Implementasi Program Safety Talk Mingguan dan Dampaknya Terhadap Budaya Keselamatan Pekerja di PT Nusa Cipta Sarana Palu

Authors

  • Muhammad Sabri Syahrir Universitas Tadulako, Indonesia
  • Khahla Rafifa Maliha Universitas Tadulako, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1420

Keywords:

safety talk, budaya keselamatan, perilaku keselamatan, komunikasi K3, Konstruksi

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Safety Talk mingguan dan menganalisis dampaknya terhadap budaya keselamatan kerja pekerja di PT Nusa Cipta Sarana Site PT Citra Palu Minerals. Metode yang digunakan adalah pendekatan intervensi kualitatif-deskriptif melalui observasi partisipatif, pencatatan frekuensi dan konten Safety Talk berbasis Job Hazard Analysis (JHA), serta observasi perilaku keselamatan pekerja selama 40 hari kerja efektif, mulai 19 Agustus hingga 30 September 2025 dengan melibatkan 28 pekerja di PT Nusa Cipta Sarana Site PT Citra Palu Minerals. Materi Safety Talk yang diterapkan meliputi kesehatan kerja di tengah perubahan iklim dan cuaca ekstrem, pentingnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), penggunaan full body harness dengan benar, serta pentingnya menjaga kesehatan pekerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan budaya keselamatan kerja, terutama pada kepatuhan penggunaan APD, pemeriksaan APD sebelum bekerja, penggunaan full body harness, serta meningkatnya tindakan saling mengingatkan antar pekerja. Namun demikian, kepatuhan terhadap prosedur kerja aman dan pelaporan kondisi tidak aman belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa perubahan pada aspek budaya keselamatan yang lebih mendalam memerlukan waktu yang lebih panjang serta dukungan sistem manajemen K3 yang lebih komprehensif. Kesimpulannya, Safety Talk mingguan efektif sebagai media komunikasi keselamatan dalam meningkatkan perilaku kerja aman tingkat dasar, namun belum cukup optimal dalam membentuk seluruh dimensi budaya keselamatan kerja. Program ini perlu diperkuat dengan pengawasan aktif dan sistem pelaporan K3 yang lebih efektif untuk mendukung keberlanjutan budaya keselamatan di tempat kerja.

References

Afifah, U., Kurniawidjaja, M., & Susilo, D. (2022). Pengaruh Safety Communication terhadap Safety Behavior dan Safety Performance pada Proyek Konstruksi di Jakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 17(2), 65-72.

Al Khautsar, F., & Farida, I. (2025). Pengaruh safety morning terhadap kesadaran K3 melalui regresi linier dan wawancara. Jurnal Konstruksi, 23(2), 356–362.

Erisman, F., Sulistio, B., & Lestari, F. (2024). Analisis Efektivitas Program Safety Talk dalam Meningkatkan Kepatuhan Penggunaan APD pada Pekerja Confined Space. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 16(1), 12-21

Hudson, P. (2007). Implementing a safety culture in a major multi-national. Safety Science, 45(6)

International Organization for Standardization. (2018). ISO 45001:2018 Occupational health and safety management systems — Requirements with guidance for use. Geneva: ISO.

Kamilah, A. W., & Bharata, W. (2023). Program kegiatan Safety Talk sebagai penguatan kesadaran keselamatan kerja pada PT. Eurotruk Transindo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) TABIKPUN, 6(1), 69–80

Kim, J., & Park, S. (2023). Safety Communication and Employee Safety Compliance in Industrial Workplaces. Safety Science, 162,

Machfudiyanto, R. A., Chen, J. H., et al. (2023). Applying association rule mining to explore unsafe behaviors in the Indonesian construction industry. Sustainability, 15(6), 5261

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Murtasiyah, M., & Halim, A. (2025). Pembentukan Budaya Safety Melalui Penerapan Safety Talk dan Stop Work Authority Di PT BTUB. Jurnal Minfo Polgan, 14(1), 768-777.

Muslim, R. A., & Harianto, F. (2021). Efek Safety Talk Terhadap Perilaku K3 Di Proyek Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya. Paduraksa: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 10(1), 99-111

Nurhasanah, S., Sudaryanto, A., & Widodo, A. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Penggunaan Full Body Harness pada Pekerja Konstruksi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 15(4), 301-310.

Parinduri, A. I., Sirait, I., & Irmayani. (2022). Pengaruh pemberian Safety Talk terhadap kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja batu bata. Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG), 3(2), 177–181

Indrayana, D., Pribadi, K. S., Marzuki, P. F., & Iridiastadi, H. (2023). Analisa indikator budaya keselamatan konstruksi di Indonesia. Jurnal Teknik Sipil ITB, 30(1).

Putri, A. I. (2025). Penerapan Behavior Based Safety (Bbs) Dengan Metode Job Safety Analysis (Jsa) Dan Do It Untuk Menurunkan Unsafe Action Pada Pekerja Preventive Maintanance (Doctoral Dissertation, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)

Romy Ananda Muslim, & Feri Harianto. (2021). Efek Safety Talk Terhadap Perilaku K3 Di Proyek Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya. Paduraksa: Jurnal Teknik Sipil Universitas Warmadewa, 10 (1), 99–111

Sarbiah, A. (2023). Penerapan Pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada PEKERJA. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(2)

Siahaan, S. N. (2025). Penerapan Behavior-Based Safety (BBS) dalam Mengendalikan Tindakan Tidak Aman (Studi Kasus Proyek Konstruksi). Jurnal Manajemen Keselamatan, 2(1), 45-55.

Tappura, S., Nenonen, N., & Kivistö-Rahnasto, J. (2022). Improving Safety Culture Through Workplace Safety Communication. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 28(4), 2157–2168.

Widyaningsih, Y. I., Setyaningsih, Y., & Musthofa, S. B. (2023). The effectiveness of Safety Talk and peer as change agent methods on health behavior in construction workers. Journal of Health Education, 8(2)

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

Syahrir, M. S., & Maliha, K. R. (2026). Implementasi Program Safety Talk Mingguan dan Dampaknya Terhadap Budaya Keselamatan Pekerja di PT Nusa Cipta Sarana Palu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(4), 5427–5433. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1420

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 27 Times || PDF Download : 17 Times