Sinergi Akademisi Dan Nagari: Strategi Peningkatan Literasi Hukum Dan Akses Bantuan Hukum Gratis
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.659Keywords:
literasi hukum, bantuan hukum, klinik hukum, akses keadilan, sistem rujukanAbstract
Pengabdian ini bertujuan merumuskan dan mengevaluasi model penguatan literasi hukum serta perluasan akses bantuan hukum melalui kolaborasi akademisi dan pemerintahan lokal di Kecamatan Kuranji, Padang. Metode meliputi pengembangan materi literasi hukum berbahasa populer; penyuluhan tematik mengenai perlindungan konsumen, kekerasan dalam rumah tangga, serta pertanahan atau administrasi; pembentukan dan aktivasi posko konsultasi yang dihubungkan dengan Klinik Hukum perguruan tinggi dan organisasi bantuan hukum terakreditasi; penyusunan prosedur operasional standar rujukan dan formulir administratif; serta pendampingan beberapa kasus percontohan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif dengan memadukan pengukuran pra dan pasca pengetahuan, pencatatan jumlah konsultasi dan rujukan, serta audit ketersediaan dokumen operasional. Hasil menunjukkan kenaikan yang konsisten pada pengetahuan prosedural, peningkatan volume konsultasi awal di posko, berfungsinya jalur rujukan formal antarlembaga, dan tersedianya instrumen operasional yang dapat digunakan ulang. Pemantauan berkelanjutan memanfaatkan log layanan posko, umpan balik peserta, dan peninjauan berkala oleh tim lintas institusi. Implikasi praktisnya mencakup standardisasi alur layanan, efisiensi rujukan, serta peningkatan kepercayaan warga. Kesimpulannya, pendekatan terpadu yang menggabungkan edukasi, layanan garda depan, dan sistem rujukan memperkuat budaya hukum sekaligus memperluas akses keadilan; model ini potensial direplikasi melalui dukungan kebijakan, kemitraan berkelanjutan, dan kader lokal.
References
Amandha, A. R. (2022). Mainstreaming legal protection for child labor in Indonesia. The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education, 4(1), 1–16. https://doi.org/10.15294/ijicle.v4i1.60021 Jurnal UNNES
Badan Pembinaan Hukum Nasional. (2024). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) BPHN Tahun 2024. Kementerian Hukum dan HAM RI.
Badan Pembinaan Hukum Nasional. (2021). Pedoman Standar Layanan Bantuan Hukum (PHN-55.HN.04.03/2021). Kementerian Hukum dan HAM RI.
Badan Perlindungan Konsumen Nasional. (2025). Statistik pengaduan konsumen 2017–2025. BPKN RI.
Dzuhriyan, A. R. (2024). Consumer legal protection in online transactions: Challenges and enforcement gaps in Indonesia. Justice Voice Journal, 3(2), 45–60. Ejournal Hukum Unkris
Hapsari, J. P. (2021). The poor and justice: Implementation of legal aid for the poor in Indonesia. The Indonesian Journal of International Clinical Legal Education, 3(4), 553–568. https://doi.org/10.15294/ijicle.v3i4.48274 Jurnal UNNES
Indonesia Judicial Research Society. (2019). Index of access to justice in Indonesia 2019. IJRS. IJRS
Indonesia Judicial Research Society, & Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). (2025). Legal empowerment guideline: Building community legal capability. IJRS & PEKKA.
International Journal for Court Administration. (2023). Digital acceleration during the COVID-19 pandemic: Ensuring access to justice at Indonesia’s Constitutional Court. International Journal for Court Administration, 14(3), 1–10. https://doi.org/10.36745/ijca.504 iacajournal.org
Jones, B. (2023). Inside Indonesia’s religious courts: An argument for reform of domestic and family violence adjudication. Oxford Journal of Law and Religion, 12(2), 217–239. https://doi.org/10.1093/ojlr/rwad021 OUP Academic
Lembaga Bantuan Hukum Jakarta. (2024). Catatan Akhir Tahun 2024. LBH Jakarta.
Rochman, A. (2020). Legal aid institutions as a state solution for the poor in Indonesia. Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services, 2(2), 213–229. Jurnal UNNES
Sasi Law Journal Editorial Board. (2025). The application of restorative justice in domestic and child violence cases: A comparative view. SASI, 31(2), 200–214. Fakultas Hukum Universitas Pattimura
Sibarani, W. E. (2023). Modern justice: Indonesia’s Supreme Court’s challenges to uphold fair-trial principles through digitalization. Brawijaya Law Journal, 10(1), 106–121. https://doi.org/10.21776/ub.blj.2023.010.01.07 ResearchGate
Susilawati, T. (2025). Restorative justice in domestic violence cases: Legal compliance and victim redress in Indonesia. Sinergi Law Journal, 7(1), 55–70. Sinergi International Journal
Unnes Journal of Law & Legal Reform. (2025). Legal literacy, compliance, and digital legal awareness: Indonesia’s path forward. Journal of Law and Legal Reform, 6(1), 209–238. jdih.unnes.ac.id
World Justice Project. (2024). WJP Rule of Law Index 2024: Indonesia country profile. World Justice Project.
Open Government Partnership. (2019). Justice policy series, part I: Access to justice. Open Government Partnership. jdih.unnes.ac.id
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2019). PERMA No. 4 Tahun 2019 tentang perubahan atas PERMA No. 2 Tahun 2015 (Gugatan Sederhana). MA RI.
Padjadjaran Journal of Law Policy Team. (2023). Digital transformation of criminal justice: Indonesia’s e-court and global best practices. Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum, 10(2), 1500–1534. SINTA
Victoria Law Foundation. (2024). Understanding legal capability. VLF.
UNFPA Indonesia. (2020). Guidelines on services and referrals for violence against women and children. UNFPA Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yossiramah Sucia, Aulia Fikrina, Ridha Annisa, Ziza Nurzila Septiani Jode

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















