Penyuluhan Bahaya Asap Rokok pada Suami Ibu Hamil Sebagai Strategi Penurunan Angka Stunting di Nagari Limau Puruik, Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.195Keywords:
asap rokok, kehamilan, bayi berat lahir rendah, stuntingAbstract
Paparan asap rokok telah diteliti dapat menyebabkan kejadian bayi lahir berat badan rendah (BBLR) dan cacat. BBLR merupakan salah satu pemicu untuk meningkatan angka stunting di Indonesia. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran suami ibu hamil di Nagari Limau Puruik tentang bahaya rokok sebagai strategi penurunan angka stunting. Tahapan pada kegiatan ini terdiri atas persiapan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Metode kegiatan yang dilakukan adalah bina suasana ruang dan partisipan, kuisioner pretest dan posttest, penyuluhan, diskusi, dan pembagian doorprize. Instrumen yang digunakan adalah power point text (PPT) dan leaflet terkait rokok dan bahayanya, serta hubungan rokok dengan bayi lahir rendah dan stunting. Partisipan dalam kegiatan ini adalah suami ibu hamil di Nagari Limau Puruik yang berjumlah 25 orang. Kegiatan telah dilakukan pada pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2025. Tindak lanjut dengan melakukan evaluasi terhadap jawaban kuisioner, daftar kehadiran dan keaktifan bertanya atau menanggapi pertanyaan saat penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan partisipan mengikuti kegiatan penyuluhan dengan penuh perhatian dan keseriusan yang dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan dari dominan rendah sebanyak 12 orang (48.00%) menjadi baik sebanyak 20 orang (80.00%). Kesimpulannya, pemberian penyuluhan kesehatan tentang bahaya asap rokok dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran suami ibu hamil di Nagari Limau Puruik.
References
Ambarita, M. B., Nurhasana, R., Ningtyas, F. R., Shellasih, N. M., & Nadya, S. (2023). Strategi Penurunan Angka Stunting Melalui Penyadaran Bahaya Asap Rokok di Tenjolaya, Bogor, Jawa Barat. Ilmiah Media Bina, 17(6), 1–23. http://binapatria.id/index.php/MBI/article/view/230
Badan Pusat Statistik. (2025). https://data.goodstats.id/statistic/23-pemuda-indonesia-merokok-rata-rata-12-batang-per-hari-qCPDM?utm_source=chatgpt.com. Diakses pada hari Senin tanggal 02 Juni 2025
Delcroix-Gomez, C., Delcroix, M. H., Jamee, A., Gauthier, T., Marquet, P., & Aubard, Y. (2022). Fetal Growth Restriction, Low Birth Weight, and Preterm Birth: Effects of Active or Passive Smoking Evaluated by Maternal Expired CO at Delivery, Impacts of Cessation at Different Trimesters. Tobacco Induced Diseases, 20(August), 1–15. https://doi.org/10.18332/tid/152111
Duhita, F.-, & Rahmawati, N. I. (2019). Dampak Kesehatan Anak Pada Periode Embrio, Janin, Bayi dan Usia Sekolah dengan Ayah Perokok. Jurnal Kesehatan Vokasional, 4(1), 12. https://doi.org/10.22146/jkesvo.41777
Eka, P. K. (2020). Hubungan Paparan Asap Rokok Dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di RSUD Muntilan Kabupaten Magelang. Jurnal Kesehatan, 48. http://eprintslib.ummgl.ac.id/id/eprint/2519
Grandinata Soeseno, W., Bikin Suryawan, I. W., & Widiasa, A. A. M. (2019). Hubungan Suami Perokok Terhadap Bayi Berat Lahir Rendah pada Neonatus di Ruang Perinatologi RSUD Wangaya Kota Denpasar. Intisari Sains Medis, 10(1), 139–143. https://doi.org/10.15562/ism.v10i1.399
Dewi, K., Susaldi, S., & Munawaroh, M. (2024). Hubungan Paparan Asap Rokok, Pola Makan Dan Faktor Riwayat Penyakit dengan Kejadian Stunting. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(4), 2033–2039. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i4.2573
Holbrook, B. D. (2016). The Effects of Nicotine on Human Fetal Development. Birth Defects Research Part C - Embryo Today: Reviews, 108(2), 181–192. https://doi.org/10.1002/bdrc.21128
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2025. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/ 20240529/1545605/perokok-aktif-di-indonesia-tembus-70-juta-orang-mayoritas-anak-muda/. Diakses pada hari Senin tanggal 02 Juni 2025.
Lette, A. R., & Jumetan, M. A. (2023). Penyuluhan tentang Bahaya Asap Rokok serta Kaitannya dengan Penyebab Stunting pada Kaum Bapak Jemaat Overa Fatululat, Amfoang Tengah, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 3(6), 1597–1604. https://doi.org/10.54082/jamsi.892
Mazloomy Mahmoodabad, S. S., Karimiankakolaki, Z., Kazemi, A., Keshavarz Mohammadi, N., & Fallahzadeh, H. (2019). Exposure to Secondhand Smoke in Iranian Pregnant Women at Home and the Related Factors. Tobacco Prevention & Cessation, 5(February). https://doi.org/10.18332/tpc/104435
Murti, F. C., Suryati, S., & Oktavianto, E. (2020). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah (Bblr)Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 2-5 Tahun Di Desa Umbulrejo Kecamatan Ponjong Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan, 16(2), 52. https://doi.org/10.26753/jikk.v16i2.419
Nainggolan, B. G., & Sitompul, M. (2019). Hubungan berat badan lahir rendah (BBLR) dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 1-3 Tahun. Nutrix Journal, 3(1), 36-41. 36–41.
Noriani, N. K., Putra, I. W. G. A. E., & Karmaya, I. N. M. (2015). Paparan Asap Rokok dalam Rumah Terhadap Risiko Peningkatan Kelahiran Bayi Prematur di Kota Denpasar. Public Health and Preventive Medicine Archive, 3(1), 55–59. https://doi.org/10.15562/phpma.v3i1.88
Purnama, Y., Min, S., Widati, S., & Hardianti, S. (2025). Efektivitas Pemberian Edukasi Kesehatan Kepada Suami Perokok dan Istri Selama Masa Kehamilan : Sistematic Literature Review. September 2024. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 141–154.
Purwoko, M., Mundijo, T., Silvana, R., & Mutmainnah, M. (2021). Upaya Peningkatan Tingkat Pengetahuan Perokok Aktif Mengenai Efek Rokok terhadap Timbulnya Cacat Bawaan Lahir. E-Dimas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 12(2), 264–269. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v12i2.6321
Rahayuningsih, A. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Sikap Suami Tentang Pengaruh Paparan Asap Rokok Terhadap Kehamilan Di Rsud Wates. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan, 230–235.
Rohmani, A., Yazid, N., & Rahmawati, A. A. (2018). Rokok Elektrik dan Rokok Konvensional Merusak Alveolus Paru. Prosiding Seminar Nasional Unimus, 1, 27–32. http://prosiding.unimus.ac.id/index.php/semnas/article/view/21/13
Setyowati, R., & Rahayu, S. (2022). Hubungan Ibu Hamil Sebagai Perokok Pasif Dengan Berat Badan Lahir Rendah. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 1(2), 43–48. https://doi.org/10.57151/jsika.v1i2.62
Simamora, S. E. D., & Ronoatmodjo, S. (2020). Program Magister Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia 2 Departemen Epidemiologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia Kampus Baru UI Depok , Jawa Barat – 16424 Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(1), 89–100. https://doi.org/10.22435/kespro.v11i1.2753.89-100
Supriyanto, Y., Paramashanti, B. A., & Astiti, D. (2018). Berat badan lahir rendah berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 6-23 bulan. Jurnal Gizi Dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics), 5(1), 23. https://doi.org/10.21927/ijnd.2017.5(1).23-30
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nofri Zayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















