Revitalisasi Nilai Moderasi Beragama melalui Tradisi Maulid Nabi Johor, Malaysia

Authors

  • Mannan Mannan UIN Sutanah Nahrasiyah, Indonesia
  • Maya Safitri UIN Sutanah Nahrasiyah, Indonesia
  • Nia Wardhani UIN Sutanah Nahrasiyah, Indonesia
  • Aulia Rahmad UIN Sutanah Nahrasiyah, Indonesia
  • Iqlima Mauliza UIN Sutanah Nahrasiyah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1386

Keywords:

Moderasi Beragama, Maulid Nabi, Dewan Persatuan Peniaga Aceh (DPPA), Participatory Action Research, Revitalisasi Tradisi

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi dan menguatkan nilai-nilai moderasi beragama melalui tradisi Maulid Nabi dalam komunitas Dewan Persatuan Peniaga Aceh (DPPA) di Johor, Malaysia. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), dengan pendekatan edukatif-partisipatif, meliputi: (1) FGD pemetaan nilai dan tantangan, (2) Workshop penguatan konten moderasi dalam ceramah Maulid, (3) Pendampingan penyusunan modul, dan (4) Pelaksanaan peringatan Maulid Nabi yang terintegrasi pesan moderasi. Hasil kegiatan menunjukkan: (1) Peningkatan pemahaman peserta tentang konsep moderasi beragama (dari 45% menjadi 85%), (2) Terbangunnya komitmen bersama untuk menjaga tradisi Maulid yang inklusif dan damai, (3) Tersusunnya Modul “Maulid Nabi dan Moderasi Beragama” serta Buku Saku Panduan** untuk dai/penceramah, dan (4) Tercapainya gelar “Desa/Komunitas Maulid Moderat” untuk DPPA Kg Saujana Baru. Luaran wajib berupa draf artikel jurnal terakreditasi Sinta 4 telah disiapkan. Kegiatan ini membuktikan bahwa tradisi lokal dapat menjadi sarana efektif penguatan moderasi beragama di komunitas diaspora, sekaligus menjaga kearifan budaya.

References

Abror, M. (2020). Moderasi beragama dalam bingkai toleransi. Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 143-155. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174.

Agung, A., & Maulana, M. A. (2022). Revitalisasi Pengembangan Moderasi Beragama pada Era Digital di Indonesia. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 524-529. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1893.

Ahmad, K., & Othman, M. R. (Eds.). (2021). Islamic moderation (wasatiyyah) in Southeast Asia. IAIS Malaysia Press.

Ahmad, M. I., Giyoto, G., & Santoso, R. B. (2021). Manajemen Pengembangan Karakter Muslim Moderat Pada Siswa Madrasah Aliyah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), 475-483. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.2290.

Aziz, A., & Nurmila, N. (2023). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama Melalui Kegiatan Keagamaan di Komunitas Diaspora. Jurnal Studi Agama dan Masyarakatakat, 19(1), 45-60. Department of Islamic

Beragama, M., & Dan, W. (2022). Implementasi Dalam, and UINFAS Bengkulu.‘. Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Di Indonesia Menangani Masalah Di Tidak Terdapat Pada Bangsa Lain Di Dunia. Toleran, Dan Maslahat Yang Menunjukan Beberapa Di Beragama Indonesia Sikap Yang Moderat Dalam Kehidupan Beragama Di Desa Sidodadi Kabupaten Nan, 7, 221-29.

Development Malaysia (JAKIM). (2023). Garispanduan Amalan dan Pengurusan Majlis Maulidur Rasul. Putrajaya: JAKIM.

fadhilah Utami, L. A., Sulistiorini, T., & Lestari, I. (2023). Analisis Pentingnya Peran Moderasi Beragama di Era Digital. Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 3(2), 194-204.

Feener, R. M., & Kloos, D. (Eds.). (2022). Islam and the Limits of the State: Reconfigurations of Practice, Community, and Authority in Contemporary Aceh. Brill.

Haramain, M., & Asrori, A. (2022). Tradisi Maulid Sebagai Media Dakwah dan Penguatan Pendidikan Karakter Moderasi. Jurnal Ilmiah Islam Futura, 22(2), 234-255.

Hidayat, T., & Faisal. (2019). Moderasi Beragama di Tengah Masyarakat Multikultural: Tinjauan dari Perspektif Sosiologi Agama. Harmoni: Jurnal Multikultural & Multireligius, 18(2), 112-130.

Mardhiah, I., & Fata, A. K. (2021). Ekspresi Keagamaan dan Modal Sosial Komunitas Aceh di Perantauan. Journal of Society and Culture, 23(2), 189- 205.

Ministry of Home Affairs Malaysia. (2022). Report on Social Cohesion and Integration. Kuala Lumpur: MOHA.

Rahayu, P. (2019). Pengaruh era digital terhadap perkembangan bahasa anak. Al-Fathin: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 2(01), 47-59. https://doi.org/10.32332/al-fathin.v2i2.1423.

Rasyid, N. M., & Hamdan, H. (2020). Kearifan Lokal dalam Perayaan Maulid: Studi Kasus di Beberapa Komunitas Muslim Nusantara. Jurnal Lektur Keagamaan, 18(2), 315-340.

Rohmah, N. (2015). Akulturasi Islam dan Budaya Lokal (Memahami Nilai-Nilai Ritual Maulid Nabi di Pekalongan). Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 9(2), 1-19. https://doi.org/10.56997/almabsut.v9i2.70

Rozinah, I., & Nadhor, N. (2023). Penyimpangan Terhadap Tradisi Tunangan Pada Masyarakat Ganding (Studi Living Qur’an Terhadap Konsep Realitas Budaya). Jurnal Penelitian, 17(2), 259-292. https://doi.org/10.21043/jp.v17i2.16845

Sukiati. (2016). Metodologi penelitian: Sebuah pengantar. CV. Manhaji.

Waraopea, E. B., Sondakh, M., & Pasoreh, Y. (2019). Peranan komunikasi dalam menyosialisasikan bantuan dana pendidikan kepada masyarakat suku Kamoro (Studi pada Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro di Timika Papua). Acta Diurna Komunikasi, 8(2).

Yare, M. (2021). Peran Ganda Perempuan Pedagang Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga di Kelurahan Karang Mulia Distrik Samofa Kabupaten Biak Numfor. Copi Susu: Jurnal Komunikasi, Politik & Sosiologi, 3(2), 17-28.

Yunus, M. (2019). Peringatan Maulid Nabi: Tinjauan Sejarah dan Tradisinya di Indonesia. HUMANISTIKA: Jurnal Keislaman, 5(2), 156-162.

Yunus, M. (2020). Tradisi perayaan kenduri Maulid Nabi di Aceh Besar. Jurnal Adabiya, 22(2), 32–48. https://doi.org/10.22373/adabiya.v22i2.8142

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Mannan, M., Safitri, M., Wardhani, N., Rahmad, A., & Mauliza, I. (2026). Revitalisasi Nilai Moderasi Beragama melalui Tradisi Maulid Nabi Johor, Malaysia. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(4), 5281–5286. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1386

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times