Pengendalian Vektor Nyamuk Aedes Aegypti Pembawa Virus Dengue Untuk Pencegahan DBD di Lingkungan Sekolah

Authors

  • Fachry Rumaf Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Hairil Akbar Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Besse Rismayani Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Ainul Djulfa Lasabuda Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Aliftha Nadzriya Mokodongan Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Fachrel Achmad Muhaling Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Julia Ananta Mokodompit Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Laisya Febri Alawiyah Ganggai Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Sasta Lantong Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia
  • Vidia Azzahra Mokodompit Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.694

Keywords:

DHF, Aedes aegypti, 3M Plus, Penyuluhan Kesehatan, Sekolah Dasar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa sekolah dasar mengenai pengendalian vektor nyamuk Aedes aegypti sebagai upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di SD Negeri 1 Motoboi Kecil. Penyakit DBD masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Rendahnya pengetahuan siswa serta kurangnya kebersihan lingkungan sekolah menjadi faktor risiko utama penularan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif, diskusi, dan tanya jawab yang melibatkan siswa dan guru. Materi yang diberikan mencakup pengertian nyamuk Aedes aegypti, ciri-ciri, bahaya yang ditimbulkan, serta langkah pencegahan melalui penerapan 3M Plus dan perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah perkembangbiakan nyamuk. Siswa tampak antusias mengikuti kegiatan, aktif bertanya, dan memahami langkah-langkah pencegahan DBD. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan meliputi dukungan pihak sekolah, kerja sama tim pelaksana, dan partisipasi aktif siswa. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam pemberdayaan siswa untuk menerapkan perilaku pencegahan DBD secara berkelanjutan di lingkungan sekolah dasar.

References

Akbar, H., & Maulana Syaputra, E. (2019). Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indramayu. MPPKI (Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia): The Indonesian Journal of Health Promotion, 2(3), 159–164. https://doi.org/10.31934/mppki.v2i3.626

Akbar, H., Oruh, S., & Agustang, A. (2021). Indeks Prediktif Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indramayu. Jurnal Kesehatan, 14(2), 76–82. https://doi.org/10.32763/juke.v14i2.289

Basir, Amir, S., Arsin, A. A., Ridjal, A. T. M., Andini, Rosadi, A. R. K., Azhar, G. A. F., Kurniawan, N., Mar’a, N., & Darwis, N. (2024). Pengaruh pelatihan kader jumantik dengan ovitrap terhadap peningkatan pengetahuan demam berdarah dengue ( DBD ) siswa SDN 33 Jollo dan SMP 5 Satap Bungoro , Kabupaten Pangkep tahun 2023. 1(2), 58–76.

Darmawati, I., & Perdani, A. L. (2025). Sekolah Bebas Dbd: Edukasi Dan Aksi Siswa Dalam Pengendalian Nyamuk Aedes Aegypt. Jurnal Abdimas Sains, 2(1), 9–17. https://doi.org/10.33755/jas.v2i1.38

Depkes RI. (2020). Pencegahan Dan Penanggulangan Penyakit Demam Dengue Dan Berdarah Dengue. In Ditjen PPM & PLP.

Fadhil, I., & Lidiawati, M. (2020). Pengaruh Penyuluhan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang. Jurnal Aceh Medika, 4(2), 185–190.

Jabal, R., Akbar, H., Permana, G. I., Amadea, F., Setyaji, D., Kurniawan, M. Y. I., Darmawan, M. R., & Ratnasari, A. (2023). Edukasi Pengendalian Nyamuk Sebagai Vektor Penyakit Kepada Siswa SMAN 2 Palangka Raya Education on Mosquito Control as a Vector-borne Diseases to Students of SMAN 2 Palangka Raya. Jurnal Panrita Abdi, 7(3), 563–568.

Kaparang, L. W., Sumampouw, O. J., & Sekeon, S. S. (2019). Tingkat pengetahuan anak usia 9-12 tahun tentang penyakit demam berdarah dengue di kecamatan kawangkoan barat. Kesmas, 8(4), 20–26.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pengendalian vektor dan pencegahan penyakit demam berdarah dengue.

Lestari, K. B., Tasya, N., & Setyowati, D. (2025). Pengaruh Edukasi Upaya Pencegahan Demam Berdarah melalui Flashcard terhadap Tingkat Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar. 5.

Ministry of Health Indonesia. (2023). Strategi pengendalian dan pencegahan penyakit demam berdarah dengue di Indonesia.

Nanda, M., Lauchan, A. M., S, A. A., Cucu, A., & Sianturi, K. (2025). Pengaruh Edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Menguras , Menutup , dan Mendaur Ulang Plus terhadap Perilaku Pengendalian Vektor Demam Berdarah di SD Negeri 101846 Kutalimbaru. 10(2), 138–145.

Oroh, M. Y., Pinontoan, O. R., & Tuda, J. B. S. (2020). Faktor Lingkungan, Manusia dan Pelayanan Kesehatan yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue. 1, 35–46.

Rubandiyah, H. I., & Nugroho, E. (2018). Pembentukan kader jumantik sebagai upaya peningkatan pengetahuan siswa di sekolah dasar. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 2(2), 216–226.

Sawaluddin, M. R., Lidayanti, S., & Bengkulu, U. M. (2024). Pencegahan dbd dengan penyuluhan hidup bersih dan sehat di kecamatan tawang tasikmalaya jawa barat. 5, 920–932.

Suhailah, Z. (2019). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Short Education Movie (Sem) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Seks Bebas.

Sutriyawan, A., Darmawan, W., Akbar, H., Habibi, J., & Fibrianti, F. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Melalui 3M Plus dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(01), 23–32. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i01.936

Ustiawaty, J., Aini, A., & Pertiwi, A. D. (2020). Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Melalui Pemberantasan Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Melalui Pemberantasan Nyamuk Aedes aegypti. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, December. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v3i2.528

World Health Organization. (2023). Dengue and severe dengue: WHO technical guidance.

Zulaikhah, S. T., & Wibowo, J. W. (2022). Pengaruh Penyuluhan dan Pelatihan tentang 3M-Plus terhadap Pengetahuan Pencegahan Penularan Covid-19. Jurnal ABDIMAS-KU: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran, 1(1), 1. https://doi.org/10.30659/abdimasku.1.1.1-8

Downloads

Published

2025-11-21

How to Cite

Rumaf, F., Akbar, H., Rismayani, B., Lasabuda, A. D., Mokodongan, A. N., Muhaling, F. A., Mokodompit, J. A., Ganggai, L. F. A., Lantong, S., & Mokodompit, V. A. (2025). Pengendalian Vektor Nyamuk Aedes Aegypti Pembawa Virus Dengue Untuk Pencegahan DBD di Lingkungan Sekolah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 1936–1943. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.694
Abstract Views: 657 Times || PDF Download : 643 Times