Penerapan Baby Massage untuk Meningkatkan Nafsu Makan pada Balita Stunting di Desa Mopusi Kec. Lolayan
DOI:
https://doi.org/10.58266/jpmb.v4i3.860Keywords:
Baby Maseege, Stunting, Nafsu Makan, Balita, Intervensi Non-FarmakologisAbstract
Stunting pada balita merupakan permasalahan gizi kronis yang berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu intervensi non-farmakologis yang menjanjikan adalah baby massage (terapi pijat bayi), yang dapat menstimulasi sistem pencernaan dan meningkatkan nafsu makan. Artikel ini mengkaji penerapan baby massage sebagai strategi intervensi pada balita stunting melalui tinjauan literatur dan contoh-berita/penelitian terkini. Berdasarkan studi kasus dan penelitian kuasi-eksperimental, pijat seperti Tui Na atau acupressure menunjukkan efektivitas meningkatkan frekuensi makan, porsi makan, serta aliran darah ke organ pencernaan. Artikel ini juga menganalisis tantangan implementasi, seperti pemahaman orang tua dan pelatihan terapis, serta rekomendasi program intervensi berbasis komunitas. Kesimpulan menunjukkan bahwa baby massage adalah intervensi yang layak serta efektif sebagai bagian dari upaya integratif pencegahan dan penanganan stunting di balita, terutama bila dikombinasikan dengan edukasi orang tua.
References
Agni, M., Risnawati, R., Hayati, I., & Sulistyorini, C. (2025). Efektivitas Pijat Tui Na Terhadap Nafsu Makan Balita Stunting. Menara Medika, 8(1), 81-90.
Lita, D. H. N., & Susanti, R. (2024). Pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur, nafsu makan dan kenaikan berat badan pada bayi. Journal of Midwifery Care, 5(1), 95-100.
Diniyati, L. S., & Aulia, A. A. (2021). Stimulasi nafsu makan balita dengan pijat bayi di Kampung Cijulang. Prosiding Simposium Nasional Multidisiplin (SinaMu), 2.
Fitriani, L., Novita Nurhidayati, S. S. T., & Utomo, M. K. A. K. E. (2010). Pengaruh Pijat Bayi terhadap Peningkatan Nafsu Makan Bayi Usia Ditas 6 Bulan di Ploklinik Fisioterapi Handicamp International Wedi Klaten Tahun 2007. Jurnal Kebidanan.
Rahmawati, E., & Setiyarini, A. D. (2022). Optimalisasi Pertumbuhan Bayi Melalui Pijat Bayi. Journal of Nursing and Health, 7(2), 182-187.
Sulistyawati, Henny. Pengaruh Baby Massage terhadap Peningkatan Nafsu Makan dan Tidur Berkualitas pada Balita Usia 1‑5 Tahun. Jurnal Keperawatan, Vol. 22, No. 1, 2023.
Putri, S. D. Y., Wijayanti, A., Apriani, M., Yulia, Y., & Arahman, S. (2025). Pijat Tui Na Terhadap Peningkatan Nafsu Makan Pada Anak Dengan Usia 1-3 Tahun Di Poskesdes Kutapandan. Jurnal Kesehatan Abdurahman, 14(1), 99-105.
Wulan, R., Gunarmi, G., & Badi'ah, A. (2025). Efektivitas pijat tuina terhadap peningkatan nafsu makan bayi. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 16(01), 174-179.
Widaryanti, R., Muflih, M., Rahmayanti, D. R., Bora, F. A., & Halmawati, H. (2024). Upaya Meningkatkan Nafsu Makan Balita dengan Pijat Tuina dan Edukasi Pemanfaatan Herbal. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(1), 343-351.
Noflidaputri, R., Meilinda, V., & Hidayati, Y. (2020). Efektifitas pijat tui na dalam meningkatkan berat badan terhadap balita di wilayah kerja puskesmas lintau buo. Maternal Child Health Care, 2(1), 240-244.
Siahaan, E. R. (2023). Pengaruh massage bayi terhadap kualitas tidur pada bayi (literature review). Jurnal Keperawatan Bunda Delima, 5(1), 1-7.
Merinda, Y., & Hanifa, F. N. (2022). Pengaruh Pijat Bayi Dengan Tumbuh Kembang Bayi. Jurnal Kesehatan, 11, (1), 27-32.
Boa, G. F. B., Widyastuti, R., Riti, D. N., & Saghu, M. M. P. (2024). ZeNuNa OIL.
Dieter, J. N. I., Field, T., Hernandez-Reif, M., Emory, E. K., & Redzepi, M. (2003). Stable preterm infants gain more weight and sleep less after five days of massage therapy. Journal of Pediatric Psychology, 28(6), 403–411.
Meiranny, A., Arisanti, A. Z., & Sukmana, A. D. (2023). Perbandingan efektivitas pijat bayi dengan menggunakan minyak kelapa a murni (virgin coconut oil) dengan minyak zaitun (olive oil) pada pertumbuhan bayi umur 3-6 bulan di wilayah kerja puskesmas kalibakung kabupaten tegal. JMHSA: Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung, 2(1), 19–28.
Putri, R. A., Sulastri, S., & Apsari, N. C. (2023). Pemanfaatan potensi lokal dalam Upaya pencegahan stunting. IJD: International Journal of Demos, 5(1), 16–28.
Wahyudhita, S. S., Mukhoirotin, M., Rajin, M., & Fatmawati, D. A. (2022). Baby Massage untuk Menurunkan Stres dan Meningkatkan Kualitas Tidur pada Bayi: Quasy Eksperimental. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 5(1), 181–190
Sari, J., & rahmadana, L. H. (2020). Pengaruh baby spa terhadap kualintitas tidur bayi usia 5-6 bulan di klinik bersalin bunda riani martubung midan labuhan. Jurnal al ulum LLPM universitas al washliyah medan, 8(2), 40-50.
Putri, R. A., Sulastri, S., & Apsari, N. C. (2023). Pemanfaatan potensi lokal dalam upaya pencegahan stunting. IJD: International Journal of Demos, 5(1), 16–28.
Rokom. (2023). Prevalensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4%. Sehat Negeriku. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230125/3142280/prevalensi-stunting-di-indonesia-turun-ke-216-dari-244/
Milman, A., Frongillo, E. A., de Onis, M., & Hwang, J. Y. (2005). Differential improvement among countries in child stunting is associated with long-term development and specific interventions. The Journal of Nutrition, 135(6), 1415-1422.
Sinulingga, S., & Patriani, S. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu terhadap Pelaksanaan Pijat Bayi di PMB Muzilatul Nisma Kota Jambi. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 12(2), 302-311.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alhidayah R Mallorong, Grace Revalin Kartowijoyo, Fika Sari Paputungan, Febriana Eka Putri Makkah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.















