Peran Mahasiswa Asistensi Mengajar Dalam Penerapan Proyek Mini Garden Gizi di Sekolah Dasar

Authors

  • Arif Rahman Hakim Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Yul Alfian Hadi Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Muhammad Aziz Saputra Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Amrina Amrina Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Anggi Tista Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Humaeroh Humaeroh Universitas Hamzanwadi, Indonesia
  • Via Ulpiana Universitas Hamzanwadi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.717

Keywords:

Asistensi Mengajar, Mini Garden Gizi, Sekolah Dasar, Project-Based Learning, Pendidikan Gizi, Profil Pelajar Pancasila

Abstract

Program Asistensi Mengajar (AM) sebagai bagian dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam ekosistem pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan peran mahasiswa AM dalam merancang dan menerapkan program inovatif berupa "Mini Garden Gizi" di Sekolah Dasar. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PjBL) yang melibatkan observasi awal, sosialisasi program, pembimbingan intensif, dan evaluasi hasil belajar siswa. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan lahan sekolah yang terbatas untuk dijadikan media pembelajaran praktis mengenai gizi, biologi tanaman, dan kelestarian lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada antusiasme dan partisipasi aktif siswa. Selain itu, pemahaman siswa mengenai pentingnya gizi seimbang dan cara menanam sayuran meningkat. Program ini juga berhasil menumbuhkan karakter Profil Pelajar Pancasila, khususnya aspek gotong royong dan tanggung jawab. Mahasiswa sebagai fasilitator memperoleh pengalaman nyata dalam manajemen proyek edukasi dan penerapan metode PjBL di kelas. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara mahasiswa AM dan pihak sekolah sangat efektif dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan berdampak.

Author Biography

Yul Alfian Hadi, Universitas Hamzanwadi, Indonesia

Mahasiswa, Prodi PGSD, semester 7

References

Alfiatur Rakhma, S., & Chamidah, N. (2024). Peran mahasiswa dalam program asistensi mengajar: Pengenalan media digital untuk pengembangan pembelajaran di TK Tri Murti Surabaya. TEKNOKRAT: Jurnal Teknologi Informasi untuk Masyarakat, 2(2), 206–214. https://doi.org/10.29408/jt.v2i2.28814

Bell, S. (2010). Project-Based Learning for the 21st Century: Skills for the Future. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 83(2), 39-43. doi: 10.1080/00098650903505415.

Chan, J. T., et al. (2022). Evaluating the impacts of school garden-based programmes on diet and nutrition-related knowledge, attitudes, and practices among school children: A systematic review. BMC Public Health, 22(1), 13587. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13587-x

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Buku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud RI.

Fitriyah, L., et al. (2022). Penerapan Project Based Learning (PjBL) berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6061–6071. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3168

Ismail, R., & Nuraini, T. (2021). Implementasi edukasi gizi berbasis kebun sekolah terhadap perilaku makan sehat siswa SD. Jurnal Pendidikan dan Gizi, 5(2), 112–120.

Kemendikbud. (2020). Buku Panduan MBKM. Jakarta: Direktorat Jenderal Dikti.

Kemendikbudristek. (2022). Profil Pelajar Pancasila. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Pembelajaran.

Kurniawan, A. (2021). Pembelajaran kontekstual di SD. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 5(1), 33–41.

Nugroho, T. (2021). Efektivitas PjBL dalam pembelajaran IPA SD. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(3), 115–123.

Rahman, H. (2022). Implementasi profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(1), 55–64.

Rahmawati, F., & Putra, I. G. (2023). Pengembangan kebun sekolah sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan untuk edukasi gizi anak SD. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 78–86.

Rahmawati, V., Santoso, F. F. D., Haris, R. F., Pritasari, A. C., & Puspitasari, A. D. (2024). Green School Green School: Gerakan Penghijauan Sekolah Melalui Program Kebun Mini. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD), 5(3), 378-394.

Sani, R. A. (2019). Pembelajaran Berbasis Proyek. Jakarta: Bumi Aksara.

Segara, N. B. (2015). Education for sustainable development (ESD): Sebuah upaya mewujudkan kelestarian lingkungan. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal, 2(1), 22–30. https://doi.org/10.15408/sd.v2i1.1349

Siregar, N., Sahirah, R., & Harahap, A. A. (2020). Konsep kampus Merdeka belajar di era revolusi industri 4.0. Fitrah: Journal of Islamic Education, 1(1), 141–157. https://doi.org/10.53802/FITRAH.V1I1.13

Suryani, D. (2023). Pendidikan gizi di sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Anak, 7(1), 22–29.

Thomas, J. W. (2000). A review of research on project-based learning. Autodesk Foundation.

Yuliani, S., & Suyadi. (2021). Pengaruh PjBL terhadap motivasi belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar, 6(2), 87–96.

Zulfikar, M., & Lestari, D. (2024). Integrasi edukasi gizi melalui proyek mini garden di sekolah dasar: Studi pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Bhinneka, 4(1), 65–72..

Downloads

Published

2025-11-20

How to Cite

Hakim, A. R., Hadi, Y. A., Saputra, M. A., Amrina, A., Tista, A., Humaeroh, H., & Ulpiana, V. (2025). Peran Mahasiswa Asistensi Mengajar Dalam Penerapan Proyek Mini Garden Gizi di Sekolah Dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 1890–1895. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.717
Abstract Views: 175 Times || PDF Download : 138 Times