Pemberdayaan Remaja Dalam Upaya Kesiapsiagaan dan Penanganan Henti Jantung Pada Korban Bencana

Authors

  • Syaputra Artama Poltekkes Kemenkes Kupang, Indonesia
  • Pius Kopong Tokan Poltekkes Kemenkes Kupang, Indonesia
  • Wahyuni Anwar STIKes Lakipadada, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.785

Keywords:

Bencana, Henti Jantung, Pengetahuan, Remaja

Abstract

Latar Belakang: Salah satu upaya dalam manajemen bencana yaitu dengan meningkatkan kesiapasiagaan menghadapi bencana melalui peningkatan kapasitas dan pemberdayaan remaja di lingkungan masyarakat. Peningkatan kesiapsiagaan remaja dapat dilakukan melalui edukasi kebencanaan dan cara penanganan korban bencana sehingga remaja dapat memegang peranan penting dalam penyelamatan hidup dan perlindungan dirinya, keluarga maupun masyarakat Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan kontribusi positif remaja dalam kesiapsiagaan dan penanganan henti jantung pada korban bencana Metode: Metode pelaksanaan dengan problem based learning dan ICT (Information and Communication Technology). Hasil: terjadi peningkatan pengetahuan dan perilaku remaja kesiapsiagaan dan penanganan henti jantung pada korban bencana, dengan hasil pre-post test dari nilai rata-rata 62,3 meningkat menjadi nilai rata-rata 85,52. Kesimpulan: hasil perubahan pengetahuan dan pemahaman yang diperoleh meningkat sehingga remaja dapat menjadi inisiator, penolong dan sumber daya jika suatu saat terjadi suatu kebencanaan baik untuk dirinya, keluarganya maupun di lingkungannya.

References

Afendi, Agus, Nabiela Laily, Noor Wahyudi, Muchammad Helmi Umam, Ridwan Andi Kambau, Siti Aisyah Rahman, Muthmainnah Sudirman, Jamilah, Nurhira Abdul Kadir, Syahruni Junaid, Serliah Nur, Rika Dwi Ayu Parmitasari, Nurdiyanah, Marzuki Wahid, and Jarot Wahyudi. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat. Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agaram RI.

Aldino, P., Pristiana, A. F., & Rosida, S. M. (2023). Kesiapsiagaan Dan Pembentukan Kelurahan Tangguh Sebagai Langkah Meminimalisir Resiko Bencana. Komunikologi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 20(02).

Atikah, C., dkk. (2024). Perkembangan peserta didik. PT. Mifandi Mandiri Digital. Kabupaten Deli Serdang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2022). Data Bencana Indonesia. https://gis.bnpb.go.id/

Faisal, R. (2022). Pengembangan Model Pengurangan Risiko Bencana Melalui Kesiapsiagaan Berbasis Sekolah Di Sma Negeri 24 Bandung. Jurnal Ilmiah Kebijakan Dan Pelayanan Pekerjaan Sosial (Biyan), 3(02), 130-150.

Herawati, N., Kusmaryati, P., & Wuryandari, A. G. (2022). Audio visual dan power point sebagai media edukasi dalam merubah pengetahuan dan perilaku remaja. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 145-152.

Ihsan, M., Bahar, F., Marnani, C. S., & Widodo, P. (2023). Pengurangan Risiko Bencana: Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana Gempabumi di Sekolah. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1), 101-108.

Kosasih, C. E., Fitri, S. U. R., & Rendra, P. P. R. (2020). Penyusunan Basis Data Potensi Sumberdaya Alam dan Rawan Bencana. Media Karya Kesehatan, 3(2), 134–149

Metri, Y. (2022). Pengaruh Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (Bhd) Terhadap Tingkat Pengetahuan Kader Kampung Siaga Bencana (K2Sb) Di Rw 04 Kelurahan Pasie Nan Tigo (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).

Mujiyati, S. E. (2023). Buku Ajar Penanggulangan Bencana Alam. Penerbit P4I.

Nasution, R. F., Lestari, E. B., & Usiono, U. (2025). Peran Pendidikan Kesiapsiagaan Bencana dalam Meningkatkan Kesadaran pada Remaja. Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia, 3(1), 119-128.

Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.Pemerintah Republik Indonesia.

Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Pemerintah Republik Indonesia

Pusdalops-PB Provinsi NTT. (2022). Bencana Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2022. http://bpbd.nttprov.go.id

Putri, S. R., & Muttaqin, H. (2025). Peran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya Dalam Meningkatkan Kesadaran Bencana Melalui Edukasi Mitigasi Di Sekolah Dasar. Jurnal PUBLIQUE, 6 (1), 88-104.

Qodriyatun, S. N. (2020). Bencana Banjir: Pengawasan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Berdasarkan UU Penataan Ruang dan RUU Cipta Kerja. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(1), 29–42.https://doi.org/10.46807/aspirasi.v11i1.1 590

Ratnawati, E., Suwardi, S., & Sardjono, H. S. (2023). Evaluasi Strategi Penanggulangan Bencana Di Kabupaten Madiun Tahun 2022. JI@ P, 12(2).

Rendra, P. P. R., & Sukiyah, E. (2021). Morphometric Characteristics of Cipeles Watershed to Identify Flood Prone Area. International Journal on Advanced Science, Engineering and Information Technology, 11(3), 889–897. https://doi.org/10.18517/ijaseit.11.3.129 37

Salasa, S., Murni, T. W., & Emaliyawati, E. (2017). Pemberdayaan pada kelompok remaja melalui pendekatan contingency planning dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman kematian akibat bencana. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 3(2), 154-166.

Seknas SPAB. (2019). Pendidikan Tangguh Bencana “Mewujudkan Satuan Pendidikan Aman Bencana di Indonesia”. http://spab.kemdikbud.go.id

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

Artama, S., Tokan, P. K., & Anwar, W. (2026). Pemberdayaan Remaja Dalam Upaya Kesiapsiagaan dan Penanganan Henti Jantung Pada Korban Bencana . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(3), 3481–3486. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.785
Abstract Views: 19 Times || PDF Download : 10 Times