Pencegahan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Prajurit TNI Yonkes Melalui Penerapan Microbreaks
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i4.1584Keywords:
Microbreak, Musculoskeletal Disorders, Personel TNI, Pencegahan Cedera, ErgonomiAbstract
Work-Related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) merupakan permasalahan kesehatan kerja signifikan bagi personel Batalyon Kesehatan TNI yang memiliki beban kerja fisik berat dan postur statis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan personel mengenai penerapan microbreak sebagai strategi preventif guna meminimalkan risiko gangguan muskuloskeletal. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pendidikan masyarakat yang meliputi evaluasi awal (pre-test), edukasi interaktif berbasis experiential learning, demonstrasi langsung gerakan peregangan, serta evaluasi akhir (post-test). Selain itu, dilakukan difusi ilmu pengetahuan berupa pemasangan poster edukasi sebagai pengingat visual di area kerja. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif dan keterampilan psikomotor personel yang signifikan, di mana pemahaman konsep microbreak melonjak sebesar 85%. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah intervensi melalui edukasi demonstratif dan media visual terbukti efektif dalam memitigasi risiko ergonomis pada personel militer. Program ini disarankan untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui digitalisasi panduan latihan serta pembentukan kader kesehatan kerja internal guna menjaga kesiapan operasional prajurit.
References
Aprianto, D., Santoso, B., & Wijaya, H. (2021). Analisis faktor risiko kejadian musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 10(1), 45–58.
Boni, R. A., Kurniawan, A., & Saputra, M. (2023). Ergonomic interventions in military settings: A systematic review. Military Medicine & Health Journal, 15(2), 112–128.
Choi, S. D., Lee, S., & Kim, Y. (2022). Effectiveness of microbreaks on musculoskeletal discomfort: A meta-analysis. Applied Ergonomics, 103, 103778. https://doi.org/10.1016/j.apergo.2022.103778
Dahlan, A., Pratama, R., & Susanto, E. (2024). Prevalensi gangguan muskuloskeletal pada personel TNI: Studi komparatif. Jurnal Kedokteran Militer, 10(2), 145–158.
Gattoni, M., Rossi, L., & Bianchi, P. (2023). Workplace health promotion in high-risk occupations. International Journal of Occupational Safety and Ergonomics, 29(4), 1450–1465.
Hadi, A., & Kusuma, W. (2025). Penerapan ergonomi partisipatif untuk mencegah WMSDs pada sektor industri pertahanan. Jurnal Ergonomi Indonesia, 7(1), 22–35.
Ismail, M., & Wibisono, A. (2021). Keluhan musculoskeletal disorders pada pelaut militer. Jurnal Kesehatan Masyarakat Maritim, 5(2), 89–102.
Johnson, K. R., Miller, T., & Brown, P. (2024). The impact of repetitive lifting on military readiness. Journal of Occupational Health, 66(1), e12450.
Kim, J. H., & Lee, H. S. (2022). Active vs. passive rest in reducing muscle fatigue. International Journal of Industrial Ergonomics, 89, 103305. https://doi.org/10.1016/j.ergon.2022.103305
Mullen, T. (2025). Musculoskeletal health in high-demand occupations. Academic Press.
Nurwanti, S., Hidayat, A., & Sari, D. P. (2023). Edukasi ergonomi sebagai upaya preventif cedera kerja. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 150–162.
Pribadi, A., Utomo, S., & Hartono, B. (2024). Analisis beban kerja dan risiko ergonomi pada prajurit TNI. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 12(1), 30–44.
Putri, R. S., Handayani, S., & Wulandari, T. (2022). Implementasi microbreak dalam menurunkan kelelahan otot pada pekerja dengan beban kerja statis. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 22(1), 10–18.
Ramlee, A., Abdullah, M., & Hassan, N. (2025). Ergonomic risks in military aircraft maintenance. Aerospace Medicine and Human Performance, 96(3), 210–225.
Saputra, E., Wijaya, P., & Nugroho, A. (2024). Digital health promotion for military personnel: A case study. Journal of Military Health Research, 12(3), 88–99.
Smith, L., & Jones, T. (2023). The role of visual reminders in ergonomic compliance. Journal of Workplace Safety, 18(3), 201–215.
Tanjung, R., Siregar, N., & Lubis, M. (2022). Hubungan postur kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja teknis. Jurnal Kesehatan Kerja, 11(2), 77–89.
Vitoulas, M., et al. (2022). Workplace-based interventions for WMSDs: A review of current strategies. Work & Stress, 36(2), 180–198.
Wahyuni, S., Prasetyo, E., & Indrawati, F. (2023). Pengaruh latihan peregangan terhadap penurunan nyeri muskuloskeletal pada pekerja lapangan. Jurnal Keperawatan Profesional, 11(4), 210–225.
Zhang, X., Liu, Y., & Wang, J. (2024). Promoting musculoskeletal health through experiential learning. Occupational & Environmental Medicine, 81(2), 99–107.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Gina Umasangadji, Nanik Zainiyah, Atika Yulianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















