Pemetaan Usaha UMKM Melalui Pencatatan dan Penilaian Kelayakan untuk Akses Modal di Kelurahan Olak Kemang Keuangan Kelurahan Berbasis Digital di Kantor Lurah Olak Kemang
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.849Keywords:
UMKM, pencatatan keuangan, penilaian kelayakan, akses permodalan, pemberdayaan masyarakatAbstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi keuangan dan keberlanjutan usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Olak Kemang melalui kegiatan pemetaan usaha secara sistematis, pencatatan keuangan, serta penilaian kelayakan sebagai dasar dalam mengakses permodalan. Banyak UMKM di wilayah tersebut menghadapi kendala dalam mengelola data keuangan dan menyiapkan dokumen penilaian kelayakan yang dibutuhkan oleh lembaga keuangan, sehingga peluang untuk memperoleh tambahan modal menjadi terbatas. Kegiatan ini dilaksanakan melalui lokakarya partisipatif, sesi pendampingan, dan bantuan langsung dalam penerapan sistem pencatatan keuangan sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik usaha lokal. Selain itu, diperkenalkan pula kerangka evaluasi kelayakan untuk membantu para pelaku UMKM memahami indikator utama kesehatan keuangan, potensi pertumbuhan usaha, serta strategi manajemen risiko. Hasil program menunjukkan bahwa para peserta UMKM memperoleh peningkatan keterampilan dalam mendokumentasikan transaksi, menyusun laporan keuangan dasar, dan menganalisis kelayakan usaha. Proses pemetaan juga menghasilkan profil ekosistem usaha yang lebih jelas dan dapat dimanfaatkan oleh pemerintah maupun lembaga keuangan dalam merancang skema pembiayaan yang tepat sasaran. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas manajerial para pelaku UMKM, tetapi juga mendorong inklusi keuangan dengan menjembatani kesenjangan antara usaha kecil dan akses terhadap pendanaan eksternal. Dengan demikian, inisiatif ini berkontribusi pada penguatan ketahanan ekonomi masyarakat dan mendukung pengembangan ekonomi lokal yang lebih berkelanjutan.
References
Fitriani, Y., & Mulyana, A. (2021). Penerapan pencatatan keuangan digital pada UMKM untuk meningkatkan kelayakan kredit. Jurnal Ekonomi Kewirausahaan, 19(2), 112–123.
Handayani, S., & Kusumawati, R. (2020). Analisis kelayakan usaha UMKM dan implikasinya terhadap akses pembiayaan. Jurnal Ilmu Manajemen Terapan, 9(1), 51–60.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2022). Laporan perkembangan UMKM di Indonesia tahun 2022. Deputi Bidang Usaha Mikro.
Kurniawan, D., & Prasetyo, A. (2021). Literasi keuangan dan akses permodalan UMKM di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 18(3), 201–214.
Nugroho, A., & Wibowo, R. (2018). Peran pencatatan keuangan terhadap keberlanjutan UMKM. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 20(1), 75–84.
Putri, N. A., & Lestari, E. (2023). Digital financial records adoption among micro enterprises. International Journal of Small Business Management, 7(2), 45–59.
Rahmawati, T., & Hidayat, M. (2022). Financial inclusion and MSME sustainability in developing countries. Journal of Asian Finance, Economics and Business, 9(4), 123–132.
Rahmawati, L., Kusumastuti, R., Suprihartini, Y., Suryati, S., Syahputra, H., Sukini, S., & Hakim, M. L. (2025). Pelatihan pengenalan dasar pemrograman dan logika algoritma sebagai upaya meningkatkan literasi digital. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(3), 4241–4246. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i3.46371
Sari, R. N., & Hidayat, W. (2019). Digitalisasi sistem keuangan UMKM berbasis Google Spreadsheet. Jurnal Teknologi Bisnis Digital, 3(2), 90–100.
Setiawan, B., & Nugraha, F. (2024). Business feasibility analysis for MSMEs using simple financial ratios. Journal of Entrepreneurship Development, 6(1), 15–27.
Siregar, M., & Nasution, H. (2020). Analisis laporan keuangan sebagai dasar kelayakan kredit UMKM. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 11(3), 420–435.
Tambunan, T. (2015). Perkembangan UMKM di Indonesia: Peran dan tantangan. Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia, 16(1), 1–13.
Utami, C. W., & Yuliani, S. (2020). Evaluasi kelayakan usaha mikro dengan pendekatan kuantitatif. Jurnal Manajemen Kewirausahaan, 8(3), 150–162.
Wijayanti, I., & Ramdhani, M. (2023). Pemetaan usaha mikro dan penguatan ekonomi lokal melalui literasi keuangan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(1), 34–47.
World Bank. (2019). MSME finance: Improving access to finance for small businesses. The World Bank.
World Bank. (2022). Financial consumer protection and MSME development. The World Bank.
Yuliana, R., & Saputra, D. (2024). Digital bookkeeping training and MSME performance. Journal of Community Development Studies, 5(2), 88–99.
Zahra, F., & Amalia, R. (2021). Financial literacy and business sustainability of MSMEs. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 25(4), 560–572.
Zakaria, I., & Hassan, M. (2016). Credit access and financial literacy among microenterprises. International Journal of Economics and Management, 10(1), 45–59.
Zulkarnain, A., & Pratiwi, S. (2022). Digital transformation of MSMEs in Indonesia. Jurnal Manajemen Teknologi, 21(2), 98–110.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ratih Kusumastuti, Misni Erwati, Lutfi Lutfi, Sumarni Sumarni, Nyimas Dian Maisyarah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















