PKM Penyuluhan Rokok dan Bahayanya pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di Makassar

Authors

  • Zainal Abidin Universitas Muslim Makassar, Indonesia
  • Faradiba Faradiba Universitas Muslim Makassar, Indonesia
  • Asni Amin Universitas Muslim Makassar, Indonesia
  • Muammar Fawwaz Universitas Muslim Makassar, Indonesia
  • Audia Triani Olii Universitas Muslim Makassar, Indonesia
  • Ririn Ririn Universitas Muslim Makassar, Indonesia
  • Rais Razak Universitas Muslim Makassar, Indonesia
  • Yuni Zakinah Yulianto Universitas Muslim Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.198

Keywords:

merokok, kampanye di sekolah, SMA Negeri 5, Makassar, remaja

Abstract

Perilaku merokok di kalangan remaja, khususnya siswa sekolah, menjadi perhatian serius. Data menunjukkan bahwa usia perokok pemula di kelompok usia 13-15 tahun meningkat, bahkan, pada kelompok usia 15-19 tahun dan pada usia 10-14 tahun, hal ini  mengindikasikan bahwa kebiasaan merokok telah menyebar di kalangan siswa sekolah menengah pertama dan atas. Dampak merokok pada kesehatan remaja sangat serius, termasuk risiko kanker, gangguan jantung, diabetes, dan kematian. Faktor yang mendorong remaja merokok antara lain pengaruh teman sebaya, keluarga, iklan, dan kurangnya kesadaran tentang bahaya merokok. Dalam upaya pencegahannya, berbagai program anti-rokok, seperti kampanye di sekolah, media massa, dan kegiatan penyuluhan telah dilakukan. Salah satunya adalah program penyuluhan oleh Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia di SMA Negeri 5 Makassar, yang bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok serta mengurangi minat merokok di kalangan remaja. Hasil dari pelaksanaan penyuluhan yang dilakukan memberikan dampak positif terhadap pengetahuan, sikap dan perilaku siswa SMA Negeri 5 Makassar, di mana hasil dari data kuisioner yang dilakukan, sebelum dan sesudah penyuluhan, mengalami peningkatan perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku siswa terhadap rokok, sehingga diharapkan siswa menjadi lebih mengurangi atau bahkan bisa berhenti merokok.

References

Arsyad, N. (2024). Unhas Kampanye KTR di Institusi Pendidikan. Makassar: Kampusiana.

Azhari, M. R. (2023). Pria Indonesia Urutan Pertama Perokok Aktif di Dunia, WHO ; Tembakau Bunuh 8 Juta Orang Setiap Tahun. Tempo.Co.

Ferdinan. (2022). Peringati Hari Tembakau Sedunia, Duta Siswa KTR Makassar Suarakan Dampak Bahaya Rokok. Makassar: VOI.

Hamidah, S. (2023). Efektivitas Media Promosi Kesehatan terhadap Perilaku Merokok Peserta Didik di SMP Negeri 9 Makassar. Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin , Kesehatan Masyarakat, Makassar.

Jamal, H., Abdullah, A. Z., & Abdullah, M. T. (2020). Determinan Sosial Perilaku Merokok Pelajar di Indonesia: Analisis Data Global YouthTobacco Survey Tahun 2014. Jurnal Kesehatan Vokasional, Vol. 5 No. 3, 141 - 150 .

Kaghoo, N., & Massa, K. (2023). Gambaran Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Merokok di SMA Negeri 2 Manado”, MARAS . Jurnal Penelitian Multidisplin, Vol. 1 No. 3, 520 -526.

Mamurah, L., Sukmawati, & Nurhakim, F. (2023). PkM Penyuluhan Tentang Pentingnya Menjaga Kesehatan Reproduksi pada Remaja di SMPN Kabupaten Bandung. GUYUB: Journal of Community Engagement Vol. 4, No. 2.

Marieta, A., & Lestari, K. (2022). Narrative Review : Rokok dan Berbagai masalah Kesehatan yang Ditimbulkan. Farmaka Vol. 20, No. 2, 56 - 63.

Maulana, D., Sutiyarsih, E., Felisitas, S., & Luhung, M. (2024). Hubungan Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Merokok Dengan Motivasi Berhenti Merokok di RW 04 Dusun Genengan Krajan Kabupaten Malang. Jurnal Keperawatan Dirgahayu 1 Volume 6 Nomor 1, 1 - 5 .

Mutmainnah, H. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Bahaya Rokok Untuk Meningkatkan Status Kesehatan Remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat AMMA, 2(6).

Nurafriani, Irwansjah, N., Sumi, S. S., Fajriansi, A., & Jamaluddin, M. (2024). Hubungan Edukasi Kesehatan dengan Pencegahan Perilaku Merokok Siswa. Journal of Telenursing, 6(2), 3034 - 3041.

Oxa, M. G., Prasanti, N. H., Kusumo, A. R., Izzah, I., Azizah, A. N., Purnama, F., et al. (2022). Identifikasi Hubungan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Merokok pada Anak di Bawah Umur di Indonesia. Jurnal Farmasi Komunitas Vol.9, No.1, 1 - 9.

Rosdiana, Kubangun, N. A., Sima, Y., Rahmat, R. A., Nasution, A. F., Utami, Y. P., et al. (2025). Sosialisasi Dan Pendidikan Kesehatan Program Berhenti Merokok Pada Siswa Sma Di Kota Makassar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sahabat Sosial, 3(2), 266 - 273.

Sandi, K. (2019). Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kecamatan Mariso Kota Makassar. Skripsi, Universitas Islam Negeri Alauddin, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Makassar.

Sari, N. R. (2023). “Perokok Muda: Mengungkapkan Faktor-Faktor yang mendorong Remaja untuk Merokok”. Bandung: Kemenkes DirJen PelKes.

Serly, Muzakkir, & Asdar, F. (2021). Gambaran Pengetahuan Siswa TentangBahaya Merokok. Jurnal Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 3(1), 71 - 77.

Susanty, S. D., & Saputra, H. A. (2020). Promosi Kesehatan Tentang Bahaya Merokok pada Usia Remaja di SMK N 1 Bukittinggi. Empowering Society Journal Vol. 1, No. 1, 54 - 59.

Tarmizi, S. N. (2024). Perokok Aktif di Indonesia Tembus 70 Juta Orang, Mayoritas Anak Muda. Kemenkes DirJen PelKes.

Wardyah, N. S. (2019). Mahasiswa FKM Unhas sosialisasi bahaya merokok bagi warga pulau. Makassar Antara SulSel.

Wirawati, D., & Sudrajat. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku merokok di kalangan remaja. Holistik Jurnal Kesehatan”, Volume 15, No.3, 518 - 524.

Downloads

Published

2025-07-04

How to Cite

Abidin, Z., Faradiba, F., Amin, A., Fawwaz, M., Olii, A. T., Ririn, R., Razak, R., & Yulianto, Y. Z. (2025). PKM Penyuluhan Rokok dan Bahayanya pada Sekolah Menengah Atas (SMA) di Makassar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(4), 630–636. https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.198

Issue

Section

Articles
Abstract Views: 278 Times || PDF Download : 269 Times