Penguatan Kapasitas Guru PAUD dalam Pengelolaan Emosi Melalui Journaling Berbasis Canva

Authors

  • Reni Pawestuti Ambari Sumanto Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Rulita Hendriyani Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Andromeda Andromeda Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Amirul Mukminin Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Naila Nasywa Universitas Negeri Semarang, Indonesia
  • Wulan Adiarti Universitas Negeri Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i1.1770

Keywords:

guru PAUD, journaling, kesehatan mental, pengelolaan emosi

Abstract

Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) seringkali mengalami ketidakberuntungan dalam kesejahteraan namun tetap harus menunjukkan kapasitas pendidik yang ideal. Kondisi ini berpotensi memicu stres dan kelelahan emosional yang berdampak pada kualitas pembelajaran serta kesehatan mental guru. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan kapasitas guru dalam mengelola emosi melalui pelatihan journaling digital berbasis Canva. Journaling dipilih sebagai teknik refleksi diri yang efektif untuk mengekspresikan emosi, meningkatkan kesadaran diri, serta membangun regulasi emosi yang sehat. Integrasi platform digital Canva memungkinkan guru untuk mendesain jurnal secara visual, menarik, dan personal, sehingga meningkatkan motivasi serta keberlanjutan praktik jurnaling. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi tiga tahap yaitu pelatihan pengelolaan emosi dasar, kedua: pendampingan finalisasi produk journaling berbasis canva, ketiga: evaluasi dilakukan dengan presentasi journaling digital yang telah disusun dan penyampaian umpan balik dari peserta. Pelatihan dilaksanakan pada bulan Mei – Juni  Tahun 2026 yang diikuti oleh guru Raudhatul Athfal (RA) di Kecamatan Candiroto dan Bejen, Kabupaten Temanggung dengan capaian peserta sebesar 35 guru. Hasil kegiatan pengabdian yaitu 17 produk journaling. Berdasarkan evaluasi, rerata pemahaman guru dalam pengelolaan emosi sebesar 83 poin, kemampuan memodifikasi emosi negatif sebesar 79 poin dan keterampilan menulis journaling sebesar 86 poin. Hal ini menunjukkan diperlukan kegiatan berkelanjutan dengan target modifikasi emosi negatif.

References

Ansar, W., Az-Zahra, A. F., Kadir, A. M., Harfinah, & Renaldi. (2024). Melatih regulasi emosi melalui jurnal cognitive reappraisal. Science and Technology: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 106–112. https://doi.org/10.69930/scitech.v1i2.38

Bilqis, A., Riyadi, A. R., & Maulidah, N. (2025). Strategi pengelolaan kelas berdasarkan kompetensi sosial emosional guru. Elementary Journal: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 8(1), 1–11. https://doi.org/10.47178/vsf1za71

Chang, M. L. (2020). Emotion display rules, emotion regulation, and teacher burnout. Frontiers in Education, 5, 90. https://doi.org/10.3389/feduc.2020.00090

Damaryanti, E., Pradiva, S. A., & Roudhoh, R. (2023). Sarana dan prasarana pendidikan dalam pendekatan sistem. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(5), 142–148. https://doi.org/10.5281/zenodo.10280344

Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung. (2026). Profil kesehatan Kabupaten Temanggung tahun 2024. Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung.

Djauhari, M., Kumara, R. A., Putri, A., Yusuf, A., Adi, M., & Ayu, R. (2021). Pendekatan partisipatif dalam memberdayakan pemasaran online UMKM di Kampung Krupuk Sukolilo Surabaya. Prapanca: Jurnal Abdimas, 1(1), 28–36. https://doi.org/10.37826/prapanca.v1i1.134

Gross, J. J. (2015). Emotion regulation: Current status and future prospects. Psychological Inquiry, 26(1), 1–26. https://doi.org/10.1080/1047840X.2014.940781

Hulu, Y. (2023). Problematika guru dalam pengembangan teknologi dan media pembelajaran. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(6), 840–846. https://doi.org/10.31004/anthor.v2i6.285

Isnaini, K. N., Sulistiyani, D. F., & Putri, Z. R. K. (2021). Pelatihan desain menggunakan aplikasi Canva. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 291. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6434

Kasman, A. (2024). Regulasi emosi guru PAUD dalam mengurangi prokrastinasi dalam bekerja. Journal on Education, 7(1), 6505–6518. https://doi.org/10.31004/joe.v7i1.7263

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2018). Pedoman pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi di kabupaten/kota. Kementerian PPN/Bappenas.

Levine Brown, E., Vesely, C. K., Mehta, S., & Stark, K. (2023). Preschool teachers’ emotional acting and school-based interactions. Early Childhood Education Journal, 51(4), 615–626. https://doi.org/10.1007/s10643-022-01326-1

Listiyawati, L., Sari, E., & Hanafi, I. (2022). Teacher's emotional intelligence, class management, and school organizational climate on interaction behavior among teachers and students. Journal of Social Science, 3(4), 656–665. https://doi.org/10.46799/jss.v3i4.376

Nur, A. F. A., Murdiana, S., & Ridfah, A. (2022). Expressive writing dan kemampuan regulasi emosi narapidana remaja di Lembaga Pembinaan Khusus Anak. JIVA: Journal of Behaviour and Mental Health, 3(2), 110–121. https://doi.org/10.30984/jiva.v3i2.2214

Nurina, P., & Setiyadi, D. (2025). Peran guru dalam pengelolaan lingkungan emosional siswa: Studi fenomenologi dengan pendekatan teori emosi Daniel Goleman. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(4), 3229–3251. https://doi.org/10.61227/arji.v7i4.587

Pennebaker, J. W. (2018). Expressive writing in psychological science. Perspectives on Psychological Science, 13(2), 226–229. https://doi.org/10.1177/1745691617707315

Poulou, M. S., Garner, P. W., & Bassett, H. H. (2022). Teachers’ emotional expressiveness and classroom management practices: Associations with young students’ social-emotional and behavioral competence. Psychology in the Schools, 59(3), 557–573. https://doi.org/10.1002/pits.22631

Reinita, V. A., Limiansih, K., & Budiono, G. A. C. (2025). Manajemen emosi guru dalam pengelolaan kelas: Studi kualitatif tentang strategi mengatasi perilaku agresif peserta didik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 281–294. https://doi.org/10.23969/jp.v10i2.25718

Ren, X., Zhang, X., Zou, R., Yan, R., & Yu, B. (2025). EmoVis: Exploring data-enabled analogue journaling to promote self-reflection for mental wellness among college students. Behaviour & Information Technology, 44(4), 859–881. https://doi.org/10.1080/0144929X.2024.2349182

Samadi, M. R., Nurishlah, L., & Mulyani, A. S. (2023). Peran regulasi emosi dalam profesionalisme guru. TA’DIB: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 207–217. https://doi.org/10.69768/jt.v1i2.32

Septianawati, P., Pratama, T. S., Mustikawati, I. F., Kusuma, I. R., & Maulana, A. M. (2025). Edukasi dan pelatihan journaling diri dalam upaya menjaga kesehatan mental. Smart Society Empowerment Journal, 5(3), 102–108. https://doi.org/10.20961/ssej.v5i3.102045

Shelemy, L., Harvey, K., & Waite, P. (2019). Supporting students’ mental health in schools: What do teachers want and need? Emotional and Behavioural Difficulties, 24(1), 100–116. https://doi.org/10.1080/13632752.2019.1582742

Sloan, D. M., & Marx, B. P. (2024). State of the science: Written exposure therapy for the treatment of posttraumatic stress disorder. Behavior Therapy, 55(6), 1222–1232. https://doi.org/10.1016/j.beth.2024.02.004

Stark, K., & Bettini, E. (2021). Teachers’ perceptions of emotional display rules in schools: A systematic review. Teaching and Teacher Education, 104, 103388. https://doi.org/10.1016/j.tate.2021.103388

Tarmizi, S. N. (2023). Menjaga kesehatan mental para penerus bangsa. Sehat Negeriku. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Triardyanti, A. W., Widayanti, M. D., Diningrat, S. W. M., & Beny, A. O. N. (2025). Efektivitas pelatihan penggunaan Canva terhadap kemampuan guru PAUD dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI), 5(2), 138–143. https://doi.org/10.55606/jpkmi.v5i2.7452

Ulfah, M. (2019). Pendekatan holistik integratif berbasis penguatan keluarga pada pendidikan anak usia dini full day. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 10–19. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.255

Wahyuni, I. W., Raihana, R., Utami, D. T., Lubis, A. N., & Anriani, E. (2021). Kecerdasan emosi dan kompetensi sosial guru PAUD. Aulad: Journal on Early Childhood, 4(3), 172–178. https://doi.org/10.31004/aulad.v4i3.105

Wisnubroto, K. (2024). Tantangan besar, Asta Cita, dan keberlanjutan pembangunan. Indonesia.go.id.

World Health Organization. (2013). Comprehensive Mental Health Action Plan 2013-2030. In WHO library.

Xu, G., Haratyan, F., & Tian, H. (2025). A 2025 systematic review of teacher emotion regulation and well-being: implications for student engagement, learning outcomes, and professional development in EFL contexts. Frontiers in Psychology, 16, 1715266. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1715266

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

Sumanto, R. P. A., Hendriyani, R., Andromeda, A., Mukminin, A., Nasywa, N., & Adiarti, W. (2026). Penguatan Kapasitas Guru PAUD dalam Pengelolaan Emosi Melalui Journaling Berbasis Canva . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 5(1), 745–753. https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i1.1770

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 1 Times || PDF Download : 0 Times