Pemanfaatan Limbah Kulit Udang sebagai Bahan Baku Krupuk Bergizi di Desa Benteng

Authors

  • M Maulana Saputra Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Indonesia
  • Wahyu Alfandi Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Indonesia
  • Rizkiah Khairunnisa Lubis Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Indonesia
  • Khairunnisa Khairunnisa Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Indonesia
  • Wardatul Hasanah Harahap Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Indonesia
  • Cut Intan Annisa Puteri Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i1.499

Keywords:

Limbah kulit udang, kerupuk bergizi, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Indonesia sebagai salah satu negara penghasil udang terbesar masih menghadapi permasalahan limbah kulit udang yang belum termanfaatkan secara optimal dan berpotensi mencemari lingkungan. Padahal, limbah tersebut kaya akan protein, kalsium, kitin, dan kitosan yang bermanfaat bagi kesehatan serta dapat dijadikan bahan baku produk pangan bergizi. Di Desa Benteng, dilakukan kegiatan pemanfaatan limbah kulit udang melalui penyuluhan dan praktik langsung bersama masyarakat. Kulit udang diolah menjadi bubuk halus melalui beberapa tahapan, mulai dari pencucian, penghancuran, penyaringan, penjemuran, hingga penghalusan. Bubuk ini kemudian dicampurkan ke dalam adonan kerupuk bersama bahan tambahan lainnya. Hasilnya adalah kerupuk dengan rasa gurih, tekstur renyah, aroma khas udang, serta kandungan gizi lebih tinggi dibandingkan kerupuk biasa. Uji rasa yang dilakukan bersama warga dan perangkat desa menunjukkan respon positif. Kerupuk berbahan kulit udang dinilai enak, gurih, dan layak konsumsi, bahkan dianggap memiliki potensi untuk dijadikan produk unggulan desa. Antusiasme masyarakat ini menjadi indikator bahwa pemanfaatan limbah kulit udang dapat dikembangkan tidak hanya sebagai konsumsi rumah tangga, tetapi juga sebagai peluang usaha yang bernilai ekonomis. Dengan demikian, pemanfaatan limbah kulit udang menjadi kerupuk bergizi mampu memberikan solusi terhadap permasalahan lingkungan, meningkatkan kualitas gizi masyarakat, sekaligus membuka ruang pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat pesisir.

References

Amelia, R., & Hidayati, F. (2020). Potensi kitosan dari limbah kulit udang sebagai bahan pengawet alami pada produk perikanan. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan Indonesia, 23(2), 145-154.

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Perikanan Indonesia 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.

Dewi, L. K., & Sari, N. P. (2021). Pemanfaatan limbah kulit udang untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 234-247.

Gunawan, T., & Pratiwi, R. (2021). Pengolahan limbah kulit udang menjadi tepung sebagai bahan tambahan pakan ternak. Jurnal Peternakan dan Agribisnis, 9(3), 210-219.

Handayani, M., & Syahputra, D. (2022). Analisis proksimat produk kerupuk dengan substitusi tepung kulit udang. Jurnal Teknologi Pangan Nusantara, 5(2), 78-86.

Hidayat, R., Sari, M., & Wibowo, A. (2022). Pengelolaan limbah perikanan di wilayah pesisir: Tantangan dan peluang pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 6(2), 45-58.

Kartika, S., & Ramadhan, F. (2020). Pengembangan produk pangan berbasis limbah kulit udang sebagai sumber antioksidan alami. Jurnal Riset Teknologi Pangan, 7(1), 12-20.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2022). Laporan Kinerja Ekspor Hasil Perikanan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan.

Lestari, D., & Putra, H. (2023). Penerapan teknologi sederhana untuk pemanfaatan limbah udang di desa nelayan. Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(1), 55-66.

Mariani, I., & Zulfan, A. (2021). Pengaruh substitusi tepung kulit udang terhadap karakteristik organoleptik nugget ikan. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 10(2), 92-101.

Nurhasanah, S., & Rahmawati, D. (2023). Inovasi pengolahan limbah kulit udang menjadi produk pangan fungsional di desa pesisir. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 89-102.

Oktaviani, R., & Kurniawan, B. (2022). Kajian potensi kitosan sebagai bahan bioplastik dari limbah kulit udang. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(1), 34-44.

Prasetyo, D., Nugroho, B., & Kartika, L. (2021). Karakteristik fisik dan kimia kerupuk dengan penambahan tepung kulit udang sebagai pangan fungsional. Jurnal Teknologi Pangan dan Gizi, 8(1), 23-34.

Rahman, A., Sulastri, E., & Maharani, D. (2021). Kandungan bioaktif kulit udang dan potensinya sebagai bahan pangan fungsional. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 13(3), 312-325.

Sari, N. P., & Nugroho, T. A. (2019). Ekstraksi dan karakterisasi kitosan dari limbah kulit udang untuk aplikasi pangan. Indonesian Journal of Applied Chemistry, 21(2), 78-89.

Setiawan, H., & Rahayu, P. (2023). Diversifikasi produk olahan limbah perikanan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 11(1), 67-79.

Sulastri, A., & Mahmud, A. (2019). Pemanfaatan limbah perikanan untuk peningkatan ekonomi rumah tangga pesisir. Jurnal Ekonomi Maritim dan Pesisir, 5(2), 67-76.

Wijayanti, F., & Andriani, M. (2020). Pemanfaatan limbah udang sebagai bahan baku produk pangan alternatif kaya protein. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 13(1), 55-63.

Wulandari, S., & Putri, A. K. (2020). Peningkatan nilai gizi kerupuk melalui penambahan tepung kulit udang: Analisis proksimat dan organoleptik. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(2), 101-112.

Yusuf, M., Handayani, T., & Susanto, R. (2022). Pengaruh konsentrasi tepung kulit udang terhadap kualitas fisikokimia dan sensori kerupuk. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan, 11(1), 34-47.

Downloads

Published

2025-09-24

How to Cite

Saputra, M. M., Alfandi , W., Lubis, R. K., Khairunnisa, K., Harahap , W. H., & Annisa Puteri, C. I. (2025). Pemanfaatan Limbah Kulit Udang sebagai Bahan Baku Krupuk Bergizi di Desa Benteng. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(1), 744–750. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i1.499
Abstract Views: 709 Times || PDF Download : 405 Times