Pemberdayaan Ibu dan Keluarga Melalui Pendekatan Budaya Lokal dalam Pencegahan Stunting di Desa Penyaring Kabupaten Sumbawa

Authors

  • Hamdin Hamdin STIKes Griya Husada Sumbawa, Indonesia
  • Abdul Hamid STIKES Griya Husada Sumbawa, Indonesia
  • Lina Eta Safitri STIKES Griya Husada Sumbawa, Indonesia
  • Fitri Setianingsih STIKES Griya Husada Sumbawa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1542

Keywords:

stunting, pemberdayaan keluarga, budaya lokal, gizi ibu, pencegahan

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan stunting memerlukan keterlibatan keluarga dan masyarakat dengan mempertimbangkan aspek sosial budaya setempat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu serta keluarga tentang pencegahan stunting melalui pendekatan budaya lokal di Desa Penyaring, Kabupaten Sumbawa. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juni 2026 di Posyandu Desa Penyaring dengan melibatkan sekitar 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, kader posyandu, dan anggota keluarga. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dan partisipatif melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan media edukasi berupa poster, booklet, dan presentasi. Materi yang diberikan meliputi konsep stunting, pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), gizi seimbang pada ibu hamil dan ibu menyusui, ASI eksklusif, MP-ASI bergizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai faktor risiko stunting dan strategi pencegahannya. Pendekatan budaya lokal terbukti membantu meningkatkan penerimaan masyarakat terhadap pesan kesehatan sehingga berpotensi mendukung percepatan penurunan stunting di tingkat desa.

References

Apriani, D., Fitriani, N., & Yanti, R. (2023). Edukasi pencegahan stunting melalui pemberdayaan keluarga pada ibu hamil dan ibu balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia, 3(1), 22–30.

Aridiyah, F. O., Sari, N. K., & Rohmawati, N. (2022). Edukasi gizi sebagai upaya peningkatan pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting pada balita. Jurnal Gizi Indonesia, 11(2), 120–129.

Astuti, W. D., Yuliana, E., & Handayani, S. (2023). Efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 45–53.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2024). Strategi nasional percepatan penurunan stunting. Jakarta: BKKBN.

Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., De Onis, M., ... & Uauy, R. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427–451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X

FAO. (2019). The state of food security and nutrition in the world 2019: Safeguarding against economic slowdowns and downturns. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations.

Fitriani, R., Nurhidayah, I., & Rahmawati, D. (2022). Pemberdayaan keluarga dalam pencegahan stunting melalui edukasi gizi berbasis masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 2(1), 30–38.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). New York: McGraw-Hill.

Hidayati, L., Wulandari, R., & Sari, M. (2024). Pendekatan budaya lokal dalam meningkatkan perilaku pencegahan stunting pada keluarga berisiko. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 19(1), 55–64.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2023). Panduan desa bebas stunting. Jakarta: Kemendes PDTT.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Buku saku hasil survei status gizi Indonesia (SSGI). Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Buku saku hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Strategi nasional percepatan penurunan stunting di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman percepatan penurunan stunting di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Kurniawati, D., Rahman, A., & Sari, P. (2024). Pemberdayaan kader posyandu dalam upaya percepatan penurunan stunting di desa. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(1), 51–60.

Lestari, Y., Sulastri, D., & Fitria, L. (2021). Hubungan pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan stunting pada baduta. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), 364–373.

Mulyani, S., Handayani, T., & Prasetyo, A. (2023). Peran keluarga dalam pencegahan stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(2), 210–219.

Ningsih, R., Amalia, R., & Wahyuni, S. (2022). Edukasi ASI eksklusif dan MP-ASI sebagai upaya pencegahan stunting di masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 8(2), 145–152.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pratiwi, L., Hasanah, U., & Ningsih, S. (2022). Edukasi gizi seimbang berbasis keluarga dalam pencegahan stunting di masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(2), 140–148.

Putri, D. A., Yuniarti, F., & Kurniawan, A. (2024). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 19(1), 85–93.

Rahmawati, E., Suryani, D., & Hidayah, N. (2023). Pemanfaatan pangan lokal sebagai strategi pencegahan stunting pada keluarga di pedesaan. Jurnal Gizi dan Pangan, 18(3), 201–210.

Semba, R. D., De Pee, S., Sun, K., Sari, M., Akhter, N., & Bloem, M. W. (2008). Effect of parental formal education on risk of child stunting in Indonesia and Bangladesh. The Lancet, 371(9609), 322–328. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(08)60169-5

Susanti, N., Dewi, R., & Fauziah, A. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui Posyandu dalam percepatan penurunan stunting. Jurnal Abdimas Kesehatan, 3(2), 112–119.

UNICEF. (2021). The state of the world's children 2021: On my mind – Promoting, protecting and caring for children’s mental health. New York: United Nations Children’s Fund.

UNICEF. (2023). Improving child nutrition: The achievable imperative for global progress. New York: United Nations Children's Fund.

Victora, C. G., Adair, L., Fall, C., Hallal, P. C., Martorell, R., Richter, L., & Sachdev, H. (2008). Maternal and child undernutrition: Consequences for adult health and human capital. The Lancet, 371(9609), 340–357. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(07)61692-4.

World Health Organization. (2021). Guideline on complementary feeding of infants and young children. Geneva: WHO.

World Health Organization. (2023). Levels and trends in child malnutrition. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2024). WHO recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. Geneva: World Health Organization.

Wulandari, N., Sari, E., & Fauziyah, R. (2025). Optimalisasi peran keluarga melalui pendekatan budaya lokal dalam pencegahan stunting. Jurnal Abdimas Kesehatan Indonesia, 5(1), 1–10.

Yuliana, S., Astuti, P., & Kurniasih, D. (2023). Peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai 1000 HPK melalui edukasi kesehatan berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(2), 90–99.

Downloads

Published

2026-07-22

How to Cite

Hamdin, H., Hamid, A., Safitri, L. E., & Setianingsih, F. (2026). Pemberdayaan Ibu dan Keluarga Melalui Pendekatan Budaya Lokal dalam Pencegahan Stunting di Desa Penyaring Kabupaten Sumbawa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(4), 6125–6131. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1542

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 6 Times || PDF Download : 5 Times