Pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pangan Lokal Atasi Stunting

Authors

  • Rosmala Kurnia Dewi Universitas An Nuur, Indonesia
  • Sri Untari Universitas An Nuur, Indonesia
  • Rosdiana Syakur Universitas Indonesia Timur, Indonesia
  • Fariha Azzahra Universitas An Nuur, Indonesia
  • Meity Mulya Susanti Universitas An Nuur, Indonesia
  • Zaenul Wafa Universitas An Nuur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.789

Keywords:

kader posyandu, PMT pangan lokal, stunting

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu dalam pengolahan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk balita dengan bahan lokal di Desa Plosoharjo, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Permasalahan yang dihadapi mitra ini adalah minimnya pelatihan gizi berbasis pangan lokal dan tidak tersedianya pelatihan teknis pembuatan makanan sehat balita dari bahan pangan lokal yang mudah diakses dan terjangkau. Melalui pendekatan survei, pelatihan dan pendampingan langsung, tim pengabdian memberikan simulasi langsung pengolahan makanan tambahan pangan lokal (nugget tempe daun kelor, bakso ikan lele, puding labu kuning) dan penyediaan buku resep PMT dengan bahan pangan lokal yang mudah didapat dan murah. Hasil kegiatan ini menunjukan peningkatan kemampuan mengolah bahan pangan lokal menjadi PMT yang sehat, murah dan mudah. Terdapat peningkatan pengetahuan dengan nilai rata-rata 30 point dari nilai pre test dan post test.

References

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/hasil-ski-2023/.

Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Petunjuk teknis pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal. https://dinaspmk.benermeriahkab.go.id/media/2024.08/perdirjen_juknis_pmt_lokal_v25_20240130_ed_revisi_20241.pdf.

Fitriani, A., dkk. (2025). Pemanfaatan Daun Kelor dan Ikan Lele Sebagai PMT Pencegah Stunting Anak. jpma.jurnal.unej.ac.id.

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). https://peraturan.bpk.go.id/Details/304630/permendagri-no-13-tahun-2024

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Buku resep makanan lokal. https://repository.kemkes.go.id/book/849.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023 tentang Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer. https://diskes.badungkab.go.id/storage/diskes/file/KMK%20Nomor%202015%20Tahun%202023%20tentang%20Petunjuk%20Teknis%20Integrasi%20Pelayanan%20Kesehatan%20Primer.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023, January 25). Prevalensi stunting di Indonesia turun ke 21,6% dari 24,4%. https://kemkes.go.id/id/rilis-kesehatan/prevalensi-stunting-di-indonesia-turun-ke-216-dari-244.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku saku kader: Pemberian makanan tambahan balita dan ibu hamil. https://ayosehat.kemkes.go.id/buku-saku-kader-kesehatan-pemberian-makanan-tambahan-pmt-penyuluhan-balita-6-59-bulan

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Petunjuk teknis pemantauan praktik MP-ASI anak usia 6–23 bulan. https://ayosehat.kemkes.go.id/petunjuk-teknis-pemantauan-praktik-mp-asi-anak-usia-6-23-bulan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). SSGI 2024: Prevalensi stunting nasional turun menjadi 19,8%. https://kemkes.go.id/id/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198.

Kharisna, D., dkk. (2024). Puding Daun Kelor Sebagai Alternatif PMT Pada Anak Untuk Pencegahan Stunting. ResearchGate. JDISTIRA (Jurnal Pengabdian Inovasi Dan Teknologi Kepada Masyarakat.

Mia Laurentika MY , Rahmani Welan (2024). Providing Complementary Food Made from Local Food for Toddlers in Indonesia: A Literature Review. International Journal of Research and Review. https://www.ijrrjournal.com.

Micronutrient Forum. (2024). Making food systems work for complementary feeding. https://micronutrientforum.org/resources/food-systems-complementary-feeding-2024/

Mustafa Kamal dkk. (2024). Pemanfaatan dan Pemberian Makanan Tambahan Melalui Olahan Stik Daun Kelor sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Kuta Tinggi. Jurnal Utama

Presiden Republik Indonesia. (2021). Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. https://peraturan.bpk.go.id/Details/174964/perpres-no-72-tahun-2021

Prameswari D, Rahayu I, Azzahra F. (2024) Model Peningkatan Relationship Quality Pada Komunitas. Bisnis UKM Pasca COVID-19: Peran Mediasi Inter-Organizational Collaborative Innovation. J Ekon dan Bisnis. 2024;25(2):208.

UNICEF Indonesia. (n.d.). Nutrition Programme. https://www.unicef.org/indonesia/nutrition

UNICEF, World Health Organization, & World Bank Group. (2025). Joint Child Malnutrition Estimates (JME): 2025 edition. https://data.unicef.org/resources/jme/

Wibowo, Z. A., dkk. (2024). Kandungan Gizi Puding Daun Kelor: Alternatif Pemberian Makanan Tambahan Sehat untuk Atasi Stunting. Proceedings UMS

World Health Organization. (2023). Complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age: Guideline. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081864

Downloads

Published

2025-12-10

How to Cite

Dewi, R. K., Untari, S., Syakur, R., Azzahra, F., Susanti, M. M., & Wafa, Z. (2025). Pelatihan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pangan Lokal Atasi Stunting . Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 4(2), 2590–2596. https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.789
Abstract Views: 135 Times || PDF Download : 119 Times