Perancangan Cullinary Walking Tour dalam upaya penguatan Produk Wisata Gastronomi Bekamal di Desa Wisata Gintangan

Authors

  • Ahmadintya Anggit Hanggraito Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia
  • Budiani Budiani Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia
  • Mega Devita Sari Politeknik Negeri Banyuwangi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.742

Keywords:

Culinary Walking Tour, Bekamal, Wisata Gastronomi, Desa Gintangan, Pemandu Wisata

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Culinary Walking Tour berbasis produk kuliner Bekamal di Desa Gintangan, Kabupaten Banyuwangi, sebagai upaya untuk mengoptimalkan potensi wisata gastronomi lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat setempat, pengrajin Bekamal, dan mahasiswa dalam pelatihan, pendampingan, serta simulasi tur kuliner. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa implementasi Culinary Walking Tour mampu memberikan pengalaman edukatif dan interaktif bagi wisatawan, memperkenalkan sejarah dan proses pembuatan Bekamal, serta memperkuat identitas kuliner Desa Gintangan. Selain itu, peran pemandu wisata (Guide) yang kompeten dalam menyampaikan informasi gastronomi sangat krusial dalam memperkaya pengalaman wisatawan. Keberlanjutan program dapat dicapai melalui pelatihan berkelanjutan, penguatan promosi, dan kolaborasi dengan pemerintah serta instansi terkait.

References

Alazaizeh, M. M., Jamaliah, M. M., Mgonja, J. T., & Ababneh, A. (2019). Tour guide performance and sustainable visitor behavior at cultural heritage sites. Journal of Sustainable Tourism, 0(0), 1–17. https://doi.org/10.1080/09669582.2019.1658766

Altamira, M. B. (2025). Sustainable Tourism Behaviour through Walking Tour : A Qualitative Study to Walking Tour Participants in Jakarta. 10(1). https://doi.org/10.7454/jitps.v10i1.1139

BPS Kabupaten Banyuwangi. (2022). Perkembangan Jasa Akomodasi Banyuwangi Agustus 2022 (Issue 008).

BPS Kabupaten Banyuwangi. (2023). Perkembangan Jasa Akomodasi Banyuwangi Agustus 2022 (Issue 008).

Candra, A. (2024). Walking Tour as Cultural Tourism: Mlaku 01 Cirebon. 8(1), 95–110.

Delamontano, E., Lumongga, A. Z., Annisa, S. D., & Novianti, E. (2025). Synergy of fun walk and culinary tourism in UNPAD tourism fest 2024 : sustainable tourism perspective. 9(1), 16–24.

Faustyna, Erdiana, L. K., Hafiar, H., & Bakti, I. (2019). Evening Culinary Tourism: the Publicity of Merdeka Walk Medan. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10(02), 2213–2226.

Khirzin, M. H., Ton, S., & Sari, A. (2023). Kualitas Daging Kambing Terfermentasi ( Bekamal ) dengan Waktu Pemeraman yang Berbeda. 2(8), 3609–3619.

Kotler, P., & Gertner, D. (2002). Country as brand, product, and beyond: A place marketing and brand management perspective. Journal of Brand Management, 9(4), 249–261. https://doi.org/10.1057/palgrave.bm.2540076

Lindriati, T., & Maryanto. (2016). Water Activity, Moisture Sorption Isotherm and Shelf Life of Cassava Flake with Jack Bean Addition. Jurnal Agroteknologi, 10(02), 129–136.

Londoño, M. del P. L., & Medina, F. X. (2018). Tourism and the collaborative economy: the case of free walking tours in Barcelona. Cuadernos de Turismo, 41, 323–341. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.6018/turismo.41.327051

Nugroho, T., Mario, A., Djong, R., Faskahariyanto, K., Teknologi, I., & Bukit, K. (2024). Wisata Sungai Kalimas Surabaya Sebagai Wisata Kuliner Serta Beragam Budaya Pengunjung Kalimas River Tourism In Surabaya As A Culinary Tourism And Various Cultural Visitors. 5(2), 8807–8812.

Nuruddin, Y., Aulia, M. F., Litasari, D. A., & Setiawan, A. (2024). Penyuluhan Pembuatan Olahan Daging Bekamal Dalam Meningkatkan Nilai Jual Produk Di Desa Alasbuluh Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi Counseling on Making Processed Bekamal Meat in Increasing the Selling Value of ProductionIn Alasbuluh Village , Wongsorejo District , Banyuwangi Regency. 2(3), 97–102.

Purwaningtyas, A., Yustita, A. D., & Ermawati, E. A. (2021). Evaluasi pengelolaan desa wisata gintangan banyuwangi sebagai upaya pengembangan Community Based Tourism. Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif (SENTRINOV) Ke-VII, 7(2), 278–285.

Putri, A., Anabokay, D., Nuryanti, W., Teknik, D., Teknik, F., & Gadjah, U. (2025). Persepsi Wisatawan terhadap Pengalaman Sensorik dalam Walking Tour di Kotagede. Gema Wisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 21(3), 180–192.

Rusmiati, D. (2025). The role of gastronomic tour guides in enhancing culinary identity in the city of bandung. Journal Hotspot Poltekpar Palembang, 3(1), 40–50.

Ruts, D., & Budiarto. (2019). Persepsi wisatawan pada pelaksanaan food walking tour jakarta 12. Eduturisma, 4(1), 15.

Sucila, F., Sudhyana, I. P., & Wiralatief, A. (2021). Penguatan Brand Image Sego Jajang Guna Membangun Reputasi Culinary Tourism Di Desa Gintangan. 9(2).

Tahiri, A., Kovaçi, I., & Petkoska, A. T. (2022). Sustainable Tourism as a Potential for Promotion of Regional Heritage , Local Food , Traditions , and Diversity — Case of Kosovo.

Zahro, R. N. (2025). Kualitas bekamal makanan tradisional suku osing banyuwangi dan pemanfaatannya sebagai e-magazine materi bioteknologi sma kelas x. Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

Downloads

Published

2025-11-26

How to Cite

Hanggraito, A. A., Budiani, B., & Sari, M. D. (2025). Perancangan Cullinary Walking Tour dalam upaya penguatan Produk Wisata Gastronomi Bekamal di Desa Wisata Gintangan . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 2132–2140. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.742
Abstract Views: 110 Times || PDF Download : 99 Times