Edukasi Gempita (Gerakan Perempuan Peduli Deteksi Dini Kanker Payudara) sebagai Upaya Peningkatan Cakupan Deteksi Dini Kanker Payudara di Dusun Sering AI Beta
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1572Keywords:
Kanker payudara, deteksi dini, SADARI, pemberdayaan masyarakat, GEMPITAAbstract
Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan yang seringkali disebabkan oleh keterlambatan dalam deteksi dini. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan payudara secara rutin menjadi tantangan dalam upaya pencegahan dan penanganan kanker payudara. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi perempuan dalam melakukan deteksi dini kanker payudara melalui edukasi kesehatan. Kegiatan dilaksanakan dengan metode penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Sasaran utama kegiatan adalah perempuan usia subur, ibu rumah tangga. Melalui program GEMPITA diharapkan masyarakat lebih memahami pentingnya deteksi dini, mampu melakukan SADARI secara mandiri, serta meningkatnya cakupan pemeriksaan kanker payudara sehingga kasus dapat ditemukan lebih awal dan risiko komplikasi dapat ditekan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker payudara. Selain itu, Edukasi GEMPITA mampu berperan aktif sebagai agen perubahan dalam menyebarluaskan informasi dan mendorong perilaku deteksi dini di lingkungan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk sistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan perempuan, khususnya dalam pencegahan dan deteksi dini kanker payudara.
References
Alestari, R. O., Widyandini, M., & Oktarina, L. (2022). Analisis Perbedaan Peningkatan Pengetahuan pada Penyuluhan Kesehatan Menggunakan Survivor dengan Non Survivor tentang SADARI pada Wanita Usia Subur di Kota Palangka Raya. Jurnal Surya Medika, 8(1), 108–113. https://doi.org/10.33084/jsm.v8i1.3446.
Anderson, B. O., Ilbawi, A. M., & El Saghir, N. S. (2021). Breast cancer in low and middle income countries: Early detection and access to care. The Lancet Oncology, 22(5), e185–e195.
Bray, F., Ferlay, J., Soerjomataram, I., Siegel, R. L., Torre, L. A., & Jemal, A. (2020). Global cancer statistics. CA: A Cancer Journal for Clinicians, 68(6), 394–424.
Fitriani, S. (2020). Pengaruh pelatihan kader terhadap deteksi dini kanker payudara. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 100–108.
Ginsburg, O, et al. (2020). Breast cancer early detection: A phased approach. The Lancet Global Health, 8(2), e184–e196.
Karnawati, P. W. W., & Suariyani, N. L. P. (2022). Faktor yang memengaruhi perilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita usia subur. Archive of Community Health, 9(1), 150–160. https://doi.org/10.24843/ACH.2022.v09.i01.p11
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Laverack, G. (2017). Health promotion and empowerment: A conceptual framework. Health Promotion International, 32(3), 1–9.
Mulyani, N. S. (2013). Kanker payudara dan PMS pada kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Putri, R. (2019). Peran kader dalam promosi kesehatan masyarakat. Jurnal Promosi Kesehatan, 7(2), 88–95.
Riansih, C. (2021). Hubungan pendidikan wanita usia subur dengan tingkat pengetahuan tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) di Condongcatur Yogyakarta. Jurnal Permata Indonesia, 12(1). https://doi.org/10.59737/jpi.v12i1.13.
Saputri, A. Y., Fauziah, N. A., Fabella, A. V., Ardila, C., Dalina., Arisyah, D., Kusuma, F. R., Kurnia, M., & Febriyanti, H. (2024). Peningkatan pengetahuan wanita usia subur tentang SADARI. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan.
Saputri, L. A., Fitriah, I. P., Faridah, B. D., Nisrina, N. A., Bebasari, M., & Merry, Y. A. (2024). Perilaku wanita usia subur dalam melakukan SADARI: Pengaruh pengetahuan, sikap, dan dukungan kesehatan. JIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2). https://doi.org/10.33757/jik.v8i2.1179.
Sari, D. P. (2021). Perilaku SADARI pada wanita usia subur. Jurnal Kebidanan, 13(1), 45–52.
Sari, P., Sayuti, S., Ridwan, M., Rekiaddin, L. O., & Anisa. (2020). Hubungan antara pengetahuan dan dukungan tenaga kesehatan dengan perilaku pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada wanita pasangan usia subur (PUS). Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 2(2), 31–38. https://doi.org/10.47034/ppk.v2i2.4132.
Smeltzer, S. C., & Bare, B. G. (2014). Buku ajar keperawatan medikal bedah. Jakarta: EGC.
Sung, H., Ferlay, J., Siegel, R. L., Laversanne, M., Soerjomataram, I., Jemal, A., & Bray, F. (2021). Global cancer statistics 2020. CA: A Cancer Journal for Clinicians, 71(3), 209–249.
World Health Organization. (2020). Community empowerment in health promotion. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ninik Wahyuni, Rati Andriani, Luh Putu Sri Yuliastuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















