Pelatihan Pengoperasian Mesin Pengurai Sabut Kelapa Di RPTRA Menara Kelurahaan Kembangan Selatan Jakarta Barat
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.250Keywords:
limbah sabut kelapa, cocofiber, proses produksi, merancang mesin, masyarakatAbstract
\
Proses pengolahan limbah sabut kelapa dengan menggunakan mesin pengurai sabut kelapa dapat memudahkan proses produksi. Hasil produksi dari penguraian sabut menghasilkan cocofiber dan cocofeat yang dapat di manfaatkan dalam berbagai macam produk seperti jok mobil, matras, keset, kerajinan tangan, papan serat, serta produk ramah lingkugan lainnya. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan produk-produk rumahan tidak hanya berasal dari bahan baku sintetis. Pemanfaatan sabut kelapa dengan sumber bahan baku yang relatif mudah didapatkan dapat membantu perindustrian ekonomi kecil dan menengah, dengan demikian pengabdian masyarakat melalui merancang mesin pengurai sabut kelapa menggunkan motor bakar bensin sebagai penggerak mesin untuk mempermudah proses penguraian sabut kelapa sebelum diproduksi. Sehingga tujuan pengabdian masyarakat dalam menanfaatkan limbah serabut kelapa menjadi barang dapat bernilai ekonomis sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar. Kegiatan ini dilakukan dengan ceramah dan demo mesin pengurai sabut kelapa. Masyarakat yang akan terlibat dari kegiatan ini sekitar 40 orang yang diatur oleh RT/RW setempat, Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh para peserta dimana hampir 88 % peserta memahami isi materi dan praktek Mesin Serabut Kelapa. Sedangkan untuk nilai terendah sekitar 72 % menyatakan bahwa kegiatan ini sangat diperlukan oleh para peserta dan berlangsung sukses dengan banyaknya pertanyaan dan saran agar kegiatan ini dilanjutkan.
References
Agassi, T. N., Putri, P. G., & MH, M. P. (2022). Pemanfaatan limbah sabut kelapa sebagai produk unggulan lokal. Jurnal Pengabdian Nasional, 3(1), 1-6.
Ariatma, A. A., Kadir, A., & Fahruddin, F. (2019). Pemanfaatan Limbah Serabut Kelapa Di Desa Korleko Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Warta Desa (JWD), 1(3).
Asrawaty, A., Sabariyah, S., Marjun, M. Jufri, M. (2021a). Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Pasca Gempa di Masa Pandemik Covid-19 di Desa Salubomba. Abditani:Jurnal Pengabdian Masyarakat, , 4 (3), pp:154-157.
Astuti, F., Pratapa, S., Suasmoro, Triwikantoro, & Cahyono, Y. (2023). Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menggunakan Mesin Pencacah dalam Upaya Pemanfaatannya sebagai Produk Tepat Guna di Desa Candimulyo - Dolopo - Madiun. Sewagati, 7(3), 377–382. https://doi.org/10.12962/j26139960.v7i3.504
Aziz, F. A., & Subekti, S. (2024). Redesign of venting machine to reduce scrap defect crease in tires manufacture company. JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin, 5(1), 75-82.
Dewi, S., Nurhayati, I., & Anhar, R. (2012). Sabut kelapa sebagai penyerap Cr (VI) dalam air limbah. WAKTU: Jurnal Teknik UNIPA, 10(1), 23-27.
Hajimi, H., Salbiah, S., & Susilawati, S. (2020). Penggunaan Serat Sabut Kelapa Untuk Pengolahan Limbah Cair Domestik. Jurnal Kesehatan Lingkungan.
Imansyah, F., Arsyad, M. I., & Sujana, I. (2024). Implementasi Mesin Pengurai Sabut Kelapa Untuk Optimalisasi Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat Dan Cocofiber Guna Mendorong Perekonomian Dusun Karya Tani Desa Jeruju Besar. Jurnal Abdi Insani, 11(1), 318-330.
Indah, N., Sebayang, D., Sundari, R., Subekti, S., Ariosuko, R., Anggara, F., & Golwa, G. V. (2024). Pemanfaatan Limbah Kantin Sekolah Menjadi Pupuk Organik Sebagai Teknik Pengolahan Sampah di Sekolah. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 8(2), 287-294.
Indah, N., Saputra, A., & Rosidah, E. (2023). Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Pelatihan CNC Milling PGRI Jatisari Karawang. Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS), 1(2), 157 165. https://doi.org/10.54832/judimas.v1i 2.139
Jamilah, J., AR, M. M., Fauzi, M., Ahmad, S., Arendra, A., Hidayat, K., & Dzulkarnain, I. (2025). Pengolahan Limbah Sabut Kelapa dan Siwalan Sebagai Produk Bernilai Tambah Di Desa Romben Barat Sumenep. AKM: Aksi Kepada Masyarakat, 5(2), 677-684.
Kholidasari, I., Noviyarsi, N., Mufti, D., Setiawati, L., & Muchtiar, Y. (2023). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Produk Bernilai Tambah. Jurnal Suara Pengabdian 45, 2(3), 24-33.
Nugroho, P. A., Subekti, S., & Iswahyudi, A. (2023). Design of organic fertilizer pellet machine with a capacity of 170.90 Kg/Hour using verein deutcher ingenieure 2222 method. JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin, 4(2), 163-171.
Penjalin, S. (2022). Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Sabut Kelapa di Desa Sigar Penjalin.
Ratnawati, N., Purnomo, A., Desismansyah, S., Bashofi, F., & Iriana Putri, C. R. (2025). Pendampingan Pengolahan Limbah Serabut Kelapa Menjadi Cocopeat dan Cocofiber dengan Mesin Pencacah di Desa Rejosari. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 10(1), 112–119. https://doi.org/10.21067/jpm.v10i1.10890
Rega, S. J., Rohman, T., Ishlah, N. W., & Subekti, S. (2024). Application of the VDI 2221 method in the design of an air-to-water converter device. JTTM: Jurnal Terapan Teknik Mesin, 5(2), 277-288.
Sari, D. Y. (2021). Studi Potensi Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Sebagai Pupuk Organik (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
Sutaryono, Y., Mutia, S., & Ardana, P. (2022). Inovasi Teknologi Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Sabut Kelapa. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 5(2), 204-208.
Ulfa, A. Y., Azis, S., Hamid, W., Artati, Y., & Syam, N. I. (2023). Pelatihan Pembuatan Cocopot (Pot dari Sabut Kelapa) di Desa Manyampa, Kabupaten Bulukumba. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(3), 268-280.
Wahyudin, W., Herwanto, D., Nisah, F. A., Adikarana, N. A., Rifa’i, M. R., & Saputra, M. A. F. (2022). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pot Bunga Di Sdn Baturaden 2. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(4), 1802-1807.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Subekti Subekti, Nur Indah, Swandya Eka Pratiwi, Haris Wahyudi, Fajar Anggara, Andi Firdaus Sudarma, Henry Carles, Andarany Kartka Sari, Wiwit Suprihatiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















