Psikoedukasi dan Literasi Hukum dalam Penguatan Karakter Serta Kepatuhan Hukum Guna Mencegah Perilaku Delinkuensi Remaja

Authors

  • Berru Amalianita Universitas Bengkulu, Indonesia
  • Mayang T Afriwilda Universitas Bengkulu, Indonesia
  • Irfan Yafie Muhariza Universitas Bengkulu, Indonesia
  • Miftahus Silmi Zohro Universitas Bengkulu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i1.1738

Keywords:

Delinkuensi Remaja, Karakter Remaja, Kepatuhan Hukum, Literasi Hukum, Psikoedukasi

Abstract

Masa remaja merupakan periode transisi perkembangan yang rentan terhadap pengaruh lingkungan negatif dan perilaku delinkuensi, seperti perundungan, penyalahgunaan zat, dan kejahatan digital. Program pencegahan selama ini cenderung memisahkan pembentukan karakter dan literasi hukum. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan psikoedukasi dan literasi hukum sebagai upaya preventif untuk memperkuat karakter positif dan kepatuhan hukum siswa di SMAN 7 Kota Bengkulu. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka dengan melibatkan 50 siswa, dengan 35 siswa berpartisipasi penuh dalam evaluasi. Metode intervensi meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, analisis kasus nyata, dan refleksi diri. Evaluasi menggunakan desain one-group pre-test dan post-test dengan instrumen terstruktur, kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif dan menggunakan Wilcoxon signed-rank test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa setelah intervensi. Keberlanjutan program didukung melalui distribusi buku saku siswa, pedoman Guru BK, banner, dan poster pencegahan delinkuensi. Integrasi psikoedukasi dan literasi hukum efektif meningkatkan kesadaran karakter dan kepatuhan hukum serta berpotensi dikembangkan sebagai model layanan preventif BK kolaboratif di sekolah.

References

Aini, A. Z., Nurhani, D., & Trifiriani, M. (2021). Pendidikan karakter dalam menanggulangi kenakalan remaja berdasarkan aspek knowledge, feeling dan acting. Syntax Idea, 3 (1). https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v3i1.977

Ameri, T., Burgason, K. A., DeLisi, M., Heirigs, M. H., Hochstetler, A., & Vaughn, M. G. (2019). Legal cynicism: Independent construct or downstream manifestation of antisocial constructs? New evidence. International Journal of Law and Psychiatry, 64, 211–218. https://doi.org/10.1016/j.ijlp.2019.04.008

Carsiwan. (2024). Trends in Character Education for Elementary, Middle and High School Students in Indonesia: Systematic Literature Review. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 7(2), 240–252. https://doi.org/10.23887/ijerr.v7i2.80764

Cavanagh, C., Fine, A., & Cauffman, E. (2022). How do adolescents develop legal cynicism? Atest of legal socialization mechanisms among youth involved in the justice system. Justice Quarterly, 39(3), 478-496. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v3i1.977

Cipriano, C., et al. (2023). The state of evidence for social and emotional learning: A contemporary meta-analysis of universal school-based SEL interventions. Child Development, 94(5), 1181–1204. https://doi.org/10.1111/cdev.13968

Dakum, D., Syafingi, H. M., Hidayah, N., Qotrunada, A., & Efendi, R. W. (2026). Legal education to prevent juvenile delinquency at Muhammadiyah Junior High School 1, Sleman. Borobudur Journal on Legal Services, 6(2), 92 100. https://doi.org/10.31603/bjls.v6i2.15966

Kurniawan, H., & Tanshzil, S. W. (2024). Strategy of civic education teachers in building awareness and legal compliance for the younger generation. Indonesian Journal of Social Sciences, 16(2). https://doi.org/10.20473/ijss.v16i2.55927

Kurniawan, N. C., Khotimah, K., Efendi, B. M. S., Ni'matuzzuriyah, N., & Ruja, I. N. (2024). Identifying school programs and peer roles in juvenile delinquency through a mixed method approach. Jurnal Pendidikan Karakter,15(2). https://doi.org/10.46799/syntax idea.v3i1.977

Latumahina, F., Nurlette, M. H., & Somar, L. H. (2023). Enhancing Legal Awareness Among High School Students through Education and Counselling: A Case Study at SMA Negeri 45 Maluku Tengah, Indonesia. Indonesian Journal of Cultural and Community Development, 14(3). https://doi.org/10.21070/ijccd.v14i3.908

Luo, Y., Ma, T., & Deng, Y. (2023). School climate and adolescents’ prosocial behavior: The mediating role of perceived social support and resilience. Frontiers in Psychology, 14, 1095566. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1095566

Marlia, M. A., & Affandi, G. R. (2024). Efektifitas psikoedukasi self-control untuk mengurangi perilaku kenakalan remaja. Jurnal Pendidikan: Kajian dan Implementasi, 6(3). https://doi.org/10.21070/ups.5856

Mayangsari, A., Sugiharto, D. Y. P., & Mulawarman. (2024). Self-Control in Adolescent: A Systematic Literature Review. Jurnal Wahana Konseling, 7(2), 230-245. https://doi.org/10.31851/juang.v7i2.17027

Momo, A. H., et al. (2023). Penguatan pendidikan karakter pada orang tua guna meminimalisir kenakalan remaja pada anak. Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1). https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v4i1.36

Mulati, Y. (2023). Parents’ role in preventing children’s deviant behavior through character education and children’s potentials optimization. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 15(2), 135–144. https://doi.org/10.24832/jpkp.v15i2.632

Perdana, N. S. (2018). Penguatan pendidikan karakter di sekolah dalam upaya pencegahan kenakalan remaja. EDUTECH. https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v4i1.36

Putri, F. E., & Sunarso. (2022). Peran pendidikan karakter dalam mencegah dan mengatasi kenakalan remaja di SMK Negeri 1 Seyegan. AGORA, 10(5), 510–519. https://doi.org/10.21831/agora.v10i5.17436

Putri, T. A., & Rahayu, D. (2022). Psikoedukasi tentang perilaku delikuen sebagai upaya menurunkan tingkat kenakalan remaja. PLAKAT: Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat, 4(2), 267–274. https://doi.org/10.30872/plakat.v4i2.8974

Radini, R., Kurniaman, O., Al Fajar, B., Zufriady, Z., Munjiatun, M., & Setiawan, A. (2026). Legal literacy among Civic Education students: A study of cognitive, affective, and behavioural dimensions. Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran), 10(2), 240–249. https://doi.org/10.33578/pjr.v10i2.1468

Rahayu, S., Yuline, & Putri, A. (2026). Hubungan self-control dengan kenakalan remaja pada siswa tingkat SMP. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 1207–1213. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i1.10246

Rodrigues, H., Gomes, A. M. M., de Oliveira, R. T., Piccirillo, D., & de Brito, R. C. (2017). Legal socialization of children and adolescents: Literature review and research challenges. Plural,24(1). https://doi.org/10.11606/issn.2176-8099.pcso.2017.127330

Sampurna, P. S., & Hartati, N. (2025). Determinants of Juvenile Delinquency: A Global Systematic Review of Risk and Protective Factors Among Adolescents (2000–2024). IJIP: Indonesian Journal of Islamic Psychology, 7(2), 265-296. https://doi.org/10.18326/ijip.v7i2.5895

Suprihatin, E., Masyitoh, I. S., & Rahmat. (2025). The role of character education in the formation of students' social behavior. CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 10(2). https://doi.org/10.36805/civics.v10i02.10531

Suroso, S., Maramis, F., & Farid, M. (2020). Meningkatkan perilaku prososial pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) melalui pembelajaran karakter: Bagaimana efektivitasnya? Persona: Jurnal Psikologi Indonesia,9(1). https://doi.org/10.36709/amalilmiah.v4i1.36

Sutanto, T. P., & Saputra, B. R. A. (2023). Efektivitas intervensi psikoedukasi dalam meningkatkan pengendalian diri (self-control) pada remaja di MTsN 2 Surabaya. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 20(2), 171–187. https://doi.org/10.14421/hisbah.2023.202-05

Thomas, K. J., Theodoro, R., & Komatsu, A. V. (2021). Socializing justice: The interface of just world beliefs and legal socialization. Journal of Social Issues, 77(2), 314–335. https://doi.org/10.1111/josi.12442

Tyler, T. R. (2006). Psychological perspectives on legitimacy and legitimation. Annual Review of Psychology, 57, 375–400. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.57.102904.190038

Van der Put, C. E., Boekhout van Solinge, N. F., Stams, G. J. J. M., Hoeve, M., & Assink, M. (2021). Effects of awareness programs on juvenile delinquency: A three-level meta-analysis. International Journal of Offender Therapy and Comparative Criminology, 65(1). https://doi.org/10.1177/0306624X20909239

Van Petegem, S., Vansteenkiste, M., Soenens, B., Zimmerman, D., & Beyers, W. (2021). Police procedural justice and adolescents’ internalization of the law: Integrating self-determination theory into legal socialization research. Journal of Social Issues. https://doi.org/10.1111/josi.12425

Wardani, L. K., et al. (2018). Pengenalan dan pencegahan kenakalan remaja melalui psikoedukasi keluarga. Journal of Community Engagement in Health, 1(1), 4–6. https://doi.org/10.30994/jceh.v1i1.2

Wilson, D. B., & Lipsey, M. W. (2024). Scaling up effective juvenile delinquency programs by focusing on change levers: Evidence from a large meta-analysis. Criminology & Public Policy, 23(2), 261–286. https://doi.org/10.1111/1745-9133.12663

Wulandari, C., Sugianto, S., Putra, A. T., Emha, Z. I. F., & Hassan, M. S. (2025). Literacy, compliance, and digital legal awareness: The role of JDIH UNNES in disseminating legal information. Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services, 7(1). https://doi.org/10.15294/ijals.v7i1.26600

Downloads

Published

2026-09-18

How to Cite

Amalianita, B., Afriwilda, M. T., Muhariza, I. Y., & Zohro, M. S. (2026). Psikoedukasi dan Literasi Hukum dalam Penguatan Karakter Serta Kepatuhan Hukum Guna Mencegah Perilaku Delinkuensi Remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 5(1), 494–506. https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i1.1738

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times