Edukasi Pencegahan Stunting pada Balita Dengan Pemberian MPASI Yang Mengandung Gizi Seimbang di Desa Padelegan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1346Keywords:
Gizi Anak, Makanan Pendamping ASI, Protein Hewani, Stunting, PamekasanAbstract
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu lama, sehingga tinggi badan anak lebih pendek dibandingkan standar usianya. Gangguan ini umumnya terjadi selama periode emas 1000 hari pertama kehidupan, dipengaruhi oleh kurangnya asupan nutrisi, seringnya anak mengalami infeksi, dan pola pengasuhan yang belum memadai. Dampak stunting tidak hanya terlihat pada pertumbuhan fisik, tetapi juga mempengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, dan produktivitas di masa depan. Oleh karena itu, pencegahan stunting perlu dilakukan secara terpadu melalui perbaikan gizi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, pemberian MP-ASI yang berkualitas, serta peningkatan kebersihan lingkungan dan pengetahuan gizi keluarga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi ibu balita mengenai pemberian MP-ASI bergizi seimbang berbasis bahan lokal sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Metode yang digunakan meliputi koordinasi persiapan, pelaksanaan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal, penyuluhan prinsip T-A-A-B (Tepat waktu, Adekuat, Aman, Benar), demonstrasi memasak menu MP-ASI padat gizi dari bahan ikan tongkol/bandeng lokal, post-test, serta pembagian hasil olahan makanan. Sasaran utama kegiatan adalah 10 ibu yang memiliki balita usia 6–24 bulan serta kader Posyandu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada peserta; sebelum kegiatan sebanyak 60% ibu tidak mengetahui prinsip MP-ASI yang tepat, namun setelah intervensi edukasi, angka tersebut menurun drastis menjadi hanya 10%, dan sebanyak 70% ibu berhasil memahami seluruh prinsip MP-ASI dengan baik.
References
Apriliani, A. P., Arifuddin, D., Nurmadilla, N., Ananda, F., & Bima, I. H. (2023). Analisis karakteristik dan pola pemberian MPASI anak usia 6–24 bulan di Puskesmas Soroako. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 3(7), 461–470. https://doi.org/10.33096/fmj.v3i7.270
Arnita, S., Rahmadhani, D. Y., & Sari, M. T. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Upaya Pencegahan Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. 9(1), 6–14. https://doi.org/10.36565/jab.v9i1.149
Firdaus, A., Asih, T., & Siswati, T. (2024). Pendidikan dan pelatihan MP-ASI anak usia 6–24 bulan pada ibu balita di wilayah Puskesmas Tempel. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 6(2), 35–40.
Husna, P. H., Mukhoirotin, Rukmawati, S., Rahmawati, A., Kusuma, P. D., Mariana, F., Sulistyowati, E. M., Wahyuningsih, I. R., Aniroh, N. U., & Zakiyah, Z. (2025). Bunga rampai nutrisi dan kesehatan ibu hamil. Nuansa Fajar Cemerlang. https://books.google.co.id/books?id=f3KTEQAAQBAJ
Lailiyah, M., & Wediyantoro, P. L. (2021). Critical thinking in second language learning: Students' attitudes and beliefs. International Journal of Language Education, 5(3), 180–192. https://doi.org/10.26858/ijole.v5i3.18350
Masitah, R. (2025). Peningkatan ketepatan jenis, porsi dan tekstur pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) melalui konseling dan penyuluhan gizi: Improving the accuracy of type, portion and texture of complementary breastfeeding (MPASI) through nutrition education and counseling. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 4(1), 76–83. https://doi.org/10.56303/jppmi.v4i1.388
Nasrianti, C. S., Hikmah, A. N., & Avindharin, P. D. (2024). Konseling pemberian makanan pendamping ASI sebagai upaya peningkatan pengetahuan ibu balita di wilayah kerja Posyandu Dahlia. Jurnal Pengabdian Nusantara, 1(1), 1–6.
Prabasari, S. N., & Triyani, Y. (2024). MPASI sebagai upaya pencegahan stunting. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 20(1), 56–64
Prabawani, Y. (2021). Uji daya terima dan nilai gizi makanan pendamping ASI (MPASI) berbahan pangan lokal di Posyandu wilayah kerja Puskesmas Sidosermo Kota Surabaya. Cakrawala, 15(2), 165–174. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v15i2.358
Primihastuti, D., & Widyastuti, S. R. (2020). Pemberian MP-ASI optimal dalam upaya mencegah stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 2(1), 15–20.
Putri, P. A. C., Widarti, I. G. A. A., & Dewantari, N. M. (2018). Pola pemberian MP-ASI dan status gizi bayi usia 6–12 bulan di wilayah kerja UPT Kesmas Tampaksiring I. Jurnal Ilmu Gizi (Journal of Nutrition Science), 7(4), 138–144. https://doi.org/10.33992/jig.v7i4.352
Rachmah, Q., Muniroh, L., Atmaka, D. R., Fitria, A. L., Pratiwi, A. A., Agustin, A. M., Nastiti, A. N., Arum, D. A. B. S., Helmiyati, S., & Wigati, M. (2022). Peningkatan pengetahuan gizi terkait makanan pendamping ASI (MP-ASI) melalui edukasi dan hands-on-activity pada kader dan non-kader. Media Gizi Indonesia, 17(1SP), 47–52. https://doi.org/10.20473/mgi.v17i1SP.47-52
Resti, E., Wandini, R., & Rilyani. (2020). Pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati), 6(4), 448–455. https://doi.org/10.33024/jkm.v6i4.3148
Roslina. (2022). Karakteristik ibu, bayi dan balita (usia 6–24 bulan) dalam pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI). Midwifery Journal, 2(2), 94–102. https://doi.org/10.33024/mj.v2i2.6923
Sari, D. P., Muharramah, A., & Basuki, U. (2024). Hubungan pemberian ASI eksklusif dan MPASI dengan stunting pada balita usia 6–24 bulan di Desa Sendang Ayu Kabupaten Lampung Tengah. Jurnal Gizi Aisyah, 7(1), 78–85.
Werdani, A. R. (2022). Hubungan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian stunting pada balita usia 24–60 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Buntung Kota Batam tahun 2022. Zona Kebidanan: Program Studi Kebidanan Universitas Batam, 13(1), 1–10.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Husnul Hotimah, Kinanatul Qomariyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















