Teknologi Hidroponik Deep Flow Technique untuk Optimalisasi Lahan dan Kelestarian Lingkungan di RW 17 Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i2.1869Keywords:
Deep Flow Technique (DFT), Hidroponik, Ketahanan Pangan, Kelestarian Lingkungan, Pertanian PerkotaanAbstract
Keterbatasan lahan hijau di wilayah pemukiman padat perkotaan menjadi tantangan dalam menjaga kelestarian lingkungan serta ketahanan pangan skala rumah tangga. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menerapkan teknologi hidroponik Deep Flow Technique (DFT) di RW 17 Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi empat tahapan utama, yaitu koordinasi dan sosialisasi, pelatihan konsep DFT, pembuatan serta instalasi sistem hidroponik, dan pendampingan budidaya hingga tahap evaluasi. Mitra kegiatan melibatkan pengurus RT, RW, kader PKK, dan Dawis. Hasil pelaksanaan Pengabdian Masyrakar menunjukkan bahwa perakitan dan instalasi sistem hidroponik DFT berhasil diimplementasikan dengan baik di wilayah mitra. Pelatihan perakitan perangkat hidroponik behasil dilakukan oleh peserta dan peserta mampu memahami konsep dasar, merakit sistem, melakukan pembibitan menggunakan media rockwool, mengelola nutrisi AB Mix, serta memantau parameter pH dan TDS/EC secara mandiri. Penerapan sistem DFT terbukti sangat efektif dalam memanfaatkan ruang yang terbatas, meningkatkan keterlibatan serta partisipasi masyarakat, mendukung kelestarian lingkungan secara berkelanjutan, dan memberikan solusi nyata bagi kemandirian pangan keluarga di area perkotaan.
References
Ali, F., Febria, D., Tiara, D., Prajaka, N. W., Putri, S. U., Sismanto, & Darma, W. A. (2023). Penyuluhan hidroponik metode Nutrient Film Technique (NFT) untuk sayuran daun di PT Great Giant Pineapple. Jurnal Pengabdian Nasional, 4(1), 29–35. https://doi.org/10.30742/jpn.v4i1.2828
Amin, M., Agustono, A., Prayugo, P., Ali, M., & Hum, N. N. M. F. (2021). Comparison of total nutrient recovery in aquaponics and conventional aquaculture systems. Open Agriculture, 6(1), 682–688. https://doi.org/10.1515/opag-2021-0032
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta, & Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta. (2025). Laporan pengelolaan kawasan dan penanggulangan banjir. BPBD DKI Jakarta.
Casadesús, A., Pérez-Llorca, M., Munné-Bosch, S., & Polo, J. (2022). Biostimulants alleviate temperature stress in tomato seedlings. Scientia Horticulturae, 293, 110712. https://doi.org/10.1016/j.scienta.2021.110712
Chrysargyris, A., Solomou, M., Petropoulos, S. A., & Tzortzakis, N. (2019). Physiological and biochemical attributes of Mentha spicata when subjected to saline conditions and cation foliar application. Journal of Plant Physiology, 232, 27–38. https://doi.org/10.1016/j.jplph.2018.10.024
Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, & Komunitas Peduli Ciliwung. (2025). Laporan kegiatan pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan sampah perkotaan. Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Firmansyah, A., & Yulia, E. (2022). Respon varietas tanaman sawi terhadap variasi kepekatan larutan hara pada sistem hidroponik terapung. Jurnal Agrivor, 21(2), 178–186. https://doi.org/10.31293/agrifor.v21i2.6120
Fitria, N., & Suwandi, A. (2020). Pengaruh waktu panen dan suhu penyimpanan terhadap kualitas pasca panen microgreens hidroponik. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 13(2), 77–85. https://doi.org/10.20961/jthp.v13i2.42150
Food and Agriculture Organization. (2017). The future of food and agriculture – Trends and challenges. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Hendrawan, A., & Setiawan, I. (2021). Inovasi budidaya sawi hidroponik berbasis otomasi greenhouse untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 10(2), 145–156. https://doi.org/10.23960/jtep-l.v10i2.145-156
Jensen, M. H. (2010). Hydroponics worldwide: State of the art in soilless crop production. Acta Horticulturae, 481, 719–729. https://doi.org/10.17660/ActaHortic.1999.481.85
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2020). Pedoman teknis budidaya hidroponik. Kementerian Pertanian RI.
Kusuma, I., & Mardiana, R. (2021). Pengaruh konsentrasi larutan nutrisi dan frekuensi penyiraman terhadap pertumbuhan tanaman tomat hidroponik substrat. Jurnal Budidaya Pertanian, 17(1), 45–53. https://doi.org/10.30598/jbdp.2021.17.1.45
Lestari, D., & Santoso, P. (2021). Rooftop greenhouse terintegrasi smart rainwater harvesting irrigation untuk pertanian berkelanjutan di perkotaan. Jurnal Agroteknologi Tropika, 9(4), 310–322. https://doi.org/10.24843/JAT.2021.v09.i04.p05
Martínez-Moreno, A., Frutos-Tortosa, A., Diaz-Mula, H., Mestre, T. C., & Martínez, V. (2024). Effect of the intensity and spectral quality of LED light on growth and quality of spinach indoors. Horticulturae, 10(4), 411. https://doi.org/10.3390/horticulturae10040411
Nasution, S. R., & Zulaihah, L. (2024). Pengelolaan sampah berbasis rumah tangga di RW 17 Srengseng Sawah Jagakarsa Jakarta Selatan. Jurnal Serina Abdimas, 2(1), 45–52. https://doi.org/10.24912/jsa.v2i1.28542
Nugroho, B., & Fitriani, N. (2019). Penerapan sensor EC dan pH berbasis mikrokontroler untuk efisiensi pemberian nutrisi tanaman selada hidroponik. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 29(1), 88–97. https://doi.org/10.24961/jtip.2019.29.1.88
Nurhayati, I., & Subekti, S. (2018). Analisis kandungan nitrat dan vitamin C pada selada yang ditanam menggunakan sistem hidroponik vs konvensional. Jurnal Gizi dan Pangan, 13(3), 139–146. https://doi.org/10.25182/jgp.2018.13.3.139-146
Prasetyo, H., & Suryani, E. (2019). Analisis penggunaan nutrisi organik cair sebagai alternatif AB-Mix pada budidaya hidroponik sayuran daun. Jurnal Agronomi Indonesia, 47(1), 54–62. https://doi.org/10.24831/jai.v47i1.22150
Pratama, R., & Handayani, S. (2020). Sistem monitoring kepekatan nutrisi pada tanaman aquaponik dan hidroponik berbasis Internet of Things (IoT). Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi, 12(1), 33–42. https://doi.org/10.5614/joki.2020.12.1.4
Putra, P. A., & Yuliando, H. (2015). Soilless culture system to support water use efficiency and product quality: A review. Agricultural and Agricultural Science Procedia, 3, 283–288. https://doi.org/10.1016/j.aaspro.2015.01.054
Putri, K., & Supriatna, A. (2021). Analisis kelayakan usaha dan pemasaran sayuran hidroponik perkotaan (urban farming). Jurnal Agribisnis Indonesia, 9(2), 167–178. https://doi.org/10.29244/jai.2021.9.2.167-178
Rahmawati, L., Iswahyudi, H., & Alexander, B. (2020). Hydroponic installation Nutrient Film Technique (NFT) system in Politeknik Hasnur. Agrisains: Jurnal Budidaya Tanaman Perkebunan Politeknik Hasnur, 6(1), 8–12. https://doi.org/10.46365/agrs.v6i01.378
Ramadhan, F., & Sitorus, T. (2023). Strategi pemasaran digital (digital marketing) dalam meningkatkan daya saing produk sayur hidroponik. Jurnal Pemasaran Agribisnis, 8(2), 89–98.
Resh, H. M. (2013). Hydroponic food production: A definitive guidebook for the advanced home gardener and the commercial hydroponic grower (7th ed.). CRC Press. https://doi.org/10.1201/b12502
Salas-Sanjuán, M. C., Ruíz-Zubiate, J. L., Valenzuela, J. L., & Campos, A. X. (2023). Nutrient solution from aqueous extracts as an alternative to fertigation in hydroponic. Horticulturae, 9(12), 1281. https://doi.org/10.3390/horticulturae9121281
Saputra, E., Wijaya, A., & Kurniawan, D. (2022). Implementasi smart farming system untuk pengendalian pH dan nutrisi otomatis pada hidroponik sub-sistem NFT. Jurnal Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi, 6(3), 412–420. https://doi.org/10.29207/resti.v6i3.4012
Savvas, D., & Gruda, N. (2018). Application of soilless culture technologies in greenhouse vegetable production—A review. European Journal of Horticultural Science, 83(5), 280–293. https://doi.org/10.17660/eJHS.2018/83.5.2
Solihah, R. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan pekarangan sebagai warung hidup keluarga di Desa Kutamandiri Kecamatan Tanjungsari. Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 204–215. https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i2.26436
Suryathi, N. W., & Resiani, N. M. D. (2017). Increasing household revenues through hydroponic agricultural as sustainable agricultural efforts. SEAS (Sustainable Environment Agricultural Science), 1(2), 69–75. https://doi.org/10.22225/seas.1.2.401.69-75
Triana, A. N., Faozi, K., & Begananda. (2021). Pengaruh kemiringan pipa terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas pakcoy (Brassica rapa L.) pada sistem hidroponik NFT (Nutrient Film Technique). Agrivet, 26(2), 101–110. https://doi.org/10.31315/agrivet.v26i2.4612
Utomo, C., & Wulandari, T. (2020). Optimalisasi produksi pakcoy melalui sistem hidroponik NFT di rumah kaca berbasis efisiensi air dan nutrisi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(3), 365–373. https://doi.org/10.18343/jipi.25.3.365
Wicaksono, D. A., Karlitasari, L., & Putra, A. P. (2023). Prototipe sistem monitoring suhu dan kelembaban pada hidroponik tanaman cabai berbasis Android. Jurnal Aplikasi Bisnis dan Komputer, 3(3). https://doi.org/10.33751/jubikom.v3i3.9680
Wulandari, R., Fifintari, F. R., & Buddhisatyarini, T. (2022). Empowerment of urban communities in utilizing small courtyards with hydroponic technology. Community Empowerment, 7(8), 1294–1303. https://doi.org/10.31603/ce.6243
Zulaihah, L., Nasution, S. R., Rahayu, F., & Munggahara, N. R. D. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis biopori dan sumur resapan berstandar lawan banjir. Dalam Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat (SEMNAS CORISINDO 2024) (hlm. 705–709). Universitas Teknologi Bandung. https://corisindo.utb-univ.ac.id/index.php/pengabdian/article/download/56/114/1191
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Rohana Nasution, Purwo Joko Suranto, Danang Mintoyuwono, Armansyah Armansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















