Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Gangguan Menstruasi

Authors

  • Hotmauli Sitanggang Universitas Imelda Medan, Indonesia
  • Elvalini Warnelis Universitas Imelda Medan, Indonesia
  • Eva Nirwana Hutabarat Universitas Imelda Medan, Indonesia
  • Amanda Husnariani Zein Universitas Imelda Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i2.1804

Keywords:

Pengetahuan, Remaja Putri, Gangguan Menstruasi

Abstract

Gangguan menstruasi sering dialami remaja putri pada tahun-tahun awal setelah menarche. Kondisi ini dapat menurunkan konsentrasi belajar, menyebabkan ketidakhadiran di sekolah, dan menjadi tanda awal gangguan kesehatan reproduksi. Survei pendahuluan menunjukkan 63,16% siswi kelas VII SMP PAB 2 Helvetia belum memahami pengertian, jenis, dan penyebab gangguan menstruasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang gangguan menstruasi. Sasaran kegiatan adalah seluruh siswi kelas VII SMP PAB 2 Helvetia, Kabupaten Deli Serdang, sebanyak 19 orang. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi pencatatan siklus haid dengan media presentasi, leaflet, dan kalender haid. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner yang sama pada pre-test dan post-test, lalu dianalisis secara deskriptif. Seluruh sasaran mengikuti kegiatan (kehadiran 100%). Proporsi siswi berpengetahuan baik meningkat dari 21,05% sebelum edukasi menjadi 78,95% sesudah edukasi, sedangkan proporsi berpengetahuan kurang menurun dari 63,16% menjadi 15,79%. Edukasi kesehatan yang terstruktur dan interaktif dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang gangguan menstruasi. Sekolah disarankan mengintegrasikan edukasi kesehatan menstruasi ke dalam program UKS secara berkala.

References

Alfarizki, M. A., Purwoko, M., & Pratiwi, R. (2017). Upaya peningkatan tingkat pengetahuan siswi MAN 2 Palembang mengenai sindrom pra menstruasi. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 2(2), 235–. https://doi.org/10.22146/jpkm.27280

American College of Obstetricians and Gynecologists. (2015). Menstruation in girls and adolescents: Using the menstrual cycle as a vital sign (Committee Opinion No. 651). Obstetrics & Gynecology, 126(6), e143–e146. https://doi.org/10.1097/AOG.0000000000001215

American College of Obstetricians and Gynecologists. (2018). Polycystic ovary syndrome (Practice Bulletin No. 194). Obstetrics & Gynecology, 131(6), e157–e171. https://doi.org/10.1097/AOG.0000000000002656

Armour, M., Parry, K., Manohar, N., Holmes, K., Ferfolja, T., Curry, C., MacMillan, F., & Smith, C. A. (2019). The prevalence and academic impact of dysmenorrhea in 21,573 young women: A systematic review and meta-analysis. Journal of Women's Health, 28(8), 1161–1171. https://doi.org/10.1089/jwh.2018.7615

Attia, G. M., Alharbi, O. A., & Aljohani, R. M. (2023). The impact of irregular menstruation on health: A review of the literature. Cureus, 15(11), e49146. https://doi.org/10.7759/cureus.49146

Bull, J. R., Rowland, S. P., Scherwitzl, E. B., Scherwitzl, R., Danielsson, K. G., & Harper, J. (2019). Real-world menstrual cycle characteristics of more than 600,000 menstrual cycles. NPJ Digital Medicine, 2, Article 83. https://doi.org/10.1038/s41746-019-0152-7

Burnett, M., & Lemyre, M. (2017). No. 345—Primary dysmenorrhea consensus guideline. Journal of Obstetrics and Gynaecology Canada, 39(7), 585–595. https://doi.org/10.1016/j.jogc.2016.12.023

Carson, S. A., & Kallen, A. N. (2021). Diagnosis and management of infertility: A review. JAMA, 326(1), 65–76. https://doi.org/10.1001/jama.2021.4788

Fitri, S., Sofianita, N. I., & Octaria, Y. C. (2024). Faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi pada mahasiswi di Depok, Indonesia. Amerta Nutrition, 8(3SP), 94–104. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3SP.2024.94-104

Gordon, C. M., Ackerman, K. E., Berga, S. L., Kaplan, J. R., Mastorakos, G., Misra, M., Murad, M. H., Santoro, N. F., & Warren, M. P. (2017). Functional hypothalamic amenorrhea: An Endocrine Society clinical practice guideline. The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, 102(5), 1413–1439. https://doi.org/10.1210/jc.2017-00131

Grieger, J. A., & Norman, R. J. (2020). Menstrual cycle length and patterns in a global cohort of women using a mobile phone app: Retrospective cohort study. Journal of Medical Internet Research, 22(6), e17109. https://doi.org/10.2196/17109

Hennegan, J., Shannon, A. K., Rubli, J., Schwab, K. J., & Melendez-Torres, G. J. (2019). Women's and girls' experiences of menstruation in low- and middle-income countries: A systematic review and qualitative metasynthesis. PLOS Medicine, 16(5), e1002803. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1002803

Hennegan, J., Winkler, I. T., Bobel, C., Keiser, D., Hampton, J., Larsson, G., Chandra-Mouli, V., Plesons, M., & Mahon, T. (2021). Menstrual health: A definition for policy, practice, and research. Sexual and Reproductive Health Matters, 29(1), 1911618. https://doi.org/10.1080/26410397.2021.1911618

Islamy, A., & Farida, F. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi pada remaja putri tingkat III. Jurnal Keperawatan Jiwa, 7(1), 13–18. https://doi.org/10.26714/jkj.7.1.2019.13-18

Itriyeva, K. (2022). The normal menstrual cycle. Current Problems in Pediatric and Adolescent Health Care, 52(5), 101183. https://doi.org/10.1016/j.cppeds.2022.101183

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.

Khotimah, H., & Lintang, S. S. (2022). Terapi non-farmakologi untuk mengatasi nyeri dismenore pada remaja. Faletehan Health Journal, 9(3), 343–352. https://doi.org/10.33746/fhj.v9i3.499

Kusumaningrum, I. D. (2020). Mengenal gangguan menstruasi pada remaja putri. Humanism: Journal of Community Empowerment, 2(3), 133–138. https://doi.org/10.32504/hjce.v2i3.261

Lestari, B. D., Samaria, D., Febriani, N., Rahma, A., Meta, M., Izza, N., & Apriliana, V. (2023). Edukasi kesehatan reproduksi dan gerakan SADARI kepada remaja putri di SMA Negeri 5 Depok. Jurnal Sinergitas PKM & CSR, 7(2), 1–11. https://doi.org/10.19166/jspc.v7i2.6207

Munro, M. G., Critchley, H. O. D., & Fraser, I. S. (2018). The two FIGO systems for normal and abnormal uterine bleeding symptoms and classification of causes of abnormal uterine bleeding in the reproductive years: 2018 revisions. International Journal of Gynecology & Obstetrics, 143(3), 393–408. https://doi.org/10.1002/ijgo.12666

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Riset kesehatan dasar (Riskesdas) (2020). Laporan nasional Riskesdas 2019. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan

Riset kesehatan dasar (Riskesdas) (2021). Laporan nasional Riskesdas 2020. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Rosenfield, R. L. (2013). Adolescent anovulation: Maturational mechanisms and implications. The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, 98(9), 3572–3583. https://doi.org/10.1210/jc.2013-1770

Setiowati, D. (2014). Efektivitas pendidikan kesehatan reproduksi terhadap peningkatan pengetahuan remaja di SMK Islam Wijaya Kusuma Jakarta Selatan. Soedirman Journal of Nursing, 9(2). https://doi.org/10.20884/1.jks.2014.9.2.565

Syifa, Z. D., & Stefani, M. (2024). Hubungan konsumsi buah dan sayur serta kopi ready to drink terhadap kejadian gangguan siklus menstruasi remaja putri. Journal of Nutrition College, 13(2), 96–104. https://doi.org/10.14710/jnc.v13i2.41009

Tambun, M., Batubara, Z., & Sinaga, M. (2021). Hubungan tingkat stres dengan gangguan menstruasi pada remaja putri di SMK N 8 Padang Bulan tahun 2021. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 1565–1572. https://doi.org/10.33143/jhtm.v7i2.1736

UNICEF. (2019). Guidance on menstrual health and hygiene. UNICEF.

Wang, Y.-X., Arvizu, M., Rich-Edwards, J. W., Stuart, J. J., Manson, J. E., Missmer, S. A., Pan, A., & Chavarro, J. E. (2020). Menstrual cycle regularity and length across the reproductive lifespan and risk of premature mortality: Prospective cohort study. BMJ, 371, m3464. https://doi.org/10.1136/bmj.m3464

World Health Organization. (2017). Global accelerated action for the health of adolescents (AA-HA): Guidance to support country implementation. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-10-14

How to Cite

Sitanggang, H., Warnelis, E., Hutabarat, E. N., & Zein, A. H. (2026). Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Gangguan Menstruasi . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 5(2), 1018–1024. https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i2.1804

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times