Analisis Hasil Visitasi sebagai Dasar Peningkatan Mutu Pembelajaran dan Tata Kelola di SMP Negeri Satu Atap Lingketeng
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.144Keywords:
visitasi sekolah, mutu pendidikan, pengembangan sekolah, tata kelola pendidikan, SMP Negeri Satu Atap LingketengAbstract
Peningkatan mutu pendidikan berkelanjutan merupakan esensi penyelenggaraan satuan pendidikan berkualitas. Tujuan pengabdian ini adalah menganalisis hasil visitasi di SMP Negeri Satu Atap Lingketeng untuk memberikan rekomendasi peningkatan mutu. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif data hasil visitasi (observasi, telaah dokumen, wawancara). Hasil menunjukkan capaian positif dalam interaksi pendidik-peserta didik dan upaya membangun budaya positif, namun beberapa area memerlukan perbaikan, seperti pemanfaatan asesmen, keterlibatan siswa, evaluasi kinerja pendidik, optimalisasi sarana, dan kebijakan inklusif serta mitigasi bencana. Kesimpulan yang diperoleh adalah perlunya penguatan kapasitas pendidik, optimalisasi peran kepala sekolah, peningkatan partisipasi siswa, dan pemenuhan sarana prasarana untuk pengembangan sekolah yang lebih efektif.
References
Adha, M. A., Benyamin, C., Octaviarnis, I., & Thalib, D. (2019). Peran Akreditasi Dalam Penjaminan Mutu Pendidikan Di Sekolah Dasar. Media Manajemen Pendidikan, 2(2), 270-278.
Asy'ari, H., Munawwaroh, Z., & Azmi, U. (2021). Analisis Pelaksanaan Akreditasi Sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MTs Pembangunan UIN Jakarta. Idarah: Jurnal Pendidikan Dan Kependidikan, 5(2), 143-162.
Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, Evaluation and Accountability, 21(1), 5-31.
BNPB. (2012). Panduan Umum Sekolah/Madrasah Aman Bencana. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective Teacher Professional Development. Learning Policy Institute.
Febrianti, I., & Syukri, M. (2023). Peran Akreditasi dalam Meningkatkan Mutu Layanan di Lembaga Pendidikan. JUMPIS: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 11-23.
Guskey, T. R. (2019). *On Your Mark: Challenging the Conventions of Grading and Reporting*. Solution Tree Press.
Harapan, E., Ilhamsyah, I., & Mulyani, A. (2022). Kepemimpinan Visioner Dan Guru Inovatif: Dua Faktor Yang Mempengaruhi Mutu Tata Kelola Sekolah Dasar. Jurnal Media Wahana Ekonomika, 19(1), 49-60.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An educational psychology success story: Social interdependence theory and cooperative learning. Educational Researcher, 38(5), 365-379.
Kemendikbudristek. (2021). Panduan Akreditasi Sekolah/Madrasah. Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2019). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.
Kiley, D. (2011). Differentiated instruction in the secondary classroom: Analysis of the level of implementation and factors that influence practice. Western Michigan University.
Kristiastuti, I., Sumardjoko, B., & Haryanti, D. (2013). Pengelolaan Akreditasi Sekolah Di SMP Negeri 23 Purworejo (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Mulyasa, E. (2013). Manajemen & Kepemimpinan Kepala Sekolah. Bumi Aksara.
Mus, S., & Irmawati, I. Pencapaian Standar Nasional Pendidikan di Sulawesi Selatan Tahun 2019. Jurnal Nalar Pendidikan, 9(2), 79-86.
Tomlinson, C. A. (2014). The Differentiated Classroom: Responding to the Needs of All Learners (2nd ed.). ASCD.
UNESCO. (2015). Education 2030: Incheon Declaration and Framework for Action for the implementation of Sustainable Development Goal 4. UNESCO.
WHO. (2020). Mental health and psychosocial considerations during the COVID-19 outbreak. WHO.
Wiratno, S. (2012). Analisis Kinerja Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 18(3), 310-318.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Misriyani Misriyani, MZ Muttaqien

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















