Optimalisasi Senam Yoga dan Konsumsi Teh Daun Kelor Sebagai Upaya Pengendalian Hipertensi pada Lansia Di Desa Majungan Kecamatan Pademawu, Pamekasan
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1408Keywords:
Hipertensi, Lansia , Yoga, Daun Kelor, Edukasi KesehatanAbstract
Hipertensi pada lansia dapat meningkatkan risiko komplikasi apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan yaitu melalui senam yoga dan konsumsi teh daun kelor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam pengendalian hipertensi melalui edukasi kesehatan, demonstrasi senam yoga, serta pemanfaatan teh daun kelor. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan dengan melibatkan 20 lansia yang menunjukkan mengalami hipertensi. Metode kegiatan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung yang dilakukan secara aktif dan bertahap. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah melaksanakan penyuluhan dan menerapkan anjuran di rumah dengan baik dan benar, sebagian besar lansia mengalami penurunan tekanan darah dan keluhan hipertensi berkurang. Lansia juga menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya aktivitas fisik, pola hidup sehat, serta konsumsi teh daun kelor dalam menjaga kestabilan tekanan darah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi pada lansia.
References
Anwar, F., Latif, S., Ashraf, M., & Gilani, A. H. (2021). Moringa oleifera: Phytochemistry and pharmacology of a miracle tree. Journal of Medicinal Food, 24(3), 230–245. https://doi.org/10.1089/jmf.2020.0034
Arifin, Z., & Handayani, T. (2020). Efektivitas terapi relaksasi yoga terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 101–108. https://doi.org/10.7454/jki.v23i2.1123
Astuti, M., & Rahmawati, S. (2024). Peran antioksidan alami daun kelor dalam menurunkan stres oksidatif pada penderita hipertensi. Jurnal Gizi dan Fitokimia Indonesia, 3(1), 12–21.
Fitriani, D., & Wulandari, R. (2021). Pengaruh konsumsi teh daun kelor terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja puskesmas. Jurnal Kesehatan Holistik, 15(3), 145–152. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v15i3.2145
Gura, S. T. (2019). Yoga for hypertension: A review of the evidence. Journal of Bodywork and Movement Therapies, 23(1), 164–169. https://doi.org/10.1016/j.jbmt.2018.01.002
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Khatri, D., Mathur, K. C., Gahlot, S., Jain, S., & Agrawal, R. P. (2021). Effect of yoga on blood pressure and heart rate in patients with hypertension. International Journal of Yoga, 14(2), 120–126. https://doi.org/10.4103/ijoy.ijoy_14_21
Mahmood, K. T., Mugal, T., & Haq, I. U. (2020). Moringa oleifera: A natural gift—A review on its pharmacological and therapeutic potential. Phytotherapy Research, 34(6), 1173–1186. https://doi.org/10.1002/ptr.6609
Nugraha, A. P., & Santoso, B. (2022). Aktivitas antioksidan daun kelor (Moringa oleifera) dalam pencegahan penyakit kardiovaskular. Jurnal Farmasi Indonesia, 19(1), 55–64. https://doi.org/10.35617/jfi.v19i1.789
Patel, N. K., Newstead, A. H., & Ferrer, R. L. (2020). The effects of yoga on hypertension: A systematic review and meta-analysis. Preventive Cardiology Journal, 27(5), 544–552. https://doi.org/10.1161/JAHA.119.014456
Pertiwi, N. L., & Sari, D. P. (2022). Pengaruh senam yoga terhadap tekanan darah lansia hipertensi di Posyandu Lansia Sehat Mandiri Yogyakarta. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 11(2), 85–92.
Rahmadani, L., & Kusuma, I. A. (2022). Efektivitas konsumsi teh daun kelor terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 14(1), 56–63.
Sari, E. M., & Putra, R. A. (2023). Pengaruh aktivitas fisik yoga terhadap kualitas hidup lansia dengan hipertensi. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 6(2), 88–96. https://doi.org/10.32584/jikk.v6i2.1542
Sundari, P., & Rahayu, L. (2023). Kombinasi yoga dan herbal terapi dalam pengendalian tekanan darah lansia. Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi Indonesia, 5(1), 45–53.
Susanti, H., & Hidayah, R. (2021). Efek latihan yoga terhadap tekanan darah dan stres pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Purwokerto Selatan. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(1), 33–39.
Tirtayasa, D. N., & Setiawan, I. M. (2020). Kandungan flavonoid daun kelor dan potensinya dalam menurunkan tekanan darah. Jurnal Farmasi dan Fitofarmaka Indonesia, 7(2), 102–110.
Utami, N., & Prasetyo, H. (2024). Kombinasi terapi herbal dan latihan fisik dalam pengendalian hipertensi pada lansia. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 25–34. https://doi.org/10.14710/jpki.19.1.25-34
Widyaningsih, T., & Astuti, D. (2019). Pengaruh latihan yoga terhadap kualitas hidup dan tekanan darah lansia hipertensi di Posyandu Lansia. Media Ilmu Kesehatan, 8(2), 90–98.
World Health Organization (WHO). (2023). Hypertension fact sheet. Geneva: WHO. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Imamah, Sari Pratiwi Apidianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















