Ceramah Interaktif Diet Rendah Garam Pada Lansia Penderita Hipertensi di Desa Tanoyan Utara
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1382Keywords:
Ceramah Interaktif, Diet Rendah Garam, Hipertensi, Lansia, PengetahuanAbstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan dominan di Desa Tanoyan Utara yang secara signifikan memengaruhi kualitas hidup kelompok usia lanjut (lansia). Karakteristik gejalanya yang sering tidak disadari (silent killer) memerlukan penanganan non-farmakologis yang tepat, salah satunya melalui penerapan diet rendah garam. Namun, efektivitas diet ini kerap terkendala oleh rendahnya pengetahuan lansia dan kurangnya dukungan lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia penderita hipertensi mengenai diet rendah garam melalui intervensi edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan ceramah interaktif yang dikombinasikan dengan sesi tanya jawab serta diskusi kelompok kecil. Evaluasi keberhasilan program diukur menggunakan instrumen kuesioner melalui uji pre-test dan post-test. Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada peserta penyuluhan, di mana nilai rata-rata skor pengetahuan melonjak dari 45,2% sebelum intervensi menjadi 80% setelah intervensi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi kesehatan melalui metode ceramah interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan diet rendah garam pada lansia. Sebagai tindak lanjut, program ini merekomendasikan pentingnya mendorong keterlibatan aktif anggota keluarga guna memantau dan menjaga kepatuhan diet lansia secara konsisten dan berkelanjutan di lingkungan rumah.
References
Agustina, A., Ardiansyah, A., & Nurvinanda, N. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet rendah garam pada penderita hipertensi. Jurnal Keperawatan, 5(2), 45–52. (Artikel Jurnal)
Amaliah, F., Ngasu, K. E., & Sari, D. N. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan dengan pola konsumsi diet rendah garam pada penderita hipertensi. Jurnal Riset Medika, 4(1), 12–18. (Artikel Jurnal)
Anggara, F. H. D., & Prayitno, N. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada pasien yang berobat di poliklinik dewasa Puskesmas Bangkinang Seberang. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 5(1), 1–11. (Artikel Jurnal)
Arifin, M. S., dkk. (2020). Pengaruh edukasi terhadap pengetahuan pasien hipertensi di puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 123–130. (Artikel Jurnal)
Chobanian, A. V., Bakris, G. L., Black, H. R., Cushman, W. C., Green, L. A., Izzo, J. L., ... & National High Blood Pressure Education Program Coordinating Committee. (2003). Seventh report of the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure. Hypertension, 42(6), 1206–1252. (Artikel Jurnal)
Halawa, A., Usman, A. M., & Nursasmita, R. (2023). Pengaruh health education terhadap pengetahuan dan sikap tentang diet rendah garam pada pasien hipertensi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 7(1), 33–40. (Artikel Jurnal)
Handayani, S., & Rahmayati, E. (2021). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap kepatuhan diet rendah garam pada penderita hipertensi. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 9(2), 204–211. (Artikel Jurnal)
He, F. J., & MacGregor, G. A. (2010). Reducing population salt intake worldwide: From evidence to implementation. Progress in Cardiovascular Diseases, 52(5), 363–382. (Artikel Jurnal)
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (Laporan Resmi/Non-Jurnal)
Kurniati, T., & Lestari, W. (2022). Efektivitas media audiovisual dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan tentang diet hipertensi pada lansia. Jurnal Keperawatan Komunitas, 6(1), 15–23. (Artikel Jurnal)
Kurniawati, I., & Hasanah, U. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan lansia tentang hipertensi dengan kepatuhan dalam menjalankan diet rendah garam. Jurnal Kesehatan Holistik, 14(3), 321–329. (Artikel Jurnal)
Lubis, I. A. P., dkk. (2024). Diet rendah garam pada pasien hipertensi. Jurnal Kesehatan, 6(1), 1–7. (Artikel Jurnal)
Nisa, F., Fiddaroini, F., & Ana, K. D. (2023). Hubungan kepatuhan diet rendah garam dengan tekanan darah pasien hipertensi. Jurnal Ners, 8(2), 77–84. (Artikel Jurnal)
Purnomo, H., & Setyawati, A. (2019). Pengaruh penyuluhan kesehatan dengan media lembar balik terhadap pengetahuan lansia mengenai diet rendah garam. Jurnal Keperawatan Klinis, 7(2), 89–96. (Artikel Jurnal)
Ramadhan, R., & Fitriani, D. (2022). Peran dukungan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan diet rendah garam pada lansia hipertensi di wilayah kerja puskesmas. Jurnal Promosi Kesehatan, 10(1), 54–62. (Artikel Jurnal)
Sari, D. K., dkk. (2019). Efektivitas penyuluhan gizi terhadap pengetahuan masyarakat tentang diet sehat. Jurnal Gizi Indonesia, 18(1), 45–52. (Artikel Jurnal)
Siregar, R. A., & Simanjuntak, M. (2021). Hubungan konsumsi natrium, lemak, dan serat dengan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(2), 112–120. (Artikel Jurnal)
Utami, P., & Wahyuni, S. (2020). Analisis faktor yang memengaruhi kepatuhan diet rendah garam pada pasien hipertensi esensial. Jurnal Sains Keperawatan, 8(2), 75–83. (Artikel Jurnal)
Wati, L., & Wijaya, A. (2023). Pengaruh konseling gizi terhadap asupan natrium dan tekanan darah lansia penderita hipertensi. Jurnal Nutrisi Klinik, 12(1), 34–42. (Artikel Jurnal)
World Health Organization. (2021). Hypertension. World Health Organization Fact Sheets. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension (Situs Resmi/Non-Jurnal)
Yanti, N., & Mubasyiroh, R. (2021). Gambaran tingkat pengetahuan lansia tentang diet hipertensi di komunitas. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 13(4), 180–187. (Artikel Jurnal)
Zainuddin, M., & Rahman, F. (2022). Efektivitas penyuluhan menggunakan media booklet terhadap tingkat pengetahuan diet rendah garam pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Publikasi Keperawatan, 4(2), 101–109. (Artikel Jurnal)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jikrun Jaata, Bintang Mokoginta, Sarman Sarman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















