Pelatihan K3 Bagi Guru Produktif di SMK Negeri 1 Kota Batu

Authors

  • Lutfiyah Hidayati Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Soeparno Soeparno Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Inty Nahari Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Octaverina Pritasari Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Muhammad Immaduddin Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Made Suartana Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Andika Kuncoro Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.700

Keywords:

Pelatihan, K3, Laboratorium, Guru Produktif, SMK

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksnakan dengan tujuan untuk memberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan guru-guru Produktif  SMK Negeri 1 Batu tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium. Metode pelaksanaan PKM meliputi 3 tahap, yaitu 1) Persiapan, 2) Pelaksanaan dan 3) Pelaporan. Pengabdian Kepada Masyarakat telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 19 Juli 2024 bertempat di Aula SMKN 1 Batu, diikuti oleh 38 orang guru produktif semua prodi yang ada di SMKN 1 Batu. Hasil pelatihan sebagai berikut: Sebanyak 5 aspek yaitu  aspek Kesesuaian materi pelatihan, aspek Kejelasan, aspek Kemanfaatan, aspek Ketersediaan materi/handout dan konsumsi, dan aspek kontinuitas, sebanyak 38 peserta (100%) menyatakan sangat setuju. Dan sebanyak 3 aspek yaitu aspek keterlibatan mitra PKM dalam merencanakan dan melaksanakan program pelatihan,dan  aspek kesesuaian waktu pelatihan, sebanyak 35 peserta (92%) menyatakan Sangat Setuju dan 3 peserta (8%) menyatakan setuju. Pada aspek ke 7) Komunikasi antara instruktur dan peserta pelatihan, sebanyak 36 peserta (95%) menyatakan Sangat Setuju dan 2 peserta (5%) menyatakan setuju)

References

Amanah. (2011). Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (Risk Assessment) di Laboratorium Lingkungan. Universitas Diponegoro.

Budhi, Y. (2018). Membangun Sistem K3 Laboratorium dan Pengelolaan Limbah B3. UPT K3L ITB.

Cameron, E. E. (2008). The Chemical Security Engagement Program : Improving Best Practices in Chemical Safety and Security. Sandia National Laboratories.

Dupont. (2005). Not Walking The Talk : DuPont’s Untold Safety Failures. United Steelworkers International Union. http://assets.usw.org/resources/hse/resources/Walking-theTalk-Duponts-Untold-Safet y-Failures.pdf

Griffin, B. (2005). Laboratory Design Guide (3rd ed.). Elsevier. ILO. (2013). Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sarana untuk Produktivitas Modul Lima. In Clinics in Laboratory Medicine, 33. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.cll.2012.10.002

Keith Furr, A. (1995). Handbook of Laboratory Safety (4th ed.). CRC.

Kemdikbud. (2018). Buku Informasi Menyimpan Bahan Kimia dengan Aman. Modul Pengembangan Keprofesian 41 Berkelanjutan Berbasis Kompetensi. Ditjen GTK. Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pertanian.

Malaha, A. (2020). Analisis Upaya Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Tenaga Kerja Pada Tenaga Laboran di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Mandiri Gorontalo. Journal of Health, Technology and Science (JHTS), 1(1), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.47918/jhts.v1i1.17.

Mannan, S. (2014). Lee’s Process Safety Esentials. Elsevier. Maurits, L.S. dan Widodo, I. (2008). Faktor dan Penjadualan Shift Kerja. Jurnal Teknoin, 13(2), 18–22. http://jurnal.uii.ac.id/index.php/jurnalteknoin/article/down load/792/710 diakses 14 Maret 2022

Moran, L. and T. Masciangioli. (2010). Chemical Laboratory Safety and Security:A Guide to Prudent Chemical Management. The National Academies Press.

Muhtariadi. (2011). Keselamatan Kerja Di Laboratorium. Makalah Disajikan Dalam Pelatihan Laboran. Makasar. Nasional,

National Safety Council (2011). Injury Facts, 2011 Edition. Itasca, IL: Author

K. A. (2016). Pedoman Teknis Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk Akreditasi Laboratorium Lingkungan. KAN-G-16. National Safety Council. (2011). Formerly Accident Facts. NCS Press.

Olewski, T. (2017). Challenges in Applying Process Safety 42 Management at University Laboratories. Journal of Loss Prevention Elsevier.

Purnomo, E. . dan D. E. S. (2016). Valuasi Penerapan Prinsip Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Pelaksanaan Kegiatan Praktikum Mikroteknik di Laboratorium Biologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga. Integrated Lab Journal, 04(02), 207–216.

Sudiana, I. K. (2022). Pengelolaan Laboratorium Sekolah. Undiksha Press. Supriyadi, A. (2017). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Laboratorium. https://katigaku.top/2017/11/15/keselamatan-dankesehatan-kerja-k3- laboratorium/

Sugiyono (2023). Metodologi Penelitian Pendidikan dan R & D. Bandung: CV. Alfabeta

Tasliman. (1993). Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta.

Tommaso, M. (2019). Hazard Identification and Risk Assessment Program:Methodology Guidelines. Office of the Fire Marshal and Emergency Management.

Virdhani, M. H. (2015). Kecelakaan di Lab Kimia UI, 14 Mahasiswa Terluka. News.Okezone. http://news.okezone.com/read/2015/03/16/338/1119515/k ecelakaan-di-lab-kimia-ui-14-mahasiswa-terluka Yusri, H. (2011). Improving Our Safety Culture. PT. Gramedia Pustaka Utama

Timur. Theses Fakultas ekonomi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Downloads

Published

2025-11-17

How to Cite

Hidayati, L., Soeparno, S., Nahari, I., Pritasari, O., Immaduddin, M., Suartana, M., & Kuncoro, A. (2025). Pelatihan K3 Bagi Guru Produktif di SMK Negeri 1 Kota Batu . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 1761–1769. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.700
Abstract Views: 108 Times || PDF Download : 81 Times