Workshop dan Penyuluhan Turunkan Tekanan Tingkatkan Kesehatan : Pemanfaatan Herbal Kunyit Asam untuk Lansia Bebas Hipertensi
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1391Keywords:
Hipertensi, Kunyit Asam, Lansia, Pemberdayaan masyarakat, Tanaman HerbalAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi pada kelompok lanjut usia dan berpotensi menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, penyakit jantung dan gagal ginjal. Tingginya kasus hipertensi di Dusun Jamprit, Desa Sringin, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar disertai rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan hipertensi dan pemanfaatan tanaman herbal mendorong dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi serta keterampilan pemanfaatan kunyit asam dan asam jawa sebagai alternative terapi non farmakologis melalui pembuatan jelly kunyit asam. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaaan kesehatan, senam lansia, penyuluhan kesehatan, workshop pembuatan produk herbal dan evaluasi dilakukan melalui posttest. Hasil kegiatan yang diikuti oleh 34 peserta lansia menunjukkan sebanyak 38,32% peserta mengalami hipertensi stadium 2 dan terdapat peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 73,3 menjadi 89,5. Selain itu peserta mampu memanfaatkan tanaman herbal yang tersedia di sekitar lingkungan rumah dengan membuat jelly kunyit asam. Kegiatan ini efektif meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam pengobatan dan pengendalian hipertensi
References
Akbar, S. (2020). Curcuma longa L. (Turmeric) for medicinal purposes: A review. Journal of Herbal Medicine, 22, 100-312..
Amila, Sinaga, J., & Sembiring, E. (2018). Pendidikan kesehatan dalam peningkatan pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga dengan hipertensi. Jurnal Ilmu Keperawatan, 6(1), 77–88.
Angelopoulou, M. V., & Kavvadia, K. (2018). Experiential learning in oral health education. Journal of Education and Health Promotion, 7, 70. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_180_17
Apriliyanti, R., & Fitriani, N. (2022). Pengaruh edukasi manajemen kesehatan hipertensi terhadap tingkat pengetahuan pada pasien hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan Sandi Husada, 11(2), 522–528.
Cusack, L., Del Mar, C.B., Chalmers, I., Gibson, E., & Hoffmann, T.C. (2018). Educational interventions to improve people’s understanding of key concepts in assessing the effects of health interventions: a systematic review. Systematic Reviews, 7(68). https://doi.org/10.1186/s13643-018-0719-4
Hakim, A. R., Yati, E., Esnaeni, F., Priadi, O., Larasaty, R. A., & Putri, T. S. (2024). Edukasi pemanfaatan tanaman herbal untuk mengatasi hipertensi dan kolesterol di Desa Sungai Tandipah RT 2 Kabupaten Banjar. Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal, 1(3), 1–8. https://doi.org/10.47134/scpr.v1i3.3288
Handono, N. (2024). Pengaruh Pemberian Air Rebusan Daun Seledri Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi Grade 2 di Desa Lebak Pracimantoro. Jurnal Keperawatan GSH, 13(1), 9–15
Herman, H., Setyawan, F. D., Dhafin, A. A., & Prasetyawan, F. (2025). Edukasi pemanfaatan tanaman obat untuk penyakit hipertensi di Kelurahan Sungai Tandipah RT 2 Kabupaten Banjar. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(1), 276–281. https://doi.org/10.35311/jmpm.v6i1.587
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan RI. https://www.kemkes.go.id/id/indonesia-health-profile-2022/
Kusumawaty, J., Hidayat, N., & Ginanjar, E. (2021). Efektivitas penyuluhan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan pencegahan hipertensi pada wanita dewasa di lingkungan masyarakat. Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 10(2), 101–108.
Lestari, D., & Wahyuni, S. (2020). Pengaruh edukasi terhadap pengetahuan keluarga pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Molompar Belang. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(1), 45–52.
Melo e Lima, T. R. D., Maia, P. F. C. D. M. D., Valente, E. P., Vezzini, F., & Tamburlini, G. (2018). Effectiveness of an action-oriented educational intervention in ensuring long term improvement of knowledge, attitudes and practices of community health workers in maternal and infant health: a randomized controlled study. BMC medical education, 18(1), 224. https://doi.org/10.1186/s12909-018-1332-x
Ouedraogo, S., Kouanda, S., Zombré, D., Nikiéma, B., & Sawadogo, G. (2018). Participatory health education and community knowledge improvement: A systematic review. BMC Health Services Research, 18, 585. https://doi.org/10.1186/s12913-018-3397-y
Razali, N., Mat Junit, S., Abdul Muthalib, A. F., Subramaniam, S., & Abdul Aziz, A. (2015). Effects of Tamarindus indica fruit pulp extract on cardiovascular disease risk factors. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, 5(10), 838–846.
Sari, A. N. B., Ismail, A. N. P., & Ramadhanti, F. N. (2024). Peran ekstrak tanaman herbal dalam mengendalikan tekanan darah pada penderita hipertensi. OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(3), 126–133. https://doi.org/10.61132/obat.v2i3.398
Sari, J. P., Yulianis, Y., Audina, M., & Nainggolan, Y. (2022). Pemanfaatan tanaman herbal untuk pengobatan hipertensi. Martabe: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 1132–1136. https://doi.org/10.31604/jpm.v5i3.1132-1136
Sari, M., & Widodo, A. (2017). Efektifitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan keluarga tentang hipertensi. Mutiara Medika, 17(2), 74–80
Wahyuni, S. (2023). Studi literatur: Tanaman herbal Indonesia yang berkhasiat sebagai penurun hipertensi. Herbal Medicine Journal, 6(2)
World Health Organization. (2023, March 16). Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Wulandari, G., Mulyani, Y., & Sulaeman, A. (2021). Review: Peran kunyit (Curcuma longa) sebagai terapi hipertensi dan mekanismenya terhadap ekspresi gen. Majalah Farmasi dan Farmakologi, 25(2), 51–58.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Retnowati Adiningsih, Eka Wisnu Kusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















