliminasi pada kehamilan trimester Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 16(1), 41–46.

Sari, S. D. & Anggeriani, R. (2025). Pemeriksaan Triple Elimination untuk Mencegah Penyakit Menular Seksual pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja PKM Saboking-King Palembang. Jurnal Peduli Masyarakat, 4 (4).

Sagita Darma Sari & Rini Anggeriani. (2022). pemeriksaan triple elimination untuk mencegah penyakit menular seksual pada ibu hamil di wilayah kerja pkm saboking-king palembang. Jurnal Peduli Masyarakat. 4 (4). e-ISSN 2721-9747; p-ISSN 2715-6524. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPM/article/view/1372

Sari, R. P. E., Suhartati, S., Yuliantie, P., & Lestari, Y. P. (2024). Hubungan Persepsi, Sumber Informasi dan Sikap Ibu Hamil Terhadap Pemeriksaan Triple Eliminasi. 4 (03). https://doi.org/10.53690/ihj.v4i03.324

Septiyani, R., Karlina, I., & Barbara, M. A. D. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemeriksaan Triple Eliminasi pada Ibu Hamil di Puskesmas Cibeber Kota Cimahi Tahun 2022. BIOGRAPH-I: Journal of Biostatistics and Demographic Dynamic, 3(1), 16. https://doi.org/10.19184/biograph-i.v3i1.38017

Shinde Yunita, Rima Nur Khasanah & Desy Purnamasari. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Triple Eliminasi dengan Kepatuhan Pemeriksaan di Puskesmas Tampo Kabupaten Banyuwangi Tahun 2023. Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi 2 (2). e-ISSN: 3026-6092; p-ISSN: 3026-6084. https://doi.org/10.57213/antigen.v2i2.305

WHO. Regional framework for the triple elimination of mother-to-child transmission of HIV, hepatitis B and syphilis in Asia and the Pacific 2018– 2030. 2017;7-26.

Wiantini, N. N., Widiastini, L. P., & Risna, N. M. (2025). The effect of triple elimination health education to knowledge and intention level of pregnant women in screening triple elimination implementation. Jurnal Kesehatan Pasak Bumi Kalimantan, 10(10).

Downloads

Published

2026-05-04

How to Cite

Sibua, S. N., Patonengan, G. S., Agow, L. L., Watung, G. I. V., Sugeha, N. C. K., & Darise, N. F. (2026). Edukasi Kesehatan Tentang Pemeriksaan Triple Eliminasi pada Ibu Hamil di Puskesmas Bilalang Satu Kotamobagu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(4), 4757–4763. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1313

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times