Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Perawatan Luka Kaki Diabetes Melalui Edukasi dan Praktik Mandiri di Kota Padang Sumatera Barat
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i1.386Keywords:
diabetes mellitus, gula darah, perawatan luka, kakiAbstract
Luka kaki pada penderita diabetes mellitus dapat menyebabkan resiko yang serius yaitu amputasi. Dampak amputasi yaitu kehilangan motivasi dan produktivitas hidup bahkan memicu kematian. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kapasistas masyarakat khususnya penderita diabetes melllitus dalam melakukan perawatan luka kaki secara mandiri di Kota Padang Sumatera Barat. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan edukatif-partisipatif. Metode pelaksanaan terdiri atas survei awal, edukasi dan penyuluhan, pengisian kuisioner pretest dan posttest, pelatihan praktik mandiri, monitoring dan pendampingan, serta evaluasi akhir. Instrumen yang digunakan adalah kuisioner, power point text (PPT), leaflet, dan video demonstrasi terkait perawatan luka kaki diabetes mellitus. Data hasil pengisian kuisioner diolah menggunakan uji statistik t berpasangan pada alpa = 5%. Hasil kegiatan menunjukkan berjalan lancar dan diikuti dengan penuh perhatian dan keseriusan yang dibuktikan dengan peningkatan pengetahuan yang dominan kurang (80.00%) menjadi baik (93.33%), sikap negatif yaitu (83.33%) menjadi positif (90.00%), dan praktik dari kurang yaitu (90.00%) menjadi baik (93.33%). Analisis uji t berpasangan pada taraf alpha 5% menunjukkan nilai p-value secara keseluruhan = 0.000 (< 0.05). Kesimpulannya, pemberian edukasi dan praktik signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik penderita diabetes mellitus dalam perawatan luka kakinya sehingga dapat terhidar dari amputasi.
References
Amelia, R. (2018). Hubungan Perilaku Perawatan Kaki dengan Terjadinya Komplikasi Luka Kaki Diabetes pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Tuntungan Kota Medan’, Talenta Conference Series: Tropical Medicine (TM), 1(1), 138-143.
Huda, N., Sukartini, T., & Pratiwi, N. W. (2019). The Impact of Self Efficacy on the Foot Care Behavior of Type 2 Diabetes mellitus Patients in Indonesia. Jurnal Ners, 14(2), 181–186.
Irjayanti P, K., Zaenal, S., & Suhartatik. (2022). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Peningkatan Diabetes mellitus Tipe 2. Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 1(6), 805–813. l
Komalasari, Laely (2023) Pengaruh edukasi Dengan Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Pencegahan Komplikasi Pada Pasien Prolanis Diabetes Melitus Puskesmas Debong Lor Tegal. Skripsi. Universitas Ngudi Waluyo.
Lestari, Zulkarnain, Sijid, & Aisyah, S. (2021). Diabetes mellitus: Review Etiologi, Patofisiologi, Gejala, Penyebab, Cara Pemeriksaan, Cara Pengobatan dan Cara Pencegahan. UIN Alauddin Makassar, 1(2), 237–241.
Melo, P., & Alves, O. (2019). Community Empowerment And Community Partnerships In Nursing Decision-Making. Healthcare (Switzerland), 7(2), 1–8.
Mumtihani, N. F., Ningsi, A., B, S., & Rahmawati, R. (2024). Pengaruh Edukasi Kesehatan Tentang Diabetes Terhadap Pengetahuan Perawatan Luka Kaki. Ilmu Keperawatan, 3(2), 67–72.
Munali (2019) Pengaruh Edukasi Kesehatan Perawatan Kaki Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Pencegahan Ulkus Kaki Diabetik.Skripsi. Universitas Airlangga Surabaya.
Ningrum, T. P., Al Fatih, H., dan Yuliyanti, N. T. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Perawatan Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Jurnal Keperawatan BSI, 9(2), 21-26.
Pop-Busui, R., Boulton, A. J. M., Feldman, E. L., Bril, V., Freeman, R., Malik, R. A., Sosenko, J. M., & Ziegler, D. (2017). Diabetik Neuropathy: A Position Statement By The American Diabetes Association. Diabetes Care, 40(1), 136–154.
Redho, A., & Septinawati, Y. (2023). Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Pencegahan Ulkus Kaki Diabetik Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Air Molek. Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences), 12(2), 203–215.
Roza, R. L., Afriant, R., & Edward, Z. (2015). Faktor Risiko Terjadinya Ulkus Diabetikum pada Pasien Diabetes Mellitus yang Dirawat Jalan dan Inap di RSUP Dr. M. Djamil dan RSI Ibnu Sina Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 4(1), 243–248.
Sari, Y., Yusuf, S., Haryanto, H., Sumeru, A., & Saryono, S. (2022). The barriers and facilitators of foot care practices in diabetik patients in Indonesia: A qualitative study. Nursing Open, 9(6), 2867–2877.
Sartika, M., Armi, Susanti, D.P. (2024). Determinan Penyebab Diabetes mellitus (DM) Pada Remaja Di Sman 3 Tambun Selatan Kabupaten Bekasi. Jurnal Medika Malahayati, 8(1), 24-30.
Setyaningsih R.S dan Maliya A. (2018). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Perawatan Kaki Diabetik Terhadap Kemampuan Merawat Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus. Jurnal berita Ilmu Keperawatan, 11(2), 35-41.
Soelistijo, S. A., Suastika, K., Lindarto, D., Decroli, E. dkk. (2021). Pedoman dan Pengelolaan Diabetes Mellitus Tipe 2 Dewasa Di Indonesia, Jakarta: Ps. Perkeni.
Surya, D. O., Efendi, Z., Afrizal, A., & Desnita, R. (2022). Diabetik Foot Self Care Pada Diabetisi. Malahayati Nursing Journal, 1(1), 124–130.
Tandra, H. (2017). Segala Sesuatu yang Harus Anda Ketahui Tentang Diabetes. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Thompson, B. (2019). Strategies To Empower Communities To Reduce Health Disparities. Health Aff (Millwood), 35(8), 24-28.
Trisnadewi, N. W., Wiwik Oktaviani, N. P., & Sudarma Adiputra, I. M. (2022). Pengaruh Edukasi Gergasi (Gerakan Mencegah Komplikasi) DM Terhadap Perilaku Perawatan Kaki Dan Senam Kaki Pada Pasien DM Tipe 2. Jurnal Keperawatan, 14(1), 1–8.
Wati, D. D. A., Ariyanto, Y., & Prasetyowati, I. (2024). Faktor penyebab diabetes mellitus pada pasien tuberkulosis di Kabupaten Ngawi tahun 2022: Studi kasus kontrol. Damianus Journal of Medicine, 23(2), 104–112.
World Health Organization. (2024). Diabetes. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes. Diakses Hari Kamis Tanggal 03 Juli 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rahmiwati Rahmiwati, Nofri Zayani, Atika Pradana Yuntarisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















