Optimalisasi Fungsi Bahasa dalam Proses Pendampingan pada Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)

Authors

  • Irsyam Surahim Universitas Mega Buana Palopo, Indonesia
  • Yusni Yusni Universitas Mega Buana Palopo, Indonesia
  • Tri Endar Yogi Setiadi Saputra Universitas Mega Buana Palopo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i2.1871

Keywords:

Fungsi Bahasa, KDKMP, Pendampingan

Abstract

Optimalisasi fungsi bahasa memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), khususnya dalam proses pendampingan masyarakat. Bahasa berfungsi tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai media penyampaian informasi, pembentukan pemahaman, dan peningkatan partisipasi masyarakat. Akan tetapi, penggunaan bahasa yang kurang efektif dapat menghambat penerimaan dan pemahaman materi pendampingan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dan efektivitas komunikasi dalam pendampingan program KDKMP di Kecamatan Larompong Selatan melalui optimalisasi fungsi bahasa. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan terarah, dan pendampingan langsung dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta setelah pelaksanaan intervensi. Sebelum kegiatan, sebanyak 8 dari 31 peserta berada dalam kategori pemahaman baik. Setelah sosialisasi, edukasi, dan pendampingan dilaksanakan, jumlah tersebut meningkat menjadi 21 peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa yang informatif, persuasif, dan edukatif dapat mendukung efektivitas pendampingan. Oleh karena itu, strategi komunikasi yang adaptif terhadap kondisi sosial, budaya, dan tingkat literasi masyarakat perlu diterapkan secara berkelanjutan untuk memperkuat pemahaman serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan program KDKMP

References

Abdulai, M., Ibrahim, H., & Anas, A. L. (2023). The role of indigenous communication systems for rural development in the Tolon District of Ghana. Research in Globalization, 6, Article 100128. https://doi.org/10.1016/j.resglo.2023.100128

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225

Arswendi, R., Gusfa, H., Huey, N. S., & Siang, T. G. (2024). Communication strategy of Jakarta Backpacker community and Malaysia through Facebook for tourism destination promotion. Jurnal The Messenger, 15(1), 68–83. https://doi.org/10.26623/themessenger.v15i1.2938

Bourdieu, P. (1991). Language and symbolic power. Harvard University Press.

Cardey, S., Eleazar, P. J. M., Ainomugisha, J., Kalowekamo, M., & Vlasenko, Y. (2024). Communication for development: Conceptualising changes in communication and inclusive rural transformation in the context of environmental change. Social Sciences, 13(6), Article 324. https://doi.org/10.3390/socsci13060324

Cornwall, A. (2008). Unpacking “participation”: Models, meanings and practices. Community Development Journal, 43(3), 269–283. https://doi.org/10.1093/cdj/bsn010

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Darmastuti, R., Kristiyani, D. N., Winarso, S., Christianto, E., & Utami, B. S. (2024). The four W: Participative communication strategy in Bugel urban village, Salatiga. Jurnal Studi Komunikasi, 8(2), 451–461. https://doi.org/10.25139/jsk.v8i2.8268

Donthu, N., Kumar, S., Mukherjee, D., Pandey, N., & Lim, W. M. (2021). How to conduct a bibliometric analysis: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 133, 285–296. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2021.04.070

Fetni, F., Fait, T., Mardiana, M., & Ashari, S. (2026). Social critique within the Kabhanti Modero tradition: An interactional development communication model among the Muna Indigenous Community. SIGn Journal of Social Science, 6(2), 510–525. https://doi.org/10.37276/sjss.v6i2.685

Gebeyehu, H. Z., & Jira, Y. S. (2023). Exploring participatory communication implemented to improve the livelihood of rural Ethiopia. Humanities and Social Sciences Communications, 10, Article 802. https://doi.org/10.1057/s41599-023-02286-6

Guarino, A., Barbieri, I., Compare, C., & Albanesi, C. (2023). Facilitating assets-based development in rural communities through service-learning. Community Development Journal, 58(3), 512–538. https://doi.org/10.1093/cdj/bsac017

Husnu, L. N., Prasetyo, B. D., & Wulandari, M. P. (2024). The role of opinion leader in communication participation in the green tourism village of Bilebante–Central Lombok. Sangkép: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan, 7(1). https://doi.org/10.20414/sangkep.v7i1.10213

Jakobson, R. (1960). Linguistics and poetics. In T. A. Sebeok (Ed.), Style in language (pp. 350–377). MIT Press.

Jaya, M. N., & Sarwoprasodjo, S. (2024). Empowering farmer groups in Yogyakarta, Indonesia, through a participatory development communication model. Jurnal Studi Komunikasi, 8(3), 617–630. https://doi.org/10.25139/jsk.v8i3.8189

Lebenya, M., Mubangizi, B. C., & Ojogiwa, O. T. (2024). Participatory communication for sustainable rural livelihoods: Insights from Matatiele Local Municipality. Institutiones Administrationis–Journal of Administrative Sciences, 4(2), 72–91. https://doi.org/10.54201/iajas.110

Mansuri, G., & Rao, V. (2004). Community-based and -driven development: A critical review. The World Bank Research Observer, 19(1), 1–39. https://doi.org/10.1093/wbro/lkh012

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Alfabeta.

Mulyana, D. (2018). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. PT Remaja Rosdakarya.

Murtiningsih, B. S. E., Meidiyawati, N., & Veronika, V. (2024). Participatory communication model based on local wisdom in ecotourism of West Detusoko Village. Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia, 9(1), 22–34. https://doi.org/10.25008/jkiski.v9i1.934

Pratama, R. P. (2024). Strategi komunikasi lingkungan ekowisata Taman Mangrove Jung Koneng Bangkalan untuk rehabilitasi. Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 84–94. https://doi.org/10.37715/calathu.v6i2.4817

Pretty, J. N. (1995). Participatory learning for sustainable agriculture. World Development, 23(8), 1247–1263. https://doi.org/10.1016/0305-750X(95)00046-F

Putri, Z. A., & Priyanti, E. (2024). Strategi komunikasi pemerintah dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada program pembangunan di Kelurahan Karawang Kulon. Jurnal Intervensi Sosial dan Pembangunan, 5(2), 243–254. https://doi.org/10.30596/jisp.v5i2.19425

Ratriyana, I. N., Setiawan, L. D., & Yudarwati, G. A. (2022). Development communication for youth empowerment in Indonesia’s renewable energy projects. Asian Journal of Communication, 32(4), 290–308. https://doi.org/10.1080/01292986.2021.2007273

Republik Indonesia. (1992). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Republik Indonesia. (2025a). Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Republik Indonesia. (2025b). Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Sahid, M., Haeruddin, H., Fitriana, A. D., & Wandi, W. (2025). Communication strategies of village government to increase community participation in development. Palakka: Media and Islamic Communication, 6(1), 21–32. https://doi.org/10.30863/palakka.v6i1.7552

Simamora, I. Y., Miko, M., Resty, R., Anur, A., Tazwa, T., Siska, S., Nadia, N., & Manda, M. (2025). Penerapan konsep komunikasi partisipatif pada pembangunan di Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, Administrasi Publik dan Kebijakan Negara, 2(3), 180–191. https://doi.org/10.62383/komunikasi.v2i3.498

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tegenea, T., Wimsa, P., Gebeyehu, D., & Abod, T. (2023). Analysis of communication approaches used in agricultural extension: Case of Wolaita Zone, Southern Ethiopia. Local Development & Society, 4(2), 348–369. https://doi.org/10.1080/26883597.2023.2173635

Yustikasari, Y., Gemiharto, I., & Ayuningtyas, F. (2021). The development of communication model for the empowerment of highly poor villages in Pangandaran Regency, West Java, Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 819(1), Article 012038. https://doi.org/10.1088/1755-1315/819/1/012038

Downloads

Published

2026-10-21

How to Cite

Surahim, I., Yusni, Y., & Saputra, T. E. Y. S. (2026). Optimalisasi Fungsi Bahasa dalam Proses Pendampingan pada Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 5(2), 1154–1161. https://doi.org/10.58266/jpmb.v5i2.1871

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 0 Times || PDF Download : 0 Times