Sosialisasi Model Promosi Kesehatan Partisipatif pada Komunitas Petani untuk Mewujudkan Desa Sehat di Desa Ayog

Authors

  • Sarman Sarman Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Hairil Akbar Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Fachry Rumaf Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Abimayu Abudzar Alghifari R Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Meisy Sazkia Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Nadira Aulia Mokoagow Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Nastiti Lestari Mokodongan Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1325

Keywords:

Promosi Kesehatan, Petani, Desa Ayog

Abstract

Promosi kesehatan merupakan strategi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya pada komunitas petani yang rentan terhadap penyakit akibat kerja (PAK) seperti paparan pestisida, dermatitis, dan rendahnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Permasalahan ini diperparah oleh rendahnya pengetahuan kesehatan, perilaku kerja yang kurang aman, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan model promosi kesehatan partisipatif kepada komunitas petani di Desa Ayog, Kotamobagu. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan 20–30 petani. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi melalui pengamatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap petani terhadap pentingnya kesehatan kerja, seperti meningkatnya penggunaan alat pelindung diri, kebiasaan mencuci tangan, dan penyimpanan pestisida yang lebih aman. Pendekatan partisipatif yang melibatkan petani sebagai subjek utama terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku sehat yang berkelanjutan. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan komunitas petani memperkuat implementasi program. Model ini tidak hanya berkontribusi pada penurunan risiko penyakit akibat kerja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan sosial dan produktivitas petani. Demikian, promosi kesehatan berbasis partisipatif direkomendasikan sebagai pendekatan strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pedesaan secara berkelanjutan.

References

Astar, I., Suyanto, A., Widarti, S., & Rosalina, S. (2026). Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Petani Melalui Pertanian Jagung Hibrida Berbasis Organik di Kecamatan Sungai Betung Bengkayang. Jurnal Medika: Medika, 5(2), 1736–1742. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/qp4ghb67

Badan Pusat Statistik. (2024). Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Februari 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2024/06/07/112a10c79b8cfa70eec9f6f3/keadaan-angkatan-kerja-di-indonesia-februari-2024.html

Calundu, R. (2025). Efektivitas Pelayanan Puskesmas Terhadap Tingkat Pemahaman Hidup Sehat Masyarakat Pedesaan Di Sulawesi Selatan. Jurnal Tadbir Peradaban, 5(2), 153–163. https://doi.org/10.55182/jtp.v5i2.552

Eki Pratidina, R. Siti Jundiah, Cucu Rokayah, Susan Irawan Rifa’i, H. I. (2025). Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat Melalui Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan di Kabupaten Bandung. JurnalMedika:Medika, 4(3), 388–394. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/cddf9a30

Faradiba, S. (2025). Strategi Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Program Promosi Kesehatan Berbasis Komunitas. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kesehatan, 2(2), 46–51. https://doi.org/10.70817/jmbk.v2i2.54

Green, L., & Kreuter, M. (1999). The precede–proceed model. In Mayfield Publishing Company (Edisi Revi). Mayfield Publishing Company.

Hafizoh, N., Rachmanita, V., Maulidya, W. S., Irsyadillah, K. P., & Anto, A. H. F. (2025). Pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan lingkungan melalui participatory action research. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 7(1), 14–30. https://doi.org/10.33474/jp2m.v7i1.24286

Hayat, S., Saifudin, M., & Jauhari, T. (2024). Model Pemberdayaan-Partisipatif Masyarakat Melalui Kelompok Tani. Jurnal Pertanian Agros, 26(4), 1698–1707. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.37159/jpa.v26i4.4834

Iffatunnada, K. (2023). Hubungan Faktor Predisposisi dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Petani Pengguna Pestisida di Desa Wonodadi Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu [Universitas Lampung]. http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/70700

Juwita, & Kusuma, D. C. R. (2024). Keterlibatan Komunitas dalam Promosi Kesehatan Perempuan di Kota Palu. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4382–4385. https://doi.org/10.56338/jks.v7i11.6830

Khadijah, S., & Susilawati, S. (2024). Penerapan Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Petani. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 2(2), 173–178. https://doi.org/10.69693/ijim.v2i2.124

Khairun, H., Mokodompit, N., Akbar, H., & Tutu, G. (2026). Edukasi Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Petani di Desa Solimandungan II Bolaang Mongondow. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 4198–4204. https://doi.org/https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.1147

Maftukhah, N., & Kurniawati, D. (2025). Strengthening Community Capacity through Preventive Health Education Based on Community Participation. Amali: Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Pendidikan, 1(2), 552–562. https://www.ojs.stai-ibnurusyd.ac.id/index.php/amali/article/view/13

Manik, R. Z., & Siregar, P. A. (2024). Gambaran Personal Hygiene dengan Keluhan Kesehatan Kulit pada Petani Perempuan Di Desa Kuta Dame Kabupaten Pakpak Bharat. Journal of Gender And Social Inclusion In Muslim Societe, 5(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30829/jgsims.v5i2.20703

Nur Jamko, M., Nur Djanah, S., & Handayani, L. (2024). Analisis Strategi Promosi Kesehatan Terhadap Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Dullah Laut Kota Tual Provinsi Maluku. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(6), 2363–2385. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i6.1117

Rahman. (2025). Aksesibilitas, Ketersediaan Tenaga Kerja, dan Ketersediaan Fasilitas Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Puskesmas di Wilayah Pesisir : Literature Review Accessibility , Availability of Workforce , and Availability of Health Center Health Service. Jurnal Kendari Kesehatan Masyarakat (JKKM), 4(3), 1–17. https://doi.org/https://doi.org/10.37887/jkkm.v4i3.1450

Rezky, N., Yuniar, V., & Yuliati, Y. (2024). Promosi Kesehatan Pentingnya Penggunakan Alat Pelindung Diri Pada Saat Menggunakan Pestisipa. Journal of Sustainable Community Practices, 1(2), 19–22. https://doi.org/10.65280/jscp.v1i2.14

Roestijawati, N., Hidayat, Z. S., Burkon, L. K., Rahmawati, I., & Laksana, A. S. D. (2025). Pemberdayaan Kader Tani Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Akibat Kerja Dan Kecelakaan Kerja Di Desa Tambaksari Kidul Sumbang. Linggamas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 151–160.

Santoso, E. B., & Desi, N. M. (2024). Buku ajar promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan (Basya Media Utama (ed.); Edisi Pert). CV. Basya Media Utama.

Santoso, S. S., & Iskandar, D. (2025). Promosi Kesehatan Berbasis Komunitas: Panduan Praktis Pemberdayaan Masyarakat (D. Novidiantoko (ed.); Edisi Pert). Deepublish Publisher.

Vilasari, D., Nabila Ode, A., Sahilla, R., Febriani, N., Purba, H., Kunci, K., Kesehatan, P., Penyakit, ;, Menullar, T., & Masyarakat, ; (2024). Peran Promosi Kesehatan Dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) : Studi Literatur. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(7), 2635–2648. https://doi.org/10.56338/jks.v7i7.5626

Downloads

Published

2026-05-09

How to Cite

Sarman, S., Akbar, H., Rumaf, F., Alghifari R, A. A., Sazkia, M., Mokoagow, N. A., & Mokodongan, N. L. (2026). Sosialisasi Model Promosi Kesehatan Partisipatif pada Komunitas Petani untuk Mewujudkan Desa Sehat di Desa Ayog . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(4), 4811–4817. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1325

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times