Sosialisasi Cacingan pada Anak Sekolah Dasar di SDN 1 Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat

Authors

  • Suswandi Suswandi Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Thiya Anisa Salsabila Kuniyo Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Tri Rahmaniati Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Abduzzuhri Abduzzuhri Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Ridho Ario Nugroho Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Muhammad Salim Bamasaq Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Nur Arafah Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Weni Hafsari Aprilia Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Siti Qomariyahtul Kibtiyah Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Sari Gading Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Firman Ardiansyah Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Jingga Amanda Julianti Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Naizar Indri Pratama Putri Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Moh Idris Rizki Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Raden Ahmad Syahrul Hadi Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Dion Saputra Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia
  • Nurul Hidayati Universitas Muhammadiyah Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i1.1714

Keywords:

Cacingan, Pendidikan Masyarakat, Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat, Siswa Sekolah Dasar, Sosialisasi

Abstract

Cacingan merupakan salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian pada anak usia sekolah karena berkaitan dengan perilaku kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai cacingan serta membangun kesadaran terhadap perilaku pencegahannya. Mitra kegiatan adalah SDN 1 Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, dengan peserta sebanyak 93 siswa kelas III–VI berusia 8–12 tahun. Metode yang digunakan adalah Pendidikan Masyarakat melalui sosialisasi yang meliputi tahap persiapan, penyampaian materi, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test secara lisan dan observasi keterlibatan peserta. Materi mencakup pengertian, penyebab, cara penularan, gejala, dampak, dan pencegahan cacingan melalui perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa aktif mengikuti kegiatan dan mampu menyebutkan kembali beberapa tindakan pencegahan, seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan kuku, menggunakan alas kaki, serta menjaga kebersihan makanan dan lingkungan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sosialisasi di lingkungan sekolah dapat menjadi pendekatan promotif untuk memperkuat pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pencegahan cacingan. Keberlanjutan edukasi dan pembiasaan perilaku hidup bersih diperlukan agar dampak kegiatan dapat dipertahankan.

References

Adha, M., Fauzi, F. A. S. I., Fadhila, J. N., Irmanawati, A. N. T., & Bestari, R. S. (2025). Hubungan kualitas hidup anak dengan insidensi infeksi helminth pada SDN 2 Dibal. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(3), 9252–9260. https://doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.52983

Alvio, W., Khairiah, L., Gusniarti, D., Orianta, M., Amaieska, J., & Putri, A. N. (2026). English fun activities: Upaya peningkatan skill berbahasa generasi muda Desa Alai Selatan melalui kegiatan edukatif dan komunikatif. Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 130–136. https://doi.org/10.23960/ela.v5i1.2069

Ambarwati, A. (2026). Hubungan Infeksi Soil-Transmitted Helminths (STH) dengan Status Gizi Anak: Narrative Review. Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, 4(3), 863–882. https://doi.org/10.69693/ijim.v4i3.1314

Anjani, B. L. P., Antika, P., Ningrum, P. C., Fahira, P., Alya, R., Halim, R. S., Ramadani, R. E., Putri, R. D. C. A., & Putri, R. (2026). Edukasi Pencegahan Cacingan melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Siswa SDN 44 Ampenan: Education on Helminthiasis Prevention through Clean and Healthy Living Practices among Students at SDN 44 Ampenan. Lumbung Pengabdian Kesehatan, 3(3), 14–17. https://doi.org/10.31764/jlp.79

Arfan, A., Kasmawati, H., Udin, R. R., nugrahwardani Nugrahwardani, M. P., Aulya, F., Sarewo, A. I. Y., & Adil, W. O. N. S. R. (2026). Improving Elementary School Students’ Knowledge of Clean and Healthy Living Behavior through Helminthiasis Prevention and Healthy Snack Education at SDN 83 Kendari. Jurnal Abdi Dan Dedikasi Kepada Masyarakat Indonesia, 4(2), 37–45. https://orcid.org/0000-0003-3004-7101

Armaijn, L., Darmayanti, D., Buyung, S., & Hidayat, R. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko kecacingan pada anak sekolah dasar di Kota Ternate. Malahayati Nursing Journal, 5(8), 2486–2498. https://doi.org/10.33024/mnj.v5i8.9284

Ayu, O. D. C., Afifah, N. P., Pramitaningrum, I. K., Wijayanti, D. R., Emhari, A., Nurhusna, M., Bara, S. N. B., Purboningrum, D. A., Sari, A. F., & Sari, P. P. (2025). Edukasi perilaku hidup bersih dan sehat sebagai upaya pencegahan penyakit melalui kebersihan diri, toilet, dan penggunaan alas kaki. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 2712–2720. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.821

Caesar, D. L., Dewi, E. R., Mubaroq, M. H., Irawan, A. F., Suryaningtyas, A. F., Kurniasari, A., Muayana, & Yunanda, S. (2024). Gerakan cuci tangan pakai sabun pada siswa sekolah dasar. APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 113–121. https://doi.org/10.47575/apma.v4i2.652

Dewi, C., Nurfitri, Syahrir, M., Ridjal, A. T. M., Renaldi, M., & Burhan, H. A. (2026). CACING SIRNA: Model edukasi interaktif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik pencegahan kecacingan pada siswa SDN 63 Tombolo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT), 6(2), 63–73. https://doi.org/10.51171/jgs.v6i2.750

Errisya, M. K., Susanti, N., & Suraya, R. (2025). Program pemberian obat cacing pada anak sekolah dasar di Puskesmas Tanjung Selamat. Jurnal Promotif Preventif, 8(3), 460–478. https://doi.org/10.47650/jpp.v8i3.1886

Fakhruddin, F., Wirastuti, A., Molidia, S. R., Dermawan, A. M., Rommy, R., Ajwad, M. N., Anisya, K., Deisberanda, F. S., Salsabela, S., & Aqsa, K. D. (2025). Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengobatan cacingan sejak dini. Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat (JIPengMas), 5(2), 69–76. https://doi.org/10.58901/jipengmas.v5i2.1699

Hadidjaja, P., Mahfudin, H., Ismid, I. S., Bonang, E., Yunandi, R., & Hartana, D. B. (1996). The effect of ascariosis treatment and health education on the cognitive function of primary school children. Medical Journal of Indonesia, 5(4), 189–194. https://doi.org/10.13181/mji.v5i4.872

Harahap, A. I., Anjlita, H., Gultom, H. F., & Nilkarin, N. (2026). Pencegahan infeksi cacingan pada siswa sekolah dasar melalui edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di SDN 200103 Kampung Marancar. JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara, 3(3), 89–94. https://doi.org/10.63545/juan.v3.i3.317

Heni, H., & Nurlika, U. (2021). Tingkat konsentrasi belajar anak pada siswa kelas IV SD melalui Brain Gym (senam otak). Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), 222–230. https://doi.org/10.31539/jks.v5i1.2820

Hidayatillah, A. N., Vebrynda, R., & Utami, S. (2026). Peran komunikasi edukatif kesehatan gigi dan mulut berbasis Quantum Learning pada siswa SDN Ngringin Yogyakarta. Jurnal Audiens, 7(1), 106–120. https://doi.org/10.18196/jas.v7i1.770

Irawan, N. A., Sari, Y., Haryati, S., & Negara, K. S. P. (2024). Gambaran sanitasi lingkungan dan status gizi dengan infeksi kecacingan pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Singosari, Boyolali. Plexus Medical Journal, 3(1). https://doi.org/10.20961/plexus.v3i1.1085

Irawaty, E., Novendy, N., Hanun, A. K., & Gabriella, R. (2024). Edukasi perilaku hidup bersih dalam pencegahan penyakit cacingan pada anak sekolah dasar. Jurnal Serina Abdimas, 2(3), 836–841. https://doi.org/10.24912/jsa.v2i3.31977

Ismail, M. I., Stiawati, T., & Jumiati, I. E. (2023). Pola komunikasi pelayanan dan pemberian informasi kesehatan pada Puskesmas Kaduhejo Kabupaten Pandeglang. Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram, 9(1), 218–227. https://doi.org/10.32666/tatasejuta.v9i1.440

Izzah, R. N., & Sinaga, R. H. (2026). Program GANCING: Upaya promotif kesehatan cacingan berbasis edukasi pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 6(1), 77–91. https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol6.Iss1.2563

Jubaidah, S., Kurniawan, C. Y., Sa’Diah, M., Buring, M. V., Wiwi, K., Agustiana, Q., & Ceq, F. B. (2026). Promosi kesehatan mengenali cacingan dan dampaknya pada kesehatan anak-anak di SDN 001 Sungai Kunjang. Jurnal Abdi Masyarakat Erau, 5(1), 84–95. https://doi.org/10.51352/erau.v5i1.945

Juherah, J., Budirman, B., & Erlani, E. (2026). Peningkatan pengetahuan siswa kelas VI tentang pencegahan kecacingan melalui penyuluhan kesehatan interaktif di SD Inpres Baraya 1 Makassar. Media Implementasi Riset Kesehatan, 7(1), 6–14. https://doi.org/10.32382/mirk.v7i1.2117

Junedi, B., Mahuda, I., & Kusuma, J. W. (2020). Optimalisasi keterampilan pembelajaran abad 21 dalam proses pembelajaran pada guru MTs Massaratul Mut’allimin Banten. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 16(1), 63–72. https://doi.org/10.20414/transformasi.v16i1.1963

Linuweh, A. B., Agustianingsih, A., Zahirah, E. Z., Lumbantobing, G. F., Hasanah, R., Syahdani, S. R. N., Puspitasari, S. A., Farisi, O. A., Rosyady, M. G., & Puspito, A. N. (2026). Edukasi pencegahan penyakit cacingan, diare, dan infeksi Salmonella melalui gaya hidup sehat di SDN Balet Baru 02 Sukowono Jember. Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia, 7(2), 410–409. https://doi.org/10.63447/jpni.v7i2.1671

Nisa, A. K., Solikah, M. P., & Astuti, T. D. (2024). Kualitas pemeriksaan telur Soil Transmitted Helminth menggunakan pewarna alternatif kunyit (Curcuma longa). Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3). https://doi.org/10.31004/jkt.v5i3.33335

Oktaviana, D., Pranata, G. K. A. W., Sumarmi, S., & Kamriana, K. (2024). Status gizi dan infeksi cacing pada anak di perdesaan Indonesia. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 10(1). https://doi.org/10.33023/jikep.v10i1.1876

Setiawati, E., Sjaaf, F., Wahyun, S., & Amran, R. (2023). Edukasi bahaya cacingan pada anak usia sekolah dan pencegahannya di SDN 06 Kampung-Lapai Kota Padang tahun 2022. Prosiding Seminar Nasional ADPI Mengabdi Untuk Negeri, 3(2), 36–43. https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v3i2.58

Suwandi, J. F., Saftarina, F., Zuraida, R., Mutiara, H., & Windarti, I. (2026). Peningkatan pemahaman komunitas petani tentang pencegahan infeksi cacingan di Kecamatan Metro Utara Kota Metro Provinsi Lampung. JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai, 11(1), 130–137. https://doi.org/10.23960/jpmrj.v11i1.3955

Syafrawati, S., & Ramadani, M. (2022). Edukasi penyakit kecacingan melalui media poster untuk meningkatkan pengetahuan siswa SDN 14 Tabing Banda Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 5(4), 297–305. https://doi.org/10.25077/bina.v5i4.451

Utami, I. T., Hutasoit, J. R., & Prajnawita, D. (2026). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui edukasi interaktif pada siswa sekolah dasar di Banyuwangi. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(2), 1664–1672. https://doi.org/10.59025/99ahm318

Wulandari, M. A., Hindana, N. F., Saylendra, E., Rizkia, L. C., Adani, J. D., & Sari, E. P. K. (2026). Analisis perspektif guru tentang penerapan metode pembelajaran aktif dan interaksi dua arah. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 6(2), 3065–3072. https://doi.org/10.37081/jipdas.v6i2.4316

Downloads

Published

2026-10-01

How to Cite

Suswandi, S., Kuniyo, T. A. S., Rahmaniati, T., Abduzzuhri, A., Nugroho, R. A., Bamasaq, M. S., Arafah, N., Aprilia, W. H., Kibtiyah, S. Q., Gading, S., Ardiansyah, F., Julianti, J. A., Putri, N. I. P., Rizki, M. I., Hadi, R. A. S., Saputra, D., & Hidayati, N. (2026). Sosialisasi Cacingan pada Anak Sekolah Dasar di SDN 1 Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 5(1), 673–683. https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i1.1714

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times