Pemeriksaan Kesehatan dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Bulu-Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone

Authors

  • Nuril Sofiantin Politeknik Sandi Karsa, Indonesia
  • Marisca Jenice Sanaky Politeknik Sandi Karsa, Indonesia
  • Hardyansa Hardyansa Politeknik Sandi Karsa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1567

Keywords:

pemeriksaan kesehatan, glukosa darah, asam urat, kolesterol, pengabdian masyarakat

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Desa Bulu-Bulu, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, melalui pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara terencana sebagai upaya promotif dan preventif. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pada 18 Juni 2025 ini meliputi penyuluhan kesehatan serta pemeriksaan fisik langsung menggunakan alat Point of Care Testing (POCT). Parameter kesehatan yang diuji meliputi kadar glukosa darah, asam urat, dan kolesterol total pada warga desa setempat. Hasil pelaksanaan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif yang sangat tinggi dari masyarakat dalam mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan rutin. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil mendeteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (seperti diabetes melitus, gout, dan gangguan kardiovaskular) sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat secara mandiri demi menurunkan beban penyakit di tingkat komunitas.

References

Amanda, N. K. S. (2023). Gambaran telur cacing Taenia sp. pada peternak babi di Desa Bongan, Kabupaten Tabanan (Karya Tulis Ilmiah, Diploma III Teknologi Laboratorium Medis). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Wira Medika Bali

Amiruddin, F. M., Nurjati, C. W., & Wahid, M. (2019). Hubungan kadar asam urat dengan kejadian hipertensi pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Kesehatan, 11(2), 45– 52.

Aris, 2017. Perbedaan Hasil Pemeriksaan Glukosa Darah Menggunakan Alat Poct Dengan Photometer [KTI]. Jombang. UPTD Puskesmas Bareng Jombang

Choi, H. K., Atkinson, K., Karlson, E. W., Willett, W., & Curhan, G. (2005). Purine-rich foods, dairy and protein intake, and the risk of gout in men. The New England Journal of Medicine, 350(11), 1093–1103. https://doi.org/10.1056/NEJMoa035700

Dalbeth, N., Merriman, T. R., & Stamp, L. K. (2016). Gout. The Lancet, 388(10055), 2039- 2052.

Guyton AC, Hall JE. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran edisi 11. Jakarta: EGC; 2006

Halodoc. (2021). Inilah Peran Kolesterol dalam Metabolisme Tubuh. Diakses dari https://www.halodoc.com

Hellosehat. (2025). 5 Fungsi Kolesterol untuk Menunjang Kesehatan Tubuh. Diakses dari https://www.hellosehat.com

Kurniati, I. (2020). Peran point-of-care testing (POCT) dalam skrining penyakit tidak menular di masyarakat rural. Jurnal Pengabdian Kedokteran Indonesia, 1(2), 77–84.

Lantika, R. (2018). Pengaruh fungsi ginjal terhadap kadar asam urat dalam darah. Jurnal Ilmu Penyakit Dalam, 9(1), 33-40.

Libby, P. (2021). The changing landscape of atherosclerosis. Nature, 592(7855), 524–533. https://doi.org/10.1038/s41586-021-03392-8

Mark, D. B., Marks, A. D., & Smith, C. M. (2000). Biokimia kedokteran dasar: Sebuah pendekatan klinis. EGC.

Meiriska. (2018). Gambaran kadar glukosa puasa dan kadar kolesterol HDL pada pasien diabetes melitus tipe 2 (Karya Tulis Ilmiah). Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Insan Cendekia Medika Jombang.

Muhammad. (2016). Perbandingan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan metode glucose oxidase para amino peroxidase (GOD-PAP) dengan metode strip di RS Dr. R. Ismoyo Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Karya Tulis Ilmiah). Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kendari.

Mumpuni, M., & Wulandari, E. (2011). Metabolisme kolesterol. Jurnal Kesehatan, 15(4), 210–218.

Murray, R. K., Bender, D. A., Botham, K. M., Kennelly, P. J., Rodwell, V. W., & Weil, P. A. (2003). Harper's illustrated biochemistry (26th ed.). McGraw-Hill.

Prastiwi, E., Swastini, N., & Sudarmanto, S. (2021). Konsep dan fungsi kolesterol dalam tubuh. Jurnal Ilmu Gizi dan Kesehatan, 8(3), 123–132.

Richette, P., & Bardin, T. (2010). Gout. The Lancet, 375(9711), 318–328. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(09)60883-7

Risna. (2016). Gambaran kadar glukosa darah pada penderita hipertensi (Karya Tulis Ilmiah). Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung.

Roberts, R. L., & Dalbeth, N. (2015). Epidemiology of gout: An update. Current Opinion in Rheumatology, 27(2), 158–164. https://doi.org/10.1097/BOR.0000000000000139

Sitti. (2017). Gambaran hasil pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu pada pasien di RSUD Kota Kendari (Karya Tulis Ilmiah). Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Kendari.

Soewondo, P., Ferrario, A., & Tahapary, D. L. (2013). Challenges in diabetes management in Indonesia: A literature review. Globalization and Health, 9(1), Article 63. https://doi.org/10.1186/1744-8603-9-63

Wahyudiana, A. (2016). Metabolisme purin dan manifestasi klinis hiperurisemia. Gadjah Mada University Press.

Downloads

Published

2026-07-20

How to Cite

Sofiantin, N., Sanaky, M. J., & Hardyansa, H. (2026). Pemeriksaan Kesehatan dalam Upaya Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Desa Bulu-Bulu Kecamatan Tonra Kabupaten Bone. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(4), 6057–6063. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1567

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 28 Times || PDF Download : 10 Times