Edukasi Manfaat Olahan Air Jahe pada Ibu Hamil Terhadap Pencegahan Mual Muntah di Klinik Pratama Romauli ZR

Authors

  • Gryttha Tondang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia
  • R Oktaviance Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia
  • Bernadetta Ambarita Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia
  • Lili Suryani Tumanggor Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia
  • Sri Martini Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia
  • Jev Boris Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia
  • Nasipta Ginting Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia
  • Risda Mariana Manik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia
  • Hotmarina Lumban Gaol Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia
  • Amando Sinaga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.627

Keywords:

Jahe, Mual Muntah, Ibu Hamil

Abstract

Di awal Kehamilan trimester 1 beberapa ibu mengalami mual karena dari hormon esterogen dan HCG yang meningkat dalam darah, tonus otot traktus digestivus mengalami penurunan sehingga motilitas pun berkurang akibat banyaknya jumlah progesteron serta penurunan kadar motalin. Mual sedang atau berat dengan muntah atau tanpa muntah terjadi kapan saja. Jika hal ini dialami di pagi hari dinamakan morning sickness. Mual dan muntah belum diketahui penyebab pastinya namun ada kemungkinan besar keadaan ini akibat reaksi karena peningkatan hormon. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meminimalkan kejadian mual muntah pada ibu hamil dan melatih ibu hamil ibu memanfaatkan terapi komplementer. Sasaran pada PKM ini ibu hamil yang ada di Klinik Pratama Romauli ZR. Metode PKM yang digunakan dalam penyuluhan interaktif manfaat olahan air jahe ini adalah dengan melakukan presentasi materi dan melakukan simulasi mengolah air jahe. Hasil dari kegiatan ini ibu hamil tahu bagaimana cara mengolah air jahe semakin lebih baik setelah ada perlakuan penyuluhan/ edukasi, ibu hamil secara pengetahuan dan sikap dari manfaat olahan air jahe pada ibu hamil terhadap Pencegahan mual muntah sejak dini serta mau mengkonsumsi olahan air jahe semakin baik setelah diberi perlakuan penyuluhan/ edukasi.

References

Amankah Minum Wedang Jahe Setiap Hari?. (2022). DIY :

Dinas Kesehatan Anderson & Ghaffarian. (2023). Early Pregnancy Diagnosis. National Institutes of Health, (online), (https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK556135/, diakses 02 Januari 2023).

Bahrah. (2022). Manfaat Ginger (Jahe) sebagai Terapi Nonfarmakologis. NEM: Jawa Tengah

Dewi Aprilia, dkk. (2020). Efektivitas Pemberian Seduhan Jahe Terhadap Frekuensi Emesis Gravidarum Trimester I. Jurnal Smart Kebidanan, 7(1) : (1-8).

Harahap, dkk. (2021). Demonstrasi Dalam Pembuatan Air Jahe Dalam Mengatasi Mual Dan Muntah Bagi Ibu Hamil. Mitra Keperawatan dan Kebidanan Prima, 3(1) : (1– 5).

DINKES, DIY. (2022). Amankah Minum Wedang Jahe Setiap Hari?. Dinas Kesehatan, DIY.

Galuh, dkk. (2020). Efek Seduhan Jahe Sebagai Anti Muntah pada Perempuan Hamil Trimester Pertama. Jurnal Kesehatan, 3(2).

I Gusti Ayu, dkk. (2022). Pemberian Aromaterapi Pappermint untuk Mengurangi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester 1. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2).

Isnaini, dkk. (2023). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Kehamilan. Pekalongan: NEM

Jauhary, Hamidah. (2020). Seri Apotik Dapur: Dengan Khasiat Tersembunyi dari Jahe. Yogyakarta: Rapha Publishing.

Lusiana Gultom, & Julietta Hutabarat. (2020). Asuhan Kebidanan Kehamilan, Hlm (57). Jawa Timur : Zifatama Jawara.

Mardliyana, N, dkk. (2022). Asuhan Kebidanan Kehamilan. Rena Cipta Mandiri.

Nelma, dkk. (2023). Gambaran Pengetahuan Pelaksanaan Pijat Perineum pada Ibu Hamil Trimester III di PMB Katarina P Simanjuntak. Journal of Comprehensive Science, 2(10) : (1728-1738).

Nurhasanah, dkk. (2022). Hubungan Jarak Kehamilan, Pekerjaan, dan Paritas dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(2) : (736-741).

Sari, dkk. (2023). Penerapan Asuhan Kebidanan Tradisional Komplementer untuk Mengurangi Keluhan Mual Muntah pada Ibu Hamil. Yogyakarta: NEM.

Sarwono. (2020). Ilmu Kebidanan. Jakarta Pusat PT.Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Sri Juliani, dkk. (2022). Efektifitas Pemberian Air Rebusan Jahe dalam Mengurangi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester 1 dan 2 di Klinik Setia Budi Bidan Lisda Wati. Jurnal Maternitas Kebidanan, 7(2).

Tri Krisniyawati, dkk. (2023). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Mual Muntah. Jurnal Voice of Midwifery, 13(1) : (19-30).

Tri Restu & Lina. (2023). Pemanfaatan Jahe dalam Mengurangi Emesis Gravidarum di Puskesmas Nagaswidak Palembang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1) : (113-117).

Yuliana, dkk. (2023). Efektifitas Terapi jahe Hangat dalam Mengatasi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil. Journal of Health, 10(1)

Downloads

Published

2025-11-26

How to Cite

Tondang, G., Oktaviance, R., Ambarita, B., Tumanggor, L. S., Martini, S., Boris , J., Ginting, N., Manik, R. M., Gaol, H. L., & Sinaga, A. (2025). Edukasi Manfaat Olahan Air Jahe pada Ibu Hamil Terhadap Pencegahan Mual Muntah di Klinik Pratama Romauli ZR. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 2106–2111. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.627
Abstract Views: 183 Times || PDF Download : 263 Times