Pendampingan Pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan bagi Anak dengan Berat Badan Rendah di Kampung Belak dan Kemalai, Desa Penaga

Authors

  • Nurul Liawati Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Delima E G Sihotang Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Yosef Tirta Tampubolon Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Tanti Agvirani Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Pebrin Yani Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Bayu Rianturi Pahlawan Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Yeo Yi Shuen Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Zahmil Husein Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Sanre Banjarnahor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Angelina Patrcia Siagian Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia
  • Aang Yudho Prastowo Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i2.1824

Keywords:

pemberian makanan tambahan, berat badan rendah, status gizi, anak, desa penaga

Abstract

Berat badan rendah pada anak merupakan salah satu permasalahan gizi yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak dengan berat badan rendah di Kampung Belak dan Kampung Kemalai, Dusun 2, Desa Penaga. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program PMT telah berjalan selama kurang lebih satu tahun dengan melibatkan masyarakat, kader Posyandu, orang tua, dan mahasiswa KKN. Pelaksanaan program meliputi pengadaan bahan makanan, pengolahan, pengemasan, serta pendistribusian makanan kepada anak sasaran. Berdasarkan hasil pemantauan, terdapat tujuh anak dengan berat badan antara 7,4 kg hingga 17 kg. Menu PMT diberikan secara bervariasi untuk membantu memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi anak. Namun, pelaksanaan program masih menghadapi kendala berupa jarak pengadaan bahan makanan dan rendahnya penerimaan beberapa anak terhadap makanan yang diberikan. Oleh karena itu, diperlukan pemantauan berat badan secara berkala, evaluasi menu, serta peningkatan keterlibatan kader dan orang tua agar pelaksanaan PMT dapat berjalan lebih optimal.

References

‘Aliah Istiqomah, A., Kristin Masmur S., Ribby Aurellia Amali, & Sulis Tiawati. (2024). Peran gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 2(2), 67–74. https://doi.org/10.57213/antigen.v2i2.260

Ellian, S., Farthur Ihza, F., Pangestuti, D. R., Asna, A. F., & Lisnawati, N. (2024). Status gizi dan perkembangan motorik balita usia 24–59 bulan di wilayah pertanian Kabupaten Semarang. Amerta Nutrition, 8(2), 199–205. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i2.2024.199-205

Faizul Haq, M. R., Irfanda, P. D., Ramadhani, F., Nurhasanah, W., & Widiyarta, A. (2023). Pengaruh Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) terhadap Status Gizi Balita Desa Sumbersuko Kabupaten Probolinggo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(3), 1964–1970. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v4i3.1258

Fajar, S. A., Anggraini, C. D., & Husnul, N. (2022). Efektivitas pemberian makanan tambahan pada status gizi balita Puskesmas Citeras, Kabupaten Garut. Nutrition Scientific Journal, 1(1), 30–40. https://doi.org/10.37058/nsj.v1i1.5975

Hapsari, A., Fadhilah, Y., & Wardhani, H. E. (2022). Hubungan kunjungan antenatal care dan berat badan lahir rendah terhadap kejadian stunting di Kota Batu. JI-KES (Jurnal Ilmu Kesehatan), 5(2), 108–114. https://doi.org/10.33006/ji-kes.v5i2.258

Hosang, K. H., Umboh, A., & Lestari, H. (2017). Hubungan pemberian makanan tambahan terhadap perubahan status gizi anak balita gizi kurang di Kota Manado. E-CliniC, 5(1). https://doi.org/10.35790/ecl.v5i1.14760

Ihza, S. E. F., Pangestuti, D. R., Asna, A. F., & Lisnawati, N. (2024). Nutritional status and motor development of toddlers aged 24–59 months in agricultural area of Semarang District. Amerta Nutrition, 8(2), 199–205. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i2.2024.199-205

Indriati, R., Setiani, D. Y., & Yulianti, T. S. (2025). Efektivitas pemberian makanan tambahan terhadap peningkatan berat badan balita kurang gizi di Desa Ngambarsari Wonogiri. KOSALA: Jurnal Ilmu Kesehatan, 13(2), 261–270. https://doi.org/10.37831/kjik.v13i2.441

Irawan, I. R., Sudikno, S., Julianti, E. D., Nurhidayati, N., Rachmawati, R., Sari, Y. D., & Herianti, H. (2022). Faktor risiko underweight pada balita di perkotaan dan perdesaan Indonesia (Analisis data Studi Status Gizi Balita Indonesia 2019). Penelitian Gizi dan Makanan, 45(1), 47–58. https://doi.org/10.22435/pgm.v45i1.6041

Irwan, I., Towapo, M., Kadir, S., & Amalia, L. (2020). Efektivitas pemberian PMT modifikasi berbasis kearifan lokal terhadap peningkatan status gizi balita. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 4(2), 59–67. https://doi.org/10.35971/gojhes.v4i2.7742

Karimah, S., Nurhamidi, & Sajiman. (2024). Hubungan pengetahuan ibu, tingkat pendapatan, pola asuh makan, dan ketersediaan pangan dengan kejadian balita underweight umur 24–59 bulan. Jurnal Riset Pangan dan Gizi, 6(2), 179–192. https://doi.org/10.31964/jr-panzi.v6i2.219

Karunia, M., Krisnasary, A., Suryani, D., & Kusdalinah. (2025). Hubungan konsumsi sumber protein, lemak dan riwayat penyakit infeksi dengan balita underweight usia 12–59 bulan di Kabupaten Seluma, Bengkulu. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 17(2), 122–130. https://doi.org/10.35473/jgk.v17i2.573

Khadijah, S., Palifiana, D. A., Amestiasih, T., & Stevy, S. (2025). Pengaruh pemberian makanan tambahan terhadap status gizi balita. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 11(2), 160–165. https://doi.org/10.33023/jikep.v11i2.2344

Malonda, N., Engkeng, S., & Sanggelorang, Y. (2024). Edukasi pemantauan pertumbuhan anak balita pada kader posyandu di Puskesmas Wenang Kota Manado. JPAI: Jurnal Perempuan dan Anak Indonesia, 5(2). https://doi.org/10.35801/jpai.5.2.2023.51846

Masri, E., Sari, W. K., & Yensasnidar, Y. (2021). Efektifitas pemberian makanan tambahan dan konseling gizi dalam perbaikan status gizi balita. Jurnal Kesehatan Perintis, 7(2), 28–35. https://doi.org/10.33653/jkp.v7i2.516

Nadiasari, N., Arpandi, A., & Fahmi, Y. (2026). Efektivitas program pemberian makanan tambahan (PMT) pangan lokal balita gizi kurang di Desa Pandamaan Kecamatan Danau Panggang Kabupaten Hulu Sungai Utara. Al Iidara Balad: Jurnal Administrasi Negara, 7(2), 799–810. https://doi.org/10.36658/aliidarabalad.7.2.1739

Nikmah, R., Afrinis, N., & Apriyanti, F. (2024). Pola asuh, sanitasi lingkungan, kejadian underweight di Desa Alahair, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 3(1), 40–47. https://doi.org/10.25182/jigd.2024.3.1.40-47

Pontang, G. S., Alia, A. P., & Setiyaningsih, S. (2024). Perbedaan status gizi sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan (PMT) berbahan pangan lokal pada balita stunting di Desa Kalijambe dan Desa Tanjung Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. SINOV: Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang, 6(1), 53–67. https://doi.org/10.55606/sinov.v6i1.801

Pontang, G. S., Setyaningsih, S., Aliya, A. P., & Fariza, Z. (2025). Pendampingan program pemberian makanan tambahan (PMT) pangan lokal di Desa Tanjung dan Desa Kalijambe, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Indonesian Journal of Community Empowerment, 7(1), 156–161. https://doi.org/10.35473/ijce.v7i1.4006

Pratiwi, R. H., Suyatno, & Aruben, R. (2015). Faktor-faktor yang berhubungan dengan berat-kurang (underweight) pada balita di perkotaan dan perdesaan Indonesia berdasarkan data Riskesdas tahun 2013. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 3(2), 127–137. https://doi.org/10.14710/jkm.v3i2.11878

Rahim, F. K. (2014). Faktor risiko underweight balita umur 7–59 bulan. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 115–121. https://doi.org/10.15294/kemas.v9i2.2838

Samino, S., Febriani, C. A., & Atmasari, S. (2020). Faktor underweight pada balita 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Ambarawa Kabupaten Pringsewu. Jurnal Dunia Kesmas, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.33024/jdk.v9i1.3782

Shiddiq, F. A., Amna, E. Y., & Aslinar. (2025). Perbandingan status gizi balita sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal di Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh Tahun 2024. Future Academia: The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced, 3(4). https://doi.org/10.61579/future.v3i4.630

Suhartatik, S., & Al Faiqoh, Z. (2022). Peran kader posyandu dalam pemantauan status gizi balita: Literature review. Journal of Health, Education and Literacy, 5(1). https://doi.org/10.31605/j-healt.v5i1.1573

Tunggal, T., Ariyani, E., Rusmilawaty, R., Prihatanti, N. R., & Santi, M. Y. (2025). Determinants of underweight among children under five years in Sungai Malang Community-Health Center. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 13(4), 456–470. https://doi.org/10.21927/jnki.2025.13(4).456-470

Utami, T. H., Muwakhidah, & Hidayati, L. (2025). Efektivitas pemberian PMT terhadap kejadian underweight di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo, 11(1). https://doi.org/10.29241/jmk.v11i1.2158

Yolanda, H. D., & Budiono, I. (2026). Faktor risiko kejadian underweight pada anak usia 6–59 bulan: Studi case-control di Puskesmas Lebdosari. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 6(1). https://doi.org/10.15294/ijphn.v6i1.45671

Yolanda, H. D., & Budiono, I. (2026). Faktor risiko kejadian underweight pada anak usia 6-59 bulan: Studi case-control di Puskesmas Lebdosari. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 6(1), 67–79. https://doi.org/10.15294/ijphn.v6i1.45671

Yunitasari, A. R., Sartika, R. A. D., & Setiarini, A. (2020). Household factors associated with underweight in children 24–59 month in urban and rural in Indonesia. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 140–151. https://doi.org/10.30597/mkmi.v16i1.9105

Downloads

Published

2026-10-24

How to Cite

Liawati, N., Sihotang, D. E. G., Tampubolon, Y. T., Agvirani, T., Yani, P., Pahlawan, B. R., Shuen, Y. Y., Husein, Z., Banjarnahor, S., Siagian, A. P., & Prastowo, A. Y. (2026). Pendampingan Pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan bagi Anak dengan Berat Badan Rendah di Kampung Belak dan Kemalai, Desa Penaga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 5(2), 1184–1195. https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i2.1824

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times