PELITA (Pemahaman Literasi Tata Kontrasepsi) di Wilayah Kerja Puskesmas Terminal Desa Murung Selong

Authors

  • Nadela Nadela Universitas Sari Mulia, Indonesia
  • Siti Noor Hasanah Universitas Sari Mulia, Indonesia
  • Frani Mariana Universitas Sari Mulia, Indonesia
  • Umi Dwi Ananda Pusat Kesehatan Masyarakat Terminal Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1352

Keywords:

WUS, Edukasi, Kontrasepsi, Buku Saku

Abstract

WUS adalah wanita yang organ reproduksinya berfungsi dengan baik, mencakup status perkawinan (baik yang sudah menikah, belum menikah, maupun janda) dalam rentang usia produktif. WUS adalah istilah demografis dan kesehatan untuk merujuk pada perempuan yang secara biologis mampu untuk hamil dan melahirkan. KB atau Keluarga berencana merupakan tindakan yang membantu individu atau pasangan suami istri untuk untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mendapatkan kelahiran yang memang diinginkan, mengatur interval diantara kelahiran. KB merupakan proses yang disadari oleh pasangan untuk memutuskan jumlah dan jarak anak serta waktu kelahiran. Tujuannya yaitu meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera. Maka dari itu perempuan atau pasangan usia subur lebih diprioritaskan untuk menggunakan kontrasepsi atau KB. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang berbagai jenis kontrasepsi, termasuk efek samping, kelebihan, dan kekurangannya, sehingga mereka mampu memilih metode KB yang tepat guna mengurangi mitos, kebobolan KB, serta kehamilan tak diinginkan akibat rendahnya literasi, yang sasarannya adalah WUS 15-49 tahun. Berdasarkan pelaksanaan program dari implementasi kegiatan pengabdian menunjukkan hasil bahwa WUS mengetahui pentingnya metode kontrasepsi atau KB yang tepat. Kesimpulan dari Program “PELITA” adalah program ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran WUS mengenai penggunaan kontrasepsi.

References

Andriyani, Z. N. (2022). Hubungan sikap dan perilaku penggunaan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur muda kecamatan gunungpati kota semarang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).

Astyandini, B., Sundari, A., Hardiana, S. K., Dwianasetya, P. D., Pranesti, D. A., & Rumah, P. P. (2024). Asuhan Kebidanan Kesehatan Reproduksi: Kenali Persiapan Pranikah, Sehat Cegah Stunting. Penerbit Pustaka Rumah C1nta.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2025). Publikasi Data dan Informasi Bangga Kencana.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2024). Provinsi Kalimantan Selatan Dalam Angka 2024.

Barbara, M. A. D., Karlina, I., Nurhalimah, W., Sintia, R., Indriani, R., Agustiani, S., ... & Permatasari, L. P. (2025). Efektivitas Program Edukasi KB dalam Meningkatkan Pengetahuan Wanita Usia Subur di Posyandu Denkavkud Desa Cihideung. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 6(1), 402-409.

Bella Putri Lathifah, B. (2023). Pengaruh Penerapan Pendidikan Kesehatan Dengan Media Buku Saku Terhadap Peningkatan Pengetahuan Akseptor Kb Suntik Di Pmb Suyati Karanganyar (Doctoral Dissertation, Universitas Kusuma Husada Surakarta).

Bingan, E. C. S. (2022). Asuhan kebidanan keluarga berencana (KB) dan kesehatan reproduksi. Unisma Press. Dinkes Kalimantan Selatan. (2024). Profil Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. 2024 : Dinkes Provinsi Kalsel.

Dinkes Kota Banjarmasin. (2024). Profil Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin 2024. Bannjarmasin : Dinkes Kota Banjarmasin.

Ervianti, L., Gunarmi, G., & Purnamasari, I. (2026). Bijak Hadapi Efek Samping Sebagai Inovasi Edukasi Reproduktif WUS di Posyandu Delima. Jurnal Medika: Medika, 5(1), 372-379.

Gusman, A. P., Notoatmodjo, S., & Aprilia, Y. T. (2021). Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap pemilihan alat kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur (WUS) di wilayah kerja Polindes Kefa Utara Kab. TTU Prov. NTT tahun 2021. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 5 (2), 120-127.

Handayani, R., Pabidang, S., & Mahanani, S. W. (2026). Edukasi Kontrasepsi Implan Berbasis Komunitas untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Mengurangi Miskonsepsi pada Wanita Usia Subur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 3418-3424.

Harahap, M. A., & Rangkuti, N. A. (2021). Penyuluhan Kesehatan KB (Keluarga Berencana) Pada Usia Produktif Di Lingkungan I Desa Simirik Kota Padang sidimpuan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 3 (3).

Iswari, I., Samidah, I., & Sianipar, B. K. (2022). Determinan Dari Kecemasan Ibu Dalam Memiliki Alat Kontrasepsi. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 709-716.

Juhairiyah, J., Dewi, V. K., Kristiana, E., & Laili, F. J. (2025). Efektivitas Media Booklet Dalam Meningkatkan Pengetahuan Wus Tentang Alat Kontrasepsi Iud Di Puskesmas Kelayan Dalam Kota Banjarmasin Tahun 2025. Seroja Husada: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2(5), 168-177.

Kementrian Kesehatan RI. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2024. Jakarta: Kemenkes RI.

Maryam, S., Rastiti, I. A. A., Kusika, S. Y., Kunang, A., Strisanti, I. A. S., Darmawati, I. D. A. A., ... & Dewie, A. (2025). Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Berencana. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Qudratullah, F., Gustiani, R., & Sundari, D. T. (2024). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media E-Booklet Terhadap Pengetahuan Akseptor Tentang Keputihan Pada Kb Suntik. Jurnal kesehatan dan pembangunan, 14(2), 132-142..

Simanjuntak, V. A., & Hasibuan, R. (2024). Faktor Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Jurnal Kebidanan Malakbi, 5(2), 66-77.

Syukron, S., Wardani, I. K. F., Widaningsih, I., & Julianti, N. (2025). Efektivitas Pendidikan Kesehatan Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Terhadap Pengetahuan Wanita Usia Subur: The Effectiveness of Health Education About Long-Term Contraceptive Methods (LTMs) on the Knowledge of Women of Childbearing Age. Jurnal Kebidanan Besurek, 10(2), 66-73.

Triyanti, Dempi. 2022. “Penyuluhan Tentang Kontrasepsi Hormonal Jenis Suntik Dengan Kejadian Keputihan Pada Akseptor Kb.” JUKESHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2 (2): 191–96.

WHO. (2022). World Health Statistics 2022 : Monitoring Health for the SDGs. WHO Press. : Swiss.

Yanti, Lilis Candra. (2021). Pengaruh KB Suntik DMPA Terhadap Gangguan Siklus Menstruasi pada Akseptor KB. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada: Makassar.

Downloads

Published

2026-05-29

How to Cite

Nadela, N., Hasanah, S. N., Mariana, F., & Ananda, U. D. (2026). PELITA (Pemahaman Literasi Tata Kontrasepsi) di Wilayah Kerja Puskesmas Terminal Desa Murung Selong. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(4), 5031–5036. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1352

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times