Model Pemberdayaan Masyarakat berbasis Edukasi Hipertensi dan Penanaman TOGA di RW 6 Kelurahan Bencah Lesung, Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i2.818Keywords:
Hipertensi, Punyuluhan Kesehatan, Tanaman Obat Keluarga (TOGA)Abstract
Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh masyarakat usia dewasa hingga lansia di RW 6 Kelurahan Bencah Lesung, Kota Pekanbaru. Berdasarkan hasil pengkajian, melalui wawancara dengan penderita hipertensi, diketahui bahwa pengetahuan masyarakat masih rendah terkait penyebab, dampak, serta cara pengendalian hipertensi. Kondisi ini menunjukkan perlunya penanganan dan edukasi kesehatan melalui penyuluhan mengenai penyakit hipertensi serta pemanfaatan terapi farmakologi dan nonfarmakologi untuk mencegah komplikasi. Masyarakat di RW 6 Kelurahan Bencah Lesung, Kota Pekanbaru mengalami hipertensi karena dipengaruhi oleh faktor keturunan, pola makan tidak sehat, dan tidak berolahraga secara rutin. Metode: pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan menggunakan media powerpoint dan leaflet, disertai sesi diskusi interaktif serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Masjid Al-Mursalin pada tanggal 16 Oktober 2025 dan diikuti oleh 14 ibu-ibu usia dewasa hingga lansia. Selain itu, dilakukan pengenalan serta penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada 17 Oktober 2025 di halaman masjid. Tanaman yang dikenalkan merupakan tanaman yang tersedia dan mudah dimanfaatkan masyarakat, yaitu seledri, serai kunyit, dan lengkuas. Seledri memiliki senyawa yang membantu merelaksasi pembuluh darah, serai memiliki efek diuretic, kunyit bersifat antiinflamasi dan lengkuas mendukung kelancaran sirkulasi darah, sehingga semuanya berpotensi membantu menurunkan tekanan darah. Abstrak ini juga menambajkan contoh tanaman lain yang mudah ditemukan di masyarakat, seperti bayam yang kaya serat dan kalium untuk menstabilkan tekanan darah, bawang putih dapat melancarkan sirkulasi darah, tomat mengandung likopen yang menjaga elastisitas pembuluh darah, jahe melancarkan peredaran darah, pisang kaya akan kalium, dan mentimun yang dapat membantu menghidrasi dan menurunkan tekanan darah. Analisis: perbandingan nilai rata-rata pre-test dan post-test digunakan untuk melihat peningkatan pengetahuan masyarakat. Hasil: pengetahuan masyarakat meningkat dari 21.5% kategori kurang menjadi 100% kategori baik, dengan peningkatan nilai mean sebesar 2.43. masyarakat juga menunjukkan antusiasme dalam penanaman TOGA sebagai salah satu upaya alami pengendalian hipertensi. Kesimpulan: Penyuluhan hipertensi serta pemanfaatan TOGA memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pengendalian hipertensi secara mandiri dan berkelanjutan.
References
Ailani, C., & Maliya, A. (1967). Pemberian Seduhan Ekstrak Kunyit Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertens. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 6, 5–24.
Cipari, M. K. (2022). Edukasi dan Pembentukan TOGA Anti Hipertensi kepada. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Maju, 03(01), 25–29. https://doi.org/10.33221/jpmim.v3i01.1799
El-Yunusi, M. Y. M., & Idris, M. (2025). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Di Desa Grogol Sidoarjo. Al Murtado: Journal of Social Innovation and Community Service, 2(1), 35-43.
Habibah, J., Zuhroh, D. F., & Fitrianur, W. L. (2025). Pengaruh pemberian jus seledri untuk menurunkan hipertensi pada lansia di Gresik. Jurnal Kesehatan.
Haikal, & Kusuma, A. H. (2024). Penyuluhan dan Penanaman Tanam Toga untuk Mengatasi Masalah Kesehatan Hipertensi di Kelurahan Kalibanteng Kidul Semarang Barat. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 4(3), 713–716.
Ichfa, M. S. M., Maulana, F. A., Utami, N. W. P., Handayani, E., Fitriani, & Hikmaturrohmi. (2024). Penyuluhan Penanaman Dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Sebagai Jamu Tradisional Masyarakat Desa Sengkol. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1651–1664.
Ikasari, E. D., & Anggraeny, E. N. (2021). Edukasi Pengobatan hipertensi dan Pemanfaatan Tanaman herbal di kelurahan Plamongansari Semarang. Jurnal DiMas, 3(1), 107-110.
Kurniawan, A., Nurjannah, S., & Arif, N. (2024). Pengenalan Tanaman Multiguna Melalui Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Dusun Bangko , Desa Dodinga , Halmahera Barat Introduction of Multipurpose Plants Through Community Halmahera. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 5(1), 102–108. https://doi.org/10.32502/altifani.v5i1.261
Mahyuni, Umi Sardjan, Herman, & Israyana. (2024). 1442-Article Text-3398-1-10-20250304 (1) (1). Jurnal Keperawatan, 8, 2–4.
Melviani, M., Nabillah, S., Inayati, A., & Fakhriah, S. N. (2022). Pemberdayaan Tanaman Obat Keluarga (Toga) Untuk Mengatasi Hipertensi Dan Kolesterol Di Desa Gudang Hirang RT 07. Jurnal Bakti Untuk Negeri, 2(1), 7-13.
Natalia Minanga, A., & Kristamuliana, K. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Penyakit Tidak Menular dengan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA): Community Empowerment in Efforts to Prevent and Handling Non-Communicable Diseases by Utilizing Family Medicinal Plants (TOGA). Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 3(2), 276-281.
Ningrum, W. ., Waznah, U., Rahmasari, K. ., Slamet, & Balqis, F. . (2023). Edukasi Pemanfaatan Toga sebagai Pencegah Hipertensi. Jurnal Pengabdian Kesehatan ITEKES Cendekia Utama Kudus, 6(2), 96–100.
Purwono, J., Sari, R., Ratnasari, A., & Budianto, A. (2020). Pola Konsumsi Garam Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Salt Consumption Pattern With Hypertension In Elderly. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(1), 531–542.
Rahmawati, I., Suryandari, D., & Shovie, N. (2020). Peningkatan Pengetahuan Lansia tentang Hipertensi Emergensi melalui Pendidikan Kesehatan. Jurnal Empathy, 1, 1–95.
Riandita, J. N., Afifah, N. L., Yuliyanti, A. D., Wahyu, S., Qonitah, F., Farmasi, P. S., Sains, F., & Surakarta, U. S. (2025). Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga ( Toga ) Untuk Pengobatan Hipertensi Di Desa Kalisoro , Tawangmangu. 7(1), 217–222.
Ritonga, E. P., Silaban, N. Y., Ners, D. P., Medan, U. I., Keperawatan, P. S., Medan, U. I., Artikel, I., Ritonga, E. P., Studi, P., Ners, P., & Medan, U. I. (2024). Edukasi tentang hipertensi kepada masyarakat di kelurahan payah pasir kecamatan medan marelan. Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat (Ji-SOMBA), 3(2), 82–87.
Sriyanti, T., Artemisia, S. D., & Udianto, A. M. (2025). Penyuluhan Tanaman Obat Sebagai Antihipertensi Di Dusun Krajan Desa Tamansuruh Banyuwangi. Journal of Health Innovation and Community Service, 4(1), 18–23.
Telaumbanua, A. C., & Rahayu, Y. (2025). Penyuluhan Dan Edukasi Tentang Penyakit Hipertensi. Jurnal Abdimas Saintika, 3(1), 119–124.
Utami Wulandari, P., Hati, Y., & Muchsin, R. (2024). Pengaruh Hidroterapi Serai Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. JINTAN: Jurnal Ilmu Keperawatan, 4(1), 125–132. https://doi.org/10.51771/jintan.v4i1.861
Vera, Y., & Yanti, S. (2020). Penyuluhan pemanfaatan tanaman obat dan obat tradisional Indonesia untuk pencegahan dan penanggulangan penyakit hipertensi di Desa Salam Bue. Jurnal Education and development, 8(1), 11-11.
Zamzani, I., Hayatus Sa adah, Nor Latifah, Islan Nor, Dewi Nurhanifah, Aulia ul Jannah, Basnah, Camelia Ulfah, & Denny Tamara. (2021). Pemanfaatan Tanaman Obat Dan Obat Tradisional Untuk Pengobatan Hipertensi Di Desa Tabing Rimbah Kecamatan Mandastana. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(7), 1297–1304. https://doi.org/10.53625/jabdi.v1i7.652.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yesi Hasneli, Salma Mahiroh, Afni Ramadhani, Dona Armelia Putri, Puja Permata Nur, Dedi Kristian Gulo, Camilla Devania, Tiara Asyifa Putri, Dwi Ningtias, Gustika Wulandari, T Nisa Destiana, Rafiq Hidayah, Dismawati Dismawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















