Collaborative Participatory Design (CPD) dalam Penyusunan Konsep Perancangan Fasilitas Ruang Serbaguna di Kantor Desa Sidetapa, Buleleng

Authors

  • Nyoman Ratih Prabandari Universitas Warmadewa, Indonesia
  • I Wayan Gde Erick Triswandana Universitas Warmadewa, Indonesia
  • I Nengah Sinarta Universitas Warmadewa, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i1.1674

Keywords:

desain, fasilitas publik, komunitas, partisipatif

Abstract

Desa Sidetapa, Kabupaten Buleleng, belum memiliki fasilitas ruang serbaguna yang memadai untuk mendukung kegiatan – kegiatan komunitas yang dapat memantik pengembangan SDM dan ekonomi lokal. Kondisi tersebut mendorong perlunya penyusunan konsep perancangan yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus mempertahankan karakter lokal desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun konsep perancangan fasilitas ruang serbaguna melalui pendekatan Collaborative Participatory Design (CPD), yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, akademisi, dan tenaga ahli dalam proses perencanaan secara kolaboratif. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan, focus group discussion (FGD), lokakarya partisipatif, penyusunan alternatif desain, serta validasi bersama pemangku kepentingan. Seluruh masukan kemudian disintesis menjadi konsep perancangan yang mempertimbangkan aspek fungsi, budaya lokal, kondisi tapak, dan kelayakan teknis. Hasil evaluasi terhadap 15 peserta menunjukkan bahwa penerapan Collaborative Participatory Design (CPD) memperoleh tingkat persetujuan tinggi, dengan hampir seluruh responden memberikan skor 4–5 pada 18 indikator terkait peningkatan pengetahuan, kapasitas perencanaan, dan manfaat bagi komunitas. Pendekatan CPD juga menghasilkan konsep ruang yang lebih kontekstual sekaligus meningkatkan literasi spasial masyarakat, terutama dalam memahami hubungan antara aktivitas, kebutuhan ruang, fleksibilitas, sirkulasi, aksesibilitas, dan kualitas lingkungan ruang.

References

Abdul, N. N., & Djailani, Z. A. (2022). Perancangan kembali kantor Desa Hutabohu Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo. Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat), 11(6). https://doi.org/10.37905/sibermas.v11i6.12983

Ahmad, R. N. (2020). Perancangan Ulang Taman Budaya Yogyakarta dengan Pendekatan Fleksibilitas Ruang.

Alhamdani, M. R., Lestari, Nurhamsyah, M., Muazir, S., & Mustikawati. (2024). Perencanaan dan perancangan gedung aula dan ruang kelas Sekolah Diniyah Pondok Pesantren Rubath Naqsyabandiyah Kubu Raya. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 8(3), 694–704. https://doi.org/10.20956/pa.v8i3.32947

Arboleda, G. (2020). Beyond participation: Rethinking social design. Journal of Architectural Education, 74(1), 15–25. https://doi.org/10.1080/10464883.2020.1693817

Ardhana, I. K., Maunati, Y., Budiana, D. K., Zaenuddin, D., Gegel, I. P., Kawiana, I. P. G., Muka, I. W., & Wibawa, I. P. S. (2020). Pemetaan tipologi dan karakteristik desa adat di Bali. Cakra Media Utama.

Bannon, L. J., & Ehn, P. (2012). Design: Design matters in participatory design. In Routledge international handbook of participatory design (pp. 37–63). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203108543

Barani, M., & Dastranj, F. (2023). Participatory design in interior architecture: A proposal for the factors of adaptive reuse with user participation. Street Art & Urban Creativity, 9(1), 98–105. https://doi.org/10.25765/sauc.v9i1.626

Darmawan, K. K., Astawa, I. P., & Budarma, I. K. (2024). Pengembangan agrowisata berbasis nilai sosial budaya dan potensi alam di Desa Sidetapa Baliaga, Buleleng, Bali. Journal of Social Service and Empowerment, 1(1), 12–21. https://doi.org/10.56743/josse.v1i1.413

Devita, N. K. Y., & Putra, K. E. S. (2023). Pengaruh promosi dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian kerajinan anyaman bambu di Desa Sidetapa. Prospek: Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(1), 80–87. https://doi.org/10.23887/pjmb.v5i1.58963

Ekomadyo, A. S., Wijaya, N., Hernadi, & Augusta, D. N. (2021). Pendekatan situasi pro-inovasi untuk penelitian dan pengabdian masyarakat pada pasar desa di Kabupaten Majalengka. Arsitektura: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 19(2), 249–262. https://doi.org/10.20961/arst.v19i2.50683

Endah, K., Setianingsih, W., Supriatman, R. D., & Suryana, D. A. (2025). Penguatan branding produk pangan lokal melalui pelatihan penggunaan chatbot dan green economy di Agrowisata Sukapulang Kabupaten Ciamis. SAFARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(4), 229–241. https://doi.org/10.56910/safari.v5i4.3261

Guillemette, J. M. (2012). An exploratory study of using participatory design for workplace learning (Doctoral dissertation, Concordia University).

Labbé, D., Eisenberg, Y., Snyder, D., Shanley, J., Hammel, J. M., & Froehlich, J. E. (2023). Multiple-stakeholder perspectives on accessibility data and the use of socio-technical tools to improve sidewalk accessibility. Disabilities, 3(4), 621–638. https://doi.org/10.3390/disabilities3040040

Lee, R. (2018). An examination of participatory design framework in a class project in higher education

Luck, R. (2007). Learning to talk to users in participatory design situations. Design Studies, 28(3), 217–242. https://doi.org/10.1016/j.destud.2007.02.002

Luck, R. (2018). Participatory design in architectural practice: Changing practices in future making in uncertain times. Design Studies, 59, 139–157. https://doi.org/10.1016/j.destud.2018.10.003

Maheswari, A. A. I. A., & Sariani, N. L. P. (2019). Persepsi masyarakat dan wisatawan terhadap pengembangan Desa Sidatapa sebagai desa wisata berbasiskan masyarakat di Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Media Bina Ilmiah, 13(12), 1813–1822. https://doi.org/10.33758/mbi.v13i12.265

Natalia, T. W., Soegoto, H., Soegoto, E. S., Soegoto, D. S., Warlina, L., Nurintang, N., & Firmansyah, F. (2022). Pendampingan renovasi desain Gedung Serbaguna Kelurahan Lebakgede. Indonesian Community Service and Empowerment Journal (IComSE), 3(2), 242–249. https://doi.org/10.34010/icomse.v3i2.6493

Noviani, K., & Darmawan, I. G. N. A. (2023). Partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan desa wisata Sidetapa Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng. Cultoure: Jurnal Ilmiah Pariwisata Budaya Hindu, 4(1), 52–64. https://doi.org/10.55115/cultoure.v4i1.3072

Perri Drago, M. L. (2020). “Living the flexible space”: Technological and spatial strategies for new ways of living. TECHNE - Journal of Technology for Architecture and Environment, (20), 106–112. https://doi.org/10.13128/techne-8181

Prabandari, N. R., & Pratiwi, W. D. (2022). Optimalisasi otentisitas arsitektur rumah adat Bali Aga Sidatapa dalam keberlanjutan pariwisata di Desa Sidatapa. Talenta Conference Series: Energy and Engineering, 5(1), 629–637. https://doi.org/10.32734/ee.v5i1.1527

Prabandari, N. R., & Wiguna, M. M. S. (2024). Hubungan transformatif dalam arsitektur dan komunitas: Studi tentang bentuk, fungsi, dan signifikansi di Banjar Dukuh, Sibetan, Karangasem-Bali yang dipengaruhi oleh ekowisata. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(3), 695–1712. https://doi.org/10.54082/jupin.626

Pratiwi, W. D., Prabandari, N. R., & Margono, R. B. (2022). Sidatapa: Pesona keaslian permukiman Bali Aga. ITB Press.

Priya, R. S., Shabitha, P., & Radhakrishnan, S. (2020). Collaborative and participatory design approach in architectural design studios. Social Sciences & Humanities Open, 2(1), 100033. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2020.100033

Priya, R. S., Shabitha, P., & Radhakrishnan, S. (2020). Collaborative and participatory design approach in architectural design studios. Social Sciences & Humanities Open, 2(1), 100033. https://doi.org/10.1016/j.ssaho.2020.100033

Rents, J. (2021). The role of the architect in participatory design projects: The case of the Brussels public

Robecca, J., Ardila, N. A., Pamungkas, T. N., & Santosa, A. (2024). Perancangan layout ruangan kantor Desa Sindangsari. PETIK: Jurnal Pengabdian Teknik dan Ilmu Komputer, 4(1), 22–27. https://doi.org/10.34010/petik.v4i1.11535

Scariot, C. A., Heemann, A., & Padovani, S. (2012). Understanding the collaborative-participatory design. Work, 41(Suppl. 1), 2701–2705. https://doi.org/10.3233/WOR-2012-0656-2701

Sutikno, F. R., Choiriyah, R. N., & Surjono. (2024). Informality and public space policies–a study of Bandung City urban center. Evergreen, 11(2), 1050–1059. https://doi.org/10.5109/7183400

Wibawa, S., Firdaus, R. S. M., Indroyono, P., Dumairy, & Savitri, L. A. (2024). Preserving traditional market in Indonesia based on the new public governance perspective. International Journal of Asian Business and Information Management, 15(1), 1–14. https://doi.org/10.4018/IJABIM.349223

Wiranto. (1999). Arsitektur vernakular Indonesia: Perannya dalam pengembangan jati diri. DIMENSI: Journal of Architecture and Built Environment, 27(2). https://doi.org/10.9744/dimensi.27.2.%25p

Downloads

Published

2026-08-14

How to Cite

Prabandari, N. R., Triswandana, I. W. G. E., & Sinarta, I. N. (2026). Collaborative Participatory Design (CPD) dalam Penyusunan Konsep Perancangan Fasilitas Ruang Serbaguna di Kantor Desa Sidetapa, Buleleng . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 5(1), 81–91. https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i1.1674

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times